IHSG Bakal Lanjutkan Tekanan, Simak Saham Pilihan Ini

Adapun pada hari ini Iwan menyarankan saham PT Bank Central Asia Tbk (BBCA), PT Telekomunikasi Indonesia Tbk (TLKM), PT Indo Tambangraya Megah Tbk (ITMG), PT Delta Dunia Makmur Tbk (DOID), dan PT United Tractors Tbk (UNTR).

Sedangkan Nafan Aji menganjurkan saham PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI), PT Bank CIMB Niaga Tbk (BNGA), PT Indosat Tbk (ISAT), serta PT Mayora Indah Tbk (MYOR).

Sebelumnya, pada penutupan perdagangan saham, Senin (29/10/2018), IHSG melemah 30,31 poin atau 0,52 persen ke posisi 5.754,60. Indeks saham LQ45 tergelincir 0,63 persen ke posisi 904,12. Sebagian besar indeks saham acuan tertekan.

Pada awal pekan ini, IHSG sempat berada di posisi tertinggi 5.814,67 dan terendah 5.747,03. Sebanyak 249 saham melemah sehingga menekan IHSG. 148 saham menguat dan 112 saham diam di tempat.

Transaksi perdagangan saham tidak terlalu begitu ramai. Total frekuensi perdagangan saham sekitar 286.322 kali dengan volume perdagangan saham 7,2 miliar saham. Nilai transaksi harian saham Rp 5 triliun. Investor asing beli saham Rp 150,8 miliar di pasar regular. Posisi dolar Amerika Serikat (AS) berada di kisaran Rp 15.217.

Sebagian besar sektor saham tertekan kecuali sektor saham aneka industri naik 0,73 persen dan sektor saham infrastruktur menanjak 0,64 persen.

Sektor saham tambang merosot 1,8 persen, dan catatkan penurunan terbesar. Disusul sektor saham konstruksi tergelincir 1,33 persen dan sektor saham keuangan susut 0,98 persen.

Saksikan video pilihan di bawah ini:

Kiat Investasi Reksa Dana Saham Saat IHSG Bergejolak