Audisi ajang pencarian bakat

Pratu Fiki Rinaldi bernyanyi untuk proses pengambilan gambar saat mengikuti audisi ajang pencarian bakat Kontes Dangdut Indonesia (KDI) 2019, di Medan, Sumatera Utara, Minggu (30/6/2019). Audisi ajang pencarian bakat menyanyi dengan genre musik dangdut tersebut digelar di tiga kota di Indonesia yakni Makassar, Medan dan Jakarta. ANTARA FOTO/Irsan Mulyadi/hp

Kim Jae-hwan ungkap grup chat Wanna One hingga rasanya jadi solois

Jakarta (ANTARA) – Kim Jae-hwan, mantan personel grup K-pop Wanna One, berbagi banyak cerita dengan para penggemar Indonesia pada acara “2019 Fan Meeting [MIN:D]”, Istora Senayan, Jakarta, Sabtu.

Vokalis utama di Wanna One itu mengungkapkan perasaannya beradaptasi dari tampil sebagai bagian dari grup beranggotakan 11 orang, kemudian menjadi penyanyi solo.

“Saat sendirian, saya harus menguasai panggung tanpa ada orang lain. Tapi saya berusaha agar bisa melakukannya,” ujar Jae-hwan di atas panggung.

Pria kelahiran 27 Mei 1996 juga menjawab pertanyaan yang membuat para penggemarnya – WIN:D – penasaran, seperti siapa anggota dari Wanna One yang masih akrab dengannya sekarang.

“Kami punya grup chat dan biasanya saling menanyakan kabar di situ,” ungkap Jae-hwan.

Wanna One adalah grup yang membesarkan namanya. Anggotanya terdiri dari sebelas kontestan Produce 101 musim kedua yang mendapatkan peringkat tertinggi hasil pilihan penonton. Jae-hwan meraih peringkat keempat dalam kompetisi itu dan menjadi vokalis utama di grup K-pop Wanna One.

Musisi yang jago bermain gitar itu mengaku belum sempat mencicipi masakan Indonesia, namun berjanji akan mencoba nasi goreng selagi berada di Jakarta.

Dalam acara jumpa penggemar yang berlangsung selama dua jam, dia juga membawakan beberapa lagu seperti “Designer”, “Begin Again”, “My Star”, “Love You Still” dan memamerkan kemampuannya menari serta bermain gitar listrik serta akustik.

Baca juga: Lima fakta Kim Jae-hwan, solois yang akan ke Indonesia pekan ini

Acara itu diselingi dengan permainan dengan visual 8 bit serupa Mario Bros di mana penonton harus menyerukan kata tertentu agar karakter Jae-hwan versi game bisa melawan musuh.

Menjelang akhir, ia mendapat kejutan dari penggemar Indonesia yang membuat kompilasi video perjalanan karirnya dari bermusik di jalan hingga menjadi idola K-pop.

Sebelum menjadi peserta Produce 101, Kim Jae-hwan juga pernah masuk ke semi final lomba kompetisi bakat “Korea’s Got Talent 2” pada 2012. Dia juga pernah terpilih jadi vokalis tiga besar K-pop oleh publik lewat MWAVE.

“Videonya bagus sekali, membuat saya jadi mengingat masa lalu. Saya jadi terharu,” kata dia. “Terima kasih! Saya akan bekerja lebih keras lagi untuk memberikan yang terbaik pada penggemar. “

Acara ditutup dengan hi-touch alias tos dengan seluruh penonton yang hadir. Banyak penggemar yang histeris dan merasa terpuaskan bisa melihat idolanya di depan mata kepala mereka saat pulang.

“Saya nangis pas awal acara,” ujar Tania (22) yang baru kali ini bertemu dengan sang idola. Dia sudah menantikan kedatangan sang penyanyi sejak lama namun belum sempat menyambangi acara-acara Wanna One yang digelar di Jakarta.

Momen bersentuhan langsung pada akhir temu penggemar menyisakan kesan mendalam. “Tangannya dia halus banget!”

Baca juga: Kim Jae-hwan sapa penggemar Indonesia dengan “Designer”

Baca juga: Marion Jola bikin Kim Jae-Hwan Wanna One terkesima di MAMA 2018

Pewarta: Nanien Yuniar
Editor: Alviansyah Pasaribu
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Kim Jae-hwan sapa penggemar Indonesia dengan “Designer”

Jakarta (ANTARA) –

Lagu “Designer” menjadi pembuka dari acara jumpa penggemar Kim Jae-hwan, mantan personel grup K-pop Wanna One, di Istora Senayan, Jakarta, Sabtu.
Jae-hwan untuk pertama kalinya datang sebagai penyanyi solo di hadapan para penggemar Indonesia dalam “2019 Fan Meeting [MIN:D]”.
Mengenakan kemeja biru garis-garis dipadu celana denim, Jae-hwan bersama penari latar langsung menyanyikan lagu “Designer” untuk menyapa ribuan penggemar yang didominasi kaum Hawa.
“Hari ini hari yang sangat berharga untuk saya,” dia menyapa “WIN:D”, sebutan untuk penggemar Jae-hwan.
Di atas panggung, Jae-hwan tak cuma menyanyi, tetapi juga bercakap-cakap membahas bermacam hal, mulai dari hobi hingga makanan yang ingin dicicipinya di Indonesia.
Pria kelahiran 27 Mei 1996 meraih popularitas saat bergabung bersama grup Wanna One di mana dia menjadi vokalis utama.
Musisi yang lihai bermain gitar itu meraih peringkat keempat di kompetisi Produce 101 yang memberinya kesempatan jadi bagian grup populer Wanna One.
Ia meraih perhatian publik karena kualitas vokal yang mumpuni. Kim Jae-hwan juga pernah masuk ke semi final lomba kompetisi bakat “Korea’s Got Talent 2” pada 2012. Dia juga pernah terpilih jadi vokalis tiga besar K-pop oleh publik lewat MWAVE.

Pewarta: Nanien Yuniar
Editor: Alviansyah Pasaribu
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Katharine McPhee dan David Foster resmi menikah

Jakarta (ANTARA) – Katharine McPhee (35) dan David Foster (69) resmi menikah pada Jumat (28/6) setelah hampir setahun Foster melamarnya di Italia pada Juli 2018.

Keduanya menikah di gereja Saint Yeghiche di South Kensington, London, di mana sang mempelai wanita mengenakan gaun pengantin dari Zac Posen dan mempelai pria menggunakan tuksedo dari Stefano Ricci.

Sebanyak 150 tamu, termasuk sang desainer Posen hadir dalam acara sakral tersebut termasuk teman dan keluarga.

Semua anak David Foster turut hadur termasuk si sulung Amy yang belakangan mengungkapkan dirinya kena kanker payudara dan sudah dioperasi masektomi dua kali.

Ini adalah pernikahan kedua bagi McPhee dan yang kelima bagi Foster setelah menikahi bintang reality show “Real Housewives of Beverly Hills” Yolanda Hadid, B.J. Cook, Rebecca Dyer dan Linda Thompson .

Beberapa jam sebelum pernikahan McPhee membagikan Instagram Stories saat melakukan perawatan wajah.

“Rahasia untuk tetap tenang bagi mempelai wanita,” tulisnya di Stories, “Dan mungkin sedikit Xanax.”

Kisah cinta unik

Kisah cinta McPhee dan Foster terbilang unik.

Seperti dikutip dari People, Sabtu, McPhee dan Foster pertama bertemu di set American Idol saat McPhee masih jadi kontestan pada 2006.

Jauh sebelum mereka menjalin kasih, Foster adalah produser single pertama McPhee.

McPhee yang merupakan jebolan kontes pencarian bakat American Idol mengunggah video kenangan saat keduanya menyanyikan lagu “Somewhere Over The Rainbow.”

“Tepat 13 tahun yang lalu hari ini, single pertama saya Somewhere Over The Rainbow diluncurkan setelah Idol,” tulisnya.

“Hari ini.. Aku menikahi pria yang memproduserinya. Hidup penuh dengan kebetulan yang indah, ya? Terima kasih sudah mengajakku ke pelangi, David.”

Uniknya lagi, Foster pernah main piano di pernikahan McPhee dengan suaminya terdahulu Nick Cokas pada Februari 2018.

McPhee dan mantan suaminya bahkan sempat tampil di konser tribut untuk Foster: “Hit Man: David Foster &Friends.”

Lama setelah itu McPhee dan Foster akhirnya mengaku berhubungan secara terbuka pada Mei 2017 dengan makan malam romantis di Nobu, Malibu.

Usai upacara pernikahan, pasangan itu pergi keliling Eropa, Mykonos, Yunani dan Lake Como, Italia.

Hubungan McPhee dan anak-anak Foster sangat baik.

Erin dan Sara (38), putri Foster sangat menyukai McPhee.

“Sangat gembira akan punya ibu tiri baru,” tulis Erin di Instagram Story pada Desember 2017, sambil menambahkan “Orang tuaku.”

Dalam sebuah wawancara dengan People Erin juga sempat mengatakan dia sangat menyukai McPhee.

“Aku sangat menyukainya. Dia keren. Ayahku sepertinya tergila-gila dan Katharine keren. Kami sangat, sangat menyukainya dan kita kenal sudah sangat lama. Dan kalau dia bahagia, kami bahagia.”

Baca juga: David Foster gandeng penyanyi lokal di Surabaya

Penerjemah: Ida Nurcahyani
Editor: Heppy Ratna Sari
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Deretan penampil Soundrenaline 2019 tahap pertama diumumkan

Jakarta (ANTARA) – Festival musik Soundrenaline telah mengumumkan 24 nama musisi nasional yang akan tampil pada 7-8 September 2019 di Garuda Wisnu Kencana, Bali.

Beberapa nama yang sering menghiasi panggung Soundrenaline seperti Barasuara, Burgerkill, dan Maliq & D’Essentials dipastikan akan kembali tampil. Terdapat pula musisi-musisi populer yang baru menjajal panggung Soundrenaline mulai dari Fiersa Besari, Reality Club, hingga Kunto Aji.

“Kami selaku penyelenggara dibantu oleh para music curator dan art director akan memastikan bahwa Soundrenaline 2019 menjadi sebuah agenda musik utama yang menghadirkan timeless festival experience,” ungkap Andhika Adiputra “Choky” dari Level 7 sebagai penyelenggara Soundrenaline dalam keterangan resmi, Sabtu.

Para penampil itu meliputi Parau, Barasuara, Maliq Seringai, Jason Ranti, Fiersa Besari, Steven Coconut, Kunto Aji, Adhitia Sofyan, Reality Club, Elephant Kind dan Feel Koplo.

Ada pula penampilan dari Feast, The Dissland, Fourtwnty, Glenn Fredly, Revenge The Fate, Navicula, Tulus, Burgerkill, Danilla, Project Pop, Hivi dan Deadsquad.

Menuju Soundrenaline 2019, beberapa musisi nasional seperti Padi Reborn, Glenn Fredly, dan Mocca, serta musisi Asia Tenggara hingga internasional seperti Phum Viphurit, Cosmo’s Midnight, dan Miami Horror, akan memberikan suguhan spesial di 20 kota pilihan melalui ajang Road to Soundrenaline (RTS).

Ajang tersebut merupakan roadshow music dengan 17 kolaborator di setiap kota dari berbagai bidang dan turut membuka kesempatan bagi band-band lokal berbakat untuk tampil di panggung RTS bahkan hingga ke Soundrenaline 2019.

Baca juga: Soundrenaline 2019 digelar dengan semangat lebih progresif

Pewarta: Nanien Yuniar
Editor: Ida Nurcahyani
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Peserta tereliminasi gabung lagi di “Produce X 101”

Jakarta (ANTARA) – Kompetisi Produce X 101 mengungkapkan siapa peserta yang berkesempatan untuk kembali lagi bersaing di acara tersebut.

Pekan lalu, 30 kontestan yang tereliminasi diberi kesempatan kedua untuk membuat video promosi demi meraih voting terbanyak demi kembali jadi bagian kompetisi.

Dalam episode yang tayang pada 28 Juni, para kontestan meneruskan latihan untuk evaluasi konsep dan mengatur lagi tim mereka setelah kepergian peserta-peserta yang tereliminasi.

Lee Dong Wook kemudian melakukan panggilan video dengan empat peserta tereliminasi yang berpotensi kembali. Mereka adalah Kim Dong Yun (Woollim Entertainment), Baek Jin (Vine Entertainment), Moon Hyun Bin (Starship Entertainment) dan Kwon Tae Eun (Aconic).

Akhirnya terungkap bahwa peserta yang mendapatkan kesempatan kedua itu adalah Kim Dong Hyun. “Aku akan bekerja keras karena aku mewakili 30 peserta lain yang tereliminasi,” kata dia.

Lee Dong Wook kemudian memberikan kesempatan pada tim-tim yang sudah terbentuk untuk berdiskusi apakah mereka akan merekrut Kim Dong Yun untuk bergabung dalam kelompoknya. Pada akhirnya, Kim Dong Yun bergabung dengan tim “Monday to Sunday”.

Baca juga: Woo-seok geser Yo-han pada “Produce X 101”

Baca juga: Kim Dong-han terkenang masa lalu usai saksikan “Produce X 101”

Baca juga: Jeon Somi bersolo karir lewat “Birthday”

Penerjemah: Nanien Yuniar
Editor: Ida Nurcahyani
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Katy Perry dan Orlando Bloom ingin resepsi pernikahan yang unik

Jakarta (ANTARA) – Katy Perry dan Orlando Bloom akan menikah akhir tahun ini, kedua pun sudah merencanakan sebuah konsep yang berbeda pada musim gugur nanti.

“Mereka menggunakan perencana pernikahan untuk menyelesaikan semua detailnya. Katy tampaknya bertanggung jawab, tetapi Orlando juga terlibat dalam perencanaan itu,” kata seorang sumber dilansir People, Jumat.

“Mereka sepertinya tidak terlalu stres soal itu. Ini akan menjadi perayaan yang menyenangkan dengan keluarga dan teman-teman,” lanjutnya.

Katy dan Orlando membayangkan sesuatu yang tidak konvensional untuk hari besar mereka.

“Mereka berdua sangat sibuk sehingga mereka menyisihkan waktu untuk merencanakan semua detail pribadi,” ungkap sumber lain.

“Mereka berdua berada pada halaman yang sama tentang membuat pernikahan yang sedikit berbeda. Mereka ingin memilih sesuatu yang modern dan menarik,” tambahnya.

Kabarnya untuk gaun pengantin, pelantun “Roar” itu tidak akan mengenakan pakaian putih, padahal keluarganya menginginkan sesuatu yang lebih sederhana.

“Ini adalah hari Katy dan Orlando dan mereka akan menciptakan momen istimewa yang paling mewakili gaya mereka, yang berarti perayaan indah cinta mereka dengan orang-orang yang paling mereka sayangi,” jelasnya.

Adapun tentang persiapan mental mereka, sumber itu mengatakan, “Mereka begitu siap untuk memulai hidup baru mereka bersama.”

Baca juga: Katy Perry dan Taylor Swift berdamai

Baca juga: Taylor Swift akan berkolaborasi dengan Katy Perry?

Baca juga: Katy Perry, penyanyi perempuan berbayaran tertinggi versi Forbes

Penerjemah: Maria Cicilia
Editor: Alviansyah Pasaribu
COPYRIGHT © ANTARA 2019

“Aroma Doa” lagu terpanjang karya Adrian Yunan

Jakarta (ANTARA) – Untuk pertama kalinya Adrian Yunan menciptakan lagu berdasarkan sebuah cerita pendek atau cerpen, selain itu “Aroma Doa” juga merupakan lagu dengan durasi terpanjang yang pernah dibuatnya.

“Lagu berdurasi paling panjang yang pernah saya buat. Saya kan biasanya bikin pendek-pendek, biasanya simpel dan pendek,” kata Adrian dalam acara “Malam Jamuan Cerpen Kompas 2018” di Bentara Budaya, Jakarta, Jumat (28/6/2019).

“Aroma Doa” memiliki durasi sekira 7 menit, lagu tersebut terinspirasi setelah dia membaca cerpen dari Raudal Tanjung Banua yang berjudul “Aroma Doa Bilal Jawad”. Cerpen tersebut masuk dalam buku “Cerpen Pilihan Kompas 2018”.

“Saya belum pernah nulis lagu seperti ini sebelumnya. Tapi saya juga pengin punya lagu lagu yang ada alur dan bisa menceritakan bagusnya cerpen itu,” jelas pemilik album “Sintas” yang dirilis pada 2017 itu.

Menurut Adrian, cerpen tersebut membawa kebahagiaan sekaligus haru bahkan dia sampai meminta istrinya untuk membacakannya berulang kali.

“Saya merasakan kebahagiaan karena cerpen ini ceritanya dekat dengan kehidupan saya kayak suka mendengar salawat dari masjid dekat rumah,” kata mantan personel Efek Rumah Kaca itu.

Dia melanjutkan, “Tapi dalam kebahagiaan, di akhirnya saya terharu karena si tokoh “Aku” ini kehilangan pendoanya. Saya terpukul karena saya terharu karena Bilal akhirnya enggak bisa berdoa lagi.”

Baca juga: Adrian Yunan senang RUU Permusikan dicabut

Baca juga: Adrian Yunan kisahkan permainan anak di Bali

Pesawat Pemkab Mimika Tergelincir di Bandara Sentani

Pewarta: Maria Cicilia
Editor: Ida Nurcahyani
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Kang Daniel mantan anggota Wanna One segera ramaikan dunia musik

Jakarta (ANTARA) – Dalam kurun waktu singkat, grup Wanna One langsung melejit dan mengukir nama di dunia K-pop. Mantan anggota dari grup temporer itu akan meramaikan dunia musik di Negeri Ginseng bulan depan dengan karya baru.

Kang Daniel, mantan anggota dari Wanna One, akan menelurkan karya teranyar bulan depan setelah grup yang membesarkan namanya itu bubar pada Januari lalu.

Penyanyi 23 tahun itu awalnya ingin memulai karir sebagai penyanyi solo pada April lalu, namun rencana itu terhambat karena ada perseteruan hukum dengan mantan agensinya, LM Entertainment.

Pada Mei, pengadilan Seoul memutuskan Kang Daniel kini bebas untuk berkarir di luar LM dan sang penyanyi mendirikan agensi sendiri, Konnect Entertainment, pada awal Juli.

Pada Kamis, Konnect mengumumkan Kang Daniel akan menghadirkan karya baru pada akhir Juli. Saat ini Kang Daniel baru menyelesaikan rekaman untuk EP solo perdananya.

Kang Daniel yang berkolaborasi dengan Devine Channel, label produksi yang sudah bekerjasama dengan BTS, EXO dan Twice, diperkirakan akan membuat dunia K-pop gempar dengan album barunya.

Popularitas juara Produce 101 itu terbukti mendunia. Akun Instagram Daniel diikuti sejuta orang dalam kurun waktu di bawah 12 jam pada Januari lalu, membuatnya memecahkan rekor Guinness World, mengalahkan Paus Francis yang butuh 12 jam untuk mendapatkan sejuta pengikut.

Baca juga: Album solo Kang Daniel muncul bulan depan

Pewarta: Nanien Yuniar
Editor: Ida Nurcahyani
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Musisi Malaysia-NTB kolaborasi Pentas Seni di Taman Budaya

Mataram (ANTARA) – Mahasiswa dari Universitas Pendidikan Sultan Idris (UPSI), Malaysia berkolaborasi dengan para musisi Nusa Tenggara Barat dalam pentas seni di Taman Budaya NTB di Kota Mataram.

Kepala Bidang Kebudayaan, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan NTB, Lalu Manan di Mataram, Jumat mengatakan setiap tahunnya selalu ada mahasiswa UPSI datang dan belajar tentang budaya NTB. Ia menyampaikan sejak 2017 hingga 2019, UPSI telah mengirimkan puluhan mahasiswa dalam lima kloter.

“Ini kerja sama yang baik untuk merekatkan budaya antara NTB dengan Malaysia,” ujarnya.

Manan menilai para mahasiswa tersebut juga kerap menceritakan tentang keindahan alam dan khazanah budaya NTB kepada warga Malaysia lainnya. Kondisi ini tentu sangat positif untuk mendorong peningkatan wisatawan Malaysia ke NTB.

“Kami harap, semakin sering dan banyak lagi adik-adik mahasiswa Malaysia belajar ke sini,” ucapnya.

Baca juga: Festival pencinta musik hip-hop pertemukan musisi Indonesia dan Korea

Sementara itu, Perwakilan UPSI Syafii, mengaku senang bisa mendalami kekayaan budaya NTB. Ia mengaku terkesan dengan karakter masyarakat NTB yang ramah. Selain itu, lanjutnya belajar di NTB memiliki nilai lebih lantaran bisa menikmati keindahan alam yang istimewa.

Karena itu, kedepan ia berharap kolaborasi musik Malaysia dan NTB yang ditampilkan semakin menguatkan tali persaudaraan.

“Kami ingin suatu saat nanti kembali ke sini untuk berlibur karena alamnya bagus dan kulinernya enak-enak. Kami juga ingin kolaborasi musik seperti ini kita tampilkan ri Malaysia agar warga Malaysia tahu juga budaya NTB,” katanya.

Baca juga: Musisi militer Inggris turut semarakkan hubungan Indonesia-Inggris

Baca juga: Ambon tingkatkan kapasitas musisi lokal via jambore

Baca juga: Musisi berkolaborasi dalam konser Indonesia-Austria

Ketika musisi militer Inggris beraksi di Stasiun MRT

Pewarta: Nur Imansyah
Editor: Alviansyah Pasaribu
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Album OST BTS World dirilis hari ini

Jakarta (ANTARA) – Perusahaan game mobile Netmarble hari ini meluncurkan album original soundtrack (OST) BTS World, salah satunya “Heartbeat”, sebagai lagu game pertama yang dinyanyikan BTS.

Lagu bergenre pop rock itu memiliki nada yang menarik, sekaligus menunjukkan keharmonisan grup yang kental, serta menyampaikan emosi menyentuh, seperti dalam keterangan tertulis yang diterima Antara, Jumat.

Lagu yang diproduksi oleh DJ Swive ini juga dinilai sejalan dengan cerita ketujuh member BTS dalam mengejar mimpi untuk menjadi superstar.

Video musik “Heartbeat” menampilkan kisah para personel BTS menjalani mimpi mereka sebagai orang biasa di dunia paralel yang bertolak belakang dengan kehidupan mereka saat ini.

Album OST BTS World terdiri dari 14 lagu, termasuk musik latar belakang yang ada di dalam game, lagu tema dari masing-masing personel dan tiga lagu unit yang sebelumnya telah dirilis lebih dulu.

Lagu unit tersebut, “Dream Glow” oleh Jin, Jimin, dan Jung Kook; “A Brand New Day” oleh j-hope dan V; dan “All Night” oleh RM dan SUGA.

BTS World yang resmi hadir pada Rabu (26/6), berbasis cerita yang mengajak pemain melakukan perjalanan waktu ke masa lalu di mana BTS belum dibentuk.

Sebagai Manager, para pemain harus berusaha untuk mencapai tujuan utama, yaitu membuat BTS menjadi superstar.

Pemain dapat berinteraksi secara virtual dengan BTS sebagai Manager mereka melalui berbagai konten interaktif 1:1, serta mengoleksi dan meningkatkan Member Card BTS untuk menyelesaikan misi dan membuka lebih banyak cerita lainnya.

Tidak hanya itu, game ini juga menyediakan konten “Another Story” di mana para personel BTS berperan sebagai tokoh utama di cerita individual mereka.

Baca juga: Gim BTS World teratas di 33 negara termasuk Indonesia

Baca juga: “Bring the Soul” BTS akan tayang 7 Agustus 2019

Baca juga: Game simulasi BTS World akan hadir 26 Juni 2019
 

Bakti gandeng 23 pemda bangun BTS USO

Pewarta: Lia Wanadriani Santosa
Editor: Alviansyah Pasaribu
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Katy Perry dan Orlando Boom ingin resepsi pernikahan yang unik

Jakarta (ANTARA) – Katy Perry dan Orlando Bloom akan menikah akhir tahun ini, kedua pun sudah merencanakan sebuah konsep yang berbeda pada musim gugur nanti.

“Mereka menggunakan perencana pernikahan untuk menyelesaikan semua detailnya. Katy tampaknya bertanggung jawab, tetapi Orlando juga terlibat dalam perencanaan itu,” kata seorang sumber dilansir People, Jumat.

“Mereka sepertinya tidak terlalu stres soal itu. Ini akan menjadi perayaan yang menyenangkan dengan keluarga dan teman-teman,” lanjutnya.

Katy dan Orlando membayangkan sesuatu yang tidak konvensional untuk hari besar mereka.

“Mereka berdua sangat sibuk sehingga mereka menyisihkan waktu untuk merencanakan semua detail pribadi,” ungkap sumber lain.

“Mereka berdua berada pada halaman yang sama tentang membuat pernikahan yang sedikit berbeda. Mereka ingin memilih sesuatu yang modern dan menarik,” tambahnya.

Kabarnya untuk gaun pengantin, pelantun “Roar” itu tidak akan mengenakan pakaian putih, padahal keluarganya menginginkan sesuatu yang lebih sederhana.

“Ini adalah hari Katy dan Orlando dan mereka akan menciptakan momen istimewa yang paling mewakili gaya mereka, yang berarti perayaan indah cinta mereka dengan orang-orang yang paling mereka sayangi,” jelasnya.

Adapun tentang persiapan mental mereka, sumber itu mengatakan, “Mereka begitu siap untuk memulai hidup baru mereka bersama.”

Baca juga: Katy Perry dan Taylor Swift berdamai

Baca juga: Taylor Swift akan berkolaborasi dengan Katy Perry?

Baca juga: Katy Perry, penyanyi perempuan berbayaran tertinggi versi Forbes

Penerjemah: Maria Cicilia
Editor: Alviansyah Pasaribu
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Lima fakta Kim Jae-hwan, solois yang akan ke Indonesia pekan ini

Jakarta (ANTARA) – Penyanyi Kim Jae-hwan meraih popularitas saat bergabung bersama grup yang kini sudah bubar, Wanna One.

Ada berbagai fakta dari pria bersuara merdu itu yang akan menggelar acara “2019 Fan Meeting [MIN:D]”” di Istora Senayan, Jakarta pada 29 Juni mendatang.

Berikut fakta soal Jae-hwan yang dihimpun dari berbagai sumber:

1. Bernaung di bawah agensi Swing Entertainment

Jae-hwan, yang awalnya tak memiliki agensi akhirnya secara resmi menandatangani kontrak dengan Swings Entertainment untuk kegiatan solonya usai Wanna One secara resmi dibubarkan pada 31 Desember 2018.

2. Seing nyanyikan “When I Was Your Man”

Dalam sebuah acara talk show musik pada Juni ini, dia mengungkapkan, lagu “When I Was Your Man” sering dia nyanyikan sebelum debut. Dia mengatakan berkesempatan menyanyikan lagu itu di acara musik memberinya perasaan khusus.

3. Mahir bermain gitar

Tak hanya gitar akustik, vokalis utama di Wanna One itu juga perlahan mempelajari gitar listrik. Saat audisi ajang pencarian grup idola Produce 101 Musim Kedua, dia membuat para juri terkesan melalui penampilannya bernyanyi sembari memetik gitar.

4. Merilis album debut “Another”

Jae-hwan meluncurkan album debut “Another”yang terdiri dari enam lagu, termasuk “Begin Again” pada Mei lalu. Dia berpartisipasi dalam pembuatan album bersama Im Chang-jung. Sang penyanyi menyiapkan album ini selama lima bulan.

5. “WIN:D”, klub penggemar resmi Jae-hwan

Jae-hwan mengumumkan melalui laman Twitter resminya pada 3 Februari 2019 nama klub penggemarnya, “WIN:D”.

Baca juga: Kim Jae-hwan akan ke Jakarta akhir Juni 2019

Baca juga: Album solo Kang Daniel muncul bulan depan

Penerjemah: Lia Wanadriani Santosa
Editor: Heppy Ratna Sari
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Rich Brian rilis single baru “Yellow”

Jakarta (ANTARA) –

Rapper asal Indonesia, Rich Brian, kembali merilis single baru, “Yellow” dengan menggandeng Bekon. Lagu itu terinspirasi oleh kisah-kisah pemuda Asia dan imigran di seluruh dunia.
“Yellow” diproduksi oleh Bekon & The Donuts (Kendrick Lamar “DAMN”, SZA “Garden”) dan merupakan single pertama dari album kedua Brian, “The Sailor”, yang akan keluar pada 26 Juli.
“Saya ingin anak-anak dari seluruh dunia merasa bahwa mereka bisa menggapai impian mereka, di mana pun mereka berasal. Saya seperti ada di kapal yang sama dengan mereka. Lagu ini untuk masa lalu, sekarang, dan masa depan,” kata Brian tentang “Yellow” dalam keterangan resmi, Kamis.
Mengenai video klipnya, sang sutradara Dave Meyers mengatakan, “Lagu ini berbicara kepada sosok Rich Brian yang terabaikan dan terkena stereotipe dari banyak pihak.”

“Jadi, video ini bertujuan untuk memberi saran bahwa kenyataannya ada krisis identitas di luar sana, dan juga untuk mengeksplorasi perjuangan untuk keluar dari krisis identitas tersebut, untuk membebaskan diri,” ujar dia.

Album baru Rich Brian yang berjudul “The Sailor” akan dirilis pada 26 Juli mendatang dan berbicara tentang pergerakan dan gejolak kolektif budaya Asia yang kini berubah bentuk.
“The Sailor” akan menjadi album kedua Rich Brian setelah sebelumnya ia merilis album “Amen” pada 2018 yang membuatnya jadi musisi Asia pertama yang berhasil mencapai peringkat 1 di tangga lagu hip hop di iTunes.
Di album “The Sailor”, Rich Brian tidak hanya merasakan “perubahan arus lautan”, tapi juga harus berhadapan dengan kondisi “mabuk perjalanan”.
Di album ini, Rich Brian mencoba untuk bercerita tentang hal-hal yang harus dihadapinya dalam karir, dan mengekspresikannya secara literal dan dan metaforis.

Sebuah kisah tentang kedatangan seorang pemuda Asia di mata publik, perubahan dirinya dalam konteks yang lebih luas – secara global. Album ini dikerjakan selama setahun terakhir dan mengambil tempat di New York, Los Angeles, dan Jakarta, dan dikerjakan bersamaan dengan perjalanan Rich Brian mengarungi dunia dengan kesuksesan album “Amen”.

Band Sore gandeng musisi perempuan di album baru

Pewarta: Nanien Yuniar
Editor: Alviansyah Pasaribu
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Album solo Kang Daniel muncul bulan depan

Jakarta (ANTARA) – Kang Daniel, salah satu personel boy group Wanna One yang kini sudah bubar bersiap melakukan debut solo pada akhir Juli 2019.

Seperti dilansir Soompi, Kamis, agensi KONNECT Entertainment mengumumkan penyanyi asuhannya itu baru-baru ini menyelesaikan rekaman untuk mini album debutnya.

“Kang Daniel baru-baru ini menyelesaikan rekaman untuk mini albumnya, dan tanggal debut solonya telah ditetapkan akhir Juli,” kata mereka.

Pihak agensi juga mengungkapkan lagu debut Daniel yang diproduseri Kei Lim dari Devine Channel CEO yang sebelumnya menciptakan lagu-lagu populer untuk grup seperti BTS, EXO, dan TWICE.

Baca juga: Album solo Kang Daniel dikabarkan hampir rampung

Pada pekan lalu, pihak KONNECT Entertainment juga mengkonfirmasi pertemuan Kang Daniel dengan dengan distributor musik.

Tidak hanya seputar musik, agensi mereka juga tengah mengurus beberapa keperluan meliputi iklan, acara atau pertunjukkan Kang Daniel yang berkaitan dengan peluncuran album solo itu.

Penerjemah: Lia Wanadriani Santosa
Editor: Alviansyah Pasaribu
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Tiket konser Mike Shinoda dijual mulai Rp350.000

Jakarta (ANTARA) – Mike Shinoda dari Linkin Park akan menggelar konser promosi album solo “Post Traumatic” di JIExpo Kemayoran, Jakarta pada 4 September mendatang.

Penjualan tiket dimulai pada 1 Juli 2019 pukul 10 pagi di traveloka.com.

PIhak promotor mengumumkan tiket terdiri dari dua kategori dengan harga khusus untuk tiket presale.

Tiket festival A yang berada di bagian depan dijual seharga Rp550.000 pada periode presale dari harga normal Rp890.000. Sementara tiket untuk festival B yang berada di bagian belakang dijual seharga Rp350.000 untuk presale dari harga normal Rp690.000.

“Kalau sudah habis, harganya langsung ke harga normal,” kata Abe Aditya, CEO Beatnation Asia, dalam konferensi pers di Jakarta, Rabu.

Penampilannya akan dibuka oleh band Inggris Don Broco yang belum pernah tampil di Indonesia.

Selain di Jakarta, Mike juga tampil di Taipei, Manila dan Nagoya.

Baca juga: Perjuangan Mike Shinoda kembali bermusik pasca-kematian Chester Bennington

Baca juga: Mike Shinoda ungkap kemungkinan Linkin Park cari vokalis baru

Baca juga: Kesedihan anggota Linkin Park di perayaan setahun kepergian Chester Bennington

Pewarta: Nanien Yuniar
Editor: Ida Nurcahyani
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Tur Asia, Mike Shinoda Linkin Park singgah di Indonesia

Jakarta (ANTARA) – Mike Shinoda dari Linkin Park akan singgah ke Indonesia untuk menyelenggarakan konser yang termasuk dalam jadwal tur Asia pada September mendatang.

Konser yang dibuat untuk mempromosikan album debut solo “Post Traumatic” itu akan berlangsung pada 4 September 2019 di JI Expo Kemayoran yang punya kapasitas 7.000 orang.

Selain di Jakarta, Mike juga tampil di Taipei, Manila dan Nagoya.

Pihak promotor Beatnation Asia mengatakan sudah mulai mencari peluang memboyong Mike Shinoda untuk tampil di Indonesia sejak tahun lalu. Akhirnya kesempatan itu tiba saat sang musisi mengadakan tur Asia yang memungkinkannya manggung di Indonesia.

“Cukup panjang prosesnya karena banyak juga promotor yang mau…. Konfirmasinya baru sekitar tiga pekan lalu,” kata Abe Aditya, CEO Beatnation Asia, dalam konferensi pers di Jakarta, Rabu.

Abe menjelaskan pihaknya bekerja sama dengan tim dari Linkin Park dalam menyelenggarakan konser tersebut.

“Lumayan agak sedikit surprise juga. Kirain timnya Shinoda yang akan handle, tapi tenyata full team-nya Linkin Park. Nggak ribet tapi sangat detail,” tutur dia.

Namun ia optimistis semua kebutuhan yang diminta oleh pihak Linkin Park bisa didapatkan di Indonesia.

“Sekarang banyak vendor-vendor di Indonesia yang sudah bertaraf internasional,” ujarnya.

Basis penggemar Linkin Park di Indonesia sudah mulai terbentuk pada awal 2000-an dan semakin berkembang hingga memiliki anggota sebanyak sekitar 30.000 orang.

Baca juga: Tiket konser Mike Shinoda dijual mulai Rp350.000

Baca juga: Mike Shinoda ungkap kemungkinan Linkin Park cari vokalis baru
 

Pewarta: Nanien Yuniar
Editor: Heppy Ratna Sari
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Isyana Sarasvati siapkan album ketiga

Jakarta (ANTARA) – Selesai dengan proyek mini album bersama Afgan dan Rendy Pandugo, Isyana Sarasvati sedang bersiap untuk merilis album ketiga.

“Sekarang aku lagi mempersiapkan single baru untuk album ketiga ini. Jadi doakan mudah-mudahan lancar,” ungkap Isyana usai peluncuran “The One Colour Stylist Ultimate Lipstick Oriflame” di Jakarta, Rabu.

Namun, Isyana mengaku belum bisa memberi bocoran tentang album terbarunya itu.

“Belum ada bocoran apa-apa karena memang lagunya belum jadi. Cuma kita udah mulai proses, insyaa Allah bulan depan kita udah mulai rekaman dan syuting dan segala macem,” jelas pelantun “Kau Adalah” itu.

Meski demikian, ia mengatakan akan menghadirkan sesuatu yang berbeda di album ketiganya.

“Banyak hal yang akan berbeda dan menarik sih di album ini,” katanya.

Album pertama Isyana dirilis pada 2015 dengan judul “Explore!”. Kemudian pada 2017, dia merilis album kedua yang berjudul “Paradox”.

Isyana juga terlibat dalam beberapa proyek album seperti “Asian Games 2018: Energy of Asia”, “OST Ayat Ayat Cinta 2” dan yang terbaru mini album “AIR”.

Pelantun “Keep Being You” itu juga telah merilis “A Whole New World” bersama Gamaliel untuk musik film “Aladdin” versi Indonesia.

Baca juga: Isyana Sarasvati suka gaya lipstik ombre
 

Pewarta: Maria Cicilia
Editor: Heppy Ratna Sari
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Soundrenaline 2019 digelar dengan semangat lebih progresif

Jakarta (ANTARA) – Festival musik tahunan Soundrenaline akan kembali digelar untuk ke-17 kalinya pada 7 dan 8 September 2019 di Garuda Wisnu Kencana, Bali, dengan tema “The Spirit of All Time”.

Penyelenggara Soundrenaline menjanjikan gelaran yang semakin bagus dari tahun ke tahun, di mana citra Soundrenaline yang identik dengan rock bisa semakin dinamis dan progresif karena menghadirkan juga para seniman berbakat.

Widi Puradiredja, drumer Maliq & D’Essentials, beserta Aulia Rizky “Ucup” dan Kimo Rizky menjadi kurator musik yang menyeleksi deretan penampil di festival tersebut.

“Kami tidak mencoba menyatukan satu genre dalam satu area, tapi dikolaborasikan dengan genre lain,” ujar Widi, di Jakarta, Rabu.

Ia berharap cara itu bisa membuat penonton menikmati genre musik lain di luar favorit mereka dengan hasil “racikan” yang berbeda.

Meski belum mengumumkan daftar resmi penampil, musisi lintas generasi dan genre akan hadir di panggung tersebut yakni populer, nostalgia hingga tentunya rock and roll. Bukan cuma musisi lokal, bakal ada juga musisi dari luar Indonesia.

Penonton tak cuma memanjakan telinga di Soundrenaline, tetapi juga mata yang akan menikmati karya seni hasil kurasi Ade Darmawan, Saleh Husein dan Isha Hening.

Elemen seni kontemporer, media baru, pop dan street art akan menghiasi area festival untuk menciptakan sebuah pengalaman menakjubkan yang lebih dari sekadar pertunjukan musik.

“Panggung akan diramaikan perupa, sekarang panggung adalah karya dan karya adalah panggung,” kata Saleh.

Tiket early bird mulai dijual seharga Rp200.000 pada 28 Juni 2019. Akan ada juga Road to Soundrenaline pada 13 Juli hingga 25 Agustus di 20 kota bersama penampil Soundrenaline, termasuk artis internasional.

Baca juga: Keseruan Soundrenaline 2018 bikin musisi Asia Tenggara terkejut

Baca juga: Limp Bizkit tutup pesta musik Soundrenaline 2018
 

Pewarta: Nanien Yuniar
Editor: Heppy Ratna Sari
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Festival pencinta musik hip-hop pertemukan musisi Indonesia dan Korea

Jakarta (ANTARA) – Acara festival musik “Asian Sound Syndicate vol.1 (#ASS2019)” menggabungkan aksi panggung musisi hip-hop Tanah Air dan dari Korea (KPOP Hip-Hop) dalam penyelenggaraan yang akan berlangsung di Helipad Parking Ground Gelora Bung Karno (GBK) Senayan, Jakarta, pada 31 Agustus 2019.

Stellar Events, sebagai pihak penyelenggara dalam keterangan resmi yang diterima Antara di Jakarta, Rabu, mengatakan festival itu bertujuan memberikan kesempatan kepada penggiat musik hip-hop di kawasan Asia agar lebih terdengar dan mendapat perhatian dunia.

Asian Sound Syndicate Vol.1 (#ASS2019) akan memadukan musik, kuliner, kesenian, dan fesyen dalam balutan acara yang menampilkan sejumlah musisi hip-hop Indonesia dan Korea Selatan.

Baca juga: Keroncong hingga hip-hop, peran musik dalam film Asia Tenggara

Musisi dari Negeri Ginseng yang akan hadir antara lain Crush (Shin Hyo-seob) dengan album perdana “Crush on You” yang diluncurkan pada 2014. Kemudian, DPR Live alias Hong Da-bin dengan karya “Coming to You Live” dan “Her”. Lalu, Gray (Lee Seong-hwa) yang jadi juri acara “Show Me the Money 5”.

Sementara, musisi Tanah Air yang akan tampil adalah Tuan Tigabelas yang populer dengan lagu “Move” dan “Westwew” serta RAMEN GVRLRamengvrl.

Tiket acara ini dijual mulai 28 Juni dengan harga mulai dari Rp500.000.

Baca juga: Festival musik hip hop terbesar se-Asean berlangsung di Jakarta

Lagunya untuk kampanye, Marzuki lapor ke Polda DIY

Pewarta: Nanien Yuniar
Editor: Imam Santoso
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Menjelajahi eksotisme musik warisan Maroko di RWMF 2019

Pontianak (ANTARA) – Musik adalah hal mendasar dalam kehidupan sehari-hari bagi warga Maroko yang juga merupakan jantung dari warisan budaya bangsa tersebut.

“Di Rainforest World Music Festival 2019 di Sarawak, Malaysia, pengunjung akan berkesempatan menikmati musik Mehdi Nassouli yang keinginannya untuk melestarikan musik Maroko selaras dengan kehadiran panggungnya yang energetik dan menarik,” kata Manajer Komunikasi Sarawak Tourism Board, Gustino Basuan saat dihubungi di Pontianak, Selasa.

Mehdi lahir di Taroudant, Maroko Selatan. Ia mengalami ritme dan suara budaya tradisional Maroko saat tumbuh dewasa. Sekaligus mengilhami dia mengabdikan hidupnya untuk mempelajari instrumen dan suara rakyatnya. Dia membenamkan dirinya dalam ritme dan trans spiritual musik “Gnawa” yang dipraktikkan oleh leluhurnya.

Mehdi juga terpikat oleh seni puitis Malhoune dan deqqa, sebuah bentuk seni tradisional dari Taroudant dan menghabiskan sebagian besar dekade belajar beberapa gaya musik tradisional di Maroko.

Ditarik secara intrinsik dengan irama baru, ia mengambil guembri, alat musik gesek perkusi yang merupakan fondasi musik Gnawa dan belajar menguasainya dari musisi hebat.

Dkenalkan ke kancah internasional oleh sutradara festival Brahim El Mazned, kini Mehdi memiliki banyak proyek dan kolaborasi internasional di mana ia mendorong tradisi-tradisi itu ke depan dengan antusias. Sebagai seniman fusion, ia telah berkolaborasi dan berbagi panggung dengan banyak seniman internasional.

Mehdi tampil di album gitaris Prancis Titi Robin Les Rives pada 2012 dan keduanya kemudian berkolaborasi dalam album bersama, Taziri pada 2015, dimana kedua album itu menghasilkan tur internasional ke berbagai negara. Kolaborasinya dengan genre lain, seperti jazz dan hip hop membuatnya mendapatkan banyak pengikut.

Kini, pengunjung dapat menyaksikan dia tampil di RWMF 2019, dengan 5 lagu tradisionalnya, yang bakal memukau penonton dengan tarian dan perkusi gnawa, membuat Mehdi disenangi penonton dengan senyumnya yang tak pernah lepas.

Festival Musik Dunia Rainforest berlangsung pada 12-14 Juli di Desa Budaya Sarawak dan diorganisir oleh Badan Pariwisata Sarawak, didukung oleh Tourism Malaysia dan didukung oleh Kementerian Pariwisata, Seni dan Budaya, Pemuda & Olahraga Sarawak.

Baca juga: Rainforest World Music Festival 2017 resmi dihelat

Pewarta: Teguh Imam Wibowo
Editor: Ida Nurcahyani
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Kementrian Komunikasi Malaysia pertemukan pegiat industri musik

Kuala Lumpur (ANTARA) – Kementerian Komunikasi dan Multimedia Malaysia (KKMM) telah mengadakan sesi pertemuan dengan pegiat industri musik pada Senin malam (24/6) untuk mendengar pandangan dan rencana mereka tentang masalah pembangunan industri musik.

Pertemuan yang bertempat di Perbadanan Kemajuan Film Nasional Malaysia (FINAS) tersebut turut dihadiri oleh Eddin Syazlee Shith, Wakil Menteri KKMM dan Shakib Ahmad Shakir, Wakil Kepala Sekjen KKMM.

Sebanyak 80 orang pegiat industri musik yang terdiri dari penyanyi, komposer, industri rekaman, label dan pengurusan, artis indie dan karyawan telah hadir ke sesi pertemuan ini.

“Sebagaimana kehendak pegiat industri musik bahwa terdapat keperluan untuk mendukung pembangunan industri musik negara, dengan gembira saya sampaikan bahwa satu Lembaga Awal (Pro-tem) Musik akan dibentuk untuk mengkaji isu-isu terkait pegiat seni musik dalam masa sebulan dari sekarang,” kata Menteri Komunikasi dan Multimedia Malaysia, Gobind Sing Deo.

Lembaga ini terdiri dari wakil-wakil industri musik yang bertujuan membicarakan penyusunan strategi ke arah pembangunan industri musik dalam negeri dan juga untuk menyusun rencana-rencana bagi membentuk badan khusus untuk meningkatkan industri musik dan bagi penyediaan dasar industri musik dalam negeri.

Dalam pertemuan tersebut banyak persoalan yang telah disampaikan termasuk isu siaran kandungan musik internasional yang diberikan keutamaan dibanding dengan penerbitan lokal, isu keuangan dan dana, pembayaran royalti yang mana memerlukan perhatian segera.

“Saya ingin menegaskan di sini bahwa kementerian saya amat prihatin dengan perlunya tindakan segera diambil untuk membangkitkan industri musik di negara kita,” katanya.

Gobind juga setuju bahwa anggaran yang terpisah perlu dipertimbangkan untuk industri musik demi pembangunan industri ini dan pihaknya akan membicarakan masalah ini dengan Menteri Keuangan dengan segera.

Baca juga: SIKK Juara I Lomba Musik Rakyat Internasional di Malaysia

Baca juga: Siti Nurhaliza : musik mampu redam “konflik”

Balai Karantina Jayapura musnahkan bibit tanaman dari Malaysia

Pewarta: Agus Setiawan
Editor: Suryanto
COPYRIGHT © ANTARA 2019

SEVENTEEN kembali gelar tur konser dunia

Jakarta (ANTARA) – Boy group SEVENTEEN mengumumkan akan kembali menggelar tur konser dunia, “Ode To You”, ungkap agensi Pledis Entertaiment, Senin.

Melalui laman Twitternya, Pledis mengungkapkan tur konser akan dimulai di Seoul selama tiga hari pada 30 Agustus-1 September 2019.

Belum ada informasi lanjutan mengenai negara dan kota lainnya yang akan menjadi lokasi konser Vernon, Mingyu, Wonwoo, S.Coups, Woozi, DK, Seungkwan, Jeonghan dan Joshua, Dino, The8, Jun dan Hoshi.
 

Sebelumnya, SEVENTEEN sudah menggelar konser di berbagai negara salah satunya bertajuk “IDEAL CUT” dan “DIAMOND EDGE”.

Di Indonesia, para pelantun “Adore U” mengadakan konser, “IDEAL CUT” pada September 2018, sementara “DIAMOND EDGE” pada September 2017.

Baca juga: Seventeen dan Blackpink akan tampil di Summer Sonic Jepang

Baca juga: Vernon SEVENTEEN rehat sementara dari kegiatan grup

Baca juga: SEVENTEEN berencana luncurkan album sub unit
 

Ribuan orang antar Herman Seventeen ke pembaringan terakhir

Penerjemah: Lia Wanadriani Santosa
Editor: Alviansyah Pasaribu
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Momen bersama Ha Sung-woon di Jakarta

Jakarta (ANTARA) – Penyanyi Ha Sung-woon menampilkan sisi kalem sekaligus lucu saat menyapa para penggemarnya, Haneul di Indonesia dalam gelaran acara “My Moment” di Kota Kasablanka, pada Sabtu (22/6) malam.

Dalam acara yang berlangsung sekitar dua jam itu, Sung-woon membuka pertunjukan dengan menyanyikan lagu “Don’t Forget”, lagu kolaborasinya bersama Park Ji-hoon, personel boy group Wanna One yang kini sudah bubar.

Berbalut atasan biru dan bawahan hitam, pria yang mendapat panggilan “Cloud” atau “Gureum” dalam bahasa Korea itu tampak maskulin. Senyuman sesekali dia lemparkan pada para penggemarnya yang kebanyakan juga penggemar Wanna One.

“Aku ingin memperlihatkan Sung-woon yang apa adanya,” ujar dia usai bernyanyi.

Pada sesi berikutnya, Sung-woon diminta MC memilih berbagai foto dirinya dalam sejumlah kesempatan dan pose. Dia membuat penggemar histeris saat berkali-berkali menunjuk pose arogan dan maskulin sembari tertawa.

Baca juga: Bertemu penggemar, Ha Sung-woon kenang mimpi masa kecil

Tak banyak yang dia sampaikan pada momen perjumpaan pertamanya bersama penggemar sebagai solois itu. Dia lebih banyak beraksi di atas panggung lewat nyanyian dan koreografi.

Sung-woon tak bisa menolak saat MC yang mewakili penggemar memintanya “aegyo”, memperlihatkan sisi lucu seorang Sung-woon. Dia juga bersedia melakukan berbagai pose lucu lainnya, termasuk meletakkan telapak tangan di bawah dagu.

Momen nostalgia menyeruak saat dia menampilkan koreografi lagu “Pick Me” dan “I Promise You”, lagu populer saat masih bersama Wanna One. Penyanyi Ha Sung-woon gelaran acara “My Moment” di Kota Kasablanka, pada Sabtu (22/6/2019) malam. (ANTARA News/Lia Wanadriani Santosa)o

Dia melanjutkan pertunjukan dengan menanyikan lagu “Bird”, “Tell Me I Love You” dan “Remember You” yang menjadi bagian dari mini album pertamanya berjudul “My Moment”.

“Ini fan meeting terakhir untuk album (My Moment). Aku bekerja keras untuk album berikutnya. Semoga kalian bisa melihat sisi charming-ku,” kata dia.

Saat acara mendekati akhir, sebuah video dari penggemar diputar. Sung-woon menikmati video berdurasi beberapa menit itu sembari duduk di lantai panggung. Ekspresi wajahnya tampak malu saat melihat video dirinya saat masih di sekolah menengah atas.

“Terima kasih. Video tadi ada bagian saat aku SMA. Waktu kecil aku bermimpi menjadi penyanyi tetapi takut tidak bisa. Menjadi penyanyi hanya mimpi,” ujar dia.

“Aku menyanyi karena suka. Aku kerja keras sampai saat ini. Ke depannya aku mau bermimpi lebih tinggi, menjadi bintang dunia,” kata Sung-woon.

Sung-woon menutup gelaran jumpa penggemar malam itu lewat “Lonely Night” dan “Tell Me I Love You”.

Baca juga: Ha Sung Woon eks Wanna One ke Jakarta, ini harga tiketnya
 

Pewarta: Lia Wanadriani Santosa
Editor: Alviansyah Pasaribu
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Bertemu penggemar, Ha Sung-woon kenang mimpi masa kecil

Jakarta (ANTARA) – Penyanyi Ha Sung-woon mengenang mimpi masa kecilnya saat jumpa penggemar bertajuk “My Moment” di Jakarta, Sabtu malam.

“Waktu kecil aku bermimpi menjadi penyanyi tetapi takut tidak bisa. Menjadi penyanyi hanya mimpi,” ujar dia usai menonton video dari para penggemar Indonesia.

Ini kali ketiga dirinya bertemu para penggemar–Haneul– di tanah air. Dua pertemuan sebelumnya, Ha-sung datang bersama para personel boy group Wanna One dalam gelaran jumpa penggemar dan konser. Kali ini, ia kembali ke Indonesia sebagai solois.

Baca juga: Ha Sung Woon eks Wanna One ke Jakarta, ini harga tiketnya

Pria yang mendapat julukan “Cloud” atau “Gureum” dalam bahasa Korea itu mengatakan mimpi yang dulu terlalu tinggi itu, perlahan bisa ia gapai melalui kerja keras.

“Aku menyanyi karena suka. Aku kerja keras sampai saat ini. Ke depannya aku mau bermimpi lebih tinggi, menjadi bintang dunia,” kata Sung-woon.

Dia berharap para penggemar–atau disebur Haneul selalu mendukung karirnya hingga masa mendatang.

Ha Sung-woon memulai debutnya pada tahun 2014 melalui single “Take A Shot”, bersama boy group Hotshot yang beranggotakan Jun-hyuk, Timoteo, Tae-hyun, Yoon-san dan Ho-jung.

Baca juga: Luncurkan album, Sung-woon Wanna One siap memulai karir solo

Namanya melejit di kalangan pecinta K-Pop saat terpilih sebagai salah satu anggota boy group Wanna One, yang berisikan 11 finalis terbaik ajang pencarian grup idola “Produce 101 musim kedua” tahun 2017.

Usai menjalani karirnya sebagai vokalis utama di Wanna One selama dua tahun, ia memutuskan berkarir sebagai solois dan mengeluarkan mini album pertamanya, “My Moment” dengan lagu utama “Bird” pada Maret 2019.

Tak hanya album, suara merdu Sung-woon juga bisa pendengar nikmati melalui lagu “Immunity”, yang merupakan original soundtrack drama The Wind Blows, dan “Think of You”, original soundtrack drama “Her Private Life”.

Pada 5 Juni lalu, pelantun “Lonely Night” itu meluncurkan single digital “Riding” yang berkolaborasi dengan Gaeko dari Dynamic Duo.

Bulan depan, ia berencana meluncurkan mini album keduanya, “BXXX”.

Baca juga: Wanna One pastikan kembali sapa Indonesia 15 Juli mendatang

Pewarta: Lia Wanadriani Santosa
Editor: Adi Lazuardi
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Bagindas sukses goyang perayaan HUT DKI Jakarta

Jakarta (ANTARA) – Grup band Bagindas sukses menggoyang seisi Bundaran Hotel Indonesia dengan riang dalam rangka perayaan Hari Ulang Tahun ke-492 DKI Jakarta pada Sabtu.

Grup band yang populer dengan lagu berjudul “C.I.N.T.A” itu membawakan sebanyak delapan lagu andalannya.

Band pop yang memberikan sentuhan musik dangdut di lagunya itu menjadi kekuatan Bagindas dalam menggoyang warga.

“Semoga Jakarta lebih aman, damai, dan sentosa ke depannya,” ujar Mieke, gitaris Bagindas.

Baca juga: Kotak gebrak panggung HUT DKI Jakarta
Baca juga: Pasha nyanyikan hits “Ungu” di HUT DKI Jakarta

Sebagai band penutup, Bagindas terbilang sukses menutup gelaran HUT DKI Jakarta Sabtu malam ini. Beberapa lagu yang dibawakan, yakni “C.I.N.T.A”, “Empat Mata”, dan “Suka Sama Kamu”.

“Lagu-lagu kami bertema cinta, bersyukur bisa menghibur masyarakat Jakarta di saat HUT, semoga tetap saling mencintai,” ucapnya. 
Baca juga: Warga asing turut nikmati kemeriahan HUT Jakarta

Wajah baru Jakarta ubah mindset warga lebih disiplin

Pewarta: Zubi Mahrofi
Editor: Adi Lazuardi
COPYRIGHT © ANTARA 2019

The Boyz cicipi kuliner Indonesia

Jakarta (ANTARA) – Boy group The Boyz untuk pertama kalinya berkesempatan mengunjungi para penggemar mereka–TheB–di Indonesia dalam gelaran acara “The Boyz Asia Fan-Con Tour, “The Castle” di Balai Sarbini, Sabtu sore, dan mengaku sempat mencicipi makanan Indonesia seperti nasi goreng dan satai ayam.

“Pertama kali ke sini. Nanti (kedatangan) kedua kali pasti lebih luar biasa lagi. Kami juga sudah sempat makan makanan khas Indonesia,” kata Ju-yeon di sela acara.

Melalui laman Twitter resminya, The Boyz juga mengunggah foto berbagai makanan Indonesia yang mereka santap pada Jumat (21/6) sore di Indonesia.

Baca juga: Boyz II Men tampil perdana diiringi live band di Jakarta

Dalam foto itu para pelantun “Bloom Bloom” duduk di depan meja yang di atasnya tersaji nasi goreng, satai ayam dan ikan bakar tersaji di atas meja.
 

Ju Haknyeon mengungkapkan dirinya juga belajar mengucapkan nama-nama makanan itu. Secara fasih dia melantunkan kata “nasi goreng”, “sate” dan “mi goreng”.

The Boyz melakukan debut di industri K-pop pada tahun 2017 di bawah agensi Cre.ker Entertainment melalui album “The First” dengan “Boy” sebagai lagu utama.

Grup ini beranggotakan 12 personel yakni Sang-yeon (Leader), Jacob, New, Q, Hwall, Ju-yeon, Hyun-jae, Young-hoon, Sun-woo, Eric, Ju-Haknyeon, Kevin.

Dari ke-12 personel, Kevin pertama kali muncul ke publik sebagai peserta K-pop Star 6, diikuti Sun-woo sebagai peserta High School Rapper dan Hankyeon dalam ajang pencarian idola “Produce 101 Musim Kedua” pada tahun 2017.

Setelah dua tahun debut, The Boyz akhirnya menggelar acara jumpa penggemar perdana bertajuk “The Castle” pada Juni 2019 di beberapa negara Asia yakni Jepang, Indonesia, Hong Kong, Filipina, Singapura, Thailand dan Taiwan.

Baca juga: Boyz II Men dan Brian McKnight siap gelar konser di Jakarta
Baca juga: Konser harmoni Boyz II Men

Pewarta: Lia Wanadriani Santosa
Editor: Adi Lazuardi
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Cara Husein Alatas jaga performa suara

Jakarta (ANTARA) – Rocker Husein Atalas, yang terkenal memiliki jangkauan vokal yang tinggi ini, membagikan beberapa tips untuk menjaga performa suara bagi mereka yang memiliki hobi menyanyi, maupun penyanyi-penyanyi yang baru merintis karir mereka di dunia tarik suara.

Ditemui usai manggung di perayaan HUT DKI Jakarta di kawasan Thamrin Jakarta Pusat pada Sabtu, Husein mengatakan tips pertama menjaga performa suara adalah dengan memberanikan diri mengasah kemampuan bernyanyi di atas panggung.

Menurut dia, dengan semakin sering berlatih dan menjejali diri dengan berbagai pengalaman, akan berpengaruh pada kualitas vokal dari penyanyi.

“Itu mempengaruhi kualitas vokal kita dan membuat kita menjadi terbiasa buat nyanyi,” terang Husein.

Selain itu, demi menjaga performa suara agar tetap terjaga dengan baik Husein mengatakan harus rajin berolahraga.

Olahraga bagi penyanyi memiliki banyak manfaat, salah satunya adalah untuk menjaga pernafasan. Dengan nafas yang kuat tentu saja akan menunjang penampilan ketika menghibur penonton di atas panggung.

Selain itu, ia menambahkan, penyanyi harus memiliki fisik yang kuat dan fit.

Terakhir, Husein mengatakan hal yang tak kalah penting adalah bersenang-senang ketika tampil.

Menurut Husein, pikiran juga mempengaruhi kualitas vokal dari seorang penyanyi dan keadaan psikologis penyanyi juga harus diperhatikan.

“Kalau kita stress, 70 persen dari latihan atau apa yang kita pelajari bisa hilang begitu aja. Tapi kalau kita enjoy, kita ngga merasa tertekan dengan atmosfer di atas panggung dan ditonton orang banyak,” terang Husein.

Husein Atalas tampil membawakan tujuh buah lagu pada perayaan HUT ke-492 DKI Jakarta, di antaranya “Kangen” milik Dewa 19, “Rumah Kita” dari God Bless, hingga “Terlalu Manis” milik SLANK.

Malam Puncak HUT DKI Jakarta bertajuk “Wajah Baru Jakarta”, di Bundaran Hotel Indonesia, Jakarta Pusat ini turut dimeriahkan oleh penampilan artis-artis Ibu Kota, seperti Pasha, Kotak, Siti Badriah dan Wali.

Jakarta berulang tahun, bus TransJakarta gratis

Pewarta: Arnidhya Nur Zhafira
Editor: Ida Nurcahyani
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Kotak gebrak panggung HUT DKI Jakarta

Jakarta (ANTARA) – Grup band rock Kotak sukses menggebrak panggung Hari Ulang Tahun ke-492 DKI Jakarta di Bundaran HI Jakarta Pusat, Sabtu.

Band yang digawangi Tantri (vokal), Chua (bass) dan Sella (gitar) tampil memukau menyanyikan lagu-lagu hitsnya mulai dari “Beraksi” hingga “Pelan-pelan saja”.

Para penonton pun ikut bernyanyi dan nge-rock bersama. “Selamat ulang tahun DKI Jakarta, ayo nyanyi bareng,” ujar Tantri di atas panggung.

Sebelum kotak beraksi di atas panggung, lagu-lagu Betawi dinyanuikan terlebih dahulu, diantaranya lagu “Si Jali-Jali” dinyanyikan oleh Tantri Kotak. Kemudian, lagu Ondel-ondel yang dibawakan oleh band Wali, dan lagu Kicir-kicir yang dinyanyikan Pasha Ungu.

Dalam perayaan HUT DKI Jakarta itu juga menyajikan layar bergerak atau video mapping dengan memanfaatkan bangunan bertingkat, yakni gedung Hotel Mandarin sebagai medianya.

Saat acara berlangsung, video mapping menampilkan pertunjukan di panggung utama di mana sejumlah artis ibukota seperti Pasha, Kotak Band, dan Wali Band menghibur dengan lagu-lagunya.

Pertunjukan “water screen” menambah keseruan perayaan HUT DKI Jakarta sehingga membuay masyarakat berlomba-lomba untuk mengabadikannya melalui ponsel.

Baca juga: Pasha nyanyikan hits “Ungu” di HUT DKI Jakarta

Baca juga: Makna tujuh lagu yang dibawakan Husein Alatas di HUT Jakarta

Baca juga: Kawasan HI padat, warga rayakan HUT Jakarta di Monas

Wajah baru Jakarta ubah mindset warga lebih disiplin

Pewarta: Zubi Mahrofi
Editor: Ida Nurcahyani
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Konser tur Ha Sung Woon

Penyanyi asal Korea Selatan Ha Sung Woon tampil dalam konser bertajuk “Ha Sung Woon – The 1st Fan Meeting in Jakarta My Moment” di The Kasablanka Mall, Jakarta, Sabtu (22/6/2019). Mantan penyanyi grup vokal Wanna One itu membawakan sejumlah lagu, salah satunya berjudul Don’t Forget. ANTARA FOTO/Aprillio Akbar/wsj.

Makna tujuh lagu yang dibawakan Husein Alatas di HUT Jakarta

Jakarta (ANTARA) – Penyanyi rock jebolan ajang pencarian bakat “Indonesian Idol”, Husein Alatas menghibur warga yang datang menyaksikan kemeriahan acara puncak perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-492 DKI Jakarta, di kawasan Bundaran HI, Jakarta Pusat, Sabtu.

Husein membawakan tujuh lagu yang sengaja dipilihnya secara khusus sebagai wujud kesannya terhadap Kota Jakarta bersama para penonton.

“Misalnya lagu ‘Rumah Kita’, gue pilih karena gue merasa Jakarta adalah tempat gue kembali, dan rumah seluruh warga Indonesia,” kata dia usai penampilannya.

Dibuka dengan penampilan “Elang” karya Dewa 19, Husein juga membawakan lagu-lagu hits seperti Kangen milik Dewa 19, Rumah Kita dari God Bless, hingga Terlalu Manis milik SLANK.

Lagu “Terlalu Manis”, lanjut dia, ia bawakan karena di Ibu Kota lah ia memiliki dan membuat banyak kenangan manis, seperti pertemuannya dengan istri.

Ratusan penonton yang memadati sepanjang Jalan MH Thamrin, kawasan Bundaran HI turut meramaikan suasana dengan bernyanyi bersama solois ini.

Lagu Bento karya Iwan Fals lalu disuguhkan kepada penonton sebagai penutup penampilan yang semakin memanas.

Sementara itu, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menyuguhkan acara Malam Puncak HUT Ke-492 DKI Jakarta bertajuk “Wajah Baru Jakarta”, di Bundaran Hotel Indonesia, Jakarta Pusat malam ini.

Acara ini dimeriahkan oleh penampilan artis-artis Ibu Kota, seperti Pasha, Kotak, Siti Badriah dan Wali.

Baca juga: Atraksi nyeleneh Jiung meriahkan HUT DKI Jakarta

Jakarta berulang tahun, bus TransJakarta gratis

Pewarta: Arnidhya Nur Zhafira
Editor: Ida Nurcahyani
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Husein Alatas bangga jadi warga Jakarta

Jakarta (ANTARA) – Penyanyi rock jebolan ajang pencarian bakat “Indonesian Idol”, Husein Alatas mengaku bangga menjadi warga Jakarta.

“Jakarta semakin bagus, dan gue bangga banget. Misalnya dari infrastrukturnya, sampai transportasi kita sudah punya MRT,” ujar dia usai penampilannya di Perayaan HUT ke-492 DKI Jakarta di kawasan Bundaran HI, Jakarta Pusat, Sabtu.

Ia menambahkan, kendati situasi Jakarta beberapa waktu lalu sempat memanas, tidak mengurangi rasa cintanya terhadap Ibu Kota ini.

“Banyak hal yang personal di Jakarta,” imbuhnya.

Husein berharap Jakarta dapat menjadi ‘wajah’ bagi Indonesia, dengan keberagaman dan kedamaiannya. Ia optimistis Jakarta bisa terus maju dan semakin baik.

Sebelumnya, Husein Atalas menampilkan tujuh buah lagu pada perayaan HUT ke-492 DKI Jakarta, diantaranya Kangen milik Dewa 19, Rumah Kita dari God Bless, hingga Terlalu Manis milik SLANK.

Malam Puncak HUT DKI Jakarta bertajuk “Wajah Baru Jakarta”, di Bundaran Hotel Indonesia, Jakarta Pusat ini turut dimeriahkan oleh penampilan artis-artis Ibu Kota, seperti Pasha, Kotak, Siti Badriah dan Wali.

Baca juga: Makna tujuh lagu yang dibawakan Husein Alatas di HUT Jakarta

Baca juga: Atraksi nyeleneh Jiung meriahkan HUT DKI Jakarta

Jakarta berulang tahun, bus TransJakarta gratis

Pewarta: Arnidhya Nur Zhafira
Editor: Ida Nurcahyani
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Pasha nyanyikan hits “Ungu” di HUT DKI Jakarta

Jakarta (ANTARA) – Pasha tampil solo di Perayaan HUT Ke-492 DKI Jakarta di Bundaran HI, Jakarta Pusat, Sabtu. Dia membawakan sejumlah lagu hits dari band “Ungu” yang membesarkan namanya.

Pasha menyanyikan lagu-lagu hits seperti “Melayang” hingga “Hampa Hatiku” yang mengajak penonton bergoyang dan bernyanyi bersama.

Pria bernama asli Sigit Purnomo Syamsuddin Said ini tidak sepenuhnya tampil sendirian. Ia ditemani oleh ‘homeband’ untuk mengiringi lagu-lagu yang ia bawakan.

Sebelumnya, sejak September 2018 lalu, band yang beranggotakan Pasha, Makki, Enda, Oncy, dan Rowman ini memilih untuk tidak manggung sementara waktu.

Selain Pasha, Malam Puncak HUT DKI Jakarta bertajuk “Wajah Baru Jakarta”, di Bundaran Hotel Indonesia, Jakarta Pusat ini turut dimeriahkan oleh penampilan artis-artis Ibu Kota, seperti Kotak, Siti Badriah dan Wali.

Baca juga: Gedung Perpusnas jadi kantong parkir pengunjung Monas

Baca juga: Makna tujuh lagu yang dibawakan Husein Alatas di HUT Jakarta

Baca juga: Mau bersepeda gratis dengan “Gowes”? Begini caranya

Istri Pasha Ungu terbukti lakukan pelanggaran pemilu

Pewarta: Arnidhya Nur Zhafira
Editor: Ida Nurcahyani
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Atraksi nyeleneh Jiung meriahkan HUT DKI Jakarta

Jakarta (ANTARA) – Grup musik bernuansa budaya Betawi, Jiung turut meriahkan puncak Hari Ulang Tahun ke-492 DKI Jakarta di sekitaran panggung Bundaran Hotel Indonesia, Jakarta Pusat, Sabtu dengan atraksi panggung yang nyeleneh.

Jiung yang dikomandoi oleh Ajoel pada posisi vokal membawakan lima lagu dari tujuh yang direncanakan.

“Rencananya tujuh lagu, tapi karena keterbatasan waktu jadi cuma bawa lima lagu,” ujar Ajoel usai pertunjukan.

Dalam kesempatan itu, Jiung juga membawakan lagu legenda Betawi, Benyamin Sueb seperti seperti “Nasi Timbel (Disini Aje)”, “Petik Kelapa”, dan “Hujan Gerimis”. Sementara lagu karya Jiung, yakni “Motor Duduk” dan “Ayo Mandi”.

Penampilan Jiung memberikan keceriaan bagi masyarakat yang hadir di lokasi dengan atraksi panggung yang nyeleneh, mirip dengan sang legenda Betawi.

Di akhir lagu andalannya yang berjudul “Ayo Kita Mandi”, tiba-tiba Ajoel membuka seluruh pakaian yang dikenakanya hingga menyisakan kolor pendek dan kaos oblong saja.

Vokalis berambut gondrong itu kemudian turun dari atas panggung dan mandi di tengah-tengah penonton.

Sang backing vokal, Zee Zee Shahab juga merasa kaget. “Aduh ada-ada saja ya, maafin om aye yah penonton, dia emang sudah seminggu gak mandi,” ujarnya Zee Zee.

“Terima kasih semuanya sudah datang menyaksikan Jiung,” ucap Ajoel mengakhiri penampilannya.

Ajoel berharap kota Jakarta selalu aman dan damai setelah sempat terjadi sesuatu yang tidak diinginkan setelah perayaan pemilihan umum (Pemilu).

“Harapan ke depan untuk Jakarta dan Indonesia agar tetap stabil, aman dan damai sejahtera, jangan sampai terpancing emosi,” katanya.

Baca juga: Mau bersepeda gratis dengan “Gowes”? Begini caranya

Jakarta berulang tahun, bus TransJakarta gratis

Pewarta: Zubi Mahrofi
Editor: Ida Nurcahyani
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Mick Jagger kembali manggung setelah operasi jantung

Jakarta (ANTARA) – Mick Jagger kembali tampil di panggung pada Jumat, saat Rolling Stones memulai tur Amerika Utara yang tertunda.

Penampilan itu menjadi konser pertama Jagger setelah menjalani operasi jantung pada April.

Band veteran Inggris tersebut membuka tur “No Filter” di stadion Soldier Field, Chicago, yang berkapasitas 61.500 kursi. Tur The Rolling Stones di Chicago berlangsung setelah grup itu menunda 17 kali jadwal tur AS dan Kanada untuk perawatan medis Jagger.

Rolling Stones membuka konser dengan hit klasik “Street Fighting Man”. Jagger, sebagai pentolan Stones, mengenakan jeans hitam, jaket hitam putih, berjalan melintasi panggung, bernyanyi, dan mengepalkan tangannya ke atas.

Jagger (75) menjalani operasi penggantian katup jantung di New York pada awal April. Bulan berikutnya, Mei, ia meyakinkan penggemar bahwa ia telah bugar dengan mengunggah video di Twitter yang memperlihatkan ia tengah menari di studio.

Baca juga: Mick Jagger unggah video menari usai operasi

“Dia (Jagger) melewatinya dengan sangat mudah,” gitaris Stones Keith Richards mengatakan kepada Toronto Sun dalam sebuah wawancara menjelang konser Chicago.

“Dia dalam kondisi sangat baik – rocking. Seperti yang saya katakan, sepertinya tidak ada masalah sama sekali.”

Band tahun 1960-an, yang anggotanya saat ini adalah Jagger, Richards, Ronnie Wood dan Charlie Watts, semuanya berusia 70-an, telah menggelar lebih dari 40 tur, menjadikan kuartet itu sebagai musisi rock yang paling bertahan lama dan paling sukses sepanjang masa.

The Rolling Stones memulai tur “No Filter” di Eropa pada September 2017, dan berakhir pada Juli 2018.

Tur itu menghasilkan 116 juta dolar AS pada 2018. Publikasi Pollstar menempatkan tur The Rolling Stones yang terbesar ke-10 di seluruh dunia tahun lalu.

Konser “No Filter” Amerika Utara akan membawa band tersebut melintasi Amerika Serikat, dan Ontario, Kanada, sebelum berakhir di Miami pada 31 Agustus.

Baca juga: Mick Jagger akan jalani operasi jantung

Penerjemah: Heppy Ratna Sari
Editor: Imam Santoso
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Konser Rolling Stones “Tour No Filter” dimulai

Vokalis Mick Jagger dan gitaris Ron Wood beraksi saat konser Rolling Stones “No Filter” di Chicago, Illinois, Jumat (21/6/2019). Rolling Stones memulai konser pada 21 Juni 2019 di Chicago dan bakal menjalani konser bertajuk Tour No Filter ini hingga 31 Agustus 2019. Bila tidak ada perubahan, konser terakhir mereka akan digelar di Miami. ANTARA FOTO/REUTERS/Daniel Acker/pras.

Woo-seok geser Yo-han pada “Produce X 101”

Jakarta (ANTARA) – Penyelenggara ajang pencarian bakat Korea Selatan Mnet mengumumkan Kim Woo-seok menggeser posisi Kim Yo-han dalam episode delapan “Produce X 101” musim ke-empat, pada Jumat (21/6) malam.

Kim Woo-seok dari agensi TOP Media menempati peringkat pertama dan menggeser posisi Kim Yo-han (OUI Entertainment) pada peringkat 30 besar episode delapan itu.

Seperti dilansir Soompi, Lee Jin-hyuk (TOP Media) berada di posisi kedua dari peringkat ke-11 pada episode sebelumnya. Sedangkan Yo-han menempati posisi ke tiga.

Perubahan peringkat drastis terjadi pada Kim Min-kyu yang kini berada di posisi ke-10 setelah terus menerus berada pada peringkat tiga teratas saat pengumuman peringkat dalam “Produce X 101′ episode sebelumnya.

Hasil peringkat itu berdasarkan pemungutan suara online dan penambahan poin manfaat dari evaluasi posisi pada episode sebelumnya. Peserta pun dibagi menjadi beberapa tim untuk evaluasi konsep mereka.

Perwakilan produser nasional yang juga bertindak sebagai pembawa acara, Lee Dong-Wook mengungkapkan ada 33.819.751 suara yang masuk untuk episode delapan itu.

Dong-wook mengumumkan salah satu peserta yang tereliminasi pada episode itu akan mendapatkan kesempatan untuk bergabung kembali dengan kompetisi sebagai “X.”

Penentuan peserta yang bisa kembali ke pelatihan berdasarkan pemungutan suara dari video promosi yang mereka rekam.

Berikut daftar peringkat 30 teratas:

1. Kim Woo-seok (TOP Media)
2. Lee Jin-hyuk (TOP Media)
3. Kim Yo-han (OUI Entertainment)
4. Song Hyeong-jun (Starship Entertainment)
5. Koo Jung-mo (Starship Entertainment)
6. Lee Eun-sang (Brand New Music)
7. Nam Do-hyun (MBK Entertainment)
8. Lee Jin-woo (Maroo Entertainment)
9. Han Seung-woo (Plan A Entertainment)
10. Kim Min-kyu (Jellyfish Entertainment)
11. Son Dong-pyo (DSP Media)
12. Song Yu-vin (The Music Works)
13. Cha Jun-ho (Woollim Entertainment)
14. Ham Won-jin (Starship Entertainment)
15. Lee Han-gyul (MBK Entertainment)
16. Choi Byung-chan (Plan A Entertainment)
17. Cho Seung-youn (Yuehua Entertainment)
18. Hwang Yun-seong (Woollim Entertainment)
19. Keum Dong-hyun (C9 Entertainment)
20. Kang Hyeon-su (AAP.Y)
21. Lee Se-jin (iME Korea)
22. Kim Kook-heon (The Music Works)
23. Kang Min-hee (Starship Entertainment)
24. Kim Si-hun (Brand New Music)
25. Kim Hyeon-bin (Source Music)
26. Lee Hyeop (Individual Trainee)
27. Tony (HONGYI Entertainment)
28. Park Sun-ho (sidusHQ)
29. Choi Su-hwan (Individual Trainee)
30. Joo Chang-uk (Woollim Entertainment)

Baca juga: Kim Dong-han terkenang masa lalu usai saksikan “Produce X 101”

Penerjemah: Lia Wanadriani Santosa
Editor: Imam Santoso
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Trio grunge Reaksi rilis lagu “Tragis”

Jakarta (ANTARA) – Reaksi, trio grunge dari Jakarta yang beranggotakan Garry Eben (Vokal dan Gitar),Marwan Gumulya (Gitar), dan Teuku Rafiki (Drum) meluncurkan single ketiga berjudul “Tragis”, pada Jumat (21/6).

Dikutip dari keterangan resmi, Sabtu, lagu itu adalah bentuk kritik terhadap fenomena di Indonesia tentang pihak otoritas yang lantas menjadi konglomerat lalu menciptakan demokrasi plutokrat yaitu sistem demokrasi yang dikuasai oleh orang kaya atau bermodal.

Sementara para pekerja terjebak di kelas sosial mereka, serta kaum intelektual terlihat cenderung kehilangan sikap kemanusiaan.

Reaksi menilai pergerakan dari semua elemen masyarakat tersebut harus dilakukan untuk mengubah stigma yang ada sehingga kehidupan sebagai bangsa bisa menjadi lebih baik.

Dibalut dengan hentakan musik grunge yang apa-adanya, “Tragis” juga menjadi sentilan bagi suasana politik di Indonesia yang panas pada beberapa bulan terakhir.

Lirik “Tragis” hadir sebagai pengingat yaitu keinginan untuk menjadi lebih baik seharusnya ditanamkan di hati semua orang, termasuk pengelola negara.

Tragis dirilis pada 21 Juni 2019 di layanan digital streaming.

Baca juga: Rio Dewanto dan Robi Navikula berkolaborasi suarakan isu lingkungan

Pewarta: Nanien Yuniar
Editor: Imam Santoso
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Masuk angin menginspirasi Zirah luncurkan “Pusaka Pertiwi”

Jakarta (ANTARA) – Zirah, grup musik rock beranggotakan empat perempuan Jakarta yang dibentuk pada 2017, meluncurkan single pertama berjudul “Pusaka Pertiwi”, pada Jumat (21/6) berkat fenomena masuk angin.

Dalam keterangan resmi yang diterima Antara di Jakarta, Sabtu, Zirah menyebut lagu itu bercerita tentang fenomena masuk angin yang seringkali dirasakan orang-orang Indonesia dan penggunaan minyak Tawon untuk mengusir masuk angin atau meriang.

Adalah Talitha Mailangkay, drummer Zirah, yang juga pernah merasakan masuk angin akibat pola makan tidak teratur ditambah sering naik ojek pada malam hari dengan mengenakan jaket tipis. Talitha lantas menemukan solusi untuk menghilangkan masuk angin dengan menggunakan minyak Tawon.

Menurut Talitha, Minyak Tawon adalah pusaka Ibu Pertiwi dalam sebuah botol. Itulah cerita awal mula judul “Pusaka Pertiwi” ini tercipta. Cerita itu kemudian diromantisasi ke dalam lagu cinta.

Lagu Pusaka Pertiwi tersebut merupakan awal perjalanan dari rencana lagu-lagu lain Zirah berikutnya yang akan dirangkum dalam album mini (EP) dengan judul sama dengan nama band mereka. Album EP “Zirah” akan diluncurkan pada beberapa bulan mendatang.

Baca juga: Musisi indie tolak RUU Permusikan

Baca juga: Iwan Fals puji kualitas musisi indie

Pewarta: Nanien Yuniar
Editor: Imam Santoso
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Glenn-Tompi ngamen di stasiun MRT, bawakan lagu apa?

Jakarta (ANTARA) – Dua penyanyi tanah air, Glenn Fredly dan Tompi menghibur para pengguna jasa MRT di kawasan Bundaran Hotel Indonesia (HI) pada Jumat malam lewat lantunan lagu populer mereka.

Sekitar pukul 19.45 WIB, Tompi mulai melantunkan lagu “Menghujam Jantungku” sambil sesekali diiringi Glenn yang berdiri di sampingnya.

Sembari bernyanyi dia menyempatkan menyapa penonton yang sudah tiba di lokasi sejak pukul 18.00 WIB itu.

Setelahnya, giliran Glenn yang mengambil alih perhatian penonton dengan menyanyikan lagu “Kisah Romantis”. Penonton ikut bernyanyi bersamanya.

“Senangnya bernyanyi bersama kalian tanpa batas. Yang paling kerenn kalian semua teman-teman, malam ini,” kata Glenn.

Usai penampilan singkat, keduanya pamit undur diri kendati disambut teriakan penonton yang meminta mereka bernyanyi kembali.

Kehadiran Glenn dan Tompi ini merupakan bagian dari rangkaian Road to Playfest 2019, gelaran tahunan Narasi.tv. Penampilan mereka membawa konsep layaknya musisi jalanan.

“Ini merupakan wujud apresiasi dan hiburan menyenangkan kepada masyarakat Jakarta yang telah menyelesaikan rutinitas sepanjang hari,” tutur Glenn.

Selain aksi ngamen, Road to Playfest 2019 juga akan menghadirkan rangkaian event kejutan seru lainnya sebelum menuju ke main event Playfest 2019.

Playfest 2019 rencananya berlangsung 24-25 Agustus 2019 di Parkir Selatan Gelora Bung Karno.

Baca juga: Hari ini Glenn dan Tompi ngamen hingga pameran Gashapon

Baca juga: Unggahan Glenn Fredly tentang Prabowo – Sandiaga menuai reaksi beragam

Baca juga: Harapan Glenn Fredly untuk musisi yang lolos ke Senayan

Pesan Damai Glenn Fredly Lewat Musik

Pewarta: Lia Wanadriani Santosa
Editor: Alviansyah Pasaribu
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Ivan Gunawan “Mau Kawin” bakal meriahkan HUT Jakarta

Jakarta (ANTARA) – Presenter sekaligus penyanyi Ivan Gunawan akan menampilkan lagu barunya, “Mau Kawin” dalam panggung puncak perayaan hari ulang tahun (HUT) ke-492 DKI Jakarta di kawasan Bundaran Hotel Indonesia (HI), Jakarta Pusat pada Sabtu (22/6) malam.

“Saya akan tampilkan lagu baru itu dengan kostum dan koreografi khusus tentang HUT Jakarta,” kata Ivan usai gladi bersih di Bundaran HI, Jakarta, Jumat malam.

Ivan menjanjikan akan ada kejutan dalam penampilannya tersebut. “Saya akan tampil berusaha tampil semaksimal mungkin menghibur warga Jakarta,” kata dia.

Apalagi, lanjut Ivan, ini pertama kali dia tampil di Bundaran HI yang sehari-hari lalu lintasnya padat.

Tak hanya tampil menyanyi, Ivan juga menjadi pembawa acara bersama presenter Astrid Tiar di salah satu panggung hiburan di Bundaran HI.

Baca juga: Malam Puncak HUT DKI padukan unsur tradisional dan teknologi

Dalam perayaan HUT ke-492 DKI Jakarta pada Sabtu malam, akan ada dua panggung hiburan, panggung Jakarta Night Festival yang digelar Pemerintah Provinsi DKI Jakarta di sebelah timur Plaza Indonesia dan panggung hiburan yang digelar oleh salah satu televisi swasta di sisi utara Bundaran HI.

Sejumlah penyanyi dan grup band dijadwalkan akan tampil dalam kedua panggung tersebut, antara lain band Kotak Band, Wali Band, Pasha Ungu, Siti Badriah, Jiung, hingga Husein Alatas.

Tak hanya hiburan musik, pengunjung akan dimanjakan tari kolosal dan atraksi “video mapping” di air mancur dan Gedung Hotel Mandarin Oriental.

Baca juga: Rob Fenn ucapkan selamat ulang tahun untuk Jakarta

Baca juga: Komunitas skateboard ikut ramaikan malam HUT Jakarta di Dukuh Atas

Limpahan berkah perajin ondel-ondel di HUT DKI

Pewarta: Aditya Pradana Putra
Editor: Alviansyah Pasaribu
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Ambon tingkatkan kapasitas musisi lokal via jambore

Ambon (ANTARA) – Pemerintah Kota Ambon bersama Ambo Music Office (AMO) menggelar jambore musik dalam upaya meningkatkan kapasitas para musisi lokal dalam bermusik.

“Kegiatan ini dilaksanakan dalam rangka meningkatkan kreativitas, kapasitas, dan pengembangan komunitas musik di kota Ambon,” kata Staf Ahli Wali Kota Ambon Bidang Ekonomi, Pemberdayaan dan Kesejahteraan Rakyat, Yoppie Silanno.

Dikatakannya, jambore musik merupakan kegiatan positif untuk membuka ruang perjumpaan kreatif antarmusisi dari berbagai latar belakang, instrumen, genre dan usia, serta upaya mendukung Ambon sebagai kota musik yang diakui dunia.

Dalam kegiatan ini peserta akan diberi pembobotan materi dari narasumber yang berkompeten dalam mengembangkan kapasitas bermusik.

“Diharapkan akan memperkuat kohesi antarmusisi yang terwujud dalam berbagai karya kolaborasi genre musik,” ujarnya.

Baca juga: Ambon harus siapkan SDM untuk jadi kota musik

Baca juga: Disparbud Ambon tingkatkan kapasitas pelaku industri musik

Yoppie menyatakan, kohesi dan kolaborasi musik dari berbagai genre menjadi kata kunci yang penting dan diwujudkan Pemkot dan AMO.

Selain itu, kegiatan ini juga untuk mendorong dihasilkannya karya unik dan variatif yang bisa menunjang harmonisasi sosial sesuai visi pembangunan Kota Ambon 2017 -2022.

Direktur AMO, Ronny Loppies, menjelaskan, jambore musisi bertujuan meningkatkan kapasitas musisi ambon, sehingga dalam konteks visi besar Ambon menuju kota musik dunia dapat terwujud, walaupun membutuhkan proses.

“Sebagai kota yang baru memulai proses, musisi diharapkan hargai proses dengan tidak berfikir langsung menjadi pemusik profesional tetapi melalui proses, karena itu, tugas pemerintah adalah memfasilitasi musisi sangat penting,” ujarnya.

Yang terpenting yakni kerendahan hati, keterbukaan untuk saling memberi dan menerima dalam proses bermusik.

“Yang sering kali terjadi adalah kita merasa lebih baik dari orang lain sehingga tidak mau belajar dari orang lain, padahal dalam proses belajar sekecil apapun masukan harus diterima,” katanya.

Jambore musisi berlangsung 21-22 Juni 2019 dan diikuti 100 musisi lokal Ambon, dengan menghadirkan tiga narasumber yakni Harry Anggoman, Zul Karepesina dan Carlo Labobar.

Baca juga: Kota musik dunia bisa disandang Ambon, sebut direktur Unesco
Baca juga: Ambon tuan rumah Konferensi Musik Pasifik 2019

Pewarta: Penina Fiolana Mayaut
Editor: Suryanto
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Adrian Yunan kisahkan permainan anak di Bali

Jakarta (ANTARA) – Musisi Adrian Yunan mengisahkan permainan anak di Bali dalam lagu “Mencar” yang telah dirilisnya dalam mini album pada April lalu.

“Mencar adalah permainan yang dilakukan di tepi pantai,” kata Adrian Yunan saat dihubungi di Jakarta, Jumat.

Dia mengetahui tentang permainan tersebut dari televisi pada 2013, namun dia tidak tahu apakah kini permainan tersebut masih terus dimainkan oleh anak-anak di sana.

Baca juga: Adrian Yunan senang RUU Permusikan dicabut

Rencananya dalam waktu dekat dia juga akan membuat video klip lagu yang berdurasi 2:33 menit tersebut.

Pada lagu tersebut Adrian juga memasukkan nada-nada khas Bali, nada itu terdengar dari melodi gitar yang dimainkan.

Adrian Yunan yang pernah tampil di acara International Day of Persons with Disabilities di kantor pusat UNESCO, Prancis pada 2018 juga berencana mengeluarkan single dan album terbaru.

Namun dia belum tahu pasti kapan hal itu dapat diwujudkan.

“Kalau materi (sudah) mantap. Single masih bingung mau rilis yang mana dulu. Tapi kalau album masih jauh,” kata Adrian yang telah merilis album Sintas (2017).

Adrian Yunan sebelumnya dikenal sebagai basis dari grup musik Efek Rumah Kaca. Bersama Efek Rumah Kaca, Adrian sempat merilis dua album yaitu selftitled (2007) dan Kamar Gelap (2008).

Kondisi kesehatan yang semakin menurun membuat dirinya memilih jalan solo karir. Album Sintas dibuatnya setelah dia mengalami kehilangan penglihatannya.

Dalam album tersebut dia menceritakan pengalamannya dalam menghadapi dunia baru yang dia jalani.

Pewarta: Aubrey Kandelila Fanani
Editor: Triono Subagyo
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Stray Kids bangga jadi duta kehormatan untuk promosikan Korea

Jakarta (ANTARA) – Grup Stray Kids mengaku senang dan bangga terpilih menjadi duta kehormatan Korea Selatan untuk mempromosikan konten budaya negara mereka di luar negeri.

“Kami senang menjadi duta promosi Korean Culture and Information Service (KOCIS),” kata Hyunjin dalam pesan video singkat yang diunggah di laman Twitter KCC Indonesia, Jumat.

Personel Stray Kids lainnya, I.N. mengucapkan terima kasih pada penggemar mereka, STAY, atas dukungan dan cinta untuk grup tersebut selama ini.

Grup asuhan JYP Entertainament itu nantinya bergabung dengan berbagai acara budaya dan informasi Korea untuk mempromosikan citra global dan budaya Korea Selatan.

“KOCIS mengenalkan dan menyebarkan budaya Korea ke seluruh dunia. Kami akan melakukan tugas kami,” ujar Seungmin.
 

Seperti dilansir Yonhap, KOCIS, organisasi di bawah Kementerian Kebudayaan, Olahraga dan Pariwisata Korea sebelumnya menggandeng BTS pada 2016 sebagai duta, EXO pada 2017 dan WINNER pada 2018.

Tetapi ini adalah pertama kalinya grup idola secara resmi dinobatkan sebagai duta besar kehormatan badan pemerintah.

Kepala Dinas Kebudayaan dan Informasi Korea Kim Tae-hoon berharap orang-orang di seluruh dunia bisa lebih dekat dengan Korea. 

“Saya harap orang-orang muda di seluruh dunia dapat menjadi lebih akrab dengan Korea dan minat mereka meningkat pada negara ini melalui Stray Kids,” kata dia.

Baca juga: Stray Kids kembali siapkan album baru
 

Pewarta: Lia Wanadriani Santosa
Editor: Heppy Ratna Sari
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Baekhyun EXO akan luncurkan album solo pertama

Jakarta (ANTARA) – Baekhyun, salah satu personel grup EXO akan merilis album solo pertamanya, berjudul “City Lights,” pada 10 Juli 2019, ungkap SM Entertainment, Kamis (20/6).

Seperti dilansir Yonyap, album itu terdiri dari enam lagu. Pemesanan album online maupun offline dimulai sejak Kamis.

Namun SM tidak memberikan informasi spesifik lebih jauh mengenai album tersebut . Mereka hanya mengatakan trek dari album baru akan mencakup berbagai suasana hati yang berbeda.

Karier solo Baekhyun diharapkan akan diikuti aktivitas solo para personel EXO lainnya karena grup telah memasuki masa jeda setelah pendaftaran militer Xiumin pada bulan lalu dan D.O yang akan memulai wajib militernya bulan depan.

Baca juga: EXO ungkap koreografi tersulit dari lagu mereka

Baca juga: D.O. EXO surati penggemar sebelum wamil
 

Penerjemah: Lia Wanadriani Santosa
Editor: Heppy Ratna Sari
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Thom Yorke bocorkan album solo terbaru dengan cara unik

Jakarta (ANTARA) – Thom Yorke membocorkan album solo teranyarnya dengan cara yang unik yakni dengan lampu-lampu yang memproyeksikan angka-angka misterius di sejumlah landmark kota London.

Awal minggu ini, pentolan grup Radiohead itu mengunggah “Anima Technologies” di kereta bawah tanah London dan sejumlah tempat di seluruh dunia.

Foto yang diposting di media sosial mengungkapkan bahwa iklan tersebut mempromosikan “kamera mimpi” untuk menangkap pikiran bawah sadar kita, dan juga menyediakan nomor telepon yang memainkan lagu yang belum dirilis “Not The News” saat nomor tersebut ditelpon.

Namun kampanye misterius itu berlangsung tak menentu tadi malam ketika iklan untuk Anima Technologies mulai muncul di lokasi-lokasi utama London tak lama setelah pukul 22:00.

Foto-foto baru menunjukkan iklan samar muncul di Tate Modern, Big Ben dan Marble Arch.

“Di sini di Anima, kami membangun sesuatu yang disebut kamera mimpi. Hubungi nomor ini.”

Sebuah situs web untuk Anima Technologies juga berisi pesan serupa, tetapi kemudian mengklaim bahwa perusahaan telah “diperintahkan oleh Pengadilan Tinggi untuk berhenti melakukan bisnis yang diiklankan” dan bahwa situs web “telah disita oleh Pihak Berwenang untuk mencegah kegiatan dalam kaitannya dengan bisnis tersebut.”

Ini terjadi setelah Yorke membahas catatan yang akan datang awal tahun ini, mengakui bahwa itu diilhami oleh distopia, kegelisahan, dan “titik krisis” dalam sistem sosial kita.

“Hal dystopian adalah salah satu bagiannya, ya, tetapi bagi saya, salah satu hal besar yang ada adalah rasa cemas,” jelas Yorke.

“Jika Anda menderita kecemasan itu memanifestasikan dirinya dengan cara yang tidak terduga, beberapa orang memiliki reaksi emosional yang berlebihan. [Bagi] beberapa orang, akar realitas hanya bisa ditarik keluar, Anda tidak tahu apa yang terjadi. Kemudian akhirnya kenyataan kembali.”

“Untuk beberapa alasan saya pikir cara yang sangat baik untuk mengekspresikan kecemasan secara kreatif adalah di lingkungan dystopian. Saya memiliki begitu banyak hal visual yang terjadi pada saat ini. “

Sementara itu, Radiohead pekan lalu menanggapi “diretas” setelah memiliki 18 jam materi yang sebelumnya tidak pernah terdengar dari pembuatan ‘OK Computer’ bocor dengan merilis sesi sendiri, untuk waktu yang terbatas.

Baca juga: Radiohead gugat Lana Del Rey

Baca juga: Lagu Radiohead diaransemen ulang peraih Oscar untuk serial BBC Earth

Baca juga: Radiohead luncurkan album “OK Computer” versi baru

Penerjemah: Ida Nurcahyani
Editor: Alviansyah Pasaribu
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Album solo Kang Daniel dikabarkan hampir rampung

Jakarta (ANTARA) – ​​​​Agensi penyanyi Kang Daniel bertemu dengan distributor musik Kakao M menjelang debut sang idola, ungkap Ilgan Sports.

Pertemuan ini menandakan album salah satu personel boy group yang kini sudah bubar, Wanna One itu hampir selesai atau setidaknya setengah selesai, menurut lansiran Soompi, Kamis.

Sebuah sumber dari industri menjelaskan, “[Perusahaan] menentukan perkiraan tanggal rilis untuk album dan lagu, mereka kemudian melakukan pertemuan dengan para distributor.”

“Bertemu dengan distributor berarti proses produksi album sudah lengkap atau hampir selesai,” kata sumber yang tak disebutkan namanya itu.

Pihak KONNECT Entertainment juga mengkonfirmasi pertemuan Kang Daniel dengan dengan distributor musik.

Ilgan Sports lebih lanjut melaporkan, agen asal Hong Kong–dipanggil “Seol”–yang mengurus bintang hallyu untuk keperluan iklan, acara atau pertujukkan juga terlibat dalam pertemuan itu.

“Sejauh yang saya tahu, [‘Seol’] sedang mencari distributor musik untuk Kang Daniel dan mengadakan pertemuan dengan Kakao M minggu lalu. Pembicaraan positif terjadi [selama pertemuan],” kata seorang sumber.

Baca juga: Kang Daniel akan debut solo bulan April

Baca juga: Kang Daniel pecahkan Guinness World Records

Penerjemah: Lia Wanadriani Santosa
Editor: Alviansyah Pasaribu
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Kim Dong-han terkenang masa lalu usai saksikan “Produce X 101”

Jakarta (ANTARA) – Penyanyi Kim Dong-han yang mengikuti perkembangan program pencarian grup idola “Produce X 101” di televisi, mengaku teringat masa lalu saat menyaksikan ajang itu.

Kala menonton program itu, dia merasa ingin kembali mengulang hal-hal yang dia lakukan dulu di “Produce 101 musim 2”, sewaktu menjadi peserta.

“Terkadang aku menonton dan berpikir karena sudah melakukannya sekali dan tahu semua tentang itu, aku bisa melakukan yang lebih baik jika mengikuti program itu lagi,” kata dia seperti dilansir Soompi, Kamis.

Dong-han menyesal karena dulu tidak memiliki banyak kesempatan muncul di televisi sepanjang program berlangsung.

“Aku menyesal melihat penampilanku di masa lalu dan iri melihat kontestan pada musim saat ini yang memiliki banyak waktu layar,” tutur dia.

Dia mengatakan saat dipromosikan sebagai penyanyi solo dalam waktu yang lebih lama ketimbang promosi bersama grup JBJ, barulah sadar betapa cepatnya waktu berlalu.

“Aku ingin bekerja lebih keras dan terus meningkatkan keterampilanku di masa depan,” kata dia.

Dong-han baru-baru ini sibuk mempromosikan mini album ketiganya, “D-Hours AM 7:03”, dengan “FOCUS” sebagai lagu utama. Lagu ini menurut dia memiliki getaran kuat.

Baca juga: Daftar 60 peserta bertahan di “Produce X 101”, Yo-han di urutan puncak

Baca juga: Alasan Joong-ki, Dong-gun dipilih untuk “Arthdal Chronicles”

Baca juga: Heechul Super Junior, Kim So-hyun dan Shin Dong-yup jadi MC Seoul Music Awards

Penerjemah: Lia Wanadriani Santosa
Editor: Alviansyah Pasaribu
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Suho dan Kai EXO temani pemeran “Stranger Things” di Seoul

Jakarta (ANTARA) – Dua aktor dari serial “Stranger Things” akan mendapatkan pemandu wisata istimewa selama berada di Seoul untuk mempromosikan tayangan mereka.

Gaten Matarazzo dan Caleb McLauglin, pemeran Dustin dan Lucas, akan bertemu dengan Kai dan Suho dari grup K-pop EXO saat berkunjung ke ibu kota Korea Selatan untuk mempromosikan musim ketiga serial Netflix itu.

Perwakilan Netflix mengonfirmasi bahwa kedua aktor itu akan berpartisipasi dalam acara karpet merah pada 20 Juni bersama bintang-bintang K-pop.

EXO juga mengunggah pesan dalam media sosial yang berisi ucapan selamat datang untuk para pemeran “Stranger Things”.

Dilansir CNA, Kai dan Suho berkata, “Kami senang bertemu dengan kalian di Korea, dan kami sangat suka Stranger Things! Saya tidak sabar bertemu kalian di sini. Sampai jumpa!”

Kedua aktor muda itu mengumumkan perjalanan mereka untuk pertama kalinya di Instagram pada 15 Juni. Matarazzo mengatakan mereka menuju ke Korea untuk menemui penggemar Stranger Things dan merasakan segala tentang K-pop.

McLaughlin menambahkan, “Ya, aku senang pernah bertemu dengan NCT 127 bulan lalu. Coba tebak aku akan bertemu siapa lagi?”

Aktor 17 tahun itu menghadiri konser NCT 127 pada April lalu, kemudian menemui mereka di belakang panggung. Dalam unggahan tersebut, ia menandai NCT 127, juga akun resmi individual Baekhyun dan Suho EXO.

NCT 127 mengunggah respons video yang berisi permintaan maaf karena mereka tidak ada di Seoul saat kedua aktor itu berkunjung ke sana.

“Kami sangat senang Caleb datang ke konser kami di Atlanta, dan kuharap kalian menikmati pengalaman K-pop. Namun kali ini, meski kita mungkin tidak bisa bertemu, kuharap kalian akan bersenang-senang di konser EXO dan menikmati pengalaman K-pop yang lain.”

Baca juga: EXO ungkap koreografi tersulit dari lagu mereka

Baca juga: D.O. EXO surati penggemar sebelum wamil

Baca juga: Setelah Xiumin, D.O EXO segera jalani wajib militer

Penerjemah: Nanien Yuniar
Editor: Alviansyah Pasaribu
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Tiket tur konser BTS di AS-Eropa terjual 600.000 lembar

Jakarta (ANTARA) – Grup K-pop ternama BTS telah menjual lebih dari 600.000 tiket dalam tur perdana “Love Yourself: Speak Yourself” di Amerika Serikat, Amerika Selatan dan Eropa, kata Billboard.

“Penampilan perdana K-pop itu dalam tur stadion di AS meraup 44 juta dolar AS, ditambah dengan 35 juta dolar AS di Eropa dan Amerika Selatan,” kata Billboard, Jumat waktu setempat.

Dilansir Yonhap, BTS pertama kali mengadakan stadium tour di Amerika Utara di Rose Bowl Pasadena pada 4-5 Mei, Soldier Field Chicago pada 11-12 Mei dan MetLife Stadium New Jersey pada 18-19 Mei.

“Hasilnya mengejutkan, mereka menghasilkan 44 juta dolar AS dari enam penampilan, menjual 299.770 tiket, bedasarkan data Billboard Boxscore,” kata Billboard.

BTS juga manggung di Allianz Parque di Sao Paulo (25-26 Mei), Wembley Stadium London (1-2 Juni) dan Stade de France Paris (7-8 Juni), di mana pendapatan mereka mencapai 35 juta dolar AS dengan total 78,9 juta dolar AS dan 606.409 tiket yang terjual.

BTS akan lanjut manggung di dua kota di Jepang bulan lalu, Yanmar Stadium di Osaka pada 6-7 Juli dan Stadium Ecopa di Shizuoka pada 13-14 Juli.

Sementara itu, Hyundai Search Institute mengatakan dalam laporan terbaru bahwa agensi BTS, Big Hit Entertainment, diperkirakan akan menjadi startup unicorn dengan nilai valuasi 1 miliar dolar AS atau lebih.

Baca juga: Tiga lagu BTS temani misi NASA ke bulan pada 2024

Baca juga: BTS diajak gabung ke Recording Academy

Baca juga: BTS guncang stadion Wembley Inggris

Bakti gandeng 23 pemda bangun BTS USO

Pewarta: Nanien Yuniar
Editor: Ida Nurcahyani
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Pidi Baiq ceritakan masa kuliahnya di film “Koboy Kampus”

Jakarta (ANTARA) – Penulis novel Pidi Baiq menceritakan kehidupan perkuliahannya di Fakultas Seni Rupa Institut Teknologi Bandung (ITB) pada era 1990an lewat film “Koboy Kampus”.

“‘Koboy Kampus’ adalah kisah beberapa kawan saya yang di DO (drop out) karena lebih banyak ngoboy-nya daripada melaksanakan kuliah,” jelas pria yang akrab disapa Ayah itu melalui keterangan resmi yang diterima pada Rabu.

Menurut Pidi, yang dimaksud dengan koboy kampus adalah mahasiswa yang betah menunda kelulusan serta lebih banyak bermain di lingkungan kampus.

“Koboy kampus zaman dulu masa kadaluarsa kuliahnya ada yang sampai 14 tahun, minimal tujuh tahun. Jadi mereka punya banyak waktu dan kesempatan untuk main-main di kampus selain kuliah,” lanjutnya.

Istilah koboy kampus muncul dari lagu berjudul sama yang diciptakan band The Panas Dalam yang dibentuk Pidi dan kawan-kawannya. Lagu “Koboy Kampus” cukup dikenal olah para mahasiswa ITB.

“Kebanyakan mahasiswa yang menyandang koboy kampus adalah penduduk The Panas Dalam yang pada tahun 1995 didirikan sebagai negara,” kata penulis novel “Dilan” itu.

Film produksi 69 Production dan MNC Pictures itu akan tayang pada 25 Juli 2019. “Koboy Kampus” dibintangi oleh Ricky Harun, Jason Ranti, dan Bhisma Karisma.

Baca juga: Pidi Baiq bicara soal identitas asli Dilan
 

Pemain DILAN 1991 kunjungi Kantor Berita Antara

Pewarta: Maria Cicilia
Editor: Heppy Ratna Sari
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Jazz Gunung 2019 siap digelar di Bromo dan Ijen

Jakarta (ANTARA) – Jazz Gunung 2019 siap digelar di Bromo pada 26-27 Juli dan Ijen 21 September, dengan genre musik yang ditampilkan lebih beragam dari sebelumnya.

“Ada blues, ada fusion, ada yang etnik, ada Debu ya, kemudian ada Riau, ada Melayu. Jazz Melayu, warna Melayu, kemudian ada yang ke pop sedikit,” ujar Djaduk Ferianto selaku penggagas, dalam jumpa pers Jazz Gunung 2019 di Jakarta, Rabu.

Tak hanya dari segi genre musik, para penampil yang hadir juga cukup berwarna mulai dari musisi legendaris jazz Indonesia hingga kelas rakyat.

“Ada tokoh-tokoh lama yang punya kontribusi seperti kang Idang, ada kang Candra Darusman, nah itu orang-orang hebat yang sudah jarang main, nah itu kan menarik, sangat beragam. Yang untuk generasi sepuh-sepuh ada, lalu yang muda-muda ada, yang kelas rakyat juga ada,” kata Djaduk.

Tahun ini, kedua pertunjukan jazz tersebut mengangkat tema yang sama yakni “Jazz Bersaksi Untuk Ibu Pertiwi”. Menurut Djaduk, hal ini merujuk pada keberagaman di Indonesia.

“Bagaimana kita ngomongin Indonesia akhir-akhir ini ketika ada persoalan-persoalan bahwa kita tuh sangat beragam. Mudah-mudahan kita tidak berpecah, NKRI tuh tetap bersatu, saling bisa menghargai, dengan jazz ini lah kita bersatu kembali,” tuturnya.

Jazz Gunung Bromo akan dilaksanakan di Amfiteater terbuka di Jiwa Jawa Resort Bromo, Sukapura, Probolinggo, Jawa Timur.

Musisi yang akan tampil di antaranya Tompi, Debu, Yuri Mahatma Quartet, Gugun Blues Shelter, Jazz Malang Community, Idang Rasjidi, Didi Kempot dan Ricad Hutapea, Tristan, Voyager 4 dan lainnya.

Tiket hariannya dijual sesuai kelas, yakni VVIP Rp1,25 juta, VIP B Rp750 ribu, VIP A Rp650 ribu dan Festival Rp450 ribu. Untuk tiket terusan VVIP Rp2 juta, VIP B Rp1,35 juta, VIP A Rp1,15 juta dan Festival Rp800 ribu.

Sementara Jazz Gunung Ijen akan diselenggarakan di Amfiteater Taman Gandrung Terakota, Jiwa Jawa Resort Ijen, Banyuwangi, Jawa Timur. Musisi yang akan hadir dalam acara ini adalah Tompi, Yura Yunita, Parkdrive dan lainnya.

Untuk tiket reguler dijual dengan harga Rp500 ribu dan premium Rp800 ribu.

Baca juga: Banyuwangi hadirkan sejumlah penyanyi meriahkan Jazz Gunung

Baca juga: Ribuan pengunjung padati Jazz Gunung Bromo
 

Pewarta: Maria Cicilia
Editor: Heppy Ratna Sari
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Harapan Armand Maulana setelah RUU Permusikan ditarik

Jakarta (ANTARA) – Musisi Armand Maulana menyambut baik penarikan RUU Permusikan dari Program Legislasi Nasional (Prolegnas) prioritas 2019 dan berharap ke depannya perwakilan dari setiap musisi aktif berdiskusi tentang permasalahan industri musik di Indonesia.

“Paling tidak dengan adanya pembatalan ini, Insyaa Allah kita semuanya berkumpul dan menjadi kuat,” ujar Armand saat berbincang dalam acara The 90’s Festival di Jakarta, Rabu.

Menurut vokalis band Gigi itu, musisi di Indonesia tidak hanya yang tergabung dalam label indie atau mayor saja. Pemain kafe dan pemain musik tradisional juga musisi, ujarnya.

Armand merasa, usulan terhadap RUU Permusikan kemarin, hanya digagas oleh segelintir musisi yang tidak mewakili semua.

“Kalau memang mau maju lagi ke DPR, itu terakomodir semua musisi, karena antara atmosfer indie sama mayor aja udah beda. Kalau gue sih pengin semuanya dateng. Semua ada wakil lah minimal, jangan sampai kejadian lagi yang ini ada, yang itu enggak ada,” katanya menjelaskan.

“Karena mereka beda-beda. Di satu sisi yang ini udah ngomongin royalti digital dari Amerika, dari YouTube adSense, dari Eropa atau apa. Tapi saat ngobrol sama musisi daerah, mereka bilang ‘Kang, saya teh latihan aja susah’. Dia masih ngomongin latihan, dia butuh ruangan. Gila kan jauh,” tutur suami Dewi Gita itu menambahkan.

Armand mengungkapkan jika mendapat undangan untuk berdiskusi mengenai industri musik, ia akan hadir.

“Insyaa Allah,” kata Armand.

Baca juga: Komentar pekerja seni atas ditariknya RUU Permusikan dari Prolegnas
 

Pihak pro dan kontra RUU Permusikan bertemu

Pewarta: Maria Cicilia
Editor: Heppy Ratna Sari
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Bermain bareng setelah 18 tahun pisah, dr. PM merasa CLBK

Jakarta (ANTARA) – Personel band dr. PM akhirnya tampil satu panggung lagi dalam acara The 90’s Festival pada November mendatang, setelah tidak bermusik bersama selama 18 tahun.

Pertemuan kembali itu membuat para personelnya merasakan cinta lama bersemi kembali (CLBK) saat latihan bersama.

“18 tahun enggak main bareng ya pasti ada yang lupa (lagu) tapi seru sih,” ujar Ronald, drumer dr. PM saat berbincang di Jakarta, Rabu.

Selama rentang waktu 18 tahun, band yang digawangi oleh Erwin (vokal), Ronald (drum), Marshal (gitar) dan Danny (bass) sama sekali tidak pernah main bareng lagi.

Erwin mengatakan, mereka akhirnya memutuskan untuk reuni karena merasa saat ini adalah waktu yang tepat. Sebelumnya, keinginan itu hanya menjadi wacana saja.

“Ini sebenarnya kayak mukjizat, kangennya udah ada, ketemu label lama udah, CLBK udah tapi akhirnya dikuatkan lagi sama manajemen. Akhirnya kita bertemu dan latihan bareng lagi. Ya berantakan memang karena 18 tahun emang udah enggak pernah bareng lagi,” jelas Erwin.

“Karena memang untuk menyatukan kesibukan masing-masing itu susah banget ya mesti sabar. Awalnya wacana-wacana saja, sekarang mungkin waktu yang pas. Bener ya, mungkin ini mukjizat akhirnya bisa kumpul,” ujar Ronald menambahkan.

Sebelum tampil di The 90’s Festival pada 24 November 2019, dr. PM berencana membuat pertunjukan pada 29 Juli di Hard Rock Cafe, Jakarta. Acara itu dibuat untuk menyegarkan kembali ingatan para penggemarnya dan sebagai pemanasan.

Band dr. PM dibentuk pada 1997 dan lagu yang pernah dipopulerkan oleh mereka di antaranya “Pernah Mencoba” dan “Damai Mimpi”.

Baca juga: Hanson dan dr.PM akan reuni dalam The 90’s Festival
 

Mari bernostalgia musik 90-an lewat 90’s Festival

Pewarta: Maria Cicilia
Editor: Heppy Ratna Sari
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Hanson dan dr.PM akan reuni dalam The 90’s Festival

Jakarta (ANTARA) – Grup musik yang telah belasan tahun vakum seperti dr.PM dan Hanson akan reuni dalam The 90’s Festival yang akan berlangsung di Gambir Expo, Kemayoran, Jakarta, pada 23-24 November 2019.

“Memang uniknya, (kami) mengumpulkan artis-artis yang sudah lama hilang. Kalau artis sekarang gampang, tinggal kontak manager. Nah kalau yang lama, udah enggak pada punya manager. Jadi, (kami) harus kontak satu-satu termasuk dr.PM,” ujar promotor Akselerasi Entertainment Arindra dalam jumpa pers di Jakarta, Rabu.

Selain dr.PM, grup musik lokal lain yang sudah vakum dan akan melakukan reuni khusus dalam The 90’s Festival adalah Bunglon, Tofu yang terdiri dari Uya Kuya, Fla, dan Anton serta Wong Band yang digawangi oleh Heppy (vokal), Gangan (gitar), Herman (bass), Iwan (gitar) serta Remmi (drum).

“Sedangkan Hanson, setelah 19 tahun tahun lalu, akhirnya (mereka) ke Indonesia lagi. Dulu, dia ke sini saat masih anak-anak,” ujarnya.

Berbeda dibanding tahun-tahun sebelumnya, The 90’s Festival 2019 berlangsung selama dua hari. Menurut Arindra, keputusan itu untuk membuat pengunjung lebih nyaman.

Baca juga: Tidak hanya musik, 90’s festival hadirkan komunitas hape jadul

“Kami lihat animonya (pengunjung) dari tahun ke tahun meningkat dan kami ingin memberikan kenyamanan untuk pengunjung. Jadi, kami bikin dua hari biar penonton lebih nyaman,” kata Arindra.

Untuk jajaran pertama pengisi acara, musisi luar negeri dan Indonesia yang sudah dipastikan tampil adalah Michael Learns To Rock (MLTR), Jambrud, Sheila on 7, Gigi, Potret, Vina Panduwinata, Tipe-X, Element Reunion, dan M.E.

“Itu baru line up fase pertama, belum keseluruhan. Nanti, akan kami umumkan lagi fase dua,” kata Arindra.

Panitia penyelenggara membagi dua kelas tiket yakni festival sebesar Rp520 ribu per hari dan Rp720 ribu untuk dua hari. Sedangkan tiket SuperFestival Rp1,3 juta per hari atau Rp1,8 juta untuk dua hari.

Baca juga: Festival musik paling keren sepanjang 2018

Mari bernostalgia musik 90-an lewat 90’s Festival

Pewarta: Maria Cicilia
Editor: Imam Santoso
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Koalisi Tolak RUU Permusikan segera bentuk organisasi baru

Organisasi ini isinya untuk mengawal para pembuat kebijakan agar tidak mengulang kesalahan seperti di RUU Permusikan lalu

Jakarta (ANTARA) – Koalisi Nasional Tolak RUU Permusikan (KNTLRUUP) segera membubarkan diri dan akan membentuk organisasi baru setelah agenda utamanya mengeluarkan draf RUU Permusikan  dari daftar Program Legislasi Nasional (Prolegnas) DPR RI telah tercapai.

“KNTLRUUP akan bertemu dengan para praktisi musik yang kemarin ikut mendukung gerakan ini untuk membubarkan organisasi ini karena misi utamanya sudah tercapai,” kata pengamat permusikan sekaligus bagian dari Koalisi Nasional Tolak RUU Permusikan Wendy Putranto saat dihubungi ANTARA di Jakarta, Rabu.

Pihaknya, ujar dia, berencana akan membentuk organisasi baru yang bertujuan untuk mewujudkan perubahan dan perbaikan pada tata kelola industri musik Indonesia.

Anggota organisasi tersebut berupa gabungan dari para praktisi musik yang berprofesi sebagai musisi, komposer, pencipta lagu, manajer, produser, promotor, pengelola venue, penerbit musik, lembaga manajemen kolektif, dan lainnya.

“Organisasi ini isinya untuk mengawal para pembuat kebijakan agar tidak mengulang kesalahan seperti di RUU Permusikan lalu yang tidak mengakomodasi musisi-musisi dari daerah atau kota-kota lainnya,” kata dia.

Selain itu kelompok tersebut mempunyai misi untuk melindungi kepentingan para stakeholder industri musik, melakukan lobi-lobi, edukasi, dan riset untuk kemajuan industri musik bersama.

Organisasi baru itu juga akan bekerja sama dengan lembaga industri musik yang sudah mapan lainnya untuk ikut mempersiapkan penyelenggaraan musyawarah musik nasional yang bertujuan melakukan pemetaan terhadap segala permasalahan yang terjadi di industri musik.

“Tujuan akhirnya untuk meningkatkan kesejahteraan seluruh praktisi musik di tanah air. Kira-kira arah organisasinya begitu, tetapi ini belum final, masih wacana dan perlu dibahas secara kolektif nanti dalam pertemuan bersama para pendukung KNTLRUUP lainnya,” kata dia.

Baca juga: RUU Permusikan harus direvisi dan libatkan pekerja seni
Baca juga: Pengamat: RUU Permusikan harus dicabut secara keseluruhan

Pihak pro dan kontra RUU Permusikan bertemu

Pewarta: Aubrey Kandelila Fanani
Editor: Dewanti Lestari
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar pekerja seni atas ditariknya RUU Permusikan dari Prolegnas

Jakarta (ANTARA) – DPR dan pemerintah secara resmi menarik Rancangan Undang Undang (RUU) Permusikan dari daftar Program Legislasi Nasional (Prolegnas) prioritas 2019, yang disambut gembira para pelaku musik yang tergabung dalam Koalisi Nasional Tolak RUU Permusikan (KNTLRUUP).

“Kami menyambut gembira langkah DPR yang mendengarkan aspirasi masyarakat luas dan akhirnya menarik RUU Permusikan dari daftar Prolegnas prioritas,” ujar Wendi Putranto salah satu anggota KNTLRUUP melalui keterangan resmi yang diterima Antara, Selasa.

Mereka sebelumnya juga sempat membuat petisi menolak RUU Permusikan melalui situs Change.org. Petisi itu kemudian ditandatangani oleh 313.000 orang.

“Ini menjadi preseden bahwa aspirasi masyarakat yang terorganisir dapat membuat perubahan,” kata Kartika Jahja, yang juga anggota KNTLRUUP.

“Perbaikan tata kelola industri mutlak diperlukan. Energi penolakan RUU Permusikan jangan sampai padam di sini, namun harus dikembangkan demi perubahan,” jelas Hafez Gumay, peneliti Koalisi Seni.

Meski demikian, perjuangan para musisi dan pelaku musik belum usai, sebab masih banyak yang harus diperbaiki khususnya perihal tata kelola industri musik.

“Ini momentum untuk melanjutkan kolaborasi lintas pemangku kepentingan untuk memperbaiki tata kelola industri musik dan meningkatkan kesejahteraan para pelakunya. Kita perlu merintis jalan baru dalam memperbaiki tata kelola industri musik,” ujar Glenn Fredly, penggagas Kami Musik (KAMI).

Baca juga: SORE: RUU Tata Kelola Permusikan lebih mendesak

Baca juga: RUU Permusikan harus direvisi dan libatkan pekerja seni

Baca juga: Soal RUU Permusikan, jangan atur musiknya tapi tata kelolanya

Pihak pro dan kontra RUU Permusikan bertemu

Pewarta: Maria Cicilia
Editor: Alviansyah Pasaribu
COPYRIGHT © ANTARA 2019

1ID Music ajang cari bakat boy band diluncurkan di Jakarta

Jakarta (ANTARA) – Famous All Stars meluncurkan 1ID (One ID) Music di Jakarta untuk mencari bakat boy band sebagai upaya mengedukasi kalangan muda di Indonesia untuk menyalurkan bakatnya ke arah yang positif seperti diterapkan di berbagai negara.

“Peserta dari ajang ini tidak hanya akan berkompetisi merebut posisi final, tapi juga akan menerima serangkaian pelatihan skala internasional dari sederet pengalaman musik,” kata Dien Tirto Buwono dari Famous All Stars sebagai pencipta 1ID Music, di Jakarta, Rabu.

Dien mencontohkan kesuksesan industri musik Korea menciptakan sebuah ekosistem dengan produktivitas yang konsisten merupakan kunci keberhasilan menjadi trend setter dunia.

“1ID Music diharapkan dapat mendukung perkembangan ekosistem industri musik Indonesia menjadi lebih stabil, sehingga talenta-talenta muda Indonesia dapat terus berkarya dan terekspose secara berkesinambungan,” ujar Dien.

Patrick Effendy yang sebelumnya telah sukses menciptakan dan mengasuh CJR (Coboy Junior), digaet menjadi juri utama kompetisi sekaligus produser boy group ini. Sedangkan Sean Monteiro yang telah mencetak sukses lewat Trilogi Anak Artis serta Ibu-Ibu Hot akan menjadi sutradara reality show ini.

“Saat membentuk CJR, saya melakukan proses casting tertutup. Kali ini lewat 1ID Music saya ingin membuka peluang seluas-luasnya bagi publik yang berpotensi untuk menunjukkan bakatnya,” kata Patric.

Dien mengatakan pendaftaran dibuka mulai 18 Juni 2019, serta akan ditutup pada 12 Juli 2019, sebanyak 30 finalis terpilih diumumkan pada 22 Juli 2019.

Dien juga meyampaikan pendaftar harus memiliki syarat pria warga negara Indonesia berusia 14-22 tahun yang memiliki talenta musik mumpuni seperti menyanyi, rap, dan menari.

Pendaftaran dilakukan secara online, dengan mengunggah video yang menunjukkan kemampuan menyanyi, rap sambil menari selama satu menit ke instagram dengan tag ke @1IDMusic dan menyertakan hashtag #1IDMusic #1IDMusicProject #1IDMusicCasting.

Dien berharap 1ID Music dapat menjadi tayangan yang memaksimalkan interaksi pendukung dengan peserta yang sedang berkompetisi.

“Setiap minggu, 1ID Music akan menayangkan episode berdurasi 50 menit dengan total 8 episode,” ujar dia.

Pemenang akan dipilih dengan menggabungkan penilaian juri dan dukungan penonton. Kompetisi akan menyisakan lima pemenang pada akhir September 2019, serta berhak mendapatkan kontrak total senilai Rp2,5 miliar.

Pemerintah siapkan langkah strategis dorong industri musik Indonesia

Pewarta: Ganet Dirgantara
Editor: Budisantoso Budiman
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Tiket konser U2 di Singapura mulai dijual besok

Jakarta (ANTARA) – Band rock asal Irlandia U2 akan menggelar konser “The Joshua Tree Tour 2019” di berbagai negara seperti Australia, Jepang, Selandia Baru dan untuk pertama kalinya di Singapura dan Korea Selatan.

Tur konser untuk memperingati 30 tahun album Joshua Tree itu akan dimulai pada 8 November di Selandia Baru.

Konser di Singapura rencananya berlangsung pada 30 November 2019 di National Stadium dan penjualan tiket konser dimulai pada Kamis (20/6) pukul 10.00 waktu Singapura, ungkap pihak Live Nation SG melalui laman Twitter-nya.

U2, yang lahir di Dublin, Irlandia, pada 1976, terdiri dari Bono (vokal), The Edge (gitar), Adam Clayton (bas), dan Larry Mullen Jr (drum). Empat tahun kemudian, mereka mengeluarkan album debut “Boy”.

Pada tahun 1983, U2 meluncurkan album “War” diikuti sejumlah single, “Sunday Bloody Sunday” dan “Pride (In the Name of Love)”, menjadikan mereka populer di kalangan penikmat musik.

Hingga pada tahun 1987, melalui album kelima “The Joshua Tree”, U2 menguatkan eksistensi mereka sebagai superstar.

Baca juga: Bono kehilangan suara, konser U2 di Berlin terpaksa berhenti

Baca juga: Bono U2 minta legislator AS hentikan pemisahan keluarga imigran

Baca juga: Bono U2 minta Suu Kyi mundur sebagai pemimpin Myanmar

Pewarta: Lia Wanadriani Santosa
Editor: Alviansyah Pasaribu
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Pentolan Megadeth Dave Mustaine mengidap kanker tenggorokan

Jakarta (ANTARA) – Pentolan Megadeth, Dave Mustaine mengumumkan bahwa dia didiagnosis mengidap kanker tenggorokan, akibatnya beberapa pertunjukan dari band-nya terpaksa dibatalkan.

“Saya telah didiagnosis menderita kanker tenggorokan. Ini jelas sesuatu yang harus dihormati dan dihadapi secara langsung – tetapi saya pernah menghadapi masalah sebelumnya. Saya dan dokter telah berencana untuk melakukan perawatan yang tingkat keberhasilannya 90 persen dan pengobatan telah dimulai,” katanya melalui akun Instagramnya.

“Sayangnya, ini mengharuskan kami membatalkan sebagian besar pertunjukan tahun ini. ‘Megacruise 2019’ akan tetap berlangsung, namun dengan formasi yang berbeda. Semua informasi terkini bisa didapatkan melalui megadeth.com. Megadeth akan kembali secepatnya,” lanjutnya.
 

I’ve been diagnosed with throat cancer. It’s clearly something to be respected and faced head on – but I’ve faced obstacles before. I’m working closely with my doctors, and we’ve mapped out a treatment plan which they feel has a 90% success rate. Treatment has already begun. ⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠀ Unfortunately, this requires that we cancel most shows this year. The 2019 Megacruise will happen, and the band will be a part of it in some form. All up to date information will be at megadeth.com as we get it. Megadeth will be back on the road ASAP. ⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠀ Meanwhile, Kiko, David, Dirk and I are in the studio, working on the follow up to Dystopia – which I can’t wait for everyone to hear. ⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠀ I’m so thankful for my whole team – family, doctors, band members, trainers, and more. ⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠀ I’ll keep everyone posted. ⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠀ See you soon, Dave Mustaine

A post shared by Dave Mustaine (@davemustaine) on

Gitaris sekaligus vokalis Megadeth ini mengatakan bahwa dia bersama Kiko, David dan Dirk tetap mengerjakan album untuk “Dystopia” dan dia tidak sabar untuk memperdengarkan pada semua orang.

“Saya sangat berterima kasih untuk seluruh tim saya, keluarga, dokter, semua anggota band, trainer dan lainnya,” ujar Dave.

Dave Mustaine membentuk Megadeth di Los Angeles pada 1983 setelah dipecat dari Metallica. Band yang didirikannya ini menjadi salah satu grup musik thrash-metal terkemuka di dunia.

Baca juga: Megadeth lelang gitar untuk Palu & Donggala 30 November 2018
Baca juga: Megadeth ajak Jokowi dan Ganjar Pranowo saksikan konsernya
 

Penerjemah: Maria Cicilia
Editor: Heppy Ratna Sari
COPYRIGHT © ANTARA 2019