Kodaline suka jajanan kaki lima di Indonesia

Jakarta (ANTARA) – Grup band Kodaline mengaku begitu menikmati makanan yang ada di Indonesia. Mereka juga suka dengan makanan street food yang dijual di sini.

Band yang terdiri dari Steve Garrigan, Vinny Mau, Jr., Jason Boland dan Mark Prendergast ini sudah ketiga kalinya datang ke Indonesia.

Menurut Kodaline, semua makanan yang ada di Indonesia sangat enak. Dibandingkan makan di restoran, mereka lebih senang makan di pinggir jalan.

“Saya dan Steve menghabiskan waktu banyak di sini dan saya merasa makanan di sini luar biasa. Di manapun makannya enak. Kami pernah nyoba buah, itu sangat umum di sini. Namanya apa ya? Dragon fruit, buah naga itu enak,” ujar Vinny dalam jumpa pers di Jakarta, Kamis.

Selain buah naga, mereka juga pernah mencoba bakso dan sangat menyukai rasa kopi luwak. Selanjutnya, mereka akan mencoba makanan lain seperti nasi Padang.

“Kalau kami punya kesempatan mungkin kami bisa mencoba,” kata Vincent.

Kodaline akan melangsungkan konser di Istora Senayan, Jakarta pada 1 Maret 2019 dalam rangkaian “The Politics of Living Tour”.

Baca juga: Tampil di Jakarta, Kodaline pinjam gitar Rian d’Masiv

Baca juga: Kodaline siap tampil di Istora Senayan

Pewarta:
Editor: Monalisa
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Tampil di Jakarta, Kodaline pinjam gitar Rian d’Masiv

Jakarta (ANTARA) – Kodaline akan menggunakan gitar akustik yang dipinjam dari Rian d’Masiv untuk konser tunggal pertama mereka di Jakarta pada 1 Maret 2019.

Menurut Bimo Nugroho, founder Gudlive yang menjadi promotor konser, dalam jumpa pers di Jakarta, Kamis, Kodaline menginginkan gitar akustik dengan merek Martin & Co. 

Sayangnya, gitar tersebut sulit didapatkan.

Thanks buat Rian d’Masiv yang mau meminjamkan gitarnya. Karena kita nyarinya susah banget,” katanya.

Menurut Bimo, saat mencari gitar dengan merek tersebut hanya satu nama yang muncul yakni Rian d’Masiv. Akhirnya Bimo langsung menghubungi vokalis d’Masiv itu.

“Pas kita searching kode gitarnya, tersangkanya cuma satu yang bisa kita pinjam yakni Rian,” jelas Bimo.

Sebagai band internasional, pelantun “All I Want” itu cukup kooperatif dan santai.

Kodaline tidak menyampaikan permintaan yang aneh-aneh untuk tampil di Indonesia. Bimo mengatakan, hampir semua permintaan mereka bisa dipenuhi.

Baca juga: Kodaline siap tampil di Istora Senayan

Pewarta:
Editor: Heppy Ratna Sari
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Band metal Korea Dreamcatcher urung manggung di Jakarta

Jakarta (ANTARA) – Grup metal asal Korea Selatan, Dreamcatcher, batal tampil perdana di hadapan penggemar mereka di Jakarta pada 20 Maret mendatang.

Promotor MyMusicTaste mengungkapkan hal itu melalui keterangan tertulisnya dan unggahan di Twitter, Kamis.

Mereka tak mengungkapkan detail alasan pembatalan konser bertajuk “DREAMCATCHER CONCERT: Invitation from Nightmare City” itu.

“Kami menyesal memberi tahu Anda bahwa DREAMCATCHER CONCERT: Invitation from Nightmare City in Jakarta batal. Kami mohon maaf atas ketidaknyamanan ini,” tulis mereka.

Sebagai gantinya, promotor berjanji akan mengumumkan sesuatu yang istimewa pada 3 Maret 2019 khusus untuk para penggemar Dreamcatcher di Indonesia, Singapura dan Malaysia.

Pewarta:
Editor: Heppy Ratna Sari
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Kaset pita, barang lawas yang masih dicari

Jakarta (ANTARA) –

Kaset pita pernah begitu populer di Indonesia pada era 1960an hingga 2000an, namun seiring berjalannya waktu, serta perkembangan teknologi digital membuat keberadaannya tergusur oleh CD dan layanan musik streaming.

Meski demikian, ternyata masih ada penikmat musik yang mencari kaset pita dari musisi idolanya. Hal ini diakui oleh pedagang kaset pita bekas di kawasan Jalan Surabaya, Jakarta Pusat.

Di lokasi ini para penikmat musik bisa mencari rilisan fisik album lagu mulai dari CD, piringan hitam, dan kaset pita. Ini juga yang membuat bisnis sejumlah pedagang di kawasan ini bisa tetap bertahan sampai sekarang.

Taufik Hidayat, salah satu pedagang kaset pita bekas di Jalan Surabaya mengatakan minat masyarakat terhadap kaset pita masih tinggi. Dia mengaku bisa menjual hingga 10 kaset pita per hari.

“Pembeli yang datang ke sini kebanyakan anak muda, tapi juga ada yang dewasa. Biasanya mereka cari lagu dari band lama,” ujarnya saat ditemui Antara, Kamis.

Album kaset band AC/DC di salah satu kios di Jalan Surabaya, Jakarta Pusat (ANTARA News/Yogi Rachman)

Harga kaset pita bekas ini pun menurutnya beragam, mulai dari Rp10.000 hingga ratusan ribu rupiah tergantung dari kelangkaan album pada kaset pita. Album musik band lawas, seperti Duo Kribo, SuperKid, hingga SAS Group misalnya bisa dijual dengan harga Rp150.000 sampai Rp200.000 per kaset.

Perkembangan media sosial juga dimanfaatkannya untuk menjual kaset-kaset lagu secara online.

Pedagang kaset pita bekas lain di Jalan Surabaya, Rifai, mengatakan faktor nostalgia menjadi salah satu yang mendorong masyarakat untuk kembali membeli kaset pita bekas.

“Masih banyak yang membeli kaset pita. Selain untuk nostalgia, terkadang juga untuk koleksi,” kata Rifai yang sudah tiga tahun berjualan di Jalan Surabaya.

Keinginan memiliki rilisan fisik dari album musisi idola ini juga yang mendorong Fikri (28) untuk mencari kaset-kaset pita. Pria yang bekerja sebagai karyawan swasta ini mengaku menemukan perbedaan saat mendengar lagu dari kaset pita dan digital.

“Menurut gue, beda aja gitu dengerin lagu di kaset sama digital. Kalau dengerin lagu di kaset, gua bisa lihat lirik, thanks to di cover. Unik aja sih. Bakal jadi harta karun juga,” ucapnya.

Fikri mengaku memiliki banyak koleksi kaset-kaset pita di rumahnya. Album musik dari band era 1990an menjadi incarannya saat berburu kaset pita.

“Gua suka cari kaset Indonesia 1990an. Kebanyakan sih band-band atau penyanyi dari Potlot, kayak Slank, Kidnap, Katrina, Boomerang, Flowers, Scope dan lainnya,” jelas Fikri.

Kaset pita dan Efek Rumah Kaca

Meski sudah tidak banyak, namun beberapa musisi dalam negeri masih mengeluarkan rilisan fisik dalam format kaset pita, salah satunya adalah grup band indie Efek Rumah Kaca.

Grup yang kini beranggotakan Cholil Mahmud (vokal), Poppie Airil (bass), dan Akbar (drum) ini terakhir kali merilis kaset pita untuk album bertajuk “Purwaswara” pada tahun 2018 lalu.

“Memang dari kecil sampai remaja Efek Rumah Kaca sudah dekat sekali dengan kaset. Kita juga mau coba semua medium tak hanya rilis vinyl,” kata Poppie Airil kepada Antara.

Menurut Poppie, suara yang dihasilkan kaset pita memiliki ciri khas tersendiri dibandingkan rilisan dalam format digital. Dia juga mengatakan merilis kaset pita di zaman sekarang tidak terlalu sulit. Masih banyak vendor yang bisa memproduksi kaset pita dengan kualitas yang baik.

“Memang tidak sesulit itu ternyata. Lokananta saja masih berjalan, dia juga banyak tertolong karena pembuatan kaset,” ungkapnya.

Bagi Efek Rumah Kaca dan musisi lain yang masih merilis album dalam bentuk kaset pita untuk mengejar nilai eksklusivitas. Wajar jika jumlah album dalam bentuk kaset pita yang dikeluarkan tidak terlalu banyak.

“Kalau mediumnya kaset mereka memang kejar eksklusif. Untuk lebih masif bisa dari CD atau digital,” terangnya.

Namun hal ini juga yang menjadi “bumerang” bagi Efek Rumah Kaca. Akibat jumlah kaset pita yang dirilis sedikit, namun peminatnya tinggi sehingga menjadi celah bagi oknum yang mencoba mengambil untung dengan menjualnya kembali dengan harga tinggi dibandingkan pertama dirilis.

“Kami sedikit menyesal bukan karena mengeluarkan kasetnya, tapi di pasarannya ada penimbunan dan ada yang jual dengan harga tinggi karena jumlahnya terbatas,” ucapnya.

Untuk menyiasati harga jual tinggi di pasaran, Efek Rumah Kaca pun secara berkala merilis ulang “Purwaswara” untuk para penggemar yang belum sempat memiliki album tersebut.

“Kami bikin ulang karena tahu kok harganya mahal banget. Kami bedakan dari desainnya di cover sedikit. Itu untuk menjaga supaya tidak mahal. Jadi kami selalu cetak kalau habis dicetak lagi. Sebenarnya untuk menjaga harganya,” tutupnya.

(Penulis: Peserta Susdape XIX/Yogi Rachman)

Pewarta:
Editor: Suryanto
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Kodaline siap tampil di Istora Senayan

Jakarta (ANTARA) – Kodaline akan tampil menghibur ribuan penggemarnya di Istora GBK, Senayan besok, 1 Maret 2019.

Konser tunggal yang bertajuk “The Politics of Living Tour” ini akan berbeda dengan aksi panggung mereka sebelumnya di Indonesia. Sebab, biasanya mereka hanya menjadi salah satu pengisi acara festival musik saja.

Bimo Nugroho, founder Gudlive selaku promotor konser ini mengatakan bahwa antusiasme penggemar Kodaline cukup besar. Dari 5500 tiket yang tersedia, 80 persennya sudah terjual.

“Ini ketiga kalinya. Pertama dan kedua mereka festival biasa. Karena sekarang mereka mau ambil single show, kita tadinya sempat ragu tapi ketika kita research ternyata peminatnya banyak. Hanya 15 menit, presale-nya sudah sold out,” ujar Bimo dalam jumpa pers di Jakarta, Kamis.

Menurut promotor, band pelantun “All I Want” ini tidak meminta hal yang aneh kepada pihak penyelenggara. Sebab Kodaline termasuk band yang santai.

“Mereka sangat santai dan kooperatif, mereka juga sangat memahami kondisi kita. Permintaan enggak ada yang aneh. Malah kita yang terlalu berlebihan nge-treat mereka. Yang penting mereka sehat dan bisa main supaya penampilan mereka besok bisa prima,” jelas Panji salah satu promotor.

Kodaline rencananya akan membawakan 17 lagu yang diambil dari album lama dan yang paling baru.

Pihak promotor juga akan menyediakan semua kebutuhan penonton mulai dari toilet, musala sampai stand makanan dan minuman.

Saat ini penjualan tiket secara online telah ditutup. Namun, penonton masih bisa mendapatkannya secara langsung di Istora dengan harga Tribun 1 Rp700 ribu, Tribun 2 Rp600 ribu, Festival A Rp900 ribu, Festival B Rp800 ribu, VIP I Rp1,25 ribu, VIP II Rp1 juta dan Floor Rp1,15 ribu.

Baca juga: Konser musisi dunia yang patut ditunggu di tahun 2019

Pewarta:
Editor: Ida Nurcahyani
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Seventeen dan Blackpink akan tampil di Summer Sonic Jepang

Jakarta (ANTARA) – Dua grup K-pop ternama Seventeen dan Blackpink akan jadi salah satu penampil di festival musik tahunan Jepang Summer Sonic pada Agustus mendatang di Tokyo dan Osaka.

Seventeen yang beranggotakan 13 orang akan tampil di Maishima Sonic Park, Osaka pada 17 Agustus, hari kedua dari festival tiga hari di dua kota itu.

Dilansir kantor berita Yonhap, acara itu akan berlangsung pada 16-18 Agustus dan diisi musisi ternama dunia, termasuk Red Hot Chili Peppers, The Chainsmokers dan The 1975.

Blackpink akan tampil di Tokyo pada hari terakhir festival, mengikuti jejak dari grup K-pop lain yang sebelumnya sudah pernah menjadi bintang tamu dari festival tahunan Jepang yang terkenal itu, seperti Big Bang, BoA, Girls’ Generation dan BTS.

Dua grup K-pop itu sedang menikmati popularitasnya di Jepang, di mana Seventeen menjual lebih dari 120.000 kopi album debut Jepang pada pekan pertama Mei tahun lalu saat peluncuran.

Seventeen juga menerima dua penghargaan di 33rd Japan Gold Disc Awards, membuktikan adanya pengakuan dari pendengar Jepang.

Baca juga: Kia gandeng BLACKPINK gaet pelanggan muda

Baca juga: Musisi Taiwan ramaikan Summer Sonic Festival di Jepang

Pewarta:
Editor: Ida Nurcahyani
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Konser Seungri BIGBANG di Jakarta batal

Jakarta (ANTARA) – Seungri, personel termuda boy group BIGBANG membatalkan rencana konser di Jakarta yang seharusnya berlangsung pada 17 Maret mendatang.

Promotor mengumumkan pembatalan itu melalui akun Instagram @onestepforward.id, Kamis.

“Karena berbagai alasan, kami sangat menyesal bahwa ‘The Great Seungri Tour 2019 Live in Jakarta’ dibatalkan,” tulis mereka.

Promotor mengatakan mereka sedang mempersiapkan proses pengembalian uang tiket yang detailnya akan diumumkan melalui laman resmi.

“Mohon simpan tiket atau bukti konfirmasi transfer yang dibutuhkan untuk pengembalian uang.”
 

Konser satu-satunya personel BIGBANG yang belum menjalani wajib militer itu rencananya berlangsung di Livespace Lot 8, SCBD, Jakarta.

Seungri baru-baru ini dituduh menyediakan pekerja seks komersial untuk investor asing dalam bisnisnya.

Agensi hiburan YG Entertainment yang menaungi BIGBANG membantah tuduhan tersebut, menyebutnya sebagai rumor palsu. Meski demikian, polisi sedang menyelidiki kasus itu.

Baca juga: Seungri BIGBANG bakal gelar konser di Jakarta
Baca juga: YG bantah tuduhan Seungri Bigbang sediakan PSK untuk investor

 

Pewarta:
Editor: Heppy Ratna Sari
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Musisi Minang Nedi Gampo tutup usia

Padang (ANTARA) – Musisi Minang Nedi Erman atau lebih dikenal dengan Nedi Gampo tutup usia pada Kamis pukul 07.30 WIB di Padang setelah sebelumnya mengalami sakit jantung.

Menurut salah seorang penyanyi Minang An Roys di Padang, saat dihubungi menyampaikan, almarhum akan dimakamkan di kampung halaman di Kabupaten Tanah Datar.

“Semua musisi Minang benar-benar kehilangan dengan berpulangnya almarhum,” kata An Roys.

Menurut dia sosok Nedi merupakan pribadi yang hangat dan lucu.

“Kami para musisi Minang benar-benar haru atas kepergian yang mendadak,” kata dia.

Nedi Gampo lahir di Batusangkar, 23 April 1965. Ia dikenal sebagai musisi Minang yang multitalenta dan kocak dalam setiap penampilannya.

Sejumlah album yang pernah dikeluarkan Nedi Gampo antara lain “Sagalo Gadang” (1993), “Pisau Silet” (1995), “Aki Suak” (1996), “Jawinar” (1998), dan “Bangku Angek” (2000).

Kemudian, “Uwia-uwia Mintah Gatah” (2001), “Dimakan Caciang” (2005), “Angguak-angguak Geleng” (2007), dan “Barangkek Kosong” (2008).

Jenazah Nedi Gampo disemayamkan di rumah duka di Perumahan Batang Kabung Asri, M-11, Simpang Lalang – Pulai, Jalan Adinegoro, Koto Tangah, Padang.

Nedi Gampo mencalonkan diri sebagai anggota DPRD Sumbar pada pemilu 2019 dari Partai Gerindra, daerah pemilihan 6 yang meliputi Kabupaten Tanah Datar, Padang Panjang, Sawahalunto, Sijunjung, dan Dharmasraya.
 

Pewarta:
Editor: Heppy Ratna Sari
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Lagunya dilarang tayang di Indonesia, Bruno Mars buka suara

Jakarta (ANTARA) – Bruno Mars angkat bicara terkait dengan lagunya yang dibatasi penayangannya di Jawa Barat karena dianggap memiliki lirik yang mengandung konten kehidupan dewasa.

Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Jawa Barat telah mengeluarkan kebijakan untuk membatasi penayangan 17 lagu barat atau berbahasa Inggris, baik dalam bentuk lagu atau video klip di wilayah ini.

17 lagu tersebut liriknya dinilai menjurus pada tema kehidupan dewasa. KPID Jawa Barat pun memberi klasifikasi waktu penyiaran yakni dari pukul 10 malam sampai 3 pagi.

Bruno Mars memiliki dua lagu yang dibatasi penayangannya yakni “That’s What I Like” dan “Versace On The Floor”. Dia pun mengomentari masalah ini melalui akun Twitter.

“WTF! Saya sedang dibicarakan di Indonesia! Lalu ada juga @edsheeran dengan lirik sakit, menyesatkan dan terasa seperti dicubit! Terimakasih Ed, terimakasih banyak,” tulis Bruno, Kamis.

“I’m in love with the shape of you?” Sungguh @edsheeran? Kau monster! dan jangan sampai saya untuk “Thinking Out Loud” (memikirkan ini berulang-ulang, menyambung pada judul lagu Ed Sheeran) Kau punya malu?,” katanya.

Bruno melanjutkan, “Dear Indonesia, saya memberikan kalian hits yang sehat “Nothin On You”, “Just The Way You Are” & “Treasure”. Jangan memasukan saya sebagai golongan seksual yang menyesatkan.”
 

Selain Bruno Mars, musisi luar negeri lain yang dibatasi penayangannya adalah Zayn Malik (“Dusk Till Dawn”, “Let Me”), Camila Cabello ft Pharrell William (“Sangria Wine”), The Killers (“Mr Brightside”), Ariana Grande (“Love Me Harder”), Marc E Bassy (“Plot Twist”) dan Ed Sheeran (“Shape of You”).

Selain itu Chris Brown ft Agnez Mo (“Overdose”), Maroon 5 (“Makes Me Wonder”), Eamon (“Fuck it I Don’t Want You Back”), Camila Cabello ft Machine (“Bad Things), 88rising (“Versace On The Floor”), DJ Khaled ft Rihanna (“Wild Thoughts”), Yellow Claw (“Till it Hurts) dan Rita Ora (“Your Song”).

Baca juga: KPID Jawa Barat batasi penayangan 17 lagu Barat

Baca juga: Pengamat keluhkan pembatasan tayang lagu barat

Pewarta:
Editor: Ida Nurcahyani
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Konser Padi Reborn di Kuta

Kelompok musik Padi Reborn menghibur penggemarnya saat konser bertajuk “Padi Reborn Intimate Show” di kawasan Kuta, Bali, Rabu (27/2/2019). Dalam penampilannya mereka membawakan sejumlah lagu diantaranya Kasih Tak Sampai, Menanti Sebuah Jawaban, Bayangkanlah dan Sobat. ANTARA FOTO/Fikri Yusuf/pras.

Lagunya diarang tayang di Indonesia, Bruno Mars buka suara

Jakarta (ANTARA) – Bruno Mars angkat bicara terkait dengan lagunya yang dibatasi penayangannya di Jawa Barat karena dianggap memiliki lirik yang mengandung konten kehidupan dewasa.

Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Jawa Barat telah mengeluarkan kebijakan untuk membatasi penayangan 17 lagu barat atau berbahasa Inggris, baik dalam bentuk lagu atau video klip di wilayah ini.

17 lagu tersebut liriknya dinilai menjurus pada tema kehidupan dewasa. KPID Jawa Barat pun memberi klasifikasi waktu penyiaran yakni dari pukul 10 malam sampai 3 pagi.

Bruno Mars memiliki dua lagu yang dibatasi penayangannya yakni “That’s What I Like” dan “Versace On The Floor”. Dia pun mengomentari masalah ini melalui akun Twitter.

“WTF! Saya sedang dibicarakan di Indonesia! Lalu ada juga @edsheeran dengan lirik sakit, menyesatkan dan terasa seperti dicubit! Terimakasih Ed, terimakasih banyak,” tulis Bruno, Kamis.

“I’m in love with the shape of you?” Sungguh @edsheeran? Kau monster! dan jangan sampai saya untuk “Thinking Out Loud” (memikirkan ini berulang-ulang, menyambung pada judul lagu Ed Sheeran) Kau punya malu?,” katanya.

Bruno melanjutkan, “Dear Indonesia, saya memberikan kalian hits yang sehat “Nothin On You”, “Just The Way You Are” & “Treasure”. Jangan memasukan saya sebagai golongan seksual yang menyesatkan.”
 

Selain Bruno Mars, musisi luar negeri lain yang dibatasi penayangannya adalah Zayn Malik (“Dusk Till Dawn”, “Let Me”), Camila Cabello ft Pharrell William (“Sangria Wine”), The Killers (“Mr Brightside”), Ariana Grande (“Love Me Harder”), Marc E Bassy (“Plot Twist”) dan Ed Sheeran (“Shape of You”).

Selain itu Chris Brown ft Agnez Mo (“Overdose”), Maroon 5 (“Makes Me Wonder”), Eamon (“Fuck it I Don’t Want You Back”), Camila Cabello ft Machine (“Bad Things), 88rising (“Versace On The Floor”), DJ Khaled ft Rihanna (“Wild Thoughts”), Yellow Claw (“Till it Hurts) dan Rita Ora (“Your Song”).

Baca juga: KPID Jawa Barat batasi penayangan 17 lagu Barat

Baca juga: Pengamat keluhkan pembatasan tayang lagu barat

Pewarta:
Editor: Ida Nurcahyani
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Gelang TapCash alat transaksi pengunjung Java Jazz 2019

Jakarta (ANTARA) – Jakarta International BNI Java Jazz Festival 2019 akan segera dilangsungkan pada 1 Maret mendatang. Pada acara yang sudah menginjak tahun ke-15 itu terdapat perubahan yang akan dirasakan pengunjung, termasuk soal tiket dan alat transaksi.

Pada tahun-tahun sebelumnya, kartu TapCash yang menjadi alat pembayaran untuk membeli makanan dan minuman di dalam tempat acara akan digantikan dengan gelang.

“Tahun ini semua pengunjung akan diberikan gelang TapCash yang akan berfungsi sebagai tiket akses masuk dan alat transaksi,” ujar Tambok P Setyawati, Direktur Retail Banking BNI di Jakarta, Rabu.

Gelang tersebut masih bisa digunakan setelah Java Jazz 2019 berakhir sebagai alat pembayaran di convenient store, commuter line dan jalan tol.

Nanti, pengunjung juga dapat membeli TapCash mengisi ulang lewat vending machine yang diletakkan di area BNI Java Jazz Festival tahun ini.

Perhelatan BNI Java Jazz Festival 2019 yang akan berlangsung selama 3 hari dimulai dari Jumat, 1 Maret 2019 hingga Minggu, 3 Maret 2019 di JIExpo Kemayoran, Jakarta.

Tahun ini, Java Jazz Festival mengangkat tema “Broadway dan Motown”.

Ajang jazz terbesar se-Asia Tenggara ini akan menghadirkan 70 musisi dalam negeri dan 40 musisi internasional seperti Afgan, Andien, Isyana Sarasvati, Kunto Aji, Hanin Dhiya, Radhini, Rendy Pandugo, Endah n Rhesa Extend, Idang Rasjidi & The Syndicate, Parkdrive serta Barry Likumahuwa Tribute to Roy Hargrove.

Sedangkan untuk musisi internasional di antaranya adalah GoGo Penguin, Bob James Trio, Donny McCaslin, James Vickery, Louis Cole, R+R = NOW dan lainnya. Lalu untuk special show ada tiga musisi yang akan tampil yakni band legendari TOTO, pendatang baru Raveena dan pemenang Grammy 2019 H.E.R.

Baca juga: Java Jazz Festival digelar 1-3 Maret 2019

Baca juga: Festival musik paling keren sepanjang 2018

Pewarta:
Editor: Alviansyah Pasaribu
COPYRIGHT © ANTARA 2019

MONSTA X teken kontrak dengan label musik Madonna

Jakarta (ANTARA) – Boy group MONSTA X telah menandatangani kontrak dengan label musik Amerika Serikat, Maverick.

Dilansir E!, Rabu, dengan begitu label yang didirikan Queen of Pop, Madonna itu menambah musisi ternama setelah Nicki Minaj, Miley Cyrus, Britney Spears, Pitney dan Aerosmith.

Pihak perusahaan nantinya akan mengelola dan mempromosikan MONSTA X di Amerika dan berencana mengikutsertakan mereka dalam Festival Musik Radio iHeart di Las Vegas akhir tahun ini.

MONSTA X akan menjadi grup K-pop pertama yang berpartisipasi dalam festival musik itu.

Hal itu juga diprediksi menjadi debut besar mereka di dunia musik.

Baca juga: Key SHINee luncurkan album “repackaged” saat wajib militer

Baca juga: Girl grup KPOP ini terkejut lihat antusiasme fans Indonesia

Baca juga: BTS hadirkan “Armypedia” untuk menjangkau penggemar

Pewarta:
Editor: Alviansyah Pasaribu
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Pengamat keluhkan pembatasan tayang lagu barat

Jakarta (ANTARA) – Pengamat musik Idhar Resmadi menilai keputusan Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Jawa Barat yang mengeluarkan surat edaran pembatasan penayangan sejumlah lagu barat dianggap tak masuk akal dan aneh.

“Edaran ini cukup aneh dan enggak masuk akal. Persoalannya apa ada kejadian di lapangan sehingga membuat KPID membatasi penayangan lagu-lagu tersebut,” kata Idhar Resmadi saat dihubungi Antara, Rabu.

Ada sekitar 17 lagu yang dibatasi penyiarannya oleh KPID Jawa Barat seperti lagu “Dusk Till Down” dari Zayn Malik, “Thats What I Like” dari Bruno Mars, “Mr Brightside” dari The Killers, hingga “Overdose” dari Agnez Mo ft Chris Brown.

Lagu-lagu tersebut dianggap menampilkan judul atau lirik bermuatan seks, cabul, atau mengesankan aktivitas seks sehingga masuk klasifikasi dewasa dan hanya bisa diputar mulai pukul 22.00 sampai 03.00 WIB saja.

Penulis buku “Jurnalisme Musik dan Selingkar Wilayahnya” ini pun mempertanyakan apakah ada kejadian tindak kejahatan asusila akibat mendengar lagu-lagu barat yang dibatasi penayangannya tersebut.

“Contohnya gini, apa ada kasus karena mendengarkan lagu Zayn Malik terjadi pelecehan seksual. Apakah ada satu kasus gara-gara lagu Maroon 5 atau The Killers terjadi pemerkosaan. Apalagi musik itu kan multitafsir,” ujarnya.

Menurutnya lagi, pembatasan penayangan lagu-lagu barat tersebut tidak akan berpengaruh dan memberikan dampak secara sosiologis dalam masyarakat.

“Enggak akan berdampak. Maksudnya kayak pendengar mereka punya opsi dengerin dari YouTube atau streaming. Jadi tidak terlalu berdampak secara sosiologis. Tapi secara industri bisa terjadi dampak,” katanya.

Dia pun menyarankan sebaiknya pembatasan penayangan lagu-lagu barat tersebut dicabut atau dikaji lebih dalam dengan melibatkan pelaku di industri musik.

“Menurut saya sih lebih baik dicabut. Kalau mau melibatkan dulu pelaku radio, pengamat dan pelaku musik. Yang jelas tujuannya apa. Aturannya dibuat untuk apa itu yang enggak jelas kan sekarang,” tutup Idhar.

Tanggapan masyarakat

Sebagian masyarakat pun ikut bersuara mengenai surat edaran KPID Jawa Barat yang membatasi penayangan sejumlah lagu barat, salah satunya adalah Asti (23) seorang karyawan swasta yang menganggap kebijakan tersebut tidak akan terlalu memberikan pengaruh.

“Menurut gue pemerintahnya terlalu pusing mikirin hal yang bisa dibilang enggak penting. Daripada mikirin konten dewasa di lagu bahasa Inggris, mending ramai-ramai bikin petisi soal hilangkan sinetron tidak mendidik dari tv, dan hal-hal bermanfaat lainnya,” ujarnya.

Hal berbeda disampaikan oleh Dendi (18) seorang mahasiswa yang justru mendukung penuh kebijakan KPID Jawa Barat mengenai pembatasan penayangan lagu-lagu barat yang dianggap memiliki atau menampilkan judul dan lirik bermuatan seks.

Menurutnya pembatasan penayangan tersebut bertujuan agar lagu-lagu yang masuk dalam klasifikasi dewasa tidak mudah diakses oleh anak-anak.

Namun, dia juga menyarankan perlu adanya partisipasi orang tua dalam pengawasan terhadap anak-anaknya agar tidak mudah mengakses lagu-lagu klasifikasi dewasa.

“Kalau demi kebaikan anak-anak sih enggak masalah karena yang dewasanya kan sudah bisa mendengarkan sendiri dan bisa lebih bijaksana,” kata Dendi.

Baca juga: KPID Jawa Barat batasi penayangan 17 lagu Barat

(Laporan Peserta Susdape Yogie Rachman)

Pewarta:
Editor: Suryanto
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Padi Reborn siap hibur Bali

Badung, Bali (ANTARA) – Kelompok musik Padi siap menghibur para penggemarnya di Bali melalui konser bertajuk “Padi Reborn Intimate Show” yang akan diselenggarakan di kawasan Kuta, Bali, Rabu malam.

“Kami sudah siap untuk menjadikan Bali begitu indah,” ujar drummer Padi Reborn, Surendro Prasetyo atau Yoyo, saat konferensi pers menjelang konser di Kuta, Badung, Rabu.

Gitaris Padi Reborn, Satriyo Yudi Wahono yang akrab dipanggil Piyu menjelaskan, “Exclusive concert Padi Reborn Intimate Show” di Bali itu merupakan penutup dari rangkaian konser tur mereka.

“Sebelumnya kami telah menggelar tur empat kota yaitu di Jakarta, Surabaya, Balikpapan dan terakhir di Bali ini,” katanya.

Ia menjelaskan, dalam konsernya di Bali nanti, Padi Reborn akan membawakan sejumlah lagu dengan durasi konser selama dua jam yang akan dikemas secara kreatif.

“Kami juga telah menyiapkan berbagai kejutan termasuk salah satunya kami akan berkolaborasi dengan personel kelompok Navicula, Gede Robi,” kata Piyu.

Sementara itu, vokalis Padi Reborn, Andi Fadly Arifuddin atau Fadly mengatakan, dirinya bersama personel lain sangat senang dan merasa mendapat kehormatan bisa tampil kembali mengihibur penikmat musik di Bali.

“Tahun lalu Padi Reborn juga sudah dua kali tampil di Bali. Tetapi untuk penampilan nanti kami akan menyajikan sesuatu yang beda dari sebelumnya. Termasuk durasi yang lebih lama karena karena sebelumnya saat konser durasinya juga termasuk singkat,” katanya.

Ssmentara itu, perwakilan Dadu Event selaku penyelenggara, Steve mengatakan, untuk tiket konser Padi Reborn di Bali tersebut dibanderol dengan harga Rp500 ribu.

“Sebenarnya harga tiket yang sedikit mahal itu untuk menjaga kapasitas lokasi konser agar tidak terlalu banyak penonton sekaligus untuk menjamin keamanan mereka. Selain itu konser ini juga berbeda dengan konser sebelumnya dengan tata panggung dan tata cahaya yang pasti akan dapat memuaskan para penggemar Padi,” katanya.

Baca juga: Padi Reborn tampil di 90’s Festival 2018

Baca juga: Vakum 7 tahun, Padi Reborn obati kerinduan penggemar Soundrenaline

Pewarta:
Editor: Suryanto
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Taylor Swift akan berkolaborasi dengan Katy Perry?

Jakarta (ANTARA) – Taylor Swift dikabarkan akan merilis album baru dan nampaknya bakal menggandeng musisi lain. Rumor yang beredar, musisi yang akan berkolaborasi dengan Taylor, adalah Katy Perry.

Spekulasi itu beredar setelah Taylor mengunggah foto langit Los Angeles di akun Instagramnya, dengan tujuh emoji pohon palem di bagian caption, demikian seperti dikutip dari Aceshowbiz, Rabu.

Penggemar beranggapan foto tersebut merupakan petunjuk bahwa Taylor akan menelurkan album baru, apalagi sebelumnya mantan penyanyi country itu mengenakan jaket dengan asesoris pohon palem untuk pemotretan majalah.

Menariknya, Katy Perry baru-baru ini juga berbagi foto dirinya yang berpose di depan palem. Tak hanya itu, Capitol Records, label yang menaunginya juga memicu spekulasi yang sama karena menggunakan emoji palem di satu unggahan di Twitter.

Selain Taylor dan Katy, Ryan Tedder dari band OneRepublic juga menggunakan foto pohon palem sebagai foto cover Twitter-nya.

Meski demikian, belum ada konfirmasi mengenai rumor kolaborasi itu dan membuat para penggemar mereka semakin berspekulasi.

“Katy Taylor OMG,” kata seorang penggemar.

“Taylor x Katy OMG Yes We Won,” ujar penggemar yang lain.

Jika spekulasi itu benar, kolaborasi tersebut akan jadi yang pertama antara Katy dan Taylor.

Kedua bintang itu sudah tiga tahun lebih berseteru. Menyinggung soal masalah mereka berdua, Taylor pernah berkata bahwa Katy telah melakukan sesuatu yang buruk dan itu bukan soal lelaki.

“Dia (Katy) berusaha menguasai seluruh arena tur. Dia juga berusaha menyewa beberapa orang untuk keluar dari lingkup saya,” ujarnya.

Kini, keduanya telah berhasil melupakan masa lalu dan berdamai. Tahun lalu, Katy mengirimi Taylor ranting zaitun yang merupakan simbol perdamaian sebelum acara pembukaan “Reputation Stadium Tour” di Arizona.

Baca juga: Taylor Swift beri kejutan di Golden Globes
Baca juga: Katy Perry, penyanyi perempuan berbayaran tertinggi versi Forbes

Pewarta:
Editor: Heppy Ratna Sari
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Strategi promosikan “Hello Dangdut” di Amerika lewat mini disco

Jakarta (ANTARA) – Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf) akan mempromosikan musik dangdut di Amerika dengan mengikutsertakan program “Hello Dangdut” dalam Festival South by Southwest (SXSW) 2019 di Austin, Texas, pada 10-17 Maret. 

Anggota Steering Committee “Hello Dangdut”, David Tarigan mengatakan bahwa tim akan membuat semacam “mini disco” untuk memperkenalkan musik dangdut di sana. 

“Wujudnya seperti sebuah box tetapi orang bisa masuk ke dalam, seperti mini disco. Bisa dua orang di dalam. Di sana tidak hanya ada lagu, tetapi juga ada visual semacam interaktif. Jadi melihat seperti apa dangdut di Indonesia. Ada merchandise yang akan dibagikan,” kata dia di Jakarta, Selasa. 

“Hello Dangdut” juga akan memberikan informasi mengenai sejarah, pencapaian musik dangdut sejak era 1970-an di Indonesia hingga saat ini. 

Kemudian, karena masih fase pertama, David memastikan tidak menghadirkan performa para musisi dangdut secara live. Mungkin di tahun depan, tutur dia. 

“Sebisanya kami memilih lagu-lagu yang dangdut banget. Dangdut sendiri kan baru tahun 1970-an. Mungkin kita akan bawa yang seperti itu. Kami pilih supaya tidak keluar dari ide dangdut tradisional, maksudnya yang klasik. Di sana ada lagu yang diputar, lalu ada satu lagu yang membuat dia berjoged,” papar David. 

Menurut dia, pada dasarnya ini merupakan bentuk pengenalan awal pada musik dangdut untuk masyarakat Amerika. Namun, bagi kalangan yang sudah mengetahui musik dangdut, pihaknya akan membuat follow up yang lebih konkret. 

“Sebagai contoh ada label rekaman yang tertarik merilis dangdut 70-an. Kita akan tapping di sana,” kata pria yang saat berkutat di Yayasan Irama Nusantara itu. 

Selain “Hello Dangdut”, terdapat beberapa startup yakni Ars., MTarget, Nodeflux, TeleCTG, Noore Sport Hijab, Dicoding, Knock Percussion dan musisi Dhira Bongs yang juga akan berpartisipasi dalam festival sejenis. 

“SXSW menjadi gerbang alternatif baru. Pengenalan dangdut tepat lewat ajang ini. Bagaimana kami mengenalkan Hello Dangdut dan dampaknya semoga dangdut bisa menjadi alternatif (musik),” kata David. 

Baca juga: Bekraf kirim belasan pelaku industri kreatif ke AS

Baca juga: Bekraf sebut layanan OTT jawab jumlah penambahan layar bioskop

Pewarta:
Editor: Alviansyah Pasaribu
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Key SHINee luncurkan album “repackaged” saat wajib militer

Jakarta (ANTARA News) – Key, anggota grup K-pop SHINe, akan meluncurkan album repackaged bertepatan pada hari saat dia menjalani wajib militer bulan depan, kata agensi manajemen SHINee, Senin (25/2).

Rekaman berjudul “I Wanna Be” itu akan tersedia diunduh di situs streaming musik online ternama mulai 4 Maret pukul 18.00 waktu Korea Selatan, kata SM Entertainment seperti dilansir kantor berita Yonhap.

Album itu berisi 13 lagu, 10 diambil dari album solo perdananya “Face” yang dirilis November silam, ditambah tiga lagu baru.

Pada hari peluncuran, Key dijadwalkan bergabung dengan tentara untuk menjalani wajib militer. 

“Album ini adalah kado untuk penggemar, dipersiapkan jelang wajib militer Key… ini cukup untuk menikmati suaranya yang menarik dan warna musikal yang unik,” kata SM.

Album solo itu keluar setelah Key mengikuti jejak anggota tertua SHINee, Onew, menjalani wajib militer, sejenak menepi dari dunia K-pop. Selanjutnya, Minho dari SHINee juga akan mengikuti kewajiban serupa pada paruh pertama tahun ini.

Album solo Key, “Face”, menempati puncak tangga album iTunes di 12 negara dan wilayah. 

Baca juga: Lee Jong-suk wajib militer bulan depan
Baca juga: So Ji-Sub sapa penggemar di Balai Sarbini 9 Maret

 

Penerjemah: Nanien Yuniar
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Lady Gaga-Cooper bawakan “Shallow” bernuansa emosional di Oscar

Jakarta (ANTARA News) – Penyanyi Lady Gaga dan Bradley Cooper berkesempatan membawakan “Shallow”, lagu dalam film “A Star Is Born” dalam perhelatan Oscar 2019, Minggu (24/2). 

Keduanya memulai penampilan dari kursi bagian depan penonton. Cooper lalu mengajak Gaga ke atas panggung. 

Keduanya membuat suasana seketika menjadi sangat emosional saat saling menatap, dipisahkan sebuah piano cokelat. Cooper lalu bergabung dengan Gaga, duduk di atas bangku piano. Mereka sempat berpelukan sesaat. 

Penampilan ini menandai kali ketiga Gaga bernyanyi di panggung Oscar. Dia pertama kali tampil dalam acara itu pada tahun 2015, menyanyikan medley lagu-lagu dari The Sound of Music untuk menghormati ulang tahun ke-50 film yang dibintangi Julie Andrews itu. 

Tahun berikutnya, Gaga membawakan lagu “Til It Happens to You” untuk para penonton Oscar.

Sebagai pemenang Grammy sembilan kali, Gaga masuk nominasi Oscar tahun ini melalui film ” A Star Is Born” untuk kategori Aktris Terbaik, lalu lagu “Shallow”. 

Dia sebelumnya dinominasikan bersama Diane Warren untuk lagu “Til It Happens to You” dari film dokumenter The Hunting Ground tahun 2015. 

Sementara itu, Cooper masuk tujuh nominasi Oscar di beberapa film dan kategori selama bertahun-tahun, termasuk Film Terbaik, Aktor Terbaik, Aktor Pendukung Terbaik, dan Skenario Adaptasi Terbaik.

Baca juga: Rami Malek jatuh dari panggung usai raih piala Oscar

Baca juga: Rami Malek, Olivia Colman dan daftar pemenang Oscar 2019

Penerjemah: Lia Wanadriani Santosa
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Queen bawakan We Will Rock You” di Oscar 2019

Jakarta (ANTARA News) – Band Queen bersama Adam Lambert, membuka acara Oscar 2019, yang untuk kali pertama berlangsung tanpa host, Minggu (24/2). 

Queen membawakan dua lagu selama segmen pembuka, yakni “We Will Rock You” dan “We Are the Champions”, seperti dilansir Hollywood Reporter. 

Ketika kamera menyorot ke kerumunan, para selebiriti terlihat menikmati pertunjukan, termasuk Lady Gaga, Allison Janney, Jordan Peele, Mike Myers, Musgraves Kacey, Amy Adams, Glenn Close, Alex Rodriguez dan Javier Bardem. 

Setelah Adam Lambert dan Queen membuka Oscar 2019 dengan penampilan medley yang menggetarkan, Tina Fey, Amy Poehler, dan Maya Rudolph naik ke panggung untuk mempersembahkan penghargaan aktris pendukung terbaik untuk If Beale Street Could Talk, Regina King.

“Kami bukan host, tetapi kami akan berdiri di sini terlalu lama sehingga orang-orang. akan berpikir bahwa kami menjadi host,” kata Fey.

Bulan lalu, Kevin Hart mengundurkan diri sebagai host Oscar karena masalah homofobik di masa lalu dan lelucon ofensif yang dibuat dalam aksi sebelumnya. 

Penghargaan Academy tahunan ke-91 disiarkan langsung di ABC dari Dolby Theatre di Hollywood & Highland Center di Hollywood.

Baca juga: Tak ada MC bukan masalah, Queen & Lady Gaga bawa nuansa Grammy di Oscar

Baca juga: Queen akan tampil di Oscars

Baca juga: Aktor Rami Malek sebut Queen dalam pidato kemenangan di Golden Globes

Penerjemah: Lia Wanadriani Santosa
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Via Vallen bawakan “Meraih Kemenangan” di pidato kebangsaan Jokowi

Sentul-Bogor (ANTARA News) – Pedangdut Via Vallen menutup rangkaian pidato kebangsaan calon Presiden Joko Widodo dalam acara Konvensi Rakyat bertema Optimis Indonesia Maju di International Convention Center, Sentul, Bogor, Jawa Barat, Minggu malam.

Via Vallen naik panggung membawakan lagu “Meraih Kemenangan” yang langsung disambut para pendukung pasangan Jokowi-Ma’ruf dengan goyangan.

Selanjutnya pedangdut asal Sidoarjo, Jawa Timur, ini membawakan lagu “Selow” dan ‘Ku Tak Bisa” milik Band Slank.

Selain Via Vallen, beberapa artis ibukota seperti Edo Kondologit ikut meramaikan suasana pidato kebangsaan Jokowi ini sejak Minggu siang.

Edo menyanyikan sejumlah lagu wajib seperti “Halo Halo Bandung”, “Garuda Pancasila”, dan “Dari Sabang Sampai Merauke”.

Puluhan ribu pendukung pasangan nomor urut 01 yang berasal dari beberapa daerah memenuhi Gedung SICC bahkan sampai membludak ke luar sehingga pihak panitia menyediakan tenda dan layar lebar agar para pendukung tetap bisa mendengarkan pidato kebangsaan Jokowi. 

Baca juga: Pendukung Jokowi-Ma’ruf “banjiri” ISCC Bogor

Baca juga: “Pilih Jokowi” bergemuruh di Sentul

Pewarta: Joko Susilo
Editor: Ida Nurcahyani
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Dari Christi Colondam sampai Vanesha Prescilla isi ost “Dilan”

Bandung (ANTARA News) – Setelah sempat merilis mini album untuk “Dilan 1990”, kini album “Ost Dilan 1991” pun diluncurkan. Isinya merupakan gabungan dari album sebelumnya dan beberapa lagu baru.

Album “OST Dilan 1991” menjadi perjalanan baru setelah EP “Dilan 1990”. Album tersebut berisi 14 lagu yang digarap oleh The Panasdalam Band dan penyanyi berbakat lainnya seperti, Hanin Dhiya, Christi Colondam, Rahmania Astrini, Ghaitsa Kenang, Danilla, Ajeng, Nawa, hingga sang bintang film Vanesha Prescilla.

Christi Colondam sebagai salah satu penyanyi soundtrack tersebut mengatakan jika dirinya sangat senang bisa menjadi bagian dari “Dilan” yang fenomenal.

“Senang menjadi bagian kesuksesan Dilan, apalagi film dan novelnya ditunggu,” ujar Christi usai pemutaran perdana film “Dilan 1991” di Bandung, Minggu.

Lagu yang dinyanyikan oleh Christi berjudul “Bersamamu Berdua”. Menurutnya, lagu tersebut bercerita tentang seseorang yang sedang jatuh cinta dan sangat ringan sehingga mudah dinikmati.

“Lagunya ringan banget, orang lagi kasmaran,” kata Christie.

Yang menjadi kejutan adalah Vanesha juga terlibat dalam album tersebut. Lagu yang berjudul “Berpisah” ini telah dirilis pada 15 Februari.

Single kedua album “OST Dilan 1991” akan dirilis pada 1 Maret 2019. Lagu dengan judul “Kau Ada”  ini dinyanyikan oleh Hanind Dhiya. Pada tanggal yang sama, album tersebut juga dapat dinikmati melalui layanan streaming digital dan album fisik.

Baca juga: Punya kekasih tak bikin “chemistry” Iqbaal dan Vanesha luntur

Baca juga: Hanin Dhiya isi lagu original soundtrack film Dilan 1991

Baca juga: Kuliah di Australia, Iqbaal akan tetap promo “Dilan”

Pewarta: Maria Cicilia
Editor: Monalisa
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Penampilan perdana MAMAMOO di Jakarta (video)

Jakarta (ANTARA News) – Girl group MAMAMOO akhirnya tampil perdana di hadapan para penggemar di Jakarta pada Sabtu (23/2/2019). Selain menunjukkan vokal prima, ada berbagai tingkah dan aksi mereka yang membuat penggemar histeris.

Baca juga: MAMAMOO sapa penggemar di Jakarta lewat “Egoistic”

Baca juga: Tampil di Jakarta, MAMAMOO kenakan batik Solo

Simak dalam video berikut: 
 

Baca juga: Girl grup KPOP ini terkejut lihat antusiasme fans Indonesia

Baca juga: Kekuatan vokal dalam suasana akrab pada pertunjukan MAMAMOO Jakarta

Pewarta: Lia Wanadriani Santosa
Editor: Monalisa
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Taemin SHINee ungkap impian masa depannya

Jakarta (ANTARA News) – Taemin, memulai debut bersama boy group SHINee pada tahun 2008 lalu. Personel termuda atau maknae di grup itu merilis album solo pertamanya, “Ace” enam tahun kemudian. 

Belum lama ini, dia kembali mengeluarkan karya baru, “Want” yang memikat penggemar dengan penampilan dan musiknya.

Seperti dilansir Soompi, Minggu, Taemin mengaku ingin bekerja dengan bahagia dan mendapatkan kepuasan merupakan tujuan terbesar hidupnya. 

“Mendapatkan kesenangan dan kepuasan adalah tujuan terbesarku. Aku senang tampil di atas panggung. Aku berharap banyak orang menikmati menonton pertunjukanku. Sudah lama sejak aku bertemu penggemar, jadi aku pikir akan bisa mendapatkan prestasi dan kesenangan yang baik,” kata dia. 

Taemin mengungkapkan impian dan tujuan masa depannya untuk membangun identitas dirinya dan mencoba berbagai genre musik. 

“Beberapa orang mungkin berpikir bahwa aku menyelesaikan banyak hal setelah debut di usia muda, tetapi aku belum melakukan banyak hal. Aku ingin mengekspresikan gaya yang berbeda dan menyerap berbagai genre. Masih banyak yang ingin kucoba,” ungkap dia. 

Taemin ingin menjadi penyanyi yang unik dengan gaya tersendiri. Lebih dari itu, dia tak ingin hanya dikenal publik sebagai seorang penyanyi, tetapi juga penampil yang memiliki banyak talenta. 

Baca juga: Taemin SHINee bersiap menggelar konser solo kedua

Baca juga: Taemin SHINee rilis single & Mini album “Want”

Baca juga: Key SHINee mulai wamil, masuk band militer

Baca juga: IU mengenang mendiang Jonghyun SHINee di konser solonya

Penerjemah: Lia Wanadriani Santosa
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Kekuatan vokal dalam suasana akrab pada pertunjukan MAMAMOO Jakarta

Jakarta (ANTARA News) – Seperti pada penampilan langsung di sejumlah kesempatan, girl group MAMAMOO konsisten menyuguhkan kekuatan vokal yang prima dalam gelaran acara bertajuk ” [HELLO! MOOMOO] Asia fan meeting” di Tennis Indoor, Senayan, Jakarta pada Sabtu malam. 

Selama hampir dua jam, Hwasa, Wheein, Moon-byul dan Solar melantunkan sekitar 12 buah lagu dari genre RnB hingga balada. 

Mereka mengawali penampilan perdana di hadapan para penggema di Indonesia melalui “Egoistic”, disusul “Wind Flower”. 

Tak lama mereka menyapa para penggemar yang hadir, lalu bercerita sedikit soal rencana tahun ini. 

“Semoga tahun ini lebih aktif dan bertemu kesempatan dengan MOOMOO semuanya,” kata Solar. 

Berlanjut ke lagu berikutnya, MAMAMOO membawakan “Better Than I Thought” dan “No More Drama” menggunakan standing mic. Lagi-lagi mereka ujuk kekuatan vokal yang prima. 
  Girl group MAMAMMO dalam gelaran acara “[HELLO! MOOMOO] Asia fan meeting” di Jakarta, Sabtu (23/2/2019). (ANTARA News/Lia Wanadriani Santosa)   Girl group MAMAMMO dalam gelaran acara “[HELLO! MOOMOO] Asia fan meeting” di Jakarta, Sabtu (23/2/2019). (ANTARA News/Lia Wanadriani Santosa)

Wheein yang beberapa waktu lalu mengalami masalah kesehatan, bernyanyi sambil duduk dan melakukan koreografi sebisanya. Walau begitu, nyaris nihil cela pada kemampuan vokalnya, begitu juga pada personel lainnya. 

Penggemar yang hadir sesekali ikut bernyanyi bersama idola mereka itu. “Mantul,” kata Solar dan dihadiahi tawa hadirin saat itu. 

Interaksi bersama penggemar

MAMAMOO tampaknya menepati janti mereka untuk lebih dekat dengan penggemar di Jakarta. Melalui berbagai gelaran permainan setidaknya mereka mencoba membuktikannya. 

Di salah satu sesi darts game, Wheein yang mengenai satu kotak mendapatkan kesempatan berfoto dengan salah satu penggemar. Tak hanya Wheein, ketiga personel lainnya tak sungkan ikut berfoto menggunakan kamera polaroid. Mereka mengucapkan terima kasih di akhir sesi. 
  Wheein MAMAMMO dalam gelaran acara “[HELLO! MOOMOO] Asia fan meeting” di Jakarta, Sabtu (23/2/2019). (ANTARA News/Lia Wanadriani Santosa)   Moon-byul MAMAMMO dalam gelaran acara “[HELLO! MOOMOO] Asia fan meeting” di Jakarta, Sabtu (23/2/2019). (ANTARA News/Lia Wanadriani Santosa)

Darts game juga membuat Hwasa harus melakukan random playing dance dengan kecepatan 2,5 kali dari kecepayan normal dan membawakan koreografi lagu “egoistic” sambil kedua tangan menempal pada tubuh. 

Di sisi lain Moon-byul harus berjoget tanpa musik hingga Hwasa bereaksi hingga menirukan satu per satu rekan dalam grupnya. 

Pada sesi permainan lainnya, MAMAMOO membacakan beberapa permintaan penggemar dan mengabulkannya, mulai dari menyanyikan salah satu lagu Disney hingga meminta Hwasa berjalan bak model. 

“Mantul banget. Lobak (merujuk pada light stick MAMAMOO yang berbentuk seperti lobak atau kubis) mantul,” kata Wheein dan disambut teriakan heboh penggemar. 

Pada berbagai kesempatan berbincang, mereka juga mendekat ke arah penggemar dan melambaikan tangan. 

“Aku kepikiran momen seperti ini. Terima kasih sudah memberikan momen berkesan,” ujar Solar. 
  Solar dan Hwasa MAMAMMO dalam gelaran acara “[HELLO! MOOMOO] Asia fan meeting” di Jakarta, Sabtu (23/2/2019). (ANTARA News/Lia Wanadriani Santosa)   Hwasa (kanan) dan Moon-byul MAMAMMO dalam gelaran acara “[HELLO! MOOMOO] Asia fan meeting” di Jakarta, Sabtu (23/2/2019). (ANTARA News/Lia Wanadriani Santosa)

Mereka lalu melanjutkan membawakan beberapa lagu lainnya seperti “I Love Too”, “Star Wind Flower Sun”, “Starry Night”, “Yes I am”, “Decalcomanie”, “You’re The Best” dan “Um Oh Ah Yeah”. 

Ada sesi perayaan untuk Solar, yang berulangtahun pada 21 Februari. Sebuah cake bernuansa warna hijau putih diberikan pada Solar dan disambut senyum haru dari sang idola. 

“Terima kasih, aku terharu,” kata Solar sambil memamerkan cake ulang tahun tanpa lilin itu lalu mengabadikannya dalam sebuah foto. 

Mengakhiri penampilan di Jakarta, para personel meminta para penggemar menunggu kedatangan mereka kembali.

“Senang sekali bertemu kalian di sini. MOOMOO Indonesia, pecah,” ujar Hwasa sebelum pamit. 
 

Pewarta: Lia Wanadriani Santosa
Editor: Alviansyah Pasaribu
COPYRIGHT © ANTARA 2019

MAMAMOO sapa penggemar di Jakarta lewat “Egoistic”

Jakarta (ANTARA News) – Girl group MAMAMOO akhirnya untuk kali pertama bertemu para penggemar (MOOMOO) di Indonesia. Mereka hadir melalui gelaran acara bertajuk ” [HELLO! MOOMOO] Asia fan meeting” yang berlangsung di Tennis Indoor Senayan, Jakarta, Sabtu malam. 

Sekitar pukul 20.05 WIB, keempat personel yakni Solar, Moon-byul, Whee-in, dan Hwa-sa yang saat itu mengenakan busana serba putih mengawali penampilan mereka sambil membawakan lagu “Egoistic”. Lagu ini merupakan bagian dari album Red Moon yang hadir pada tahun 2018. Sebelumnya lagu kebangsaan Indonesia Raya diperdengarkan. 

Para penggemar sudah sejak sore datang ke lokasi acara, sembari membawa berbagai atribut seperti light stick berbentuk seperti kubis, dengan dominasi warna hijau muda dan putih. Mereka baru bisa masuk ke arena konser sejam sebelum acara berlangsung. 

Penggemar yang rata-rata kaum hawa menjerit, beberapa meneriakkan nama para personel MAMAMOO sesaat setelah lampu arena dimatikan, menyisakan lampu menyala di area panggung. 

Anggota MAMAMOO yang masing-masing memiliki ciri khas suara yang prima dan fantastis, berada di bawah asuhan agensi RBW dan mengawali debut melalui single “Mr. Ambiguous” pada 2014. 

Sebelum ke Indonesia, mereka telah mengadakan pertunjukan serupa di Thailand. Saat itu, MAMAMOO membawakan 12 lagu termasuk lagu-lagu encore dan mengenakan pakaian tradisional Thailand. 

Pewarta:
Editor: Atman Ahdiat
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Tampil di Jakarta, MAMAMOO kenakan batik Solo

Jakarta (ANTARA News) – Girl group MAMAMOO mengejutkan penggemar mereka (MOOMOO) di Jakarta saat tampil mengenakan busana batik khas solo di jelang akhir pertujukan mereka bertajuk ” [HELLO! MOOMOO] Asia fan meeting” di Tennis Indoor, Senayan, Jakarta pada Sabtu (23/2) malam. 

Sesaat sebelum melantunkan lagu “Decalcomanie”, keempat personel yakni Solar, Moon-byul, Whee-in, dan Hwa-sa pamit pada penggemar sembari mengucapkan kata-kata perpisahan. 

Host acara malam itu, presenter Ichsan Akbar juga mengatakan kalau jumpa penggemar perdana MAMAMOO sudah memasuki detik-detik terakhir. 

Usai tampil, para personel beranjak ke menuju layar besar di belakang panggung sembari melambaikan tangan, tanda perpisahan. Para penggemar masih menanti sambil meneriakkan kata “encore” berkali-kali. 

Sebuah video berisi kesan-kesan MAMAMOO tentang penggemar mereka di berbagai negara lalu muncul. Tak lama setelah itu, para penyanyi di bawah asuhan manajemen RBW itu kembali hadir di panggung mengenakan gaun batik Solo karya perancang Danar Hadi. 

Gaun panjang melebihi mata kaki mereka itu didominasi warna cerah seperti merah bata, oranye, hijau muda. Whee-in melengkapi tampilannya dengan selendang berwarna senada dengan gaun, sementara Hwasa dan Solar membiarkan bagian pundaknya terbuka. 

Riuh jeritan penggemar di area konser melihat penampilan idola mereka lalu disambut lantunan “You’re The Best” dan “Um Oh Ah Yeah” dari MAMAMOO. 

Baca juga: MAMAMOO sapa pengggemar di Jakarta lewat “Egoistic”

Pewarta: Lia Wanadriani Santosa
Editor: Alviansyah Pasaribu
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Girl grup KPOP ini terkejut lihat antusiasme fans Indonesia

Jakarta (ANTARA News) – Girl group Korea Selatan MAMAMOO baru pertama kali bertemu penggemar di Indonesia. Pada acara jumpa penggemar di Tennis Indoor Senayan, Jakarta, Sabtu malam, mereka terkejut melihat antusiasme penggemar di tanah air. 

“Ini pertama kali saya bertemu dengan MOOMOO Jakarta. Aku senang sekali karena antusiasnya tinggi sekali. Sepertinya ini bakal jadi memori yang sangat berharga bagiku,” kata Solar usai grupnya membawakan lagu “Egotistic” dan “Wind Flower” dari album Blues.

Personel lainnya, Hwasa dan Moon-byul berterima kasih atas karena ini. Dia berjanji akan terus menampilkan yang terbaik untuk para penggemar. 

“Terima kasih, aku tahu MOOMOO Jakarta antusiasmenya luar biasa. Kami terharu,” ujar Moon-byul. 

“Hari ini aku terkesan. Pertama fan meeting di Jakarta aku merasa bersalah karena baru sekarang setelah debut ke sini. Tapi aku janji lebih sering ke sini lagi,” sambung Hwasa.

Whee-in meminta para penggemar menunggu kedatangan dia dan grupnya kembali di lain waktu. Solar lantas berceloteh kalau dirinya tak ingin kembali ke Korea. 

“Enggak mau balik rasanya. Acara ini lebih dari ekspektasiku. Aku akan kembali lagi, jaga kesehatan ya,” tutur Solar. 

Baca juga: Tampil di Jakarta, MAMAMOO kenakan batik Solo

Baca juga: MAMAMOO sapa pengggemar di Jakarta lewat “Egoistic”

Pewarta:
Editor: Alviansyah Pasaribu
COPYRIGHT © ANTARA 2019

MAMAMOO sapa pengggemar di Jakarta lewat “Egoistic”

Jakarta (ANTARA News) – Girl group MAMAMOO akhirnya untuk kali pertama bertemu para penggemar (MOOMOO) di Indonesia. Mereka hadir melalui gelaran acara bertajuk ” [HELLO! MOOMOO] Asia fan meeting” yang berlangsung di Tennis Indoor Senayan, Jakarta, Sabtu malam. 

Sekitar pukul 20.05 WIB, keempat personel yakni Solar, Moon-byul, Whee-in, dan Hwa-sa yang saat itu mengenakan busana serba putih mengawali penampilan mereka sambil membawakan lagu “Egoistic”. Lagu ini merupakan bagian dari album Red Moon yang hadir pada tahun 2018. Sebelumnya lagu kebangsaan Indonesia Raya diperdengarkan. 

Para penggemar sudah sejak sore datang ke lokasi acara, sembari membawa berbagai atribut seperti light stick berbentuk seperti kubis, dengan dominasi warna hijau muda dan putih. Mereka baru bisa masuk ke arena konser sejam sebelum acara berlangsung. 

Penggemar yang rata-rata kaum hawa menjerit, beberapa meneriakkan nama para personel MAMAMOO sesaat setelah lampu arena dimatikan, menyisakan lampu menyala di area panggung. 

Anggota MAMAMOO yang masing-masing memiliki ciri khas suara yang prima dan fantastis, berada di bawah asuhan agensi RBW dan mengawali debut melalui single “Mr. Ambiguous” pada 2014. 

Sebelum ke Indonesia, mereka telah mengadakan pertunjukan serupa di Thailand. Saat itu, MAMAMOO membawakan 12 lagu termasuk lagu-lagu encore dan mengenakan pakaian tradisional Thailand. 

Pewarta: KR-LIA
Editor: Atman Ahdiat
COPYRIGHT © ANTARA 2019

R Kelly menyerahkan diri

Jakarta (ANTARA News) – R Kelly yang didakwa pada Jumat sore atas 10 tuduhan pelecehan seksual melibatkan empat korban, menyerahkan diri ke kantor polisi Chicago pada Jumat malam.

Kelly dijadwalkan hadir pada sidang hari Sabtu, dilansir Variety.

Insiden yang menimpa korban terjadi antara tahun 1998 dan 2010. Para korban yang dulu masih di bawah umur diidentifikasi hanya dengan inisial, dalam konferensi pers dan dokumen hukum.

Dakwaan itu muncul hanya beberapa hari setelah rekaman seks dilaporkan muncul, menampilkan Kelly terlibat dalam tindakan seksual dengan seorang gadis di bawah umur, menurut CNN dan New Yorker.

Kelly dituduh lakukan banyak pelanggaran seksual sejak 25 tahun lalu, namun ia tidak pernah dihukum. Baru-baru ini, dua wanita tampil dalam konferensi pers pada Kamis, menuduh Kelly melakukan pelanggaran ketika mereka masing-masing berusia 16 dan 15 tahun.

Baca juga: R.Kelly didakwa atas pelecehan seksual

Baca juga: Erykah Badu bela R. Kelly

Baca juga: Ikuti Lady Gaga, Celine Dion hapus kolaborasi dengan R Kelly

Pewarta:
Editor: Alviansyah Pasaribu
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Sederet artis meriahkan pagelaran kemanusiaan peduli korban tsunami

Bandarlampung  (ANTARA News) – Sejumlah artis akan memeriahkan Pagelaran Musik Kemanusiaan Peduli Korban Tsunami Selat Sunda di Taman Gajah Enggal Bandar Lampung, pada Sabtu, mulai pukul 18.30 WIB.

Sejumlah artis itu yakni Andika Mahesa dan Kiki The Potters yang akan membawakan lagu terbaiknya. Selain itu, Rizy Amasta, Fatur Feat Norman, Andika DP, Novrie Solo Gambus, Talullah Band, Sekolah Alam Lampung, B Band, Humanity Band dan KMJL juga dijadwalkan memeriahkan pagelaran tersebut.

Acara tersebut akan dipandu oleh Rafika Trisha, WD Muchsin dan Risma Borthon.

Ketua Penyelenggara Fajar Yusuf Dirgantara mengundang secara terbuka masyarakat Lampung   untuk hadir pada perhelatan ini. Masyarakat juga diharapkan dapat berbagi kepedulian terhadap nelayan Selat Sunda.

Saat ini masyarakat terdampak tsunami masih bertahan di tenda pengungsian dan rumah warga lainnya. Nelayan juga belum mendapatkan penghasilan untuk bertahan hidup akibat belum ada perahu yang bisa digunakan melaut. 

“Pak Gubernur akan memberikan apresiasi langsung kepada donatur yang sudah menyalurkan donasi kemanusiaan melalui ACT Lampung, rencananya Gubernur akan melelang sebuah lagu, siapkan infaq terbaik kita,” kata Fajar.

Gubernur Lampung M Ridho Ficardo rencananya akan melelang sebuah lagu untuk Perahu Wakaf Korban Tsunami Selat Sunda.

Nanti malam, Pagelaran juga akan dimeriahkan oleh bazar UKM baik kuliner, fashion maupun produk halal lainya.

Pengunjung juga bisa membeli buku kemanusiaan “Suara Rindu” yang ditulis 15 pelajar asal Lampung.

“Alhamdulillah dukungan dari berbagai pihak terus mengalir. Semoga ini makin menggerakan kepedulian masyarakat Lampung untuk peduli dan berbagi,” jelasnya.

Kepala Cabang ACT Lampung, Dian Eka Darma Wahyuni mengatakan kegiatan tersebut dalam rangka mengedukasi masyarakat untuk berwakaf tunai dan peduli terhadap permasalahan sosial kemanusiaan di dalam dan luar negeri, termasuk Palestina.

Saat ini ACT Lampung juga menggalang kepedulian untuk masyarakat Palestina yang sedang mengalami musim dingin. Segala kebutuhan masyarakat Gaza mulai dikumpulkan seperti beras,  pakaian baru, selimut baru, rempah-rempah dan lainya.

“Paralel dengan bantuan perahu wakaf ke Lampung Selatan, ACT juga berikhtiar meringankan beban penderitaan masyarakat Bumi Syam, semoga upaya ini mendapatkan dukungan dari masyarakat Lampung,” kata dia.

Baca juga: Anak-anak korban tsunami terhibur pelawak Narji dan Idan
Baca juga: Uni Eropa salurkan bantuan tambahan untuk korban tsunami Selat Sunda

Pewarta:
Editor: Dewanti Lestari
COPYRIGHT © ANTARA 2019

BTS hadirkan “Armypedia” untuk menjangkau penggemar

Jakarta (ANTARA News) – Boy group BTS meluncurkan arsip online bernama Armypedia, yang terinspirasi dari para penggemar mereka, yang dikenal sebagai Army. 

Para penggemar dapat bersama-sama melihat kenangan keenam personel BTS selama berkarir, ungkap agensi Big Hit Entertainment seperti dilansir Yonhap, Jumat (22/2). 

“Armypedia” dapat diakses di www.armypedia.net dan secara resmi akan mulai beroperasi pada Senin (25/2) agar penggemar dapat bersama-sama untuk merekam momen-momen kenangan selama BTS debut sejak 13 Juni 2013. Big Hit juga meluncurkan akun SNS untuk arsip itu. 

“Armypedia, menggabungkan nama klub penggemar BTS resmi, ‘ARMY,’ dan ‘Wikipedia,’ di mana pengguna Internet log on dan mengedit informasi sendiri. Pengguna dapat mengunggah data dalam bentuk surat, foto atau video.

BTS juga meluncurkan kampanye global untuk mempromosikan situs Internet baru di tujuh kota besar – Seoul, Los Angeles, New York, Tokyo, London, Prancis, dan Hong Kong.

Langkah terbaru ini merupakan bagian dari upaya BTS untuk menjangkau para penggemarnya, yang dikenal memiliki dedikasi dan kesetiaan yang tidak biasa.

“Armypedia adalah kampanye global yang tidak mungkin dilakukan oleh siapa pun di dunia selain BTS,” kata Big Hit.

Baca juga: BTS gagal bawa pulang piala Grammy

Baca juga: Game BTS segera hadir

Baca juga: Film dokumenter BTS akan tayang di YouTube Premium

Baca juga: Jumlah penggemar “hallyu” di dunia meningkat, salah satunya berkat BTS

Penerjemah: Lia Wanadriani Santosa
COPYRIGHT © ANTARA 2019

“Terpaku Pilu”, kolaborasi Payung Teduh dengan band indie 90 HP

Jakarta (ANTARA News) – Band indie 90 HP berkolaborasi dengan Payung Teduh untuk single “Terpaku Pilu” yang video liriknya baru dirilis, Jumat.  
 
Video lirik tersebut diproduksi oleh Triyanisya Hadyan, influencer media sosial yang juga jurnalis sebuah stasiun televisi swasta. 

“Dengan rilisnya video lirik ini kami ingin memberikan pengalaman yang lebih mendalam dari lagu Terpaku Pilu yang singlenya sendiri sudah dirilis sejak Oktober 2018,” kata 90 HP dalam siaran pers, Jumat.

Baca juga: Curahan hati Payung Teduh soal vokalis baru

Baca juga: Payung Teduh tak mau dikejar target

Baca juga: Payung Teduh isi original soundtrack film “Wreck-It-Ralph 2”

Di dalam single “Terpaku Pilu“, grup musik yang beranggotakan Bayu Fajri (bass), Wahyu Ramadhan (guitar), Ghina Salsabila (guitar), dan Irvanuddin Rahman (drum) terdengar alunan terompet & petikan gitar Ivan Penwyn, gesekan contra bass Aziz Comi, dan tabuhan perkusi dan drum Alejandro Saksakame dari Payung Teduh.

Permainan mereka mengisi kekayaan suara yang menyatu dengan permainan Piano dari Ghina Salsabila (90HP) yang turut mengisi vokal utama di lagu ini. 

“Sungguh suatu kehormatan tersendiri bagi kami dapat bekerja bersama mereka,” kata band yang terbentuk sejak September 2013 di Fakultas Ilmu Pengetahuan Budaya Universitas Indonesia itu.

Band yang memainkan musik pop/rock alternative itu sudah meluncurkan EP “Selftitled” pada 2016, juga album perdana “Pagi Pasti Kembali” yang dirilis pada November 2018, di mana “Terpaku Pilu” jadi single utamanya.

Pewarta: Nanien Yuniar
Editor: Alviansyah Pasaribu
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Hanin Dhiya isi lagu original soundtrack film Dilan 1991

Jakarta (ANTARA News) – Penyanyi Hanin Dhiya menjadi salah satu pengisi untuk lagu original soundtrack (OST) film Dilan 1991, “Kau Ada”. 

“Kau Ada”. Sudah pasti baper banget. Soudtrack Dilan akan kami rilis secara fisik dan digital pada 1 Maret 2019,” kata Toto, perwakilan Warner Music Indonesia dalam konferensi pers di Jakarta, Kamis. 

Lagu ini merupakan karya penulis novel Dilan yakni Pidi Baiq. Lirik lagu “Kau Ada”, menurut Toto begitu menyentuh dan tentunya berhubungan dengan tokoh Dilan dan Milea. 

Dalam kesempatan itu, Hanin mengaku senang berkesempatan menyanyikan lagu karya Pidi. Dia mengakui lagu ini memiliki lirik yang sedih, karena berkisah tentang sulitnya seseorang yang ingin melupakan seseorang. 

“Senang bisa terlibat mengisi soundtrack Dilan 1991. Siapa sih yang enggak tahu Dilan. Senang bisa bawakan lagu seindah itu. Simpel tapi maknannya dalam,” ujar dia. 

Hanin yang hari ini berulang tahun itu berharap ke depannya bisa tetap memberikan karya-karya baru dan lebih baik untuk para pendengarnya. 

“Pokonya tetap memberikan karya-karya baru dan bisa lebih baik,” kata perempuan kelahiran 21 Februari, 18 tahun silam itu. 

Pada 1 Maret dan 3 Maret mendatang dia akan tampil dalam perhelatan Java Jazz di Kemayoran, Jakarta. Dia juga berencana menggelar konser solo perdana pada Mei 2019. 

“Java Jazz tanggal 1 Maret konser sendiri dan 3 Maret akan tampil kembali dengan Warner Music Project,” kata Toto. 

“Di Java Jazz akan berbeda dari pertujukan biasanya karena ini event besar. Lagu yang dibawakan berbeda, aransemen. Ada gimmick juga  Saya bangga bisa perform di Java Jazz,” imbuh Hanin.

Selama berkarir di dunia musik, Hanin pernah berkolaborasi bersama penyanyi asal Denmark, Christoper dalam salah satu ajang penghargaan di tanah air tahun 2018. Dia juga memiliki jutaan followers dan subcribers di kanal Instagram dan YouTube. 

Baca juga: Tiket gala premier “Dilan 1991” di Bandung ludes terjual

Baca juga: Gubernur Ridwan Kamil berencana bangun Taman Dilan

Baca juga: Pemain paling favorit dan menyebalkan di “Dilan 1991”
 

Pewarta: Lia Wanadriani Santosa
Editor: Monalisa
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Konser Kebangsaan RRI hadirkan band Wali dan Armada

Jakarta (ANTARA News) – Radio Republik Indonesia (RRI) mengumumkan program musik terbaru pada awal 2019 untuk menghibur para pendengar, kali ini menggandeng band Wali dan Armada.

Program Konser Kebangsaan itu digelar 23 Februari dengan tema “Bela Negeriku Untuk Indonesia Damai” akan menampilkan lagu-lagu terkemuka dari Wali dan Armada.

Armada bersama Ifan “Seventeen” baru meluncurkan lagu “Demi Tuhan Aku Ikhlas”, sebuah tribut untuk Seventeen.

Wali juga baru merilis single teranyar “Wasiat sang Kekasih” yang terinspirasi dari musibah tsunami Selat Sunda yang memakan banyak korban, termasuk tiga anggota band Seventeen.

Konser ini diharapkan bisa mengubah dinamika jelang pesta demokrasi tahun politik 2019 menjadi harmoni kebersamaan melalui musik.

“Kita boleh berbeda pemikiran dalam melihat calon pemimpin, tapi mesti diingat kita ini semua adalah bangsa Indonesia. Itu yang mau disampaikan dalam Konser Kebangsaan nanti,” kata Direktur Program dan Produksi Lembaga Penyiaran Publik Radio Republik Indonesia (LPP RRI) Soleman Yusuf dalam konferensi pers di Jakarta, Kamis.

Tak cuma itu, Soleman mengatakan Konser Kebangsaan memperlihatkan peningkatan jumlah pendengar RRI yang signifikan. 

“PRO 1 (dalam) rating masuk 16 besar radio se-Nasional,” imbuh dia. 

Konser yang diharapkan dapat menarik puluhan ribu penonton itu berlangsung selama dua jam mulai pukul 20.00 WIB di Monas dan terbuka untuk umum secara cuma-cuma. 

Selain musik, Konser Kebangsaan RRI juga rencananya akan diisi pesan kebangsaan dari Menteri Pertahanan Indonesia Ryamizard Ryacudu, juga puitisasi kebangsaan oleh Direktur Utama LPP RRI, Mohammad Rohanudin, serta penampilan dari juara Bintang Radio dan kesenian tradisi.

Meski demikian, panitia menegaskan sama sekali tidak ada unsur politik dalam konser ini. 

Konser Kebangsaan telah digelar RRI dalam dua tahun terakhir di berbagai kota di Indonesia yang didukung juga oleh Kementerian Pertahanan dan Kementerian Kominfo serta Telkom.

“Semenjak kerja sama ini, konser semakin ramai. Di Bali tahun 2018 hampir 17.000 penonton,” kata Soleman yang menyebut konser ini bukan cuma acara RRI, melainkan kerja bersama dengan pihak-pihak terkait. 

Soleman mengatakan, pesan yang disampaikan dalam dua tahun terakhir lewat musik adalah tentang toleransi terhadap sesama.

Dimulai pada 2017, Konser Kebangsaan RRI telah berlangsung di Jakarta, Yogyakarta, Samarinda, Kendari dan Surabaya, juga Medan, Makassar, Semarang dan Denpasar.

Tahun ini, Konser Kebangsaan RRI juga akan diboyong ke Jember, Bengkulu dan Pontianak. 
 

Pewarta: Nanien Yuniar
Editor: Heppy Ratna Sari
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Album solo Yoon Ji-sung duduki posisi pertama iTunes, termasuk Indonesia

Jakarta (ANTARA News) – “Aside”, album solo pertama penyanyi Yoon Ji-sung yang dirilis kemarin (20/2) menempati posisi pertama tangga lagu iTunes di 10 negara. 

Seperti dilansir Soompi, Kamis, album leader boy group yang kini telah bubar, Wanna One itu menguasai tangga lagu iTunes di Hong Kong, Indonesia, Laos, Makau, Malaysia, Thailand, Vietnam , Singapura, Taiwan, dan Brunei. 

“Aside” juga berada di pucak tangga lagu serupa di Hongaria, Jepang, Turki, dan Belanda. Album ini menembus peringkat 10 besar di Rusia, Australia, dan Prancis. 

Pada hari perilisan album, Ji-sung juga meluncurkan video musik lagu “In The Rain,” yang merupakan bagian dari album solo debutnya “Aside.” Video musik ini menampilkan suara lembutnya untuk orang tercinta yang telah pergi.

Album debut solonya berisi enam lagu, salah satunya ditulis oleh mantan teman satu grupnya, Lee Dae-hwi, dan satu lagu lain yang berkolaborasi dengan rapper Stray Kids, Changbin.

Baca juga: Yoon Ji-sung anggota pertama Wanna One yang bersolo karir

Baca juga: Chang-bin Stray Kids pakai blangkon hingga I.N. push up di panggung

Penerjemah: Lia Wanadriani Santosa
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Mike Shinoda ungkap kemungkinan Linkin Park cari vokalis baru

Jakarta (ANTARA News) – Mike Shinoda telah mendiskusikan kemungkinan merekrut vokalis baru untuk Linkin Park.

Mike sekali lagi mengungkapkan perihal masa depan band-nya setelah kematian Chester Bennington. Meski belum yakin, Mike mengatakan jika mencari vokalis baru adalah hal yang wajar dalam sebuah band.

Baca juga: Perjuangan Mike Shinoda kembali bermusik pasca-kematian Chester Bennington

“Itu bukan tujuan saya sekarang. Saya pikir itu harus terjadi secara alami. Dan jika kita menemukan seseorang yang hebat yang kita anggap cocok dengan kepribadian dan cocok secara gaya, maka saya bisa mencoba melakukan sesuatu dengan seseorang itu,” ujar Mike dilansir NME, Kamis.

Mike juga memastikan bahwa tidak akan ada perubahan dalam susunan pemain. Sebab, dia tidak ingin ada merasa bahwa posisi Chester tergantikan.

Baca juga: Mike Shinoda bintangi kampanye pencegahan bunuh diri

Dalam sebuah obrolan lain, Mike juga mengatakan bahwa Linkin Park tidak akan masuk studio atau tampil di panggung.

“Jika melakukan itu, berarti kami perlu memiliki beberapa orang lain sebagai additional untuk mendapat hasil yang baik, maka kami akan melakukannya,” kata Mike.

Baca juga: Kesedihan anggota Linkin Park di perayaan setahun kepergian Chester Bennington

“Saya pikir ada banyak penggemar yang ingin terus melihat kami di atas panggung dan ingin terus mendengarkan musik kami,” lanjut Mike.

Menurut Mike, permintaan terus-menerus dari penggemar akan menjadi pendorong bagi Linkin Park untuk kembali.

“Tetapi seperti yang saya katakan sebelumnya, itu harus terjadi secara alami. Saya tidak akan sengaja mencari dan memasang poster tentang vokalis yang diinginkan. Saya pikir itu sepenuhnya tidak pantas dan merupakan ide yang buruk,” jelas Mike.

Baca juga: Mike Shinoda umumkan acara untuk Chester Bennigton

Baca juga: Mike Shinoda unggah foto pertama setelah kematian Chester

Penerjemah: Maria Cicilia
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Yoon Ji-sung anggota pertama Wanna One yang bersolo karir

Jakarta (ANTARA News) – Masih diingat sebagai anggota boy band Wanna One, Yoon Ji-sung merilis EP berjudul “Aside”, Rabu (20/2), dan menjadi anggota pertama yang resmi bersolo karir setelah grup populer itu bubar baru-baru ini.

EP perdana Yoon ini mewarnai dunia K-pop setelah Wanna One mengakhiri perjalanannya selama 1,5 tahun sejak debut di acara kompetisi “Produce 101”.

Dilansir kantor berita Yonhap, Rabu (20/2)  “Aside” berisi enam lagu ballad, pilihan genre yang unik mengingat lagu-lagu Wanna One biasanya ceria dengan koreografi penuh tenaga.

Judul EP Yoon Ji-sung diambil dari jargon teatrikal untuk monolog yang seharusnya hanya bisa didengar oleh penonton, bukan karakter di atas panggung. Lagu andalan dari EP itu adalah balad pop berjudul “In the Rain”.

Seakan mengenang kesedihan penggemar karena Wanna One bubar, lagu andalan ini berkisah tentang kepergian orang tercinta yang tak disangka-sangka. Liriknya berisi kepedihan orang yang pergi dan berjanji untuk menunggu orang yang ditinggalkan.

Baca juga: Woojin Stray Kids ingin ke Bali

Baca juga: Kang Daniel akan debut solo bulan April

Baca juga: Akan ada pameran spesial untuk Wanna One bulan depan

Penerjemah: Nanien Yuniar
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Arianda Grande artis pertama yang menyamai rekor The Beatles

Jakarta (ANTARA News) – Ariana Grande menjadi artis pertama sejak The Beatles yang mampu berada di tiga posisi teratas pada chart Billboard Hot 100.

Grande memegang nomor 1, 2 dan 3 di tangga lagu Billboard Hot 100 secara bersamaan. Hal tersebut pertama kali dilakukan oleh The Beatles pada tahun 1964.

“7 Ring” berada di nomor satu selama empat minggu. Lalu “Break Up With Your Girlfriend, I’m Bored” memulai debutnya pada posisi kedua. Sedangkan “Thank U, Next” berada pada urutan ketiga. Ketiga lagu tersebut berasal dari album yang sama yakni “Thank U, Next”,” demikian dilansir NME, Rabu.

Baca juga: Ariana Grande menangkan album vokal pop terbaik Grammy

Sementara itu, album “Thank U, Next” sendiri menempati posisi satu untuk chart album Billboard. Album tersebut dirilis pada 8 Februari 2019, hanya enam bulan setelah dia merilis “Sweetener”.

The Beatles memegang tiga peringkat teratas pada Maret dan April 1964 selama lima minggu sebelum akhirnya mendominasi lima tempat teratas di Billboard Hot 100.

Baca juga: Produser Grammy kaget disebut pembohong oleh Ariana Grande

Ariana Grande adalah artis perempuan pertama dalam sejarah yang berada di puncak chart album sekaligus dua singles-nya menempati dua urutan teratas di Inggris sebagaimana dilaporkan oleh Official Charts Company.

Grande juga artis perempuan pertama yang menggeser dirinya sendiri di chart singles. “7 Rings” digeser oleh “Break Up With Your Girlfriend, I’m Bored” saat rilis.

Saat ini Grande menjadi artis keempat yang memiliki tiga single nomor satu dalam waktu kurang 100 hari. Artis pertama adalah Elvis Presley, lalu John Lennon dan selanjutnya Justin Bieber.

Baca juga: Ariana Grande ungkap alasan mundur dari Grammy

Baca juga: Ariana Grande digugat atas hak cipta

Penerjemah: Maria Cicilia
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Vokalis Pink Floyd kecam konser “100 juta dolar” di perbatasan Venezuela

Caracas (ANTARA News) – Vokalis dan pemain bass Pink Floyd, Roger Waters, mengecam konser penggalangan dana “100 juta dolar AS” bertajuk “Live Aid” yang akan digelar oleh milyader Richard Branson di perbatasan Venezuela dengan Kolombia.

Pada pekan lalu, Branson mengumumkan akan menggelar konser penggalangan dana di Kolombia pada Jumat, dengan menampilkan bintang-bintang antara lain Alejandro Sanz, Luis Fonsi, hingga mantan vokalis Genesis Peter Gabriel guna mengumpulkan “100 juta dolar AS” untuk “jutaan orang yang sangat membutuhkan.”

Namun Waters mengatakan bahwa Branson telah diperdaya oleh “intrik” Amerika Serikat, karena konser di perbatasan itu akan bernuansa politis.

“Ini tidak ada hubungannya dengan kebutuhan rakyat Venezuela, tidak ada hubungannya dengan demokrasi, tidak ada hubungannya dengan kebebasan, dan itu tidak ada hubungannya dengan bantuan,” kata Waters melalui tayangan video di Twitter, dikutip AFP.

Sebelumnya, pemimpin oposisi Venezuela Juan Guaido mengatakan 300.000 warga Venezuela terancam apabila tidak mendapat bantuan yang diletakkan di Kolombia — dekat perbatasan Venezuela — lokasi konser yang akan digelar Branson.

Di sisi lain, Presiden Nicolas Maduro melalui militer telah membarikade perbatasan guna mencegah bantuan itu masuk.

Maduro mengatakan bantuan itu adalah “pertunjukan politik” dan merupakan intrik di balik invasi AS.

“Apakah kita benar-benar ingin Venezuela diubah menjadi Irak, Suriah, atau Libya dan yang lainnya? Saya tidak, begitu juga rakyat Venezuela,” kata Waters.

Baca juga: Venezuela tutup perbatasan jelang pemilu

Baca juga: Pink Floyd akan rilis lagu yang direkam 50 tahun lalu

Baca juga: Kolombia-Venezuela sepakat buka kembali perbatasan

Pewarta: Alviansyah Pasaribu
Editor: Ida Nurcahyani
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Jazz in campus

Musisi Indonesia Mus Mujiono (kiri) bersama anggota Komisi XI DPR Indah Kurnia (kanan) tampil saat Jazz in Campus di Universitas Surabaya, Surabaya, Jawa Timur, Selasa (19/2/2019). Surabaya Entertainment Club (SEC) dan Otoritas Jasa Keuangan menggelar Jazz in Campus 2019 di sejumlah kampus di Surabaya dan berlangsung hingga 21 Februari 2019. ANTARA FOTO/Didik Suhartono/hp.

Konser Red Velvet rampung di AS, berlanjut ke Kanada

Jakarta (ANTARA News) – Grup K-pop Red Velvet telah menyelesaikan tur di lima kota di Amerika dan akan melanjutkan konser mereka di kota-kota Kanada, kata agensi SM Entertainment seperti dilansir Yonhap, Selasa.

Grup beranggotakan lima orang itu memulai konser Amerika Serikat di Los Angeles pada pekan pertama Februari, lalu ke Dallas, Miami, Chicago dan Newark, dalam tur dunia bertajuk “Red Velvet 2nd Concert [REDMARE].”

Pada pertunjukan terakhir di AS di Newark, mereka menampilkan lagu medley “Russian Roulette,” “Happiness,” “Red Flavor,” “Peek-A-Boo,” “Power Up,” “Bad Boy” dan “RBB,” dua lagu terakhir dinyanyikan dalam bahasa Inggris.

Para penggemar Amerika menyambut Red Velvet secara antusias, menonton seraya mengangkat banner bertuliskan dukungan dalam bahasa Korea.

Red Velvet, seperti dikutip dari SM Entertainment, berkata, “Tur Amerika Utara adalah tantangan dan momen penting bagi kami.”

“Kami berterima kasih pada penggemar karena membantu memenuhi (konser). Kami telah menyelesaikan (tur) dengan baik berkat kalian.”

Tur di AS memberikan kenangan tak ternilai bagi para anggota Red Velvet, imbuh mereka.

Selanjutnya, Red Velvet akan tampil di Coca-Cola Coliseum Toronto hari ini, perhentian pertama dari tur Kanada.

Baca juga: “Power Up” Red Velvet masuk 50 video klip terbaik Billboard

Baca juga: Red Velvet segera rilis EP “RBB”

Penerjemah: Nanien Yuniar
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Konser Lifechanger untuk hunian sementara korban bencana

Jakarta (ANTARA News) – Demi menggalang donasi untuk korban bencana alam, Yayasan Allianz Peduli akan menggelar Lifechanger Concert pada 9 Maret 2019 di Allianz Ecopark, Ancol Jakarta. 

Acara konser musik yang digelar bersamaan dengan Hari Musik Nasional ini, bertujuan untuk mengumpulkan donasi yang akan digunakan oleh Habitat for Humanity Indonesia untuk membangun hunian sementara bagi korban bencana alam di Lombok dan Sigi. 

“Allianz Indonesia mendukung Lifechanger Concert yang akan menjadi momen penting untuk membantu lebih banyak lagi masyarakat korban bencana alam di Indonesia,” kata Joos Louwerier, Dewan Pembina Yayasan Allianz Peduli, dalam keterangan pers, Selasa.

Para musisi yang tampil memiliki kesamaan visi untuk membantu korban musibah bencana alam. Konser ini diselenggarakan juga bersama Habitat for Humanity dan Java Festival Production yang memiliki komitmen serupa. 

“Harapan kami konser musik ini dapat meningkatkan kesadaran masyarakat dan mengumpulkan donasi yang akan kami salurkan ke saudara-saudara kita yang membutuhkan,” kata Mochamad Reza, Ketua Yayasan Allianz Peduli. 
  
Selain hunian, yayasan itu juga akan membangun fasilitas sanitasi dan memberikan pemulihan trauma di daerah yang terkena dampak bencana alam.

Lifechanger Concert memungkinkan masyarakat menyumbangkan donasi dengan cara membeli tiket acara, sebab seluruh hasil penjualan akan didonasikan melalui Habitat for Humanity Indonesia. 

Masyarakat juga dapat mendonasikan sebuah hunian sementara yang akan diberi nama sesuai dengan nama donatur. Selain itu, para musisi yang bergabung dalam Lifechanger Concert juga akan mengajak penonton untuk memberikan donasi lewat permintaan lagu serta barang kesayangan milik mereka (memorabilia) pada saat acara.

Baca juga: Musisi Widya Siregar gelar konser amal untuk Palu
Baca juga: Konser Melly Goeslow himpun Rp150 juta untuk Lombok
Baca juga: Gitar menteri laku Rp1 miliar di konser amal untuk Lombok

Pewarta: Nanien Yuniar
Editor: Budi Santoso
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Queen akan tampil di Oscars

Jakarta (ANTARA News) – Queen akan tampil di Academy Awards hari Minggu nanti, the Motion Picture Academy mengumumkan di media sosial kemarin, Senin (18/2) dilansir Variety.

Variety menyebut itu bukanlah hal mengejutkan mengingat film biopic sang vokalis Freddie Mercury, “Bohemian Rhapsody” sukses jadi blockbuster.

Queen kini tampil dengan nama Queen + Adam Lambert, dengan dua dari empat anggota asli, gitaris Brian May dan drummer Roger Taylor, vokalis digantikan oleh mantan bintang “American Idol” Adam Lambert, yang mendapat pujian atas penampilannya di band itu.

Sementara bassist John Deacon tidak pernah tampil bersama Queen selama bertahun-tahun.

Seperti yang dilaporkan sebelumnya oleh Variety, produser siaran diketahui telah menghubungi perwakilan film dan band di awal proses perencanaan untuk mencoba menghadirkan Queen untuk slot pembuka acara.

Beberapa minggu yang lalu, sumber-sumber yang dekat dengan situasi itu mengindikasikan itu tidak akan terjadi, tetapi jelas hal-hal telah berubah.

Ini adalah contoh langka di mana penampilan musik di panggung Oscar mungkin akan jadi umpan peringkat terbesar acara tersebut.

Apalagi Queen + Lambert memang memiliki efek memuat lebih banyak musik ke dalam acara penghargaan yang telah berusaha untuk menghilangkannya.

Academi baru-baru ini mengalah dan menyetujui protes populer yang memungkinkan pertunjukan dari lima nominasi lagu asli terbaik di acara penghargaan, setelah tersiar kabar bahwa mereka berencana untuk hanya menampilkan Lady Gaga dan Kendrick Lamar.

Dikatakan bahwa beberapa lagu yang dinominasikan kurang dikenal akan diringkas ke kisaran 90 detik.

Sementara “Bohemian Rhapsody” dapat banyak kebebasan dengan sejarah grup, kekuatan musik band dan penampilan memukau dari Rami Malek (yang memerankan Mercury) telah menutupi sebagian besar kritik.

Baca juga: Acara penghargaan Oscars akan disiarkan tanpa diedit

Baca juga: “Bohemian Rhapsody”, lagu rock paling banyak didengar sepanjang masa

Baca juga: Oscars 2019 tak ada host, pertama kali dalam tiga dekade
 

Penerjemah: Ida Nurcahyani
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Noel akan tuntut Liam Gallagher terkait film dokumenter

Jakarta (ANTARA News) – Liam Gallagher mengatakan bahwa Noel Gallagher berencana menuntutnya jika memasukkan cuplikan hari-hari bersama Oasis dalam film dokumenter mendatang.

Liam akan merilis film dokumenter “As It Was” akhir tahun ini. Film tersebut berisi tentang tahun-tahun penuh gejolak setelah lepas dari Oasis, Beady Eye hingga akhirnya memutuskan sebagai penyanyi solo.

Namun dia mengklaim bahwa manajemen Noel mengancam akan melakukan tindakan hukum jika film tersebut menyertakan cuplikan arsip dari hari-hari band Britpop legendaris itu.

“Saya baru diberi tahu bahwa saya akan dituntut oleh seorang teman yang biasa saja bersama pasukannya di Ignition yang mengatakan jika saya menggunakan cuplikan saya saat sedang menyanyikan lagu Oasis, ya lagu-lagu Oasis di “As It Was” yang mana agak terasa pahit sekarang ini. Mereka juga menginginkan hasil dari penjualan tiket “As You Were” LG (Liam Gallagher),” tulis Liam melalui Twitter dilansir NME, Senin.
 

Sementara itu, perwakilan dari Noel enggan berkomentar terkait pernyataan tersebut.

Ancaman tindakan hukum datang setelah Liam memuji potongan film dokumenternya pada pekan lalu.

“Baru saja melihat film “As It Was” dan itu luar biasa,” tulis Liam di Twitter.

Film “As It Was” belum ditentukan tanggal rilisnya. Liam juga tengah mengerjakan album solo terbarunya dan rencananya akan dirilis tahun ini. Album tersebut merupakan tindak lanjut dari “As You Were”.

Baca juga: Liam tak pedulikan penggemar Oasis, kata Noel Gallagher

Baca juga: Liam Gallagher ajak Noel untuk reuni bersama Oasis
 

Penerjemah: Maria Cicilia
COPYRIGHT © ANTARA 2019

NU’EST akan luncurkan album baru dengan formasi lengkap

Jakarta (ANTARA News) – Boy group NU’EST akan meluncurkan album baru dengan formasi lima personel bulan depan. 

“NU’EST sedang mempersiapkan untuk merilis lagu baru secara digital pada pertengahan Maret,” kata pihak agensi mereka Pledis Entertainment, seperti dilansir Soompi, Senin. 

Mereka mengatakan, “NU’EST tidak akan melakukan comeback melalui album baru ini. 

Ini akan menjadi rilis pertama mereka sebagai grup dengan formasi lengkap, sekembalinya Minhyun dalam dua tahun tujuh bulan dan sejak album “Canvas” dirilis pada Agustus 2016.

Selain musik baru, grup ini juga mempersiapkan konser pertama mereka. 
 

Penerjemah: Lia Wanadriani Santosa
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Album solo Nichkhun 2PM dirilis hari ini

Jakarta (ANTARA News) – Nichkhun, anggota 2PM berdarah Thailand-Amerika, akan merilis album solo perdananya sejak debut di dalam grup K-pop sebelas tahun silam.

JYP Entertainment, seperti dilansir kantor berita Yonhap, Senin, mengatakan album Nichkhun berjudul “ME”, berisi sembilan lagu yang semuanya diciptakan dan ditulis sendiri dalam bahasa Inggris olehnya.

“Lucky Charm” jadi lagu andalan yang memadukan melodi lembut dengan suara Nichkhun yang manis.

Lagu itu “bercerita tentang fantasi dan kenyataan. Akan lebih asyik didengarkan saat bersantai pagi hari atau sebelum tidur,” kata Nichkhun.

Album itu bakal tersedia di layanan streaming mulai Senin petang di Korea Selatan, juga di China dan Thailand.

“ME” juga berisi lagu istimewa yang ditujukan untuk para penggemar Nichkhun berjudul “Umbrella” yang terdiri dari empat bahasa, Korea, Inggris, China dan Thailand.

“Dalam 10 tahun terakhir, Hottest (nama penggemar 2PM) telah melindungiku dari hujan,” kata dia.

“Aku ingin membalas budi. ‘Umbrella’ adalah lagu jujur yang kubuat untuk mengatakan pada penggemar bahwa ‘Mulai sekarang, aku yang akan jadi payung untukmu,'” ujar dia.

Di luar dunia musik, Nichkhun juga aktif sebagai aktor. Dia membintangi film Thailand “Brother of the Year” yang tayang di Indonesia, dan film itu juga akan hadir di Korea Selatan pada 7 Maret mendatang.

Baca juga: Tawa dan haru “Brother of the Year”
 

Penerjemah: Nanien Yuniar
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Cerita Kenny G soal penampilannya untuk Kim Kardashian saat Valentine

Jakarta (ANTARA News) – Kenny G (62) menjelaskan soal penampilannya di rumah Kim Kardashian dan Kanye West saat Valentine lalu yang menghebohkan netizen, karena dia memainkan saksofon di ruangan dengan dikelilingi ratusan tangkai mawar di dalam vas kaca.

Kenny G menjelaskan awal mula dia akhirnya bisa tampil di rumah Kanye West karena dia mendapat email dari seorang publisis yang mengenal manajer Kanye. Dia mengatakan pada Kenny G bahwa Kanye memintanya datang ke rumah dan memainkan lagu buat Kim di pagi hari.

“Aku akan main saksofon di tengah-tengah mawar di sebuah ruangan. Itu benar-benar terdengar indah,” kata Kenny G pada Rolling Stone, Jumat (15/2).

Kenny G lalu mengatakan dia juga mendapat pesan singkat dari David Foster yang tahu soal tawaran Kanye dan mendukungnya untuk menerima tawaran itu.

“Ya sudah kuterima tawaran itu karena aku sedang ada di rumah dan aku tak tinggal jauh dari rumah mereka. Jadi itu berjalan lancar.”

Kenny G menjelaskan vas-vas bunga mawar belum ada saat dia datang.

“Saat itu hujan di LA jadi saya datang ke rumah Kanye agak awal untuk memastikan saya tidak terlambat. Mereka meletakan benda-benda ini bersamaan. Aku tak melihat ruangan siap sampai 20 detik sebelum aku mulai main,” katanya.

Ketika ditanya berapa orang yang menyiapkan acara spesial itu, Kenny G mengaku tak ingat.

“Aku bahkan tidak punya cukup tangan untuk menghitung semua orang yang kutemui. Begitu aku sampai di rumah, aku hanya melakukan pemanasan di sebuah ruangan, dan kemudian Kanye masuk.”

Ia pun mengatakan bahwa Kanye West sangat ramah, hangat dan akomodatif. Keduanya pun berbincang santai soal musik dan sempat menyarankan Kanye untuk memasukkan gubahannya ke dalam musik Kanye dan dia setuju.

“Nah, ketika dia masuk, aku sedang memainkan saksofon, aku mulai memainkan beberapa riff blues yang sangat manis dan riff penuh perasaan dan beberapa riff jazz, dan aku bisa melihat dia berpikir itu benar-benar bagus. Aku bilang ‘suara seperti ini akan sangat bagus di musikmu’. Dan dia berkata, ‘Ya, mungkin kita bisa pergi ke studio dan memeriksanya.’ Jadi kupikir itu keren.”

Saat ditanya apakah Kenny G adalah penggemar Kanye, dia menjawab dia mengapresiasi karya musik orang.

“Aku lalu mulai bermain sebelum Kim muncul. Dia datang dari sudut, dan aku mendapat anggukan dari Kanye untuk mulai bermain. Jadi aku mulai bermain, dan ketika Kim datang, dia cuma bilang ‘Ya Tuhan,’ dan kemudian dia menatapku dan tersenyum dan hanya berhenti. Untuk sesat dia tidak tahu apa yang harus dilakukan dengan dirinya sendiri. Lalu dia mengeluarkan teleponnya, yang luar biasa,” kata dia.

Kenny G pernah satu pesawat dengan Kim dan duduk bersebelahan, tapi itu pertama kalinya dia bertemu Kanye.

“Ini pertama kalinya aku bertemu Kanye. Aku pernah bertemu Kim sebelumnya – kami pernah terbang bersama satu kali. Kalau tak salah itu dari Miami kembali ke L.A., dan kami duduk bersebelahan. Aku ingat waktu itu ada seorang gadis berusia 13 tahun dari belakang pesawat yang ingin datang dan berbicara dengan Kim, dan kupikir dia akan berkata, ‘dengar, saya di ruang pribadi saya, bla bla bla, “tetapi Kim berkata, ‘Tidak, bawa dia ke sini.”

“Aku sangat terkesan dengan betapa ramahnya Kim kepada gadis muda ini yang aku yakin sangat terkejut.”

Baca juga: Malam istimewa bersama Kenny G
Baca juga: Manfaat makan cokelat saat Valentine
Baca juga: Rekomendasi hadiah untuk hari spesial sesuai usia pasangan

 

Penerjemah: Ida Nurcahyani
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Ilhoon BTOB segera luncurkan single baru

Jakarta (ANTARA News) – Ilhoon, rapper boy group BTOB akan meluncurkan single digital baru yang berkolaborasi dengan musisi Babylon. 

Single berjudul “Spoiler” itu rencananya akan hadir pada 21 Februari mendatang, seperti diungkapkan BTOB melalui unggahan dalam laman Instagram mereka, Jumat (15/2). 

Tak ada info lanjutan dalam unggahan itu selain sebuah foto berlatarkan warna kuning yang dirobek pada bagian tengahnya itu. 

Selain dengan Babylon, Ilhoon juga pernah bekerja sama dengan musisi lain seperti G.NA dan HyunA. 

Pewarta: Lia Wanadriani Santosa
Editor: Alviansyah Pasaribu
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Jus2, subunit JB dan Yugyeom akan gelar showcase di Indonesia

Jakarta (ANTARA News) – Jus2, subunit grup yang beranggotakan dua personel boy group GOT7 yakni JB dan Yugyeom akan menggelar showcase di ICE BSD, Tangerang. 

Mereka akan tampil dalam konsep “Jus2 PREMIERE SHOWCASE TOUR in JAKARTA” pada 21 April mendatang, ungkap pihak promotor Mecimapro melalui laman Instagramnya. 

Ini berselang setahun sejak penampilan keduanya bersama para personel GOT7 di tanah air dalam gelaran konser bertajuk “GOT7 2018 World Tour “Eyes on You” di lokasi yang sama. 

Harga tiket sudah diumumkan yakni terdiri dari tiga kategori yakni Rp2,2 juta (blue), Rp1,6 juta (green) dan Rp900 ribu (yellow). 

Selain di Indonesia, Jus2 juga akan menggelar pertunjukan serupa di Macau, Osaka, Tokyo, Taipei, Bangkok dan Singapura. 

Jus2 merupakan subunit kedua GOT7 setelah JJ Project. Subunit ini akan merilis mini album perdana berjudul “FOCUS” sekitar bulan depan. 

Baca juga: Jus2, subunit kedua dari GOT7

Baca juga: Sederet idola K-pop alami cedera dan absen dalam kegiatan grup

Baca juga: GOT7 merasa disayang penggemar Indonesia

Pewarta: Lia Wanadriani Santosa
Editor: Ida Nurcahyani
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Barasuara rilis video musik “Guna Manusia”, memotret lanskap Antartika

Jakarta (ANTARA News) – Grup musik Barasuara hari ini meluncurkan video musik “Guna Manusia” yang memotret keindahan lanskap benua Antartika. 

Video yang disutradarai Jay Subyakto menyuguhkan gunung-gunung es Antartika dengan megahnya berdiri di pinggir laut. 

“Sebuah kehormatan untuk bisa bekerja dengan Jay Subyakto,” kata Iga Massardi, vokalis Barasuara dalam keterangan tertulisnya, Jumat. 

Menurut mereka, hal itu memberikan penggambaran yang sempurna mengenai pemasanan global yang dibicarakan Barasuara di lagu “Guna Manusia”. 

Selain di Antartika, sebagian video musik band yang beranggotakan Iga, Asteriska (vokalis), Gerald Situmorang (gitaris), Marco Steffiano (drummer), Puti Chitara (vokalis), dan TJ Kusuma (bassist) itu juga direkam di Yogyakarta. 

“Dia memiliki sudut pandang luas dan spirit yang liar. Interpretasi Mas Jay terhadap lagu Guna Manusia akhirnya membuat semesta tersendiri lewat eksekusi visual yang intens,” kata Iga. 

Di sisi lain, lagu “Guna Manusia” menurut Jay “membuka imajinasi dan kepedulian pada lingkungan hidup dan bumi masa depan untuk generasi mendatang. 

Lagu ini merupakan single pertama dari album ke-2 Barasuara yang akan segera dirilis melalui label rekaman Darlin’ Records.

Video musik “Guna Manusia” ini menjadi video musik pertama yang dirilis oleh Barasuara sejak mereka terbentuk. 

Baca juga: Nikmati akhir tahun bersama RAN dan Barasuara

Baca juga: Barasuara lepas “Guna Manusia”, lagu pertama dari album kedua

Baca juga: Barasuara menutup penampilan dengan mencerahkan massa

Pewarta: Lia Wanadriani Santosa
Editor: Alviansyah Pasaribu
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Taemin SHINee bersiap menggelar konser solo kedua

Jakarta (ANTARA News) – Taemin, salah satu personel boy group SHINee akan mengadakan konser solo kedua bulan depan. 

Seperti dilansir Soompi, Jumat, konser bertajuk “T1001101” itu rencananya berlangsung di SK Olympic Handball Gymnasium, Seoul pada 15-17 Maret 2019. 

Setelah 1,5 tahun sejak konser solo pertamanya, Taemin akan menampilkan lagu-lagu dari mini album keduanya “WANT”. Dia berencana membuat para penggemarnya terkesan melalui konser. 

Tiket konser mulai dijual pada 19 Februari 2019 pukul 20.00 waktu korea untuk anggota klub penggemar malam dan 21 Februari pukul 20.00 bagi yang bukan anggota klub. 

Taemin saat ini bersiap menampilkan lagu comeback-nya “WANT” selama episode minggu ini di program “Music Bank” KBS2.

Baca juga: Taemin SHINee rilis single & Mini album “Want”

Baca juga: Key SHINee mulai wamil, masuk band militer

Baca juga: Minho SHINee akan gelar jumpa penggemar di empat negara

Penerjemah: Lia Wanadriani Santosa
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Park Bom segera rilis album baru, diproduseri Brave Brothers

Jakarta (ANTARA News) – Park Bom, salah satu personel girl group 2NE1 yang kini telah bubar berencana meluncurkan album baru bulan depan dan diproduseri Brave Brothers

Seperti dilansir Soompi, Jumat, Brave Brothers mengatakan kepada Xportsnews kalau dirinya memutuskan memproduksi album baru Bom karena menyukai nada suara sang penyanyi. 

“Selama beberapa bulan aku mendapat tawaran dari pihak Park Bom, dan setelah banyak berpikir, aku memutuskan untuk memproduksi albumnya. Aku suka nada suaranya, dan ingin menjadikannya artis nomor satu,” kata dia. 

Lagu baru Park Bom nantinya bergenre R&B dengan tempo sedang. Brave Brothers menjanjikan lagu-lagunya nanti menjadi yang terbaik dari karyanya selama ini untuk penyanyi wanita. 

“Ini lagu yang sangat bagus, sampai-sampai aku bisa yakin mengatakan bahwa ini adalah lagu wanita terbaik yang pernah kubuat. Aku dapat meyakinkan Anda bahwa ini yang terbaik. Ketika dirilis, orang-orang akan terkejut, “Lagu ini diproduksi oleh Brave Brothers?” Lagu ini tidak seperti sebelumnya,” papar dia. 

Brave Brothers lebih lanjut mengungkapkan bahwa keterampilan menyanyi  Bom masih luar biasa. Kebanyakan orang tidak akan kecewa. 

“Kami mencoba untuk mengekspresikan emosi khusus. Ini akan menjadi konsep yang sangat berbeda,” tutur dia. 

Bom sedang bersiap untuk kembali pada bulan Maret dan mengajak Sandara Park terlibat dalam lagu barunya.

Baca juga: 2NE1 ucapkan selamat tinggal lewat lagu terakhir “Goodbye”

Baca juga: 2NE1 rilis single terakhir bulan ini

Baca juga: Resmi bubar, ini prestasi 2NE1

Penerjemah: Lia Wanadriani Santosa
COPYRIGHT © ANTARA 2019

ONE OK ROCK band pembuka konser Ed Sheeran di Jakarta

Jakarta (ANTARA News) – Band Jepang ONE OK ROCK akan menjadi band pembuka dalam konser Ed Sheeran Divide World Tour 2019 Jakarta di Stadion Gelora Bung Karno pada 3 Mei mendatang.

Promotor Sound Rhythm dalam keterangan pers, Kamis, mengatakan grup band rock asal Jepang yang telah dibentuk pada 2005 itu sudah pernah tampil panggung skala besar seperti Nippon Nudokan Live 2010, Yokohama Stadium Live 2014 dan arena besar lain pada 2013 dan 2015.

Pada 2017, ONE OK ROCK tampil pada acara penghargaan Alternative Press Music Awards dan dinobatkan sebagai “Best Break Through Artist”. Mereka juga tampil di sampul Majalah Rock Sound di Jepang dan dijuluki sebagai “The Best Live Performance”. 

Promotor konser Ed Sheeran di Indonesia yang menyediakan 45.000 tiket memastikan bahwa seluruh penonton akan menikmati pertunjukan musik dari bangku yang sudah disediakan, sesuai dengan nomor pembelian.

Promotor mengimbau agar penonton tidak membeli tiket konser di situs yang tidak resmi atau membeli tiket di calo.

Untuk menjaga agar tidak terjadi hal-hal yang tidak di inginkan atas penjualan tiket di pasaran, dengan harga yang tidak wajar dan penipuan terhadap para penggemar, maka tiket konser Ed Sheeran akan dijual resmi secara pribadi di mana nama setiap pembeli tiket akan tercetak di tiket resmi. 

Pada saat tiba di tempat acara, tiap pemegang tiket diwajibkan untuk membawa identitas diri yang berlaku sesuai dengan nama yang tertera di tiket untuk diperiksa pada saat memasuki tempat acara.
 
Baca juga: Konser musisi dunia yang patut ditunggu di tahun 2019
Baca juga: Konser Ed Sheeran, semua penonton duduk

Pewarta:
Editor: Heppy Ratna Sari
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Jus2, subunit kedua dari GOT7

Jakarta (ANTARA News) – Boy band K-pop GOT7 akan menghadirkan subunit kedua yang terdiri dari dua anggota, kata agensi JYP Entertainment, Kamis.

Subunit baru bernama Jus2 itu terdiri dari JB dan Yugyeom. Mereka akan mulai merilis album mini perdana berjudul “FOCUS” sekitar bulan depan, seperti dilansir kantor berita Yonhap.

JB sebelumnya berpasangan dengan anggota lain, Jinyoung, dalam duo pop JJ Project yang juga subunit GOT7. JJ Project terakhir kali merilis album pada pertengahan 2018, berjudul “Verse 2”.

“Konvergensi vokalis utama GOT7 JB dan penari utama Yugyeom akan menjadi paduan yang memuaskan mata dan telinga penggemar,” kata JYP.

JYP Entertainment juga merilis teaser gambar duo Jus2, JB dan Yugyeom.

Baca juga: Mark GOT7 absen sementara dari kegiatan grup karena cedera
Baca juga: GOT7 ungkap di balik album “Present: YOU”

 

Penerjemah: Nanien Yuniar
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Rayakan ulang tahun ke 50, JLo gelar tur

Jakarta (ANTARA News) – Pelantun “Waiting for Tonight” Jennifer Lopez akan menandai ulang tahunnya yang ke 50 tahun ini dengan sesuatu yang bersejarah.

JLo berpikir jika umurnya akan menuju setengah abad, maka perayaannya pun harus dengan sesuatu yang besar.

“Ulang tahun saya pada Juli, dan pada musim panas ini saya memutuskan ingin melakukan sesuatu yang besar untuk ulang tahun saya karena ini adalah ulang tahun yang besar,” kata Jennifer di acara The Ellen DeGeneres Show, seperti dilansir dari Aceshowbiz, Kamis.

“Ini hanya sejumlah kecil pertunjukan, tetapi kami semua akan keluar pada Juni dan Juli,” lanjut Jennifer.

Jennifer terakhir kali menggelar tur pada September 2018 dengan tajuk “All I Have Las Vegas”. Konser tersebut merupakan tur pertamanya sejak 2012 dengan “Dance Again World Tour”.

Tur musim panas untuk menyambut ulang tahunnya akan dimulai pada 10 Juni di San Diego, California dan berakhir pada 26 Juli di Miami, Florida.

Ulang tahun Jennifer sendiri jatuh pada 24 Juli. 

Baca juga: Terima MTV Video Vanguard Award, JLo kirim salam cinta untuk kekasihnya
Baca juga: Jennifer Lopez angkat bicara soal kebijakan imigrasi Trump

Pewarta:
Editor: Heppy Ratna Sari
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Pentagon debut di Jepang lewat single “Cosmo”

Jakarta (ANTARA News) – Boy group Pentagon memulai debutnya di Jepang hari ini melalui single “Cosmo” yang diciptakan Teru, anggota band rock Jepang, GLAY. 

Menurut Cube Entertainment, seperti dilansir Yonhap, Rabu, single ini terinspirasi dari nama penggemar Pentagon, Universe. “Cosmo” memiliki melodi kuat dan membawa janji cinta abadi para personel untuk penggemar mereka. 

Video musik single ini telah hadir pada Jumat (4/2) dan  sejauh ini telah tayang hampir 2 juta kali YouTube. 

Sebelumnya, Cube mendirikan U-Cube, label musik yang bekerjasama dengan Universal Music di Jepang, pada bulan November untuk meluncurkan musisi K-pop di Jepang. 

Pada 24 Februari mendatang, Pentagon berencana mengadakan acara jumpa penggemar bertajuk “Universe” di Olympic Park di Seoul tenggara. 
 

Baca juga: E’Dawn hengkang dari Pentagon dan Cube Entertainment

Baca juga: HyunA dan E’Dawn Pentagon dikeluarkan dari manajemen

Baca juga: Pentagon kembali lewat mini album baru, tanpa E’Dwan dan Yan An

Penerjemah: Lia Wanadriani Santosa
COPYRIGHT © ANTARA 2019

ITZY “adik” TWICE resmi debut di industri K-pop

Jakarta (ANTARA News) – ITZY, girl band baru di bawah naungan JYP Entertainment, resmi debut, Selasa (12/2), dengan tujuan meraih kesuksesan layaknya para “kakak” mereka yang sudah lebih dulu terjun ke dunia K-pop, seperti Wonder Girls dan TWICE dari label yang sama.

Grup beranggotakan lima remaja putri itu mengungkapkan single digital perdana “IT’z Different” pada media di Seoul, Korea Selatan, beberapa jam sebelum resmi dirilis, demikian seperti dilansir Yonhap.

Video dari lagu “DALLA DALLA” (bahasa Korea “berbeda”), diunggah di YouTube sehari sebelum ITZY resmi debut dan telah ditonton 36 juta kali saat berita ini ditulis, Rabu.

ITZY adalah girl band terbaru dari JYP, label musik yang dibuat oleh bintang K-pop Park Jin-young dan telah menelurkan tiga grup K-pop perempuan sukses yakni Wonder Girls, missA dan TWICE. JYP kini adalah satu dari tiga label K-pop raksasa di Korea Selatan.

Seperti judul lagu debut mereka, ITZY yang beranggotakan Yuna, Ryujin, Chaeryeong, Lia and Yeji memang berbeda dari pendahulunya, terutama TWICE yang mengusung konsep manis dan imut.

ITZY lebih condong pada tipe gadis-gadis keren ketimbang feminin.

JYP mengatakan “DALLA DALLA” adalah perpaduan lagu K-pop dengan EDM, house music, hip hop dan gaya lain yang menghasilkan genre baru “fusion groove”.

Lirik dari lagu tersebut menyiratkan pesan untuk mencintai diri sendiri ketimbang memikirkan standar dari orang lain.

Sebagian dari anggota ITZY tidaklah asing. Yeji sudah muncul di acara “The Fan”, Ryujin pemenang dari acara kompetisi idola  “Mixnine”, sementara Chaeryong -adik dari Lee Chae-yeon IZONE- juga sering mengikuti program-program audisi, sedangkan Yuna tampil di acara “Stary Kids”.

“Bohong kalau kami bilang tak ada tekanan debut dari JYP, disebut sebagai ‘master girl band’,” kata Ryujin dalam konferensi pers.

“Kami akan berusaha yang terbaik agar sesuai dengan citra itu.”

Ditanya soal perbandingan antara ITZY dan TWICE, Chaeryeong mengatakan, “TWICE itu elok dan cantik sementara kami menunjukkan aura girl crush juga penuh energi.”

ITZY bukan cuma satu-satunya yang jadi pendatang baru di dunia K-pop tahun ini, ada juga TOMORROW X TOGETHER alias TXT, boy band dari label Big Hit Entertainment yang mengorbitkan BTS, yang akan debut tahun ini.

Para anggota ITZY bertekad mendapatkan gelar “bintang tahun 2019” atau “monster rookie” karena mereka ingin mendominasi dunia K-pop tahun ini.

“Kami sangat bangga bisa berkompetisi” dengan banyak grup baru yang debut tahun ini, kata Lia, menambahkan, “Tapi, kami masih mengincar penghargaan rookie of the year karena itu hanya bisa didapatkan sekali.”

Baca juga: ITZY, girl band K-pop baru dari JYP Entertainment

Penerjemah: Nanien Yuniar
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Epik High umumkan tur konser di 17 wilayah Amerika Utara

Jakarta (ANTARA News) – Trio hip hop asal Korea Selatan, Epik High mengumumkan tur konser di 17 kota Amerika Utara, dimulai pada 1 April hingga 3 Mei 2019. 

Tak hanya itu, mereka juga akan menggelar konser serupa untuk kali pertama di Eropa yakni Berlin, Helsinki, Amsterdam, Brussels, Paris, Warsawa dan London pada 13-20 Maret mendatang, seperti dilansir Soompi, Selasa (12/2)  

Pengumuman tur Amerika Utara Epik High ini tepat tiga tahun setelah penampilan mereka di festival musik Coachella di tahun 2016  dan empat tahun setelah tur Amerika Utara terakhir mereka pada 2015.

Mereka menjadi musisi Korea pertama yang tampil di Coachella

Informasi tiket konser bisa penggemar dapatkan di epikhigh.com dan tiket untuk Amerika Utara mulai dijual pada 15 Februari mendatang, pukul 10.00 waktu setempat.

 

Penerjemah: Lia Wanadriani Santosa
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Alasan Pongky hengkang dari Jikustik

Jakarta (ANTARA News) – Pongky Barata mengungkap alasannya hengkang dari Jikustik karena masalah manajemen yang kurang baik dan tidak bisa menuangkan ide-idenya untuk band itu.

Pada jumpa pers konser “Jikustik Reunian”, Pongky yang awalnya vakum sebagai vokalis Jikustik selama setahun pada 2011, memilih keluar dengan mengirimkan email kepada Jikustik.

“Saya tidak bisa melakukan konsep yang ada di otak saya. Saya merasa tidak ternaungi ide-idenya,” kata Pongky di Jakarta, Selasa.

“Kemudian jadwal, saya tinggal di Jakarta dan mereka di Yogyakarta. Bagaimana mungkin saya yang sendirian di Jakarta harus mewakili Jikustik ke mana-mana dan saya enggak bisa ngomong,” jelas Pongky.

“Ada kekecewaan manager juga soal pengaturan pendapatan dan managerial. Tapi saya tidak bisa ngomongnya. Saya tidak suka meeting karena kita akan saling tunjuk siapa yang salah,” lanjutnya.

Setelah kekecewaan itu menumpuk, bassis The Dance Company itu akhirnya memutuskan keluar.

“Problem saya adalah saya enggak bisa ngomong ke mereka. Saya lari saja, karena saya enggak bisa ngomong ke mereka, saya udah capek banget. Mereka semua boleh nyalahin saya, saya sudah enggak masalah. Dulu ini adalah luka yang tidak dibahas,” kata Pongky.

Baca juga: Pongky Barata ajukan syarat agar mau tampil di konser Jikustik

Baca juga: Jikustik hanya mau konser reuni sekali seumur hidup

Pewarta: Maria Cicilia
Editor: Alviansyah Pasaribu
COPYRIGHT © ANTARA 2019