The Used tutup Hodgepodge Superfest 2019 hari pertama

Jakarta (ANTARA) – Grup band The Used menutup pertunjukan Hodgepodge Superfest 2019 hari pertama di Allianz Ecopark Ancol, Jakarta, Minggu dini hari.

Sebagai penampil pamungkas dalam acara festival musik itu, The Used ini mendapat apresiasi yang sangat besar dari penonton .

Band beraliran emo asal Amerika Serikat itu, membuka pertunjukan dengan membawakan “Take It Away” dan “The Bird and The Worm”.

“Siapa di sini yang nonton kita tahun 2008? Wah lumayan juga. Kami akan memberikan malam terbaik untuk kalian semua,” ujar vokalis The Used, Bert McCracken saat menyapa penonton Hodgpodge Superfest 2019.

Bert juga sempat meminta penonton untuk mengosongkan area tengah panggung agar yang ingin melakukan moshing memiliki tempat yang luas dan tidak mengganggu yang lain.

“Lagu berikutnya adalah lagu cinta. Saya mau kalian tatap mata orang yang berada di samping kalian dan rangkul mereka,” kata Bert sebelum menyanyikan “I Caught Fire”.

Baca juga: NTRL kobarkan semangat penonton Hodgepodge Superfest 2019

The Used juga sempat menyanyikan lagu ban Oasis yang berjudul “Wonderwall”, sambil berkata, “Kami benci Oasis. Tidak-tidak bercanda, kami hanya bercanda.”

Band yang terdiri dari Berth McCracken (vokal), Jeph Howard (bass), Dan Whitesides (drum) dan Joey Bradford (gitar) cukup memiliki banyak penggemar di Indonesia.

Hampir semua penonton turut bernyanyi bersama The Used dari awal hingga akhir pertunjukan, bahkan tidak sedikit yang ikut moshing.

Selama kurang lebih satu jam, The Used membawakan sekira 15 lagu di antaranya “Listening”, “Taste to Ink”, “Cry”, “Blood on My Hands”, “Buried Myself Alive”, “On My Own”, “Pretty Handsome Awkward” serta “Box Full of Sharp Objects”.

Sementara itu, untuk hari kedua Hodgepodge Superfest 2019 akan menampilkan Prophets of Rage, A.Nayaka, Ahmad Abdul, Barasuara, Betty Who, Danilla, Jevin Julian x Petra Sihombing, Joko in Berlin, Maliq & D’Essentials, Marcello Tahitoe, M.A.T.S, Pamungkas, Reality Club, Stars Project Tribute to Michael Jackson, State Champs dan Superorganism.

Baca juga: Iwa K dan Sweet Martabak ajak penonton Hodgepodge 2019 goyang bareng

Baca juga: Hodgepodge Superfest 2019 jadi panggung perpisahan untuk GAC
 

Pewarta: Maria Cicilia
Editor: Heppy Ratna Sari
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Iwa K dan Sweet Martabak ajak penonton Hodgepodge 2019 goyang bareng

Jakarta (ANTARA) – Penyanyi rap Iwa K dan grup Sweet Martabak sukses membuat penonton festival musik Hodgepodge Superfest 2019 di Allianz Ecopark Ancol, Jakarta, Sabtu (31/8), bergoyang bersama.

Sweet Martabak mengawali penampilan di panggung Supermusic dengan menyanyikan lagu-lagu hip hop era 1990-an seperti “Sumur di Ladang”, “Tididit” dan “Cewe Matre”.

“Hip hop itu kan soal cerita dan tiap lagu pasti ada ceritanya,” ujar John salah satu personel Sweet Martabak.

Setelah Sweet Martabak, Iwa K muncul di panggung dan langsung membawakan “Debs File”. Dia pun meminta penonton Hodgepodge untuk mengangkat tangan ke udara dan ikut bergoyang.

“Kita harus bersenang-senang kan di sini, jadi keluarin semuanya,” kata penyanyi rap kenamaan Indonesia itu.

Iwa kemudian mulai memainkan “Nombok Dong”, “Tolong Dong” dan “Bersamamu”. Tak lama kemudian, Iwa memanggil Sweet Martabak untuk berkolaborasi.

“Nah lagu yang ini cocok banget buat situasi kita saat ini di Indonesia. Gue enggak peduli dengan apa warna kulit lu yang penting kita goyang bareng-bareng di sini,” kata Iwa sebelum membawakan lagu “Goyang”.

“Terima kasih ya buat Hodgepodge dan semua yang udah nonton. Dengan musik kita bisa bergaul tanpa batas dan bebas,” ujar Iwa.

Iwa K dan Sweet Martabak menutup penampilannya dengan “Bebas” dan “Malam Indah”. Penonton pun kompak mengikuti goyangan Iwa serta Sweet Martabak.

Setelah Iwa K, Hodgepodge hari pertama akan ditutup dengan penampilan dari The Used yang menjadi salah satu musisi paling ditunggu di festival tersebut.

Baca juga: Hodgepodge Superfest 2019 jadi panggung perpisahan untuk GAC

Baca juga: NTRL kobarkan semangat penonton Hodgepodge Superfest 2019
 

Pewarta: Maria Cicilia
Editor: Heppy Ratna Sari
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Konser Westlife di Borobudur

Personil boy band legendaris asal Irlandia, West Life Shane Filan (kedua kanan), Kian Egan (kanan), Nicky Byrne (kiri) dan Mark Feehily (kedua kiri) menunjukan aksinya saat acara Borobudur Symphony 2019 di Komplek Candi Borobudur, Magelang, Jateng, Sabtu (31/8/2019). Dalam acara yang digagas oleh Rajawali Indonesia itu Westlife membawakan sejumlah karya terbaiknya seperti “I Have a Dream:, “Uptown Girl” hingga “If I Let You Go”. ANTARA FOTO/Andreas Fitri Atmoko/hp.

Senang konser di Jakarta, PENTAGON berjanji akan kembali

Jakarta (ANTARA) – Para personel grup idola asal Korea Selatan PENTAGON mengaku puas dan senang bisa tampil di hadapan para penggemar mereka yang dijuluki UNIVERSE dalam konser bertajuk “Prism”, di Jakarta, Sabtu malam.

Selama hampir dua jam, Jinho, Hui, Hong-seok, Shin-won, Yeo One, Yuto, Kino, dan Woo-seok membawakan lebih dari 20 lagu termasuk yang terbaru, “Humph!” dan “Fantasystic”.

Penampilan mereka di panggung disambut antusias oleh penonton yang menjerit sekuat tenaga, melambaikan tangan, dan berjingkrak mengikuti irama.

“Ini kota pertama setelah Seoul. Di sini seru sekali,” ujar Shin-won.

“Aku senang bertemu UNIVERSE Indonesia. Kami akan selalu mencintai kalian,” sambung Hui.

Jakarta menjadi kota kedua lokasi konser grup tersebut setelah Seoul pada April 2019. Untuk konser di Jakarta hanya delapan anggota yang hadir, sebab Yan-an absen karena sakit.

Baca juga: PENTAGON nyanyikan 20 lebih lagu, termasuk debut “Gorilla”

Konser “Prism” sekaligus menjadi pertemuan PENTAGON dengan para penggemar di Indonesia sejak debut mereka pada 2016.

Woo-seok mengucapkan terima kasih karena penggemar bersabar selama tiga tahun terakhir menanti grupnya datang.

“Terima kasih telah menunggu kami. Aku senang bisa tampil di Jakarta. Aku tidak akan melupakan konser ini,” kata Woo-seok.

“Aku tidak akan melupakan malam ini. Terima kasih Indonesia,” imbuh Yeo-one.

Dalam kesempatan itu, Kino berharap melalui konser “Prism” grupnya bisa memberikan warna baru untuk para UNIVERSE di seluruh dunia termasuk Indonesia.

Hong-seok dan Yuto mewakili grup berjanji akan kembali menggelar konser di Jakarta pada waktu mendatang.

I love you Jakarta. Aku berharap kalian tidak akan melupakan malam ini karena kami akan kembali,” kata Yuto.

Baca juga: Shin-won PENTAGON bikin penggemar tertawa gara-gara sontekan
 

Pewarta: Lia Wanadriani Santosa
Editor: Heppy Ratna Sari
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Changmin TVXQ menyesal tidak datang ke Indonesia lebih cepat

Tangerang (ANTARA) – Duo K-pop TVXQ, Yunho dan Changmin, meminta maaf karena membiarkan penggemar di Indonesia menunggu belasan tahun untuk menyaksikan konser solo grup tersebut.

Di sela “TVXQ! CONCERT – CIRCLE #with in Jakarta” di Indonesia Convention Exhibition (ICE) BSD, Tangerang, Sabtu, Changmin menyatakan rasa sesal karena baru menggelar konser perdana di Indonesia hari ini.

“Sayang sekali kami baru konser enam belas tahun setelah debut,” ujar Changmin. “Walau begitu, terima kasih banyak untuk yang mendukung kami selama ini.”

Saat menyampaikan sepatah dua patah kata di sela penampilan energik, Changmin maupun Yunho berkali-kali menyatakan terima kasih atas antusiasme Cassiopeia, sebutan untuk penggemar TVXQ.

Yunho bahkan sempat mengaku khawatir tidak mendapat sambutan meriah karena belum menyapa Cassiopeia Indonesia secara langsung dalam kurun 16 tahun.

“Tapi saya senang karena ternyata ada banyak penggemar di sini,” ujar Yunho.

Malam ini adalah konser solo perdana mereka, tapi bukan kali pertama TVXQ manggung di Indonesia.

Duo itu pernah tampil di Jakarta bersama musisi dari SM Entertainment dalam gelaran konser “SM Town Live World Tour III” pada September 2012. Acara tersebut menghadirkan banyak bintang tamu sehingga durasi penampilan TVXQ sangat terbatas.

“Sejak SM Town 2012, kami ingin sekali kembali ke Indonesia,” kata Yunho.

Konser TVXQ berlangsung selama hampir 2,5 jam, menghadirkan tata panggung apik, koreografi penuh energi dan suara merdu dari Yunho dan Changmin.

Banyak lagu dari album “New Chapter No. 1: The Chance of Love” mereka bawakan karena rangkaian konser “Circle — #welcome” memang bertujuan mempromosikan album studio ke-8 TVXQ tersebut.

Namun TVXQ pun membawakan lagu-lagu lama seperti “Hug” yang menimbulkan nostalgia, terutama untuk penggemar setia yang mengikuti betul perjalanan karir grup dari SM Entertainment sejak debut pada 2003 silam.

TVXQ alias DBSK (Dong Bang Shin Ki) yang artinya “dewa-dewa yang terbit dari timur” tak hanya terkenal di Korea Selatan, mereka juga aktif berkarya di Jepang dengan nama Tohoshinki.

Saat debut, grup ini terdiri dari lima penyanyi, namun tiga personelnya Jaejoong, Yoochun dan Xiah Junsu keluar membentuk trio JYJ akibat konflik internal.

Baca juga: TVXQ: Kami kangen kalian!
 

Pewarta: Nanien Yuniar
Editor: Heppy Ratna Sari
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Shin-won PENTAGON bikin penggemar tertawa gara-gara sontekan

Jakarta (ANTARA) – Shin-won, salah satu personel grup idola K-pop PENTAGON sempat membuat para penggemar dan rekan segrupnya tertawa geli di sela konser di Jakarta, Sabtu malam.

Setelah membawakan lagu “Sha La La” dan “Gorilla”, tibalah saatnya kedelapan anggota grup menyapa penggemar sembari memperkenalkan diri.

Berbeda dari ketujuh rekannya yang menyapa dalam bahasa Inggris, Shin-won justru berbicara dalam bahasa Indonesia.

Sebelum memulai perkenalan, dia menyingkap lengan baju sebelah kiri dan mengucapkan kalimat “Saya Shin-won, senang bertemu dengan Anda. Terima kasih atas kedatangannya”.

Baca juga: PENTAGON buka konser perdana dengan “Sha La La”

Rupanya kalimat itu tertulis di lengan dan dia membacanya perlahan. Melihat itu para penggemar dan rekan-rekannya tertawa.

Sesi perkenalan dan menyapa penggemar lazim dilakukan idola K-pop di sela konser. Terkadang, mereka menggunakan kalimat dalam bahasa nasional negara yang menjadi lokasi konser, termasuk bahasa Indonesia.

Tak hanya itu, seringkali para idola juga bertingkah konyol dan menampilkan aksi tak terduga seperti menari acak di atas panggung demi merebut hati penggemar.

Baca juga: PENTAGON nyanyikan 20 lebih lagu, termasuk debut “Gorilla”
 

Pewarta: Lia Wanadriani Santosa
Editor: Heppy Ratna Sari
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Westlife pukau ribuan penonton di Candi Borobudur

Jika Candi Borobudur sebagai salah satu warisan dunia ini lebih dikenal lagi, maka akan lebih banyak lagi efek positif yang bisa langsung dirasakan oleh bangsa Indonesia

Magelang (ANTARA) – Penampilan grup vokal Westlife asal Irlandia dalam Borobudur Symphony 2019 di Taman Lumbini Candi Borobudur, Kabupaten Magelang, Jawa Tengsh, Sabtu malam, memukau ribuan penonton.

Para penggemar Westlife berteriak historis saat personelnya Filan, Kian Egan, Nicky Byrne, dan Mark Feehily tampil di atas panggung yang dipadukan dengan latar belakang perangkat multimedia.

Para penonton di kelas festival yang berdiri di depan panggung ikut berjingkrak-jingkrak sambil menirukan lagu yang dibawakan Westlife.

Keempat personel Westlife membawakan hasil karyanya, antara lain “If I Let You Go”, “Uptown Girl”, “I Lay My Love On You”, “I Have a Dream”, “Soledad”, “Puzzle On My Heart”, “I Don’t Wanna Fight”, “Swear It Again”, dan “Fool Again”.

Grup vokal yang terbentuk 3 Juli 1998 tersebut, memberi kejutan kepada para penggemar setianya selama ini, yakni melalui rangkaian tur konser dunia bertajuk “The Twenty Tour Westlife” yang telah bergulir sejak Mei 2019.

Beberapa waktu lalu Westlife menggelar pertunjukannya di Jakarta dan Palembang. Kali ini menjadi giliran Rajawali
Indonesia (Promotor) dan PT Taman Wisata Candi Borobudur, Prambanan, dan Ratu Boko (Co Promotor) memboyong Westlife ke Candi Borobudur untuk tampil dalam gelaran Borobudur Symphony.

Direktur Utama PT Taman Wisata Candi Borobudur, Prambanan, dan Ratu Boko, Edy Setijono mengatakan Borobudur Symphony merupakan gelaran konser musik bertaraf internasional yang pertama kali diperkenalkan kepada publik Indonesia pada 2018.

Konser musik itu suatu bentuk agung dari proses kolaborasi dua mahakarya, yaitu mahakarya Candi Borobudur sebagai warisan budaya dunia yang disandingkan dengan baik bersama mahakarya musik dari para musisi hebat dunia.

Setelah kesuksesan Mariah Carey pada Borobudur Symphony 2018, katanya, Borobudur Symphony kedua kali ini menjadi ruang spesial bagi Westlife untuk mempresentasikan karya-karya terbaiknya kepada masyarakat Indonesia.

Edy Setijono menuturkan Westlife “The Twenty Tour” Borobudur Symphony bukan saja menjadi hal positif yang bisa dirasakan langsung oleh para penggemarnya di Indonesia, namun juga bagi Candi Borobudur sebagai salah satu peninggalan nenek moyang yang masih berdiri dengan megah sampai saat ini.

Ia berharap penampilan Westlife menjadi pemantik sehingga Candi Borobudur lebih dikenal lagi oleh masyarakat dunia.

“‘Event’ ini salah satu upaya dari kami untuk lebih mengenalkan lagi Candi Borobudur kepada msyarakat dunia. Jika Candi Borobudur sebagai salah satu warisan dunia ini lebih dikenal lagi, maka akan lebih banyak lagi efek positif yang bisa langsung dirasakan oleh bangsa Indonesia,” katanya. 

Baca juga: 250 personel polisi amankan konser Westlife di Borobudur
Baca juga: Penonton konser Westlife harus beli tiket masuk Borobudur

 

Pewarta: Heru Suyitno
Editor: M. Hari Atmoko
COPYRIGHT © ANTARA 2019

PENTAGON nyanyikan 20 lebih lagu, termasuk debut “Gorilla”

Jakarta (ANTARA) – Grup idola K-Pop PENTAGON menyanyikan lebih dari 20 lagu termasuk lagu debut mereka “Gorilla” dalam konser perdana bertajuk “Prism” di Jakarta, Sabtu malam.

“Sha La La” menjadi lagu pembuka konser diikuti “Gorilla”, “Runaway”, ” Can You Feel It”, “Skateboard”, “Beautiful”, “Naughty Boy” dan “Shine” yang membuat para penggemar bersemangat menonton idola mereka menyanyi dan menari dengan energik.

Kedelapan personel grup yakni Jinho, Hui, Hong-seok, Shin-won, Yeo One, Yuto, Kino dan Woo-seok juga melantunkan lagu-lagu dalam album mini terbaru mereka, “SUM(ME:R)”, seperti “Humph!” dan “Fantasystic”.

Tidak hanya lagu mereka sendiri, Kino, Hong-seok, Jinho dan Yeo-one juga membawakan lagu “Havana” yang dipopulerkan penyanyi Camila Cabello. Sementara personel lainnya menyanyikan “Uptown Funk” lagu dari penyanyi Mark Ronson dan Bruno Mars.

PENTAGON sempat membuat suasana area konser sendu sesaat ketika membawakan “When it Rains at Night”, “Till”, dan “Like This” versi akustik. Para penggemar menikmati suara merdu kedelapan personel sembari sesekali mengangkat spanduk bertuliskan huruf Hangul.

PENTAGON lalu menutup konser yang berlangsung selama dua jam di mal Kota Kasablanka dengan lagu “Spectacular” dan “Thumbs Up”.

Ini adalah kali pertama PENTAGON bertemu para UNIVERSE, sebutan untuk penggemar setianya, di Indonesia. Hanya saja, salah satu personel, Yan-an tidak bisa tampil karena sedang rehat dari aktivitas grup.

Kendati begitu, Yan-an muncul dalam video yang diputar di tengah konser. Video itu memperlihatkan kebersamaan para personel di sela mempersiapkan pertunjukan.

Baca juga: PENTAGON buka konser perdana dengan “Sha La La”

Baca juga: PENTAGON super antusias gelar konser perdana di Indonesia
 

Pewarta: Lia Wanadriani Santosa
Editor: Heppy Ratna Sari
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Salam perpisahan GAC sebelum vakum

Jakarta (ANTARA) – GAC yang beranggotakan Gamaliel Tapiheru, Audrey Tapiheru serta Cantika Abigail memutuskan vakum sejenak sebagai grup musik untuk menjalani karir masing-masing.

Gamaliel, Audrey, dan Cantika pun mengucapkan salam perpisahan saat tampil di Hodgepodge Superfest 2019, Allianz Ecopark Ancol, Jakarta, Sabtu.

“Di momen ini kita mau ngucapin terima kasih atas support selama 10 tahun pada GAC apalagi yang ngikutin kita dari tahun 2008 di YouTube,” kata Gamaliel.

“GAC mau ngucapin terima kasih buat semua yang sudah subscribe dan like video kita dari di Friendster, Facebook sampai rilis album pertama, kedua dan sudah 10 tahun dan menyumbang apapun. Terima kasih buat support-nya, kita enggak tahu mau ngucapin apa, terima kasih sudah bertumbuh bersama kita,” lanjutnya.

GAC mengawali karirnya dengan menyanyikan lagu-lagu dari beberapa musisi seperti Lady Gaga, Jason Mraz, Taio Cruz dan lainnya lalu mengunggahnya di YouTube, Facebook dan media sosial lainnya.

Video musik yang mereka buat ternyata disukai banyak orang hingga akhirnya dilirik oleh salah satu label rekaman di Indonesia. GAC kemudian merilis album perdana bertajuk “Gamaliel Audrey Cantika” pada 2012 dan tiga tahun kemudian, 2015, kembali meluncurkan album berjudul “Stronger”.

GAC memutuskan vakum sementara untuk berkarir solo dan mengejar impian lainnya. Gamaliel, Audrey dan Cantika pun berjanji tidak akan terlalu lama rehat dari industri musik sebagai grup.

“Buat kalian di luar sana yang bingung di hidup mau ngapain selanjutnya, tenang aja kita juga kok. Kita selalu bingung mau ngapain lagi dalam hidup, enggak apa-apa kita nikmatin aja prosesnya,” ujar Gamaliel.

“Sekarang kita tenang aja, kita enggak tahu akan ada apa di depan kita nanti, mungkin badai. Kita enggak akan menemukan pulau lain kalau enggak nyoba untuk berlayar dulu dan mungkin nanti kita akan menemukan harta karun,” lanjutnya.

“Kami Gamaliel, Audrey dan Cantika undur diri dulu,” ucap ketiganya bersamaan.

Baca juga: Hodgepodge Superfest 2019 jadi panggung perpisahan untuk GAC
 

Pewarta: Maria Cicilia
Editor: Heppy Ratna Sari
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Hodgepodge Superfest 2019 jadi panggung perpisahan untuk GAC

Jakarta (ANTARA) – Grup musik GAC menjadikan festival musik Hodgepodge Superfest 2019 di Allianz Ecopark Ancol, Jakarta, Sabtu, sebagai panggung terakhir sebelum ketiga personelnya berpisah untuk memulai karir solo.

GAC yang beranggotakan Gamaliel Tapiheru, Audrey Tapiheru dan Cantika Abigail itu membuka penampilannya dengan menyanyikan “Jangan Parkir”, lagu dari album perdana mereka.

“Kita akan kembali ke awal mula, udah lama banget enggak nyanyiin lagu ini,” ujar Gamaliel.

Mereka lalu melantunkan lagu “Cuma Aku” dan “Cinta”, membuat penonton terlebih penggemar GAC hanyut dalam suasana.

“Biasanya kalau mau berpisah semua lagu jadi sedih ya tapi jangan terlalu larut dalam kesedihan,” kata Gamaliel.

“Terima kasih, semua cinta buat kalian. Kita enggak akan lama-lama berpisah. Jangan terlalu lama sedihnya karena we never wanna leave,” ujar Audrey melanjutkan.

GAC kemudian membawakan “Never Leave Ya” dan “Satu”.

Gamaliel, Audrey dan Cantika tampil total meski mikrofon mereka sempat mati beberapa kali.

Di sela penampilan, juga diputarkan video yang memperlihatkan perjalanan karir mereka, dari menjadi penyanyi cover di YouTube hingga saat menerima berbagai penghargaan musik.

Untuk mengingatkan kembali saat mereka masih menyanyikan lagu orang lain, GAC pun membawakan “Telephone” dan “Just Dance” milik Lady Gaga serta “Payphone” yang dipopulerkan oleh Maroon 5.

Panggung terakhir GAC ditutup dengan lagu “Berlari Tanpa Kaki” dan “Bahagia”. Gamaliel, Audrey dan Cantika saling berpelukan dan mengucapkan salam perpisahan kepada penonton Hodgepodge Superfest 2019.

“Aku mau ngucapin terima kasih juga buat band pengiring kita selama ini. Terima kasih juga buat semua kru. Semoga kita enggak akan lama-lama ya vakumnya,” ujar Cantika.

“Terima kasih buat kalian semua, terima kasih sudah bertumbuh bersama, dari kita yang masih ababil (ABG labil) sampai sudah dewasa,” lanjut Gamaliel.

Baca juga: NTRL kobarkan semangat penonton Hodgepodge Superfest 2019
 

Pewarta: Maria Cicilia
Editor: Heppy Ratna Sari
COPYRIGHT © ANTARA 2019

TVXQ: Kami kangen kalian!

Tangerang (ANTARA) – “TVXQ! CONCERT – CIRCLE #with in Jakarta” dibuka tanpa basa-basi oleh Yunho dan Changmin dengan lagu-lagu rancak diiringi penari latar yang membuat panggung semakin ramai.

Dengan tampilan vintage yang mengingatkan pada panggung Broadway, duo itu membawakan “Bounce”, “Something”, “Top of The World”, “Truth” juga “Love Line”.

Usai membuat ribuan penonton yang terlihat seperti lautan merah –warna resmi penggemar TVXQ–, ramai menjerit-jerit, keduanya mulai menyapa dalam bahasa Indonesia.

“Sudah lama tidak bertemu,” kata Yunho yang bersimbah keringat.

Changmin menimpali, “Kami kangen kalian!”

Grup yang debut pada 2003 itu sudah menggelar banyak konser selama berkarir. Tapi, para Cassiopeia, sebutan untuk penggemar TVXQ, di Indonesia baru bisa menikmati konser solo mereka di Indonesia Convention Exhibition (ICE) BSD, Tangerang, Sabtu.

Sebelumnya, duo itu pernah hadir di Jakarta bersama musisi dari SM Entertainment dalam gelaran konser “SM Town Live World Tour III” pada September 2012.

Rangkaian konser TVXQ “Circle — #welcome”, diasosiasikan dengan album “New Chapter No. 1: The Chance of Love”, sudah berlangsung sejak 5 Mei 2018 di Korea Selatan.

Itu adalah album studio ke-8 bagi duo TVXQ, sekaligus album penuh pertama semenjak mereka merampungkan wajib militer yang harus diikuti seluruh pria Korea Selatan.

Duo TVXQ terdiri dari U-Know Yunho dan Max Changmin yang dikenal sebagai Tohoshinki di Jepang atau DBSK (Dong Bang Shin Ki) yang artinya “dewa-dewa yang terbit dari timur”.

Grup yang bernaung di bawah SM Entertainment itu awalnya terdiri dari lima penyanyi, yakni Yunho, Changmin, Jaejoong, Yoochun dan Xiah Junsu ketika debut pada 2003 silam.

Konflik internal yang terjadi di dalam TVXQ membuat tiga anggota Jaejoong, Yoochun dan Xiah Junsu keluar dan membentuk trio JYJ.

Baca juga: “Granny Fandom” di konser TVXQ

Baca juga: Penggemar luar negeri juga datangi konser TVXQ Indonesia
 

Pewarta: Nanien Yuniar
Editor: Heppy Ratna Sari
COPYRIGHT © ANTARA 2019

PENTAGON buka konser perdana dengan “Sha La La”

Jakarta (ANTARA) – Grup idola K-Pop PENTAGON membuka gelaran konser perdana mereka bertajuk “Prism” di mal Kota Kasablanka, Jakarta, Sabtu malam, dengan membawakan lagu “Sha La La”.

Kedelapan personel PENTAGON tampil mengenakan busana hitam putih saat membawakan lagu dari album “Genie:us” yang dirilis pada 27 Maret itu.

Dalam konser malam ini, satu anggota PENTAGON Yan An tidak bisa naik panggung karena sakit.

Para UNIVERSE, sebutan penggemar PENTAGON, menyambut hadirnya idola mereka dengan sangat antusias. Mereka menjerit sekuat tenaga dan mengangkat tinggi-tinggi tongkat lampu (light stick) warna-warninya.

Sebagian besar dari penggemar terlihat tidak mengabadikan konser tersebut. Mereka patuh dengan larangan merekam dan memotret, yang dikeluarkan oleh promotor dan agensi.

Sebelumnya, dalam sebuah wawancara beberapa waktu lalu, personel PENTAGON Jinho, Hui, Hong-seok, Shin-won, Yeo One, Yan-an, Yuto, Kino dan Woo-seok berharap merasakan energi positif dari para UNIVERSE.

“Aku ingin merasakan energi dari para penggemar di Indonesia,” tutur Jin-ho dan Shin-won.

Yeo-one dan Yuto juga menginginkan keceriaan dari para penggemar selama konser mereka.

Sementara itu, personel termuda grup Woo-seok berharap bisa menorehkan kenangan tak terlupakan saat menari dan menyanyi bersama.

“Aku ingin segalanya, kuharap bisa membuat kenangan tak terlupakan saat menyanyi dan menari bersama,” tutur Woo-seok.

PENTAGON yang berada di bawah naungan agensi Cube Entertainment awalnya beranggotakan sepuluh personel, namun karena sebuah kasus kontroversial salah satu personel yakni E’Dwan harus hengkang dari grup.

Baca juga: PENTAGON super antusias gelar konser perdana di Indonesia

Baca juga: Yan An PENTAGON rehat dari grup karena masalah kesehatan
 

Pewarta: Lia Wanadriani Santosa
Editor: Heppy Ratna Sari
COPYRIGHT © ANTARA 2019

NTRL kobarkan semangat penonton Hodgepodge Superfest 2019

Jakarta (ANTARA) – Grup rock alternatif NTRL mengobarkan semangat penonton festival musik Hodgepodge Superfest 2019 di Ecopark Ancol, Jakarta, Sabtu, lewat lagu-lagu populer dari album mereka.

NTRL yang beranggotakan Bagus (vokal, bass), Coki (gitar) dan Eno (drum) itu mengawali penampilannya dengan membawakan “Terbang Tenggelam”.

“Sebenarnya lagu ini enggak sesuai sama langit sekarang. Tapi enggak apa-apa ya yang penting happy ya,” kata Bagus.

NTRL merupakan musisi pertama yang manggung di BNI Stage Hodgepodge Superfest. Seperti biasa, Bagus tampil atraktif di panggung dan memberikan sedikit banyolan untuk menghibur penonton.

“Lagu yang berikutnya cocok nih lagunya sama waktu sekarang,” ujar Bagus sebelum membawakan “Langit Senja”.

Meski penonton belum terlalu banyak, mereka kompak menyanyikan lagu-lagu NTRL bersama sang vokalis seperti “Cahaya Bulan”, “Mimpi”, “Pertempuran Hati” dan “Sorry”.

Pertunjukan NTRL ditutup dengan “Garuda di Dadaku” yang membuat penonton makin bersemangat.

Selain NTRL, Hodgepodge hari pertama juga akan menampilkan The Used, Feast, Adrian Khalif, Coldiac, Dried Cassava, FOURTWNTY, GAC, dan GHO$$.

Selain itu juga ada penampilan dari Iwa K x Sweet Martabak, LaidThis Nite, LALAHUTA, Phony Ppl, Teddy Adhitya, The Japanese House dan The Soulful.

Baca juga: The Used dan Prophets of Rage, “headliner” Hodgepodge Superfest 2019

Baca juga: Snow Patrol batal tampil di Hodgepodge Superfest 2019
 

Pewarta: Maria Cicilia
Editor: Heppy Ratna Sari
COPYRIGHT © ANTARA 2019

“Granny Fandom” di konser TVXQ

Tangerang (ANTARA) – Sejumlah penggemar grup idola K-Pop TVXQ berkumpul di area konser di Indonesia Convention Exhibition (ICE) BSD, Tangerang, Sabtu, termasuk para penggemar yang berusia 30-an tahun atau disebut Granny Fandom.

Grup yang merupakan duo Yunho dan Changmin itu telah hadir dalam industri hiburan Negeri Ginseng pada 2003 sehingga mempunyai basis penggemar yang lebih banyak dan lama dibanding grup-grup Super Junior ataupun BIGBANG.

Granny Fandom itu pun berbeda dengan para penggemar remaja seperti penggemar grup BlackPink, BTS, Bahkan EXO.

Seluruh penggemar TVXQ yang disebut Cassiopea itu didominasi remaja, termasuk penggemar berusia 20an tahun, dan berkumpul di area konser “TVXQ! CONCERT – CIRCLE #with in Jakarta’

Baca juga: TVXQ ke Jakarta, antisipasi lima hal ini

Dalam pesan yang menempel di freebies, benda-benda gratis yang dibagikan komunitas penggemar untuk penonton, tersemat tulisan “Starter Pack for Granny Fandom“.

Tradisi memberi freebies banyak dipraktikkan di konser-konser K-pop pada akhir-akhir ini. Barang yang diberikan bermacam-macam dan biasanya bersangkutan dengan artis yang manggung. Tapi untuk para Granny Fandom, benda-benda gratis yang diberikan meliputi permen, koyo, dan obat herbal untuk masuk angin.

Pesan jenaka tertulis di stiker yang ditempel di setiap freebies: “Boleh teriak-teriak, boleh nge-dance, boleh lompat, tapi jangan berlebihan. Ingat umur.”

Baca juga: Penggemar luar negeri juga datangi konser TVXQ Indonesia
  Komunitas penggemar membagikan nasi bakar di “TVXQ! CONCERT – CIRCLE #with in Jakarta”, Indonesia Convention Exhibition (ICE) BSD, Tangerang, Sabtu (31/8/2019) (ANTARA News/ Nanien Yuniar)

Freebies itu dibagikan oleh komunitas TVXQ INA Project, gabungan dari lima komunitas penggemar TVXQ di Indonesia.

Komunitas tersebut juga membagikan barang-barang lain seperti stiker, pembatas buku, camilan hingga 500 nasi bakar beserta air mineral yang diberikan secara cuma-cuma.

“Kami sudah menyiapkan ini sejak kemarin,” ujar Tania, bagian dari komunitas TVXQ INA Project, kepada ANTARA.

“Ada yang dananya patungan, ada juga orang yang memang menyumbangkan,” ujarnya.

Tania dan teman-temannya berkumpul di dekat pintu masuk konser di ICE BSD. Mereka memasukkan nasi bakar ke dalam kertas cokelat kemudian memberikannya pada sesama penggemar Yunho dan Changmin.

Baca juga: Serba serbi konser CIRCLE TVXQ

Komunitas itu juga berencana menggelar flashmob untuk meramaikan suasana di area konser.

“TVXQ! CONCERT – CIRCLE #with in Jakarta” adalah konser perdana TVXQ di Indonesia dalam sejarah 16 tahun karir grup idola itu.

Rangkaian konser “Circle — #welcome”, diasosiasikan dengan album “New Chapter No. 1: The Chance of Love”, yang berlangsung sejak 5 Mei 2018 di Korea Selatan.

Album itu adalah album studio ke-8 bagi duo TVXQ, sekaligus album penuh pertama semenjak mereka merampungkan wajib militer.

Sebelumnya, duo penyanyi idola itu pernah hadir di Indonesia bersama musisi dari SM Entertainment dalam gelaran konser “SM Town Live World Tour III” pada September 2012.

Baca juga: Jelang konser, Changmin TVXQ mampir ke Taman Mini Indonesia Indah

Pewarta: Nanien Yuniar
Editor: Imam Santoso
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Kim Yo-han X1 cedera ligamen kaki, terpaksa rehat enam pekan

Jakarta (ANTARA) – Kim Yo-han, salah satu personel grup idola K-Pop X1 harus beristirahat selama enam pekan karena cedera ligamen kakinya pada 29 Agustus lalu, menurut agensi Swing Entertainment dalam pernyataan pada Jumat (30/8) seperti dilansir Soompi.

Menurut agensi, Yo-han yang seharusnya akan tampil bersama dengan 10 rekannya dalam acara musik “M Countdown”, namun ia akan duduk di atas kursi.

“Kim Yo-han ingin tampil di atas panggung, tetapi mempertimbangkan kesehatannya dan setelah berdiskusi dengan para anggota, kami telah memutuskan semua 11 anggota akan naik panggung, tetapi Yo-han tampil sambil duduk di kursi,” tulis mereka.

Baca juga: X1 ungkap rencana dan harapan usai debut

Baca juga: X1 bawakan lagu “Flash” hingga “Produce X 101” saat debut

X1 membuat debut mereka pada 27 Agustus 2019 melalui mini album “Quantum Leap” dengan judul lagu utama “Flash.”

Album mereka baru-baru ini mencetak rekor untuk penjualan album debut grup di Hanteo.

Baca juga: “X1 Flash” tayang di Indonesia mulai besok

Baca juga: X1 “Produce X 101” umumkan ONE IT nama klub penggemar

Penerjemah: Lia Wanadriani Santosa
Editor: Alviansyah Pasaribu
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Album “Lover” Taylor Swift pecahkan rekor baru di China

Jakarta (ANTARA) – Album Taylor Swift bertajuk “Lover” memecahkan rekor baru bagi seorang seniman internasional di China pada Jumat dengan melampaui satu juta total pemutaran streaming, unduhan, dan penjualan dalam kurun seminggu setelah diluncurkan.

Total itu menjadikannya album internasional paling banyak dinikmati di China dalam waktu sesingkat itu, seperti dilansir Reuters.

“Lover” dirilis pada 23 Agustus dan diperkirakan akan mencapai setara dengan penjualan album sejumlah 825.000-850.000 dalam pekan pertama di Amerika Serikat, kata majalah Billboard.

Baca juga: Daftar pemenang MTV Video Music Awards 2019

Rekor ini termasuk lagu “ME!” Yang berkolaborasi dengan Brendon Urie dari Panic! at the Disco, dan “You Need to Calm Down”, yang video musiknya dibintangi oleh banyak selebriti dan bintang LGBTQ termasuk Katy Perry, Laverne Cox, Ellen Degeneres dan Adam Rippon.

Kedua album Swift sebelumnya, “1989” dan “Reputation”, melampaui satu juta konsumsi di China, tetapi dalam periode waktu yang lebih lama.

Baca juga: Scooter Braun puji album baru Taylor Swift “Lover” meski berseteru

Baca juga: Taylor Swift rilis 18 lagu dalam album “Lover”

Baca juga: Taylor Swift terima penghargaan Teen Choice Awards 2019

Penerjemah: Nanien Yuniar
Editor: Alviansyah Pasaribu
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Menuju debut album, Arkalara rilis single ketiga “Temanku”

Jakarta (ANTARA) – Duo musik asal Jakarta, Arkalara yang terdiri dari Irwan Latu (Lead Guitar/Background Vocal) dan Panji Singgih (Lead Vocal/Rythm Guitar) meluncurkan single ketiga berjudul “Temanku”, dan masih memilih Aqi Singgih sebagai produser musik.

Single ketiga ini juga menjadi pengantar untuk menyambut debut Album Arkalara yang rencananya dirilis September 2019.

Sebelumnya mereka menghadirkan lagu “Semesta Bicara” tentang hubungan manusia dengan alam dan isinya. Kali ini, Arkalara akan menceritakan hubungan antara manusia dengan manusia lainnya.

Baca juga: Bocoran album baru The S.I.G.I.T

“Awalnya sih dari keresahan seorang teman yang ngerasa insecure dengan perpisahan. Padahal, best friends, real friends, will stay whatever gonna happen in between,” kata Panji Singgih dalam keterangan resmi, Sabtu.

Lagu ini pun sarat dengan cerita teman-teman sekitar, maka single ketiga kali ini mengajak Olla Rosa sebagai teman duet Arkalara.

Olla Rosa merupakan salah satu finalis Indonesian Idol musim ketujuh pada tahun 2012, yang juga satu periode bersama finalis lain yaitu, Regina dan Kamasean.

Melalui lagu ini, Arkalara juga ingin mengajak para pendengarnya untuk saling berbagi foto-foto kebersamaan dan menceritakan bagaimana naik-turunnya, senang-dukanya hubungan pertemanan mereka. Mereka berharap, lagu “Temanku” juga akan memperkuat arti pertemanan dan menjadi lagu yang dapat dinikmati bersama-sama.

Arkalara sendiri diambil dari kata “Arka” yang berarti diberkati, dan “Lara” yang memiliki dua arti di Bahasa Jawa, yaitu “dua” sebagai angka dan “kesedihan”. Dari makna ini, Arkalara ingin memberikan cerita positif bagi para pendengar.

“Harapannya adalah musik kami dengan kesan gloomy ini dapat membawa cahaya, penerang sebagai berkah bagi pendengar dan juga untuk Arkalara sendiri.”

Lagu ini rilis secara digital pada 30 Agustus 2019 dan mereka akan merilis video lirik yang akan diunggah di YouTube channel Arkalara Musik.

Baca juga: Noah rilis album baru “Keterkaitan Keterikatan” berisi 9 lagu

Baca juga: Slank rilis album ke-23 “Slanking Forever”, direkam di Lokananta

Pewarta: Nanien Yuniar
Editor: Alviansyah Pasaribu
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Hari ini, konser TVXQ dan PENTAGON hingga Muharram Festival

Jakarta (ANTARA) – Beragam acara menarik berlangsung di Jakarta dan sekitarnya hari ini, termasuk konser-konser musik yang mewarnai pengujung Agustus.

1. Hodgepodge Superfest 2019
Hodgepodge Superfest 2019 berlangsung hingga 1 September di Allianz Ecopark Ancol, Jakarta. Festival ini menampilkan musisi lokal dan mancanegara, termasuk The Used dan Prophets of Rage.

2. Konser TVXQ
Setelah 16 tahun berkarir, duo K-pop TVXQ, Yunho dan Changmin, pertama kalinya menggelar konser solo bertajuk TVXQ! Concert Circle #with in Jakarta di Indonesia Convention Exhibition (ICE) BSD, Tangerang.

3. Konser PENTAGON
Grup idola K-Pop PENTAGON akan tampil di konser perdana “2019 PENTAGON WORLD TOUR (PRISM) IN JAKARTA” di The Kasablanka Hall, Kota Kasablanka, Jakarta Selatan

4. Diskusi Lewat Jam Tiga “Arswendo dan Jejak yang Ditinggalkan”
Diskusi “Arswendo dan Jejak yang Ditinggalkan” bersama Romo Mudji Sutrisno, Seno Gumira Ajidarma, Gina S. Noer & Eka Budianta di 2madison Cafe & Art Space, Kemang, pukul 13.30 WIB.

5. Jakarta Muharram Festival
Berbagai hiburan dalam rangka memperingati 1 Muharram dihelat di panggung ini dengan penampil meliputi Opick, Pasha, Wali, Kotak, Bimbo, Potret, Hijab Band, Fatin, Cassandra Band, Rendi Pandugo hingga Wika Salim dengan dipandu pembaca acara Aire Untung, Fenita Arie, Irfan Hakin, Chacha Federica, Terry Putry, Shara dan Natasha Rizky.

6. Tomoci Fair 6
Acara toys & model collector Indonesia di Balai Kartini, Jakarta pada 31 Agustus – 1 September 2019.

7. Muslim Life Festival 2019
Festival itu berlangsung di Jakarta Convention Center (JCC) Senayan, Jakarta Selatan hingga Minggu (1/9). Pameran industri syariah dan halal lifestyle itu menampilkan workshop, panggung ukuwah, edukasi umat, Islami playground corner dan lainnya.

8. Islamic Tourism Expo 2019
Acara itu berlangsung di Jakarta Convention Center (JCC) Senayan, Jakarta Selatan hingga Minggu (1/9). Kegiatan yang digelar antara lain pameran travel umrah, haji serta travel wisata lainnya.

Pewarta: Nanien Yuniar
Editor: Alviansyah Pasaribu
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Kemarin, Changmin TVXQ ke TMII hingga “headliner” Hodgepodge

Jakarta (ANTARA) – Penampil utama Hodgepodge Superfest 2019, perbedaan rasa mengemudi All New Livina dengan versi sebelumnya, hingga kesulitan Shandy Aulia menghafal dialog bahasa Korea jadi beberapa berita menarik kemarin yang masih laik dibaca hari ini.

1. The Used dan Prophets of Rage, headliner Hodgepodge Superfest 2019

Hodgepodge Superfest 2019 siap dilaksanakan mulai besok hingga Minggu, 1 September di Allianz Ecopark Ancol, Jakarta, dua musisi asal Amerika yakni The Used dan Prophets of Rage pun menjadi headliner dari festival musik tersebut.

Selengkapnya di sini

2. Beda rasa mengemudi All New Livina dengan versi sebelumnya

All New Livina model 2019 dibangun di atas basis Mitsubishi Xpander, berkat aliansi global Nissan-Renault-Mitsubishi yang memungkinkan antarperusahaan berbagi platform kendaraan.

Namun jangan salah, meski berbagi model dengan Mitsubishi, tampilan antara Xpander dan New Livina tidak sepenuhnya sama karena tersemat perbedaan pada bagian grille depan, V-motion desain, lampu LED, lampu kabut, fender dan lampu belakang.

Selengkapnya di sini

3. Shandy Aulia bandingkan kesulitan bahasa Korea dan Prancis

Aktris Shandy Aulia yang kebagian se-cuplik dialog berbahasa Prancis dalam adegan klimaks film “Eiffel I’m In Love” ditantang berbahasa Korea dalam film “Cinta Itu Buta”.

Selengkapnya di sini

4. Sempat viral, kisah legenda “Kuyang” diangkat ke layar lebar

Sempat viral di Twitter, kisah legenda urban asal Kalimantan yakni Kuyang diangkat ke layar lebar dengan judul “Kuyang: The Portrait of Nightmare”.

Selengkapnya di sini

5. Jelang konser, Changmin TVXQ mampir ke Taman Mini Indonesia Indah

Sehari sebelum manggung di konser TVXQ! CONCERT – CIRCLE – #with in JAKARTA, Changmin dari duo K-pop berkunjung ke Taman Mini Indonesia Indah, Jakarta Timur, Jumat.

Selengkapnya di sini.

Pewarta: Nanien Yuniar
Editor: Alviansyah Pasaribu
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Snow Patrol batal tampil di Hodgepodge Superfest 2019

Jakarta (ANTARA) – Grup band Snow Patrol terpaksa membatalkan penampilannya di Hodgepodge Superfest 2019 Allianz Ecopark Ancol, Jakarta, besok, panggungnya pun akan digantikan oleh Iwa K & Sweet Martabak.

Band asal Irlandia ini, membatalkan penampilannya dikarenakan sang vokalis, Gary Lightbody mengalami gangguan kesehatan. Namun hal ini tidak hanya terjadi di Indonesia, Snow Patrol pun menunda konsernya di beberapa negara.

“Per hari ini ada artis yang batal. Tapi pembatalan ini bukan cuma di Indonesia tapi juga Singapura. Kemarin dia perform di Kuala Lumpur, dia turun sebelum konser selesai karena kesehatan vokalis,” ujar Presiden Direktur Java Festival Production, Dewi Gontha dalam jumpa pers di Jakarta, Jumat.

Meski Snow Patrol batal, Dewi memastikan bahwa Hodgepodge tetap akan berlangsung. Sebab masih banyak musisi lain yang juga akan tampil.

“Menurut kita besok masih ada lineup yang cukup kuat dam tidak akan ada yang berubah. Festival ini akan tetap berjalan,” kata Dewi menjelaskan.

Dewi mengatakan bahwa panggung Snow Patrol akan diisi oleh Iwa K & Sweet Martabak. Sebaliknya, panggung Iwa K akan digantikan oleh NTRL.

“Dengan tidak adanya Snow Patrol, apakah jadwal lain akan maju? Jawabannya tidak, paling ada yang mundur. Tapi slot untuk Snow Patrol akan diisi oleh Iwa K dan slot Iwa K diisi oleh NTRL,” kata Dewi.

Untuk hari pertama, Hodgepodge akan menampilkan The Used, Feast, Adrian Khalif, Coldiac, Dried Cassava, FOURTWNTY, GAC, GHO$$, Iwa K x Sweet Martabak, LaidThis Nite, LALAHUTA, Phony Ppl, Teddy Adhitya, The Japanese House dan The Soulful.

Sedangkan pada hari Minggu, 1 September, festival ini dihadiri oleh Prophets of Rage, A.Nayaka, Ahmad Abdul, Barasuara, Betty Who, Danilla, Jevin Julian x Petra Sihombing, Joko in Berlin, Maliq & D’Essentials, Marcello Tahitoe, M.A.T.S, Pamungkas, Reality Club, Stars Project Tribute to Michael Jackson, State Champs dan Syperorganism.

Baca juga: Hodgepodge Superfest 2019 usung konsep baru, incar kenaikan penonton

Pewarta: Maria Cicilia
Editor: Ida Nurcahyani
COPYRIGHT © ANTARA 2019

The Used dan Prophets of Rage, headliner Hodgepodge Superfest 2019

Jakarta (ANTARA) – Hodgepodge Superfest 2019 siap dilaksanakan mulai besok hingga Minggu, 1 September di Allianz Ecopark Ancol, Jakarta, dua musisi asal Amerika yakni The Used dan Prophets of Rage pun menjadi headliner dari festival musik tersebut.

Baca juga: Snow Patrol batal tampil di Hodgepodge Superfest 2019

Penampilan dari Prophets of Rage cukup dinantikan dalam Hodgepodge, pasalnya band tersebut digawangi oleh musisi ternama seperti Tom Morello, Tim Commerford dan Brad Wilk dari Rage Against the Machine, Chuck D dan DJ Lord dari Public Enemy serta B Real dari Cypress Hill.

“Sebuah kebanggaan buat Java Festival Production untuk mengundang Prophets of Rage. Kalau dari Indonesia ada Iwa K dengan Sweet Martabak. Ada juga Jevin Julian dan Petra Sihombing yang habis melakukan tur Indonesia dengan biaya sendiri,” kata Program Team Java Festival Production, Nikita Dompas dalam jumpa pers di Jakarta, Jumat.

Untuk hari pertama, Hodgepodge akan menampilkan The Used, Feast, Adrian Khalif, Coldiac, Dried Cassava, FOURTWNTY, GAC, GHO$$, Iwa K x Sweet Martabak, LaidThis Nite, LALAHUTA, Phony Ppl, Teddy Adhitya, The Japanese House dan The Soulful.

Sedangkan pada hari Minggu, 1 September, festival ini dihadiri oleh Prophets of Rage, A.Nayaka, Ahmad Abdul, Barasuara, Betty Who, Danilla, Jevin Julian x Petra Sihombing, Joko in Berlin, Maliq & D’Essentials, Marcello Tahitoe, M.A.T.S, Pamungkas, Reality Club, Stars Project Tribute to Michael Jackson, State Champs dan Syperorganism.

Selain pertunjukan musik dari berbagai genre, Hodgepodge juga beragam instalasi seni yang penuh warna. Ada juga kolaborasi antara Never Too Lavish dan Darbotz yang disajikan dengan sentuhan teknologi.

“Panggung-panggung sudah berdiri dan beragam art installation yang Instagram-worthy dan penuh warna sudah terpasang untuk dinikmati. Beberapa artis internasional juga telah tiba,” kata Presiden Direktur Java Festival Production, Dewi Gontha.

 
Baca juga: Hodgepodge Superfest 2019 usung konsep baru, incar kenaikan penonton
 

Pewarta: Maria Cicilia
Editor: Ida Nurcahyani
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Jelang konser, Changmin TVXQ mampir ke Taman Mini Indonesia Indah

Jakarta (ANTARA) – Sehari sebelum manggung di konser TVXQ! CONCERT – CIRCLE – #with in JAKARTA, Changmin dari duo K-pop berkunjung ke Taman Mini Indonesia Indah, Jakarta Timur, Jumat.

Dia mengabadikan perjalanan singkat ke salah satu tempat wisata Jakarta itu dalam dua foto yang diunggah di akun Instagram @changmin88.

Changmin mengunggah foto sisi samping seekor kucing yang sedang bersantai di samping tiang, juga foto perspektif bangunan di mana kucing tersebut menghiasi sudut kiri foto.

Ia menandai Taman Mini Indonesia Indah sebagai lokasi dua foto tersebut. Hingga berita ini ditulis, foto Changmin di TMII sudah disukai lebih dari 124.000 pengikut di Instagram.

Di Twitter, beredar foto Changmin yang sedang berkunjung ke masjid di Taman Mini Indonesia Indah.
 

Duo K-pop TVXQ, Yunho dan Changmin, akan menyapa para penggemar Indonesia di konser perdana mereka pada 31 Agustus 2019 di Indonesia Convention Exhibition (ICE) BSD, Tangerang.

Besok, penukaran tiket berlangsung mulai pukul 10.00 WIB, sementara pintu gerbang lokasi konser di Indonesia Convention Exhibition (ICE) BSD, Tangerang, dibuka mulai pukul 16.30 WIB. Pintu menuju Hall 3A dibuka pukul 17.30 WIB dan konser akan dimulai pada pukul 18.30 WIB.

Baca juga: Serba serbi konser CIRCLE TVXQ

Baca juga: Segera tukar tiket konser TVXQ

Baca juga: Bersiap ke konser TVXQ? Ini barang yang tidak boleh dibawa

Pewarta: Nanien Yuniar
Editor: Ida Nurcahyani
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Jangan bawa barang ini ke konser PENTAGON besok

Jakarta (ANTARA) – Grup idola K-Pop PENTAGON bersiap menggelar konser perdana bertajuk “Prism” dan bertemu para penggemar di mal Kota Kasablanka, Jakarta pada 31 Agustus 2019.

Demi kelancaran konser, pihak promotor Mecima pro mengeluarkan imbauan agar para UNIVERSE, julukan untuk penggemar PENTAGON, tidak membawa sejumlah barang ke lokasi konser, antara lain kamera profesional dan banner termasuk led banner berukuran lebih dari 30 centimeter.

Selain itu, tongkat narsis untuk swafoto, kursi lipat, tas berukuran besar dan tas punggung atau tas yang bisa memuat kertas berukuran di atas A4.

Promotor juga meminta penggemar tidak membawa makanan dan minuman di dalam area konser, senjata atau benda-benda berbahaya, serta benda lain semisal hadiah bagi artis.

Selain itu, penggemar yang menonton konser dilarang merekam dan mengambil gambar selama konser berlangsung. Siaran langsung di media sosial juga dilarang.

Gawai yang berukuran lebih dari tujuh inci atau 25 cm dilarang dibawa memasuki area konser.

Jika pihak keamanan menemukan hal-hal semacam itu, penonton tidak diperkenankan memasuki area konser dan tiket tidak akan dikembalikan. Foto atau video yang terekam akan dihapus.

Promotor menyarankan para penggemar menaati peraturan tersebut karena mereka dan agensi tidak bertanggung jawab atas kerusakan atau kehilangan benda milik penggemar.

Baca juga: PENTAGON beri bocoran konsep konser perdana di Indonesia

Baca juga: PENTAGON super antusias gelar konser perdana di Indonesia

Pewarta: Lia Wanadriani Santosa
Editor: Heppy Ratna Sari
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Heechul tak akan terlibat promosi dan konser Super Junior

Jakarta (ANTARA) – Kim Heechul dilaporkan tidak akan ikut dalam pertunjukan musik dan juga promosi konser Super Junior.

Hal tersebut diumumkan oleh Label SJ melalui pernyataan resminya seperti dikutip Soompi, Jumat.

Label SJ mengawali pernyataannya dengan menjelaskan bahwa album kesembilan Super Junior akan dirilis pada paruh kedua tahun ini, dan “Super Show 8” bakal diadakan di Olympic Stadium, Seoul mulai 12-13 Oktober.

Delapan anggota, termasuk Leeteuk, Yesung, Shindong, Eunhyuk, Donghae, Choi Siwon, Ryeowook, dan Kyuhyun, akan berpartisipasi dalam “Super Show 8.”

“Kim Heechul akan berada untuk album kesembilan serta variety show, tetapi setelah berdiskusi yang cukup panjang dengan para anggota, dia memutuskan untuk tidak berpartisipasi dalam Super Show 8 dan promosi pertunjukan musik untuk album kesembilan, ” kata Label SJ. 

“Sulit bagi Kim Heechul untuk terus tampil di atas panggung dengan kondisi kakinya saat ini, jadi tolong pahami keputusan kami.” 

Sementara itu, Kim Heechul baru-baru ini muncul sebagai pemain dalam “My Ugly Duckling” bersama ibunya. Baca juga: Shindong Super Junior rehat dari dunia hiburan demi kesehatan

Baca juga: Agensi bantah Momo TWICE kencan dengan Heechul Suju
 

Penerjemah: Maria Cicilia
Editor: Heppy Ratna Sari
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Serba serbi konser CIRCLE TVXQ

Jakarta (ANTARA) – Penampilan grup idola asal Korea Selatan TVXQ yang terdiri dari Yunho dan Changmin dalam konser CIRCLE– #With In JAKARTA akan tercatat sebagai konser solo perdana mereka di Indonesia.

Grup yang mengawali penampilan debut pada 2003 itu sudah menggelar banyak konser selama berkarir. Tapi, para Cassiopeia (sebutan untuk penggemar TVXQ) di Indonesia dapat menikmati penampilan mereka secara langsung setelah penantian selama 16 tahun.

Rangkaian konser “Circle — #welcome” yang diasosiasikan dengan album mereka “New Chapter No. 1: The Chance of Love” sudah berlangsung sejak 5 Mei 2018 di Korea Selatan.

Baca juga: Bersiap ke konser TVXQ? Ini barang yang tidak boleh dibawa

Itu adalah album studio ke-8 bagi duo TVXQ, sekaligus album penuh pertama semenjak mereka merampungkan wajib militer yang harus diikuti seluruh pria Korea Selatan.

Lagu-lagu dalam album “New Chapter No. 1: The Chance of Love” disebut dewasa dan seksi dengan genre beragam, balad pop, R&B sampai elektronik.

Pada 2018, TVXQ telah menghelat pertunjukan di tiga tempat, yakni Seoul di Korea, Hong Kong, serta Bangkok, Thailand.

Jumlah penonton pada dua hari pertama konser di Seoul mencapai 22.000 orang. Sementara konser di Hong Kong dan Thailand masing-masing dihadiri 8.000 penggemar.

Baca juga: Segera tukar tiket konser TVXQ

Beberapa bulan berselang, TVXQ melanjutkan tur pada Maret 2019. Seoul kembali jadi kota pertama digelarnya konser tahun ini. Dalam dua hari penyelenggaraan, ada 20.000 penggemar yang menikmati pertunjukan mereka.

Tur berlanjut ke Bangkok, kemudian Hong Kong, dan akan berlangsung di Indonesia, pada Sabtu (31/8).

Promotor Dyandra Global mengumumkan penukaran tiket sudah berlangsung mulai Jumat hingga besok. Tapi, promotor lebih menyarankan para penonton untuk menukar secepatnya agar tidak ada penumpukan antrean.

Besok, pintu gerbang lokasi konser di Indonesia Convention Exhibition (ICE) BSD, Tangerang, dibuka mulai pukul 16.30 WIB. Sedangkan pintu menuju Hall 3A dibuka pukul 17.30 WIB. Konser akan dimulai pada pukul 18.30 WIB.

Baca juga: TVXQ ke Jakarta, antisipasi lima hal ini

Pewarta: Nanien Yuniar
Editor: Imam Santoso
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Segera tukar tiket konser TVXQ

Jakarta (ANTARA) – Duo K-pop TVXQ, Yunho dan Changmin, akan melepas kerinduan pada penggemar mereka di Tanah Air lewat konser solo perdana di Indonesia Convention Exhibition (ICE) BSD, Tangerang, pada Sabtu (31/8).

Para penggemar TVXQ yang sudah membeli tiket konser sudah dapat menukarkan e-voucher dengan gelar (wristband) sebagai tanda masuk sejak Kamis (29/8).

Promotor Dyandra Global menyarankan penonton untuk menukarkan e-voucher lebih awal demi menghindari penumpukan antrean pada hari konser.

Pada 30-31 Agustus, penukaran berlangsung di Hall 3A ICE, BSD City pukul 10.00 hingga 18.00 WIB.

Untuk menukarkan tiket, penonton harus membawa e-voucher yang sudah dicetak, kemudian kartu identitas seperti KTP, SIM atau paspor yang masih berlaku dan asli. Nama yang tertera di kartu identitas harus sesuai dengan nama dalam e-voucher.

Penukaran tiket itu bisa diwakilkan jika pembeli tiket berhalangan hadir. Tapi, jangan lupa membawa surat kuasa yang sudah ditandatangani di atas materai Rp6.000. Cantumkan juga fotokopi kartu identitas yang namanya ada di e-voucher.

Simpan baik-baik gelang sebagai tanda masuk konser karena promotor tidak akan mengganti bila ada yang rusak atau hilang.
 

Pewarta: Nanien Yuniar
Editor: Imam Santoso
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Jasmine Elektrik luncurkan “Merancang Masa Depan”

Jakarta (ANTARA) – Grup musik indie asal Yogyakarta Jasmine Elektrik meluncurkan lagu terbaru yang bertajuk “Merancang Masa Depan”, Jumat.

“Spirit kolaborasi tentunya ingin melahirkan karya yang bisa dinikmati oleh seluruh pencinta musik nasional. Tetapi lebih dari itu, kolaborasi itu diharapkan bisa membangunkan kami dan seluruh musisi yang tumbuh di Yogyakarta dari tidur yang cukup panjang,” kata Pram dalam keterangan pers yang diterima ANTARA di Jakarta, Jumat.

Grup yang terdiri dari Pram (gitar), Joko (bas), Wasis (drum), Moko (keyboard), dan Dika (vokal) itu menggandeng grup indie lain yang juga asal Yogyakarta yakni Langit Sore.

Baca juga: Memperkuat komunitas musik indie lewat bisnis pakaian

Lagu yang dibesut Sasi Kirono sebagai direktur musik itu mencampurkan nada pop yang khas dan lirik-lirik unik duet Langit Sore dengan ritme khas grup beraliran post-rock Jasmine Elektrik.

“Merancang Masa Depan”, kata Pram, berkisah tentang perjalanan seseorang yang pernah mengalami berbagai kegagalan pada masa lalu. Orang itu belajar dari kegagalan dan bangkit untuk menghadapi segala masalah pada masa sekarang maupun masa depan.

Lagu terbaru dari Jasmine Elektrik dan Langit Sore tersebut bisa dinikmati serentak lewat jaringan radio seluruh Indonesia dan platform pemutar musik digital hari ini.

Baca juga: “Based on True Story: Pure Saturday” angkat fenomena musik indie

Jasmine Elektrik adalah grup musik yang telah fokus pada genre akustik selama 15 tahun. Tapi pada 2017, grup itu berganti dengan warna baru unsur elektrik.

Beberapa lagu sudah diluncurkan grup tersebut seperti “Enyah”, “Ibu”, dan “Karna Dia”.

Baca juga: Masuk angin menginspirasi Zirah luncurkan “Pusaka Pertiwi”

Pewarta: Ida Nurcahyani
Editor: Imam Santoso
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Afgan hingga Mamamoo akan tampil di konser V Heartbeat Indonesia

Jakarta (ANTARA) – Platform komunitas hiburan global dari Naver Corp, V LIVE mengadakan konser musik V Heartbeat perdana di Indonesia, yang mengusung tema “The Gateway to ASIA”.

Konser musik yang akan diselenggarakan pada 31 Agustus 2019 di Tennis Indoor Senayan itu akan menghadirkan penyanyi dari tiga negara, Indonesia, Vietnam, dan Korea Selatan. Di antaranya, Afgan, Vidi, RAN, dan Sheryl Sheinafia, penyanyi pop Vietnam Bich Phuong, hingga dua grup yang memiliki basis penggemar besar di Indonesia, Monsta X dan Mamamoo.

“V LIVE berusaha untuk memberikan pengalaman baru bagi fans untuk berinteraksi dengan penyanyi, artis mereka, maupun sebaliknya. Lewat V Heartbeat in Jakarta, kami menjawab kerinduan fans Indonesia untuk bertatap muka dan menikmati pertunjukan langsung artis favorit mereka,” ujar Sky Lee, Team Lead V LIVE Indonesia, dalam keterangan resmi, Kamis.

“Untuk menikmati V Heartbeat, kami mengundi 3.000 tiket gratis bagi para pelanggan fitur Fanship di V LIVE,” lanjut Lee.

Bagi mereka yang berhasil mendapatkan tiket V Heartbeat, V LIVE juga memberikan kesempatan bagi masing-masing 50 pelanggan Fanship dari Monsta X dan Mamamoo untuk berinteraksi langsung lewat sesi hi-touch (tos dengan artis) yang diselenggarakan sebelum konser dimulai.

V LIVE tak cuma ingin menghubungkan para artis dan penggemar dengan cara yang unik, tetapi juga membantu artis untuk memperlebar pasar mereka di ranah global.

“Melalui V Heartbeat kali ini, kami ingin memberi kesempatan talenta Indonesia menembus pasar global,” ujar Lee.

Konser V Heartbeat juga dapat disaksikan secara gratis di aplikasi V LIVE maupun link: https://www.vlive.tv/video/146052

V LIVE adalah layanan platform komunitas hiburan global dari Naver Corporation di mana penggemar bisa berinteraksi dengan artis favorit mereka lewat teknologi video live.

V LIVE juga membuka jalan bagi artis K-pop untuk berinteraksi dengan penggemar mereka di Indonesia dan memberi ruang bagi musisi dan selebritas Indonesia untuk mendunia.

Beberapa artis asal Indonesia yang telah memiliki saluran pribadi di V LIVE antara lain adalah Raisa, Afgan, Maudy Ayunda dan Via Vallen.

Baca juga: Konser HONNE di Jakarta ditambah sehari

Baca juga: Bersiap ke konser TVXQ? Ini barang yang tidak boleh dibawa
 

Pewarta: Nanien Yuniar
Editor: Heppy Ratna Sari
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Raisa, RAN dan Rima Melati jadi bintang tamu konser Marcell

Jakarta (ANTARA) – Promotor akhirnya mengungkapkan satu demi satu bintang tamu yang akan meramaikan konser tunggal penyanyi Marcell Siahaan pada 18 Oktober 2019.

Bintang tamu yang akan hadir di konser “Marcell Tujuh Belas” adalah Raisa, RAN dan Rima Melati, demikian disampaikan promotor Betiga Satu Rasa dalam keterangan resmi, yang diterima di Jakarta, Kamis.

Dalam konser yang bertempat di Balai Sarbini Jakarta, solois bernama lengkap Marcellius Kirana Hamonangan Siahaan itu akan membawakan 27 lagunya yang dikenal publik.

Penyanyi yang sudah bermusik sejak 2000-an itu akan menghadirkan empat segmen dalam konser, yakni Romantic, Upbeat, Jazzy dan Hits.

Baca juga: Marcell Siahaan akan gelar konser 17 tahun berkarya

Dalam konferensi pers pada Juli silam, Marcell mengungkapkan dirinya melakoni berbagai genre musik atas dorongan naluri.

Penyanyi 41 tahun itu pernah berduet dengan Shanty dalam lagu “Hanya Memuji” pada 2002 yang melejitkan namanya.

Setahun kemudian, dia merilis album solo perdana berjudul namanya, yang berisi lagu seperti “Semusim”, “Firasat” dan “Jangan Pernah Berubah”.

Selain meluncurkan album seperti “Denganmu”, “Hidup” dan “Jadi Milikku”, Marcell juga melebarkan sayap ke industri film.

Pada 2018, dia ikut tampil dalam film adaptasi karakter silat “Wiro Sableng: Pendekar Kapak Maut Naga Geni 212” sebagai Ranaweleng, ayah dari Wiro.

Baca juga: Marcell Siahaan hadirkan “New Wave” pada poster konsernya
 

Pewarta: Nanien Yuniar
Editor: Heppy Ratna Sari
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Konser HONNE di Jakarta ditambah sehari

Jakarta (ANTARA) – Konser tunggal pertama HONNE di Indonesia bertajuk “Love Me/Love Me Not 2019 Tour” resmi digelar selama dua hari yaitu pada tanggal 20 – 21 November 2019 di Livespace SCBD, Jakarta.

“Karena animo yang sangat besar dari penggemar HONNE di Indonesia, kami akhirnya menggelar konser HONNE Love Me / Love Me Not 2019 Tour di Jakarta selama dua hari,” ujar Sarah Deshita, Brand Manager Ismaya Live, dalam keterangan resmi, Kamis.

Dia menjelaskan penjualan tiket untuk konser pada 21 November sudah habis dalam waktu enam jam.

Tiket dimulai dari harga Rp500,000 untuk tier Presale 1 dan Rp580,000 untuk tier Presale 2.

Tiket tak hanya dijual secara online, tapi juga dijual di berbagai restoran yang beroperasi di bawah naungan Ismaya Group.

Duo beranggotakan James Hatcher dan Andy Clutterbuck ini telah melakukan tur keliling dunia sejak 2018 untuk tur “Love Me/Love Me Not”.

Konser “HONNE – Love Me/Love Me Not 2019 Tour” ditujukan khusus untuk penonton 18 tahun ke atas.

HONNE pertama kali mengumpulkan penggemar sejak album pertama “Warm on a Cold Night” dirilis pada 2016. Mereka menggelar lebih dari 150 konser di luar Inggris Raya dan lagunya sudah didengarkan sebanyak 750 juta kali di platform streaming.

Pada 2018, mereka menggelar konser perdana di Brixton Academy, menjalani tur di Amerika Utara serta menerima sertifikasi 5 kali platinum untuk album “Warm on a Cold Night” di Korea Selatan.

Baca juga: Gading klaim Gempita sumbang dua juta penonton video Honne

Baca juga: HONNE gelar konser tunggal pertama di Jakarta
 

Pewarta: Nanien Yuniar
Editor: Heppy Ratna Sari
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Lee Jong-hyun keluar dari CNBLUE

Jakarta (ANTARA) – Lee Jong-hyun, gitaris grup band asal Korea Selatan CNBLUE akhirnya meninggalkan grup yang sudah bersamanya berkarya di industri K-Pop sejak tahun 2009, menyusul kasus kontroversi yang kembali menimpanya.

Melalui sebuah surat, dilansir Soompi, Rabu, sang gitaris melalui agensi FNC Entertainment menyampaikan permohonan maaf sekaligus pengunduran dirinya.

Halo. Ini Lee Jong-hyun.

Aku sekali lagi meminta maaf kepada orang-orang yang telah kusakiti karena kata-kata dan tindakan yang tidak pantas dan kepada semua orang yang sangat kecewa.

Meskipun terlambat, aku memberi tahu kalian kalau aku pergi dari CNBLUE. Aku menyesal telah menyebabkan kerugian bagi para personel (CNBLUE) dan aku telah memberi tahu mereka.

Aku malu mengecewakan para penggemar yang percaya padaku.

Karena aku saat ini melakukan dinas militer, aku butuh waktu untuk menyampaikan pendapat dan mengumumkan ini.

Aku merasa sangat menyesal atas kesalahan ini dan menerima kritik dari orang-orang. Aku minta maaf karena menimbulkan masalah yang memalukan.

Pada Maret 2019, Jong-hyun dilaporkan menerima video seksual wanita di ruang obrolan langsung dengan penyanyi Jung Joon-young. Sebagai tanggapan, FNC Entertainment menyatakan penyesalan Jong-hyun.

Kasus negatif kembali menimpa sang penyanyi setelah seorang YouTuber bernama Park Min-jung mengungkapkan pesan tidak pantas yang Jong-hyun kirim melalui DM Instagram kepadanya.

Setelah kasus ini menyeruak, Jong-hyun menghapus laman Instagram-nya.

Baca juga: SBS ungkap pesan Jong-hyun CNBLUE dan Joon-young soal obrolan seks

Baca juga: Vokalis CNBLUE bebas tuduhan “diistimewakan” sekolah pascasarjana

Baca juga: Jung-shin CNBLUE akan jalani wamil akhir Juli

Penerjemah: Lia Wanadriani Santosa
Editor: Alviansyah Pasaribu
COPYRIGHT © ANTARA 2019

NCT 127 akan tampil dalam konser amal di New York

Jakarta (ANTARA) – Grup K-pop NCT 127 akan tampil dalam konser amal tahunan Global Citizen Festival di New York, yang digelar bulan depan.

SM Entertainment mengatakan, Rabu, NCT 127 menjadi artis Korea Selatan pertama yang berpartisipasi dalam acara tersebut.

NCT 127 akan satu panggung dengan Queen dan Hugh Jackman, serta musisi AS seperti Alicia Keys dan Adam Lambert, selama Global Citizen Festival pada 28 September.

Baca juga: PENTAGON beri bocoran konsep konser perdana di Indonesia

Global Citizen Festival adalah festival musik tahunan yang dimulai pada 2012 dan diselenggarakan oleh Global Poverty Project.

Konser amal itu bakal disiarkan langsung di saluran kabel Amerika MSNBC, serta YouTube dan saluran media sosial, kata SM, seperti dilansir Yonhap.

Baca juga: Bersiap ke konser TVXQ? Ini barang yang tidak boleh dibawa

Baca juga: TVXQ tak sabar berjumpa penggemar Indonesia

Penerjemah: Heppy Ratna Sari
Editor: Alviansyah Pasaribu
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Bersiap ke konser TVXQ? Ini barang yang tidak boleh dibawa

Jakarta (ANTARA) – Duo K-pop TVXQ, Yunho dan Changmin, akan menyapa para penggemar Indonesia di konser perdana mereka pada 31 Agustus 2019 di Indonesia Convention Exhibition (ICE) BSD, Tangerang.

Tiga hari menjelang perhelatan itu, promotor Dyandra Global lewat akun Instagram, Rabu, mengumumkan daftar barang yang tidak boleh dibawa penonton ke area konser.

“Ini adalah barang-barang terlarang yang tidak bisa dibawa ke area konser TVXQ! CONCERT – CIRCLE – #with in JAKARTA,” tulis Dyandra Global di akun @dyandraglobal.

Barang terlarang yang tidak boleh dibawa masuk di antaranya makanan dan minuman, senjata tajam, botol berbahan beling, petasan atau kembang api, obat terlarang dan minuman alkohol, rantai, laser pointer, pemantik api dan drone.

Para pencinta konser yang ingin mengabadikan idola dengan kamera profesional sebaiknya meninggalkan barang tersebut di rumah.

Promotor melarang penonton membawa kamera profesional atau semi profesional. Peralatan untuk merekam video atau audio juga tidak boleh dibawa.

Beberapa kategori gawai juga lebih baik ditinggal di rumah, seperti kamera GoPro dan tablet. Penonton juga diminta tidak membawa tongkat swafoto.

Perihal tas, promotor melarang penonton membawa ransel atas tas besar yang ukurannya melebihi 20 x 30 cm.

Penonton pun tidak boleh mengajak binatang masuk, kecuali untuk kebutuhan khusus.

Baca juga: TVXQ ke Jakarta, antisipasi lima hal ini

Baca juga: TVXQ tak sabar berjumpa penggemar Indonesia

Baca juga: Akhir Agustus, TVXQ konser di Jakarta

Pewarta: Nanien Yuniar
Editor: Ida Nurcahyani
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Marion Jola akhirnya rilis album perdana bertajuk “MARION”

Jakarta (ANTARA) – Setelah merilis empat single, Marion Jola akhirnya memiliki album perdana yang diberi judul “MARION”, album yang telah dinanti selama setahun lebih tersebut bernuansa Pop dan Rn’B.

Baca juga: Penghargaan MAMA 2018 lecut semangat Marion Jola

Untuk penggarapan album, Marion dibantu oleh Nino dari RAN serta Ilman dan Lale dari Maliq & D’Essentials yang tergabung dalam proyek Laleilmanino. Ketiganya bertindak sebagai produser, composer, arranger sekaligus pencipta lagu untuk semua lagu di album “MARION”

“Sebenarnya aku itu newbie, label memperkenalkan ke Laleilmanino. Mulai dari lagu “Jangan”, aku cocok. Akhirnya kayak berjodoh. Semua yang terjadi dari single pertama sampai album semua jodoh. Aku enggak minta dipertemukan, ketemu jodoh, akhirnya bikin album,” kata Marion melalui keterangan resmi yang diterima ANTARA di Jakarta, Rabu.

“MARION” mengambil tema kisah cinta sebagai benang merahnya dan bercerita tentang cinta dari sisi yang berbeda seperti rindu, cemas, marah dan perasaan lain yang dijabarkan dalam tiap liriknya.

Aransemen yang digunakan pada semua track-nya pun dibuat easy listening, simpel dan tanpa bebunyian yang berlebih namun juga tidak terdengar murahan.

Ada 11 lagu yang terdapat dalam album tersebut, empat di antaranya merupakan single yang pernah dirilis yakni “Jangan” feat Rayi Putra, “So In Love”, “Pergi Menjauh” dan “Tak Ingin Pisah Lagi” feat Rizky Febrian.

Baca juga: Marion Jola bahagia kolaborasi dengan Rizky Febian

Sedangkan tujuh lagu barunya terdiri dari “Damba”, “Merah Jambu”, “Favorite Sin” feat Tuan Tigabela$, “It’s Not Over Yet”, “Dia/Aku”, “Rayu” feat Laleilmanino dan “Menangis Tanpa Airmata”.

Bagi jebolan Indonesian Idol itu, albumnya adalah sebuah impian sejak dulu, bahkan Marion masih tidak menyangka akhirnya bisa meluncurkan karya sendiri.

“Selama ini aku cuma membayangkan rilis single saja, enggak pernah membayangkan ada fotoku dalam album. Bisa dibilang ini impian sih tapi enggak pernah aku bayangin dan rencanakan,” ujarnya.

Baca juga: Marion Jola bikin Kim Jae-Hwan Wanna One terkesima di MAMA 2018

Pewarta: Maria Cicilia
Editor: Ida Nurcahyani
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Kelar tur dunia, diva K-pop Sunmi rilis single baru “Lalalay”

Jakarta (ANTARA) – Selesai menggelar tur dunianya yang pertama tahun ini, diva K-pop Sunmi kembali ke panggung musik dengan single baru “Lalalay”, sebuah lagu tari Latin yang ia ciptakan sendiri.

Baca juga: Sunmi eks Wonder Girls gelar tur dunia

Penyanyi solo, mantan anggota grup Wonder Girls itu, menggelar tur dunia bertajuk “Warning” di 18 kota di Asia, Amerika Utara, dan Eropa mulai Februari hingga Juni lalu.

Tur itu telah menginspirasi Sunmi untuk menggubah dan menulis single baru “Lalalay” saat ia singgah di Mexico City pada Maret, kata agensi manajemennya, MakeUs Entertainment, yang dikutip Yonhap.

“Lalalay” adalah lagu eksotis dengan suara yang terinsipirasi dari suara Latin dan aula dansa, dengan lirik yang puitis dan ekspresif.

Penampilan panggung khas Sunmi juga akan menambah daya tarik lagu, kata MakeUs.

“Lalalay” adalah single kedua Sumi tahun ini. Sebelumnya, pada Maret, ia merilis “Noir”.

Setelah merilis cuplikan video dari single terbarunya itu pada Senin lalu (26/8), Sunmi meluncurkan lagu barunya itu di toko musik online, Selasa malam.

Baca juga: Sunmi eks-Wonder Girls bergabung dengan agensi baru

Baca juga: Setelah menikah, Sunye eks Wonder Girls kembali ke dunia hiburan

Baca juga: BTS pecahkan rekor Wonder Girls di Billboard Hot 100

Penerjemah: Heppy Ratna Sari
Editor: Ida Nurcahyani
COPYRIGHT © ANTARA 2019

X1 ungkap rencana dan harapan usai debut

Jakarta (ANTARA) – Grup idola K-Pop X1 berbagi pemikiran mengenai rencana, opini masing-masing personel hingga harapan mereka di sela showcase debut di Gocheok Sky Dome, Seoul, pada Selasa (27/8) malam.

Ada sejumlah pertanyaan yang ditanyakan pihak staf pada mereka. Kim Woo-seok, ketika diminta menggambarkan tahun 2019, mengatakan tahun yang seperti keajaiban, Lee Eun-sang menjawab seperti mimpi.

Kim Yo-han menggambarkan tahun 2019 sebagai titik balik, sementara Son Dong-pyo mengatakan tahun ini membuat dirinya seperti sekarang.

Pertanyaan berikutnya, “Apa hal yang baik tentang menjadi X1?” Lee Han-gyul menjawab, “Para anggota ramah satu sama lain, baik.” Kim Woo-seok berkomentar, “Sangat bagus berbagi perasaan dengan 11 orang”.

Di sisi lain, pemimpin X1 Han Seung-woo berkata, “Aku pikir aku mendapatkan banyak energi yang baik,” sementara Lee Eun-sang mengatakan grupnya memiliki sinergi karena mereka menjadi satu dengan para personel yang memiliki pengalaman berbeda.

Sementara itu, Cho Seung-youn mengatakan “Sangat bangga karena penampilan kami keren”.

Baca juga: Kim Min-kyu”Produce X 101″ segera gelar jumpa penggemar

Baca juga: Yo-han dan Woo-seok X1 bakal tampil di “Let’s Eat Dinner Together”

Ketika ditanya rencana setelah debut, Cha Jun-ho menjawab, “Kami akan menjadi lebih dekat dan saling mengenal, jadi aku ingin melakukan perjalanan. ”

Nam Do-hyon berbagi harapannya merilis lagu yang dibuat sendiri. Sementara Kang Min-hee berkata, “Aku ingin menerima penghargaan rookie sehingga di samping profil kami tertulis‘ Penghargaan Rookie. ‘”

Pada topik, harapan sebagai personel X1, Cho Seung-youn berharap dapat tampil di atas panggung dengan musisi favoritnya.

Song Hyeong-jun mengaku ingin melakukan tur dunia, sementara Kang Min-hee berharap bisa lagu grupnya bisa memasuki tangga lagu Billboard.

X1 kemudian membagikan pesan yang ingin mereka sampaikan kepada sesama personel, mulai dari doa agar selalu sehat, ajakan bekerja lebih keras sehingga menjadi idola yang mewakili Korea dan K-pop.

Hingga, ucapan terima kasih karena sudah saling membantu sejak persiapan debut.

“Aku berharap kami akan menjadi grup yang dapat mengembalikan apa yang telah kami terima dari penggemar dan berbagi kebahagiaan dengan mereka,” tutur Seung-woo.

Akhirnya, X1 yang terbentuk dari ajang “Produce X 101” itu berjanji untuk lebih dekat dengan para penggemar mereka, ONE IT, juga memberikan penampilan yang hebat.

Baca juga: X1 bawakan lagu “Flash” hingga “Produce X 101” saat debut

Baca juga: Kim Min-kyu didukung Jin-hyuk hingga Byung-chan dalam jumpa penggemar

Baca juga: X1 “Produce X 101” umumkan ONE IT nama klub penggemar

Penerjemah: Lia Wanadriani Santosa
Editor: Alviansyah Pasaribu
COPYRIGHT © ANTARA 2019

X1 bawakan lagu “Flash” hingga “Produce X 101” saat debut

Jakarta (ANTARA) – Grup idola K-Pop X1 menampilkan sederet lagu baru dalam mini album solo perdana mereka hingga lagu-lagu dalam ajang pencarian idola “Produce X 101” pada showcase debut, Selasa (27/8) malam di Seoul, Korea Selatan.

Seperti dilansir Soompi, sebagai pembuka, grup beranggotakan Kim Yo-han, Kim Woo-seok, Han Seung-woo, Song Hyeong-jun, Cho Seung-youn, Son Dong-pyo, Lee Han-gyul, Nam Do-hyun, Cha Jun-ho, Kang Min-hee, dan Lee Eun-sang itu menampilkan “Stand Up” dari mini album “Quantum Leap”.

Baca juga: Yo-han dan Woo-seok X1 bakal tampil di “Let’s Eat Dinner Together”

Mereka kemudian membawakan lagu “Produce X 101” yakni “Move” untuk pertama kalinya sebagai grup beranggotakan 11 personel.

Kemudian, untuk kali pertama mereka membawakan lagu “Like Always,” “Pretty Girl”, “U Got It” dan “Boyness” dari “Produce X 101.”

Para penggemar yang disebut One It kemudian disuguhi penampilan perdana grup membawakan lagu utama “Flash.”

Showcase malam itu yang berlangsung di Gocheok Sky Dome, Seoul ditutup dengan lagu baru “I Here Here for You” diikuti oleh lagu tema “Produce X 101” versi X1, “X1-MA.”

Baca juga: Kim Min-kyu didukung Jin-hyuk hingga Byung-chan dalam jumpa penggemar

Baca juga: X1 “Produce X 101” umumkan ONE IT nama klub penggemar

Baca juga: Kim Min-kyu”Produce X 101″ segera gelar jumpa penggemar

Penerjemah: Lia Wanadriani Santosa
Editor: Alviansyah Pasaribu
COPYRIGHT © ANTARA 2019

“Widya Siregar & Friends” nostalgia lagu klasik bernuasa pop romantis

Jakarta (ANTARA) – Widya Siregar, sosok baru dalam blantika musik Indonesia mencoba mengangkat kembali lagu-lagu klasik bernuansa pop romantis melalui album “Widya Siregar & Friends”.

Album yang baru diluncurkan itu mengusung genre pop progresif klasik romantik, berisikan delapan lagu klasik seperti Il Mondo, La Vie En Rose, Love Me Tender, hingga Tout Les Visage de Lamour.

Peraih gelar doktor di bidang ilmu hukum itu di Jakarta, Selasa, menuturkan, dirinya terjun langsung menjadi produser eksekutif untuk bisa menuangkan kreativitas bermusiknya.

“Lagu-lagu klasik seperti Il Mondo, La Vie En Rose, hingga Tout Les Visage de Lamour diharapkan dapat semakin meningkatkan pengetahuan masyarakat atas ragam musik klasik dari belahan benua Eropa,” kata Widya, melalui keterangan resmi.

Penggarapan album “Widya Siregar & Friends” dibantu sejumlah musisi jazz berpengaruh seperti pemain saksofon muda nasional Damez Nababan, hingga gitaris asal Bali Kadek Rihardika yang kerap menggawangi penampilan musisi kawakan seperti Tompi, Titi DJ, Andien, dan lainnya.

Turut memproduseri album tersebut yakni Krishna Siregar, musisi band jazz Fussion Stuff yang kerap berkolaborasi dengan Tompi hingga Glenn Fredly.

Dalam album tersebut, Widya juga menghadirkan kolaborasi olah vokal dengan Michael Pentury pada lagu Il Mondo dan Nobel Anakkota pada lagu When You Tell Me That You Love Me.

Didistribusikan oleh Demajors Records, album itu diharapkan menjadi pilihan bagi penikmat musik klasik pop, jazz dan latin di Indonesia.

“Album ini semoga dapat mengobati kerinduan penikmat musik klasik di Indonesia atas lagu-lagu klasik,” ujar Widya.

Baca juga: Musisi Widya Siregar gelar konser amal untuk Palu
 

Pewarta: Subagyo
Editor: Heppy Ratna Sari
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Daftar pemenang MTV Video Music Awards 2019

Jakarta (ANTARA) – MTV Video Music Awards kembali berlangsung di Prudential Center, New Jersey, AS sebagai penghargaan tahunan yang ke-36. Pemenang ajang penghargaan pada 2019 itu didominasi oleh Ariana Grande yang meraih empat piala.

Sementara, Billie Eilish sebagai pendatang baru meraih tiga penghargaan Best New Artist, Push Artist of The Year, dan Best Editing.

Taylor Swift, di sisi lain, harus puas dengan hanya membawa pulang dua piala untuk Video of The Year dan Video For Good.

Baca juga: Michael Jackson akan dihapus dari daftar penerima MTV Award

MTV Video Music Awards 2019 juga menampilkan Taylor Swift, Jonas Brothers, Rosalia, Shawn Mendes, Camila Cabello dan banyak musisi lainnya.

Berikut adalah daftar pemenang MTV Video Music Awards 2019, dilansir Eonline, Selasa:

1. Michael Jackson Video Vanguard Award:
Missi Elliott
2. Fashion Trailblazer Award:
Marc Jacobs
3. Video of The Year:
Taylor Swift – “You Need to Calm Down”
4. Artist of The Year:
Ariana Grande
5. Song of The Year:
Lil Nas X ft. Billy Ray Cyrus – “Old Town Road (Remix)”
6. Best New Artist:
Billie Eilish
7. Best Collaboration:
Shawn Mendes & Camila Cabello – “Señorita”

Baca juga: Taylor Swift dan Ariana Grande dominasi VMA, penggemar K-pop kecewa

8. Push Artist of The Year:
Billie Eilish
9. Best Pop:
Jonas Brothers – “Sucker”
10. Best Hip Hop:
Cardi B – “Money”
11. Best R&B:
Normani ft. 6lack – “Waves”
12. Best K-Pop:
BTS ft Halsey – “Boy With Luv”
13. Best Latin:
Rosalia & J Balvin ft El Guincho – “Con Altura”
14. Best Dance:
The Chainsmokers ft. Bebe Rexha – “Call You Mine”

Baca juga: Wade Robson pertanyakan keputusan MTV soal Video Vanguard Award
15. Best Rock:
Panic! At The Disco – “High Hopes”
16. Video for Good:
Taylor Swift – “You Need to Calm Down”
17. Best Direction:
Lil Nas X ft. Billy Ray Cyrus – “Old Town Road (Remix)”
18. Best Visual Effects:
Ariana Grande – “God is a Woman”
19. Best Editing:
Billie Eilish – “Bad Guy”
20. Best Art Direction:
Ariana Grande – “7 Rings”
21. Best Choreography:
ROSALÍA & J Balvin ft. El Guincho – “Con Altura”
22. Best Cinematography:
Shawn Mendes & Camila Cabello – “Señorita”
23. Best Group:
BTS
24. Song of Summer:
Ariana Grande & Social House – “Boyfriend”

Baca juga: 5 artis berbusana terbaik di MTV Video Music Awards 2018

Penerjemah: Maria Cicilia
Editor: Imam Santoso
COPYRIGHT © ANTARA 2019

“X1 Flash” tayang di Indonesia mulai besok

Jakarta (ANTARA) – “X1 Flash”, acara ragam yang menampilkan grup X1 jebolan ajang “Produce X 101” akan tayang di Indonesia mulai Rabu pukul 18:45 WIB di saluran televisi tvN.

Seperti dalam siaran pers yang diterima ANTARA, Selasa, program ini menampilkan persiapan ke-11 personel X1 menjelang debut, termasuk tantangan dan perjuangan mereka menggapai mimpi sebagai penyanyi idola.

X1 yang hari ini meluncurkan album debut “비상: QUANTUM LEAP” bersiap memberi kesan untuk para ONE IT (nama komunitas penggemar X1).

Di sisi lain, para personel mengaku gugup karena khawatir tidak bisa memenuhi harapan tinggi para penggemar.

“Kami memang sangat gugup, karena kami tidak tahu apakah debut kami dapat memenuhi harapan tinggi penggemar. Pada saat yang sama, kami berharap untuk naik ke panggung dan membawa pertunjukan yang menarik untuk para penggemar kami,” kata para personel X1.

Nantinya, proses di balik produksi album, mulai dari rekaman, latihan koreografi hingga konsep dan video klip diulas dalam “X1 Flash”.

Tak hanya itu, program ini juga akan mengungkap sisi paling nyata kehidupan para personel sebelum debut mereka.

Selain di Indonesia, “X1 Flash” akan tayang setiap Rabu di saluran tvN berbagai negara lain yakni Hong Kong, Singapura, Taiwan, Malaysia, Filipina, Thailand, Myanmar dan Sri Lanka.

Program ini tersedia dalam pilihan bahasa Inggris, bahasa Mandarin, Melayu, bahasa Indonesia dan Thailand.

Baca juga: X1 “Produce X 101” umumkan ONE IT nama klub penggemar

Baca juga: Kim Min-kyu”Produce X 101″ segera gelar jumpa penggemar

Baca juga: Kim Woo-seok X1 kirim pesan untuk Lee Jin-hyuk

Pewarta: Lia Wanadriani Santosa
Editor: Ida Nurcahyani
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Musikus Indonesia gagas konser persatuan

Kita manggung supaya Indonesia bersatu dan kita menata masa depan bersama

Jakarta (ANTARA) – Sejumlah musikus Indonesia tengah menggagas sebuah konser musik persatuan yang akan digelar pada Oktober mendatang, kata penyanyi asal Papua Edo Kondologit.

“Kita sedang menggagas sebuah konser musik, supaya kita bisa rangkul yang tadinya kan terbagi kubu. Sekarang udah selesai saatnya kembali merajut kebersamaan dalam konser,” ungkap Edo ditemui dalam jumpa pers “Warkop DKI Reborn” di Jakarta, Senin.

Menurut Edo, konser itu diinisiasi oleh Glenn Fredly, Tompi dan para musikus lainnya. Beragam genre musik akan dimainkan dalam pertunjukan tersebut.

“Hampir semua musisi, ada Glenn, Tompi segala macem. Semua, musisi rock juga kita kumpul sama-sama tapi kita belum tentukan sampai sekarang ketua panitianya siapa,” jelas Edo.

Konser persatuan itu bakal dilaksanakan di Jakarta dan terbuka untuk umum.

“Seluruh penduduk Indonesia, kita gabung sama-sama dari semua genre musik, segala macam kita kumpul sama-sama buat konser musik yang jalin kembali persatuan bangsa,” kata Edo.

Sementara itu, Edo yang juga dikenal sebagai aktor sedang bersiap untuk kembali ke dapur rekaman. Ia mengatakan proyek kembalinya ke dunia musik akan ditangani oleh Glenn Fredly.

“Glenn udah bicara lagi ‘Kakak harus rekaman lagi’. Iya sudah kita rencanakan lah, dia punya otak masih bagus, lancar. Saya udah pikir yang lain-lain jadi biar dia yang urus,” ujarnya.

Baca juga: Edo Kondologit diminta rahasiakan pernikahan Glenn Fredly

Baca juga: Glenn Fredly menikah, Edo Kondologit bersyukur
 

Pewarta: Maria Cicilia
Editor: Heppy Ratna Sari
COPYRIGHT © ANTARA 2019

TVXQ ke Jakarta, antisipasi lima hal ini

Jakarta (ANTARA) – Duo idola K-Pop TVXQ dalam beberapa hari mendatang bersiap bertemu para penggemar di Indonesia melalui gelaran konser “TVXQ! CONCERT – CIRCLE #with in Jakarta” pada 31 Agustus 2019 di Indonesia Convention Exhibition (ICE) BSD, Tangerang.

Sebelumnya ada lima hal yang mungkin bisa para Cassiopeia–sebutan untuk penggemar TVXQ ketahui dan antisipasi, apa saja?

Baca juga: TVXQ tak sabar berjumpa penggemar Indonesia

1. Konser perdana Yunho dan Chang-min di Indonesia

Grup legenda K-Pop akan mencatatkan kenangan baru untuk para penggemar, karena ini adalah konser perdana di Indonesia sepanjang karir mereka. Penantian belasan tahun penggemar akan berbuah manis.

Sebelumnya, duo ini pernah ke tanah bersama musisi dari SM Entertainment dalam gelaran konser “SM Town Live World Tour III” pada September 2012.

2. 16 tahun TVXQ, lagu yang mungkin dibawakan

Sama seperti konser di beberapa negara lain, Yunho dan Chang-min mungkin tidak akan menampilkan semua lagu yang telah mereka rilis dalam 16 tahun di industri K-Pop.

Namun, penggemar bisa berharap lagu klasik duo ini antara lain “Mirotic”, “Sun Rising”, “Why (Keep Your Head Down)”, dan “Hug”, serta, lagu-lagu baru seperti “The Chance of Love”, “Love Line”, dan “Truth”akan dibawakan.

3. Main ke kantor SM Entertainment Indonesia

Seperti para musisi dari agensi SM Entertainment yang sudah ke Jakarta dalam berbagai kegiatan, seperti Siwon Super Junior, NCT Dream hingga Taemin SHINee, yang berkunjung ke kantor SM Entertainment Indonesia, ada kemungkinan TVXQ juga melakukan hal sama.

Soal waktu kunjungan, bisa sebelum atau sesudah konser, atau tidak sama sekali. Para penggemar pasti mampu mencari tahu.

4. Serba merah selama konser

Warna merah kemungkinan besar akan menghiasi seisi arena konser TVXQ, seiring warna ini dipilih penggemar sebagai warna resmi klub. 31 Agustus nanti seisi ruangan akan menyala merah ketika para penggemar menghidupkan light stick mereka.

5. Konser megah bintang Hallyu

Berkiprah selama 16 tahun mereka di industri K-Pop, para penggemar bisa berharap gelaran konser nan megah, yang memadukan konsep tata cahaya, suara serta penampilan Yunho dan Chang-min.

Baca juga: Akhir Agustus, TVXQ konser di Jakarta

Baca juga: U-Know Yunho TVXQ akan rilis album solo pertama

Pewarta: Lia Wanadriani Santosa
Editor: Ida Nurcahyani
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Edo Kondologit diminta rahasiakan pernikahan Glenn Fredly

Jakarta (ANTARA) – Penyanyi Edo Kondologit mengaku diminta untuk merahasiakan pernikahan Glenn Fredly dan Mutia Ayu yang digelar secara tertutup pada Senin (19/8) lalu.

“Pokoknya tiba-tiba dia (Glenn) telepon saya dan surprise sekali. Wah luar biasa. Intinya dia bilang jangan bilang-bilang orang dan lokasi tempat (pernikahannya) itu, saya baru dapat malam sebelum besok acara,” kata Edo ditemui dalam jumpa pers “Warkop DKI Reborn” di Jakarta, Senin.

Ia pun mengatakan sebenarnya tidak ingin mengungkap kepada media bahwa dirinya diminta “tutup mulut” terkait pernikahan itu. Tapi karena itu adalah kabar bahagia, Edo pun menceritakannya.

Menurut Edo, Glenn tidak ingin acara pernikahannya diketahui oleh banyak orang, sebab dia hanya ingin menikmatinya bersama orang-orang terdekat saja.

“Ya dia tidak mau ramai-ramailah katanya. Dia hanya undang orang-orang terdekat saja. Dia tipikal sederhana sih dan yang datang teman-teman dekat saja, jadi akrab sekali. Enggak banyak orang, enggak sampai 100,” jelas Edo.

Musisi asal Papua itu mengatakan, resepsi pernikahan Glenn dan Mutia berlangsung sangat sederhana dan romantis. Glenn melakukan pemberkatan dan dilanjutkan dengan pesta di hari yang sama.

“Romantis, mereka pegangan tangan terus. Glenn takut kehilangan itu, hahaha,” ujarnya.

Baca juga: Glenn Fredly menikah, Edo Kondologit bersyukur
 

Pewarta: Maria Cicilia
Editor: Heppy Ratna Sari
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Glenn Fredly menikah, Edo Kondologit bersyukur

Jakarta (ANTARA) – Edo Kondologit sangat bersyukur karena Glenn Fredly akhirnya menikah kembali, sebab sudah lama pelantun “Sekali Ini Saja” itu menyendiri.

Baca juga: Glenn-Tompi ngamen di stasiun MRT, bawakan lagu apa?

“Kebetulan dia telefon saya malam-malam, ‘Kakak, adik ada berita ini, adik tanggal 19 menikah’. Saya langsung bilang puji Tuhan,” kata Edo ditemui dalam jumpa pers “Warkop DKI Reborn” di Jakarta, Senin.

Dia melanjutkan, “Dia dulu punya kasus yang sama dalam berumah tangga, ketika saya menikah lagi saya bilang lagi, ‘Adik kapan menikah?’ Dia bilang, ‘Saya tunggu kakak dulu’. Setelah saya menikah 5 tahun, dia belum menikah-menikah. Jadi pas dia menikah saya bilang, alhamdullilah puji Tuhan.”

Hubungan antara Edo dan Glenn memang cukup dekat, keduanya bahkan sudah bersahabat sejak lama.

Glenn diketahui menikah dengan Mutia Ayupada 19 Agustus di Taman Kajoe, Ampera, Jakarta. Pernikahan tersebut dilangsungkan secara tertutup dan hanya dihadiri oleh orang-orang terdekat.

Edo pun membenarkan hal itu, menurutnya tamu yang datang hanya keluarga dan para sahabat dari Glenn maupun Mutia.

“Suasananya yang jelas sangat sederhana tidak terlalu ramai, teman-teman dekat juga datang. Kebetulan di restoran yang kecil di daerah Kemang,” kata Edo.

Baca juga: Saran Edo Kondologit untuk Papua, pimpinan bertemu dalam acara adat

Baca juga: Dua musisi Papua yang konsisten lantunkan tembang perdamaian

Pewarta: Maria Cicilia
Editor: Ida Nurcahyani
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Aura Kasih berdamai dengan Yan Widjaya

Jakarta (ANTARA) – Aura Kasih dikabarkan sudah melakukan pertemuan dengan kritikus film Yan Widjaya pada Senin siang untuk berdamai terkait dengan ujaran tak pantas yang dicuitkan Yan beberapa waktu lalu.

“Benar,” kata Yan saat dikonfirmasi ANTARA pada Senin.

Sebelumnya, sebuah pesan beredar di WhatsApp mengumumkan pertemuan antara Aura Kasih dan Yan di salah satu restoran di kawasan Kemang, Jakarta Selatan.

“…terjadi pertemuan antara Yan Widjaya dengan Aura Kasih yang didampingi pengacaranya, Tantri, dan manajernya, Heru,” demikian kutipan isi pesan WhatsApp yang disertai foto keempat orang tersebut.

Yan disebut sudah meminta maaf secara lisan pada Aura Kasih.

“…langsung diterima Aura dengan baik. Menjadi pelajaran bagi kita semua untuk lebih baik dalam bermedsos.”

Saat dihubungi ANTARA, Aura Kasih tidak menanggapi perihal pertemuan tersebut.

“Dengan ini mohon kepada semua teman untuk tidak memasalahkan hal ini lagi. Terima kasih,” isi pesan WhatsApp tersebut.

Baca juga: Yan Widjaya akui khilaf sebut Aura Kasih “pabrik susu”

Baca juga: Aura Kasih kecam “kritikus film” karena disebut “pabrik susu”
 

Pewarta: Ida Nurcahyani
Editor: Heppy Ratna Sari
COPYRIGHT © ANTARA 2019

TVXQ tak sabar berjumpa penggemar Indonesia

Jakarta (ANTARA) – Duo K-pop TVXQ, Yunho dan Changmin, sudah tak sabar berjumpa dengan para penggemar mereka di Indonesia.

“Akhirnya kami hadir untuk memberikan kabar baik setelah sekian lama,” ujar Yunho dalam pesan video.

Dia berdiri di samping Changmin, keduanya mengenakan jas bernuansa putih dengan dasi kupu-kupu hitam dan bunga putih yang tersemat di saku.

“Kabar baiknya kami akan datang mengunjungi kalian dalam TVXQ! Concert Circle #with in Jakarta,” lanjut Yunho.

Baca juga: TVXQ rilis video musik “Truth” rayakan 15 tahun debutnya

Baca juga: TVXQ catatkan sejarah baru di Jepang

Changmin menambahkan mereka sudah menjalani persiapan konser dan sudah tidak sabar berjumpa dengan para Cassiopeia (nama penggemar TVXQ) di Indonesia.

“Kami berharap dapat bertemu kalian semua pada hari itu,” imbuh Changmin.

Konser TVXQ berlangsung pada 31 Agustus 2019 di Indonesia Convention Exhibition (ICE) BSD, Tangerang.

Tiketnya dijual mulai dari Rp900.000 hingga Rp2.950.000.

Duo TVXQ terdiri dari U-Know Yunho dan Max Changmin yang dikenal sebagai Tohoshinki di Jepang atau DBSK (Dong Bang Shin Ki) yang artinya “Dewa-dewa yang terbit dari timur”.

Grup yang bernaung di bawah SM Entertainment ini awalnya terdiri dari lima penyanyi, meliputi Jaejoong, Yoochun dan Xiah Junsu ketika debut pada 2003 silam.

Konflik internal yang terjadi di dalam TVXQ membuat tiga anggota tersebut keluar dan membentuk trio JYJ.

Baca juga: Album baru TVXQ untuk rayakan 15 tahun sejak debut

Baca juga: Akhir Agustus, TVXQ konser di Jakarta

Baca juga: U-Know Yunho TVXQ akan rilis album solo pertama

Pewarta: Nanien Yuniar
Editor: Alviansyah Pasaribu
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Seungri dan mantan bos YG Entertainment akan dipanggil polisi

Jakarta (ANTARA) – Kepolisian Korea Selatan, Minggu, berencana memanggil Seungri, mantan anggota grup K-pop ternama BIGBANG, dan mantan bos label musik YG Entertainment atas tuduhan kasus perjudian di luar negeri.

Dilansir Yonhap, bulan ini Seungri dan Yang Hyun-suk, mantan CEO YG Entertainment, dicekal polisi karena melakukan perjudian saat berada di luar negeri dan melanggar undang-undang transaksi valuta asing untuk mengamankan uang hasil judi mereka.

Jaringan JTBS sebelumnya melaporkan bahwa Yang dan Seungri rutin berjudi di kasino hotel di Las Vegas dan bertaruh jutaan dolar.

Baca juga: Pengadilan Korea Selatan tolak surat penangkapan Seungri

Baca juga: Park Yoo-chun JYJ diselidiki terkait dugaan penyalahgunaan narkoba

Polisi mengatakan keduanya akan diinterogasi secara terpisah pekan ini. Jadwal penyelidikan belum diungkapkan.

Sebelumnya polisi menggeledah markas YG Entertainment pada 17 Agustus untuk menyelidiki apakah Yang melakukan penggelapan dana perusahaan untuk membiayai perjudian.

Yang Hyun-suk, mantan anggota grup Seo Taiji and Boys, mengundurkan diri dari posisinya sebagai CEO YG pada Juni di saat para artis yang bernaung di bawahnya terjerat kasus narkoba.

Yang kemudian dituduh menyediakan layanan seks untuk investor asing di sebuah restoran kelas atas di Seoul pada 2014.

Maret lalu, Seungri yang terjerat kasus skandal seks, dikeluarkan dari BIGBANG di tengah penyelidikan lanjutan tentang tuduhan penggelapan dan muncikari.

Baca juga: Polisi cekal mantan bos YG Entertainment dan Seungri

Baca juga: Polisi geledah kantor YG Entertainment terkait kasus judi mantan CEO

Baca juga: Dugaan CEO YG fasilitasi jasa prostitusi hingga aksi boikot musik YG

Penerjemah: Nanien Yuniar
Editor: Alviansyah Pasaribu
COPYRIGHT © ANTARA 2019

“Jangan Ganggu”, lagu pengobat patah hati dari Mario Ginanjar

Jakarta (ANTARA) – Penyanyi Mario Ginanjar meluncurkan lagu teranyar “Jangan Ganggu” untuk orang-orang yang mencoba melupakan kegundahan hati akibat cinta.

“Beberapa di antara kita pasti pernah mengalami jatuh cinta pada orang yang salah. Seseorang yang kita pikir adalah cinta sejati kita, tapi ternyata malah membawa bencana. Sampai akhirnya saya sadar bahwa masih banyak bintang di angkasa raya dan memutuskan untuk move on maksimal,” kata Mario Ginanjar dalam keterangan resmi, Minggu.

Pengalaman selalu jadi sumber inspirasi terbaik untuk menciptakan lagu, itu pula yang dirasakan Mario ketika menulis lagu terbaru ini.

“Lagu ini adalah kado spesial dari saya untuk pecinta musik Indonesia yang sedang berusaha untuk #moveonmaksimal,” lanjut penyanyi yang tergabung dalam grup Kahitna itu.

Dua sahabatnya, Inal dan Yoyok, eks personel Brown Sugar, membantu mengaransemen musik “Jangan Ganggu”. Untuk konsep musiknya, Mario terkenang masa kecil yang selalu dihiasi oleh musik retro bernuansa Motown yang kental unsur gospel choir.

“Sejak kecil, saya terbiasa mendengarkan Stevie Wonder dan Aretha Franklin, dan lagu-lagu mereka menginspirasi penciptaan lagu ini,” tutur Mario yang terlibat juga dalam penggarapan video musik dan sampul lagu untuk proyek ini.

“Jangan Ganggu” berirama upbeat, dihiasi banyak brass section (alat tiup), backing vokal, terasa segar di tengah gempuran musik bernuansa elektronik. Seperti ciri khas lagu-lagu Motown, lagu sesedih apapun akan terdengar hiruk pikuk dan asyik untuk berdansa.

“Dengarkan lagu ini minimal tiga kali sehari, dan galau pun langsung hilang,” ujar Mario berpesan.

Baca juga: Mario Ginanjar: privasi adalah sebuah kemewahan

Baca juga: Mario Ginanjar rilis parfum terinspirasi lima kota dunia
 

Pewarta: Nanien Yuniar
Editor: Heppy Ratna Sari
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Rolling Stones jadi nama batu luar angkasa di Mars

Jakarta (ANTARA) – Band Rolling Stones telah menggetarkan panggung-panggung di seluruh dunia selama lebih dari 50 tahun berkarir, tapi pengaruh mereka kini terasa juga di antariksa setelah Mars InSight Mission dari NASA menamai sebuah batu luar angkasa dengan nama band tersebut.

Sedikit lebih besar dari bola golf, “Batu Rolling Stones” itu disebut bergulir sejauh satu meter, terdorong oleh pesawat luar angkasa InSight saat mendarat di Mars pada November lalu, kata NASA.

“Dalam gambar-gambar yang diambil oleh InSight pada hari berikutnya, jejak bekas guliran di tanah oranye-merah dapat terlihat di belakang Batu Rolling Stones,” katanya. “Ini batu menggulir terjauh yang dilihat NASA saat mendaratkan pesawat ruang angkasa di planet lain.”

Nama “Batu Rolling Stones” itu informal, tapi tetap akan muncul di peta Mars, kata NASA, namun hanya Serikat Astronomi Internasional yang bisa memberikan nama ilmiah resmi untuk lokasi, asteroid, dan benda lain di tata surya.

Baca juga: Mick Jagger kembali manggung setelah operasi jantung

Baca juga: Mick Jagger unggah video menari usai operasi
 

Penerjemah: Nanien Yuniar
Editor: Heppy Ratna Sari
COPYRIGHT © ANTARA 2019

PENTAGON beri bocoran konsep konser perdana di Indonesia

Jakarta (ANTARA) – Grup idola K-pop PENTAGON memberi bocoran konsep untuk konser perdana 2019 PENTAGON World Tour “PRISM”
di Indonesia pada akhir Agustus. 

Jinho, salah satu anggota PENTAGON, mengatakan konser tersebut bakal menghadirkan ragam warna dari grup yang diterjemahkan dalam penampilan-penampilan berbeda nan memikat.

“Ini adalah tur di mana kalian bisa lihat warna-warni PENTAGON, sama seperti warna yang muncul dalam refleksi cahaya. Kalian bakal bisa melihat berbagai penampilan yang sudah kami siapkan,” tutur Jinho dalam keterangan tertulis.

Menurut Hui, kata “Prism” dalam judul konser melambangkan warna-warna harmonis yang mewakili mereka.

“Kuharap kalian berpendapat karakter-karakter kami yang berbeda akan menjadikan penampilan lebih luar biasa.”

Konser perdana di Indonesia ini disebut bakal mendekatkan penggemar dengan grup idolanya, bahkan mengenal mereka lebih jauh.

“Kami akan menunjukkan karakter-karakter PENTAGON yang punya ciri khas, tapi kami pasti juga akan membuat kalian terpikat dengan PENTAGON,” imbuh Wooseok.

Konser mereka akan berlangsung di The Kasablanka Hall, Kota Kasablanka, Jakarta Selatan, pada 31 Agustus 2019.

Mereka akan hadir dalam formasi yang terdiri dari Jin-ho, Hui, Hong-seok, Shin-won, Yuto, Yeo-one, Kino dan Woo-seok, sementara Yan-an harus rihat karena masalah kesehatan sehingga tidak bisa ikut tampil.

Baca juga: PENTAGON super antusias gelar konser perdana di Indonesia

Baca juga: Yan An PENTAGON rehat dari grup karena masalah kesehatan
 

Pewarta: Nanien Yuniar
Editor: Heppy Ratna Sari
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Edy Panjaitan juara China-Germany Pioneer International Youth Art

Namun, saya tidak pernah menyerah dalam mengejar impian menjadi pianis …”

Beijing (ANTARA) – Pianis Edy Rapika Panjaitan menjuarai ajang “China-Germany Pioneer International Youth Art Competition” di Qingdao, Provinsi Shandong, China.

“Di kejuaraan tersebut saya mendapat skor tertinggi, 96 untuk kategori remaja,” kata pelajar asal Medan, Sumatera Utara, berusia 25 tahun itu kepada Antara di Beijing, Sabtu.

Sarjana cum laude di bidang permusikan Universitas Negeri Medan itu kini mengambil program master di College of China and ASEAN Arts di Chengdu, Provinsi Sichuan, di bawah bimbingan Prof Patrick Lechner dari Austria.

“Tahun pertama saya di Chengdu banyak mendapatkan pengalaman baru dan berharga yang bisa menunjang prestasi dan karier masa depan saya,” ujar Edy yang lahir dari keluarga pemain musik di Medan itu.

Baca juga: Rambut Beethoven akan dilelang

Baca juga: Pianis Angelica Liviana persembahkan album Moods

Penampilannya di “China-Europe Consular Meeting” pada Januari lalu membuat dia mendapatkan undangan kehormatan dari Konsul Jenderal Jerman di Chengdu Robert Von Rimscha untuk tampil tunggal di depan para tamu undangan VIP yang terdiri dari para konjen, diplomat, profesor, pemain orkestra, seniman, awak media, akademisi, dan pebisnis dari 11 negara.

Selain itu, dia juga beberapa mengikuti ajang kompetisi tersebut di Chengdu sebelum lolos ke putaran final yang digelar di Qingdao Grand Theatre.

Edy mengaku baru mendalami musik pada usia 17 tahun.

“Namun, saya tidak pernah menyerah dalam mengejar impian menjadi pianis yang bisa mengharumkan nama Indonesia di kancah internasional,” ujarnya.

Ia juga menyampaikan terima kasih kepada Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Pandjaitan, jajaran Kedutaan Besar RI di Beijing, Perhimpunan Pelajar Indonesia di Tiongkok (PPIT) Cabang Chengdu, dan Konsular Jenderal Jerman di Chengdu atas dukungannya dalam kompetisi internasional tersebut.

Baca juga: Tiga fakta menarik tentang Andrea Turk

Baca juga: Bincang bersama Andrea Turk, piut kakak WR Soepratman

Baca juga: Kemarin, viral Stephanie Poetri hingga agensi BTS akuisisi gim musik

Pewarta: M. Irfan Ilmie
Editor: Alviansyah Pasaribu
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Dua musisi Papua yang konsisten lantunkan tembang perdamaian

Jakarta (ANTARA) – Dari tanah Papua, setidaknya ada dua insan yang meraih popularitas dan prestasi di industri hiburan tanah air yakni Edo Kondologit dan Nowela.

Edo yang memiliki nama lengkap Ehud Edward Kondologit dikenal sebagai penyanyi yang sering melantunkan tembang perdamaian, juga terlibat langsung dalam sejumlah organisasi sosial.

Pria kelahiran Sorong, Papua 52 tahun silam itu telah menelurkan dua album studio yakni “Yang Menangis” (1998) dan “Pagi Pertama” (2004).

“Tanah Papua”, “Aku Papua”, “Indonesia Satu”, dan “Pancasila Rumah Kita” adalah sebagian dari lagu bertema perdamaian dan nasionalisme yang kerap dibawakan Edo.

Baca juga: Saran Edo Kondologit untuk Papua, pimpinan bertemu dalam acara adat
  Edo Kondologit (kiri) bersama Ivan Nestroman (kanan) (FOTO ANTARA/Agus Apriyanto)

Ia juga sudah beberapa kali berkolaborasi dengan musisi lain untuk membawakan lagu dari sejumlah daerah di Indonesia, misalnya lagu batak “Poda” bersama Vicky Sianipar.

Selain sebagai musisi, Edo juga menjajal dunia akting melalui sejumlah film antara lain “Red CobeX” pada tahun 2010, “Seputih Melati” pada 2014, “Salah Bodi” pada tahun 2014, “Pacarku Anak Koruptor” dan Boven Digoel” pada 2017.

Tak sampai di sana, pada tahun 2004, dia bergabung bersama Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P) dan kini menjabat sebagai ketua DPC PDIP kota Sorong, Papua.
  Peserta Indonesian Idol asal Papua Nowela (ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja)

Nowela

Selain Edo, ada juga Nowela yang dikenal publik saat memenangkan ajang pencarian bakat Indonesia Idol musim kedelapan.

Perempuan bernama lengkap Nowela Elizabeth Mikhelia Auparay yang lahir pada tahun 1987 itu, hingga kini aktif menyanyi dan menelurkan karya musik, salah satunya, “Papua Bangkit” bersama Edo Kondologit dan para musisi Papua lainnya.

Lagu ini nantinya diperuntukan sebagai salah satu lagu tema dalam Pekan Olahraga Nasional (PON) di Papua tahun 2020.

Selain itu, pelantun “Membawa Cinta” itu juga mempersiapkan satu lagu lainnya bertema persatuan bangsa. Musisi Glenn Fredly rencananya juga ikut ambil bagian dalam produksi lagu itu.

“Saya dengan teman-teman musisi sedang berkomunikasi, menggagas sebuah lagu dalam waktu dekat. Untuk kembali merajut tali silaturahmi, mengingatkan kembali Indonesia tanah air bersama,” kata Edo kepada ANTARA melalui sambungan telepon, Sabtu.

Baca juga: Nowela diarak keliling Teluk Bintuni Papua Barat

Baca juga: Makna Natal untuk Nowela

Baca juga: Hari Guru, ini kenangan seru Nowela dengan gurunya
 

Pewarta: Lia Wanadriani Santosa
Editor: Alviansyah Pasaribu
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Saran Edo Kondologit untuk Papua, pimpinan bertemu dalam acara adat

Jakarta (ANTARA) – Penyanyi kelahiran Sorong, Papua, Edo Kondologit menyarankan kepada pemimpin daerah Papua Barat, Papua, dan Jawa Timur untuk menggelar pertemuan dalam balutan acara adat guna menyelesaikan kasus rasisme terhadap mahasiswa Papua yang terjadi beberapa waktu lalu di Surabaya.

Edo berpendapat, pertemuan itu sebaiknya dibalut dalam upacara adat Bakar Batu yang menjadi tradisi masyarakat di Papua karena tradisi itu umumnya bertujuan menunjukkan rasa syukur atau menyambut kebahagiaan.

“Kita bikin acara adat. Orang Papua punya adat Bakar Batu…bisa bakar daging sapi, ayam,” ujar Edo kepada ANTARA melalui sambungan telepon, Sabtu.

Selain pimpinan daerah, sejumlah perwakilan dari Papua dan rekan-rekan Anshor juga bisa ikut ambil bagian dalam acara.

“Ibu Khofifah datang, adik-adik masyarakat Papua kumpul di sana, teman-teman Ashor, kita sama-sama maaf-maafan, sambil upacara adat,” tutur Edo yang kini menjabat Ketua DPC PDI Perjuangan kota Sorong itu.

Baca juga: Peserta SMN Sulsel belajar alat musik tradisional Papua

Di samping itu, menurut Edo, masalah hukum tetap harus dikedepankan. Oknum yang menjadi biang kerusuhan di Papua, pihak pihak yang memicu rasisme dan bahkan dalang yang melecehkan lambang negara agar diusut pihak aparat.

“Masalah hukum harus kita kedepankan, akar masalah harus dicari. Kalau adik-adik saya di Surabaya dianggap melecehkan lambang negara, harus diusut. Kalau terbukti mereka melecehkan lambang negara, mereka harus dihukum. Itu pelanggaran berat,” kata dia.

Edo sebagai masyarakat Indonesia mengecam keras dan mengutuk rasisme pada masyarakat Papua yang terjadi beberapa waktu lalu.

Baca juga: Edo Kondologit: Jokowi buktikan kerja nyata

Baca juga: Edo Kondologit: Papua harus berani investasi SDM

Baca juga: Edo Kondologit promosikan semua destinasi wisata

Pewarta: Lia Wanadriani Santosa
Editor: Alviansyah Pasaribu
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Pianis Indonesia juara China-Germany Pioneer International Youth Art

Beijing (ANTARA) – Edy Rapika Panjaitan menjuarai ajang “China-Germany Pioneer International Youth Art Competition” di Qingdao, Provinsi Shandong, China.

“Di kejuaraan tersebut saya mendapat skor tertinggi, 96 untuk kategori remaja,” kata pelajar asal Medan, Sumatera Utara, berusia 25 tahun itu kepada Antara di Beijing, Sabtu.

Sarjana cum laude di bidang permusikan Universitas Negeri Medan itu kini mengambil program master di College of China and ASEAN Arts di Chengdu, Provinsi Sichuan, di bawah bimbingan Prof Patrick Lechner dari Austria.

“Tahun pertama saya di Chengdu banyak mendapatkan pengalaman baru dan berharga yang bisa menunjang prestasi dan karier masa depan saya,” ujar Edy yang lahir dari keluarga pemain musik di Medan itu.

Baca juga: Rambut Beethoven akan dilelang

Baca juga: Pianis Angelica Liviana persembahkan album Moods

Penampilannya di “China-Europe Consular Meeting” pada Januari lalu membuat dia mendapatkan undangan kehormatan dari Konsul Jenderal Jerman di Chengdu Robert Von Rimscha untuk tampil tunggal di depan para tamu undangan VIP yang terdiri dari para konjen, diplomat, profesor, pemain orkestra, seniman, awak media, akademisi, dan pebisnis dari 11 negara.

Selain itu dia juga beberapa mengikuti ajang kompetisi tersebut di Chengdu sebelum lolos ke putaran final yang digelar di Qingdao Grand Theatre.

Edy mengaku baru mendalami musik pada usia 17 tahun. “Namun saya tidak pernah menyerah dalam mengejar impian menjadi pianis yang bisa mengharumkan nama Indonesia di kancah internasional,” ujarnya.

Ia juga menyampaikan terima kasih kepada Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Pandjaitan, jajaran Kedutaan Besar RI di Beijing, Perhimpunan Pelajar Indonesia di Tiongkok (PPIT) Cabang Chengdu, dan Kosular Jenderal Jerman di Chengdu atas dukungannya dalam kompetisi internasional tersebut.

Baca juga: Tiga fakta menarik tentang Andrea Turk

Baca juga: Bincang bersama Andrea Turk, piut kakak WR Soepratman

Baca juga: Kemarin, viral Stephanie Poetri hingga agensi BTS akuisisi gim musik

Pewarta: M. Irfan Ilmie
Editor: Alviansyah Pasaribu
COPYRIGHT © ANTARA 2019

GFriend di Jakarta: kami sayang Buddy!

Jakarta (ANTARA) – Grup idola K-Pop GFriend mengaku senang bisa menggelar konser solo perdana mereka di Jakarta, Jumat (23/8) malam.

Terlebih, mengetahui antusiasme para penggemar–disebut Buddy– yang tak berhenti hingga konser berakhir. Ucapan terima kasih dan sayang pada para penggemar lantas mengalir dari mereka.

“Terima kasih kalian mencintai kami dan juga lagu kami. Karena teriakan kalian sepertinya kami tidak bisa kembali ke Korea,” kata Yerin, mewakili grup.

Selama hampir tiga jam keenam personel GFriend yakni, Sowon, Yerin, Eunha, Yuju, SinB dan Umji tampil membawakan sekitar 26 buah lagu, termasuk lagu-lagu lama dan baru seperti ” Me Gustas Tu”, “Life is A Party”, “Vacation”, “Glow”, “Truly Love”, “You Are Not Alone”, “Only 1”, “L.U.V”, “Rough” dan (ballad version) dan “Flower Garden”. Konser GFriend bertajuk “2019 GFRIEND ASIA TOUR [GO GO GFRIEND!] di mal Kota Kasablanka, Jakarta, Jumat (23/8/2019) malam. (ANTARA News/Lia Wanadriani Santosa)

Antusiasme para Buddy semakin menjadi-jadi saat GFriend mengubah sedikit lirik lagu mereka yang berbahasa Korea menjadi bahasa Indonesia, lalu menciptakan koreografi sendiri untuk konser di Jakarta.

Saat membawakan lagu “Time for The Moon Night”, mereka mengganti sedikit liriknya menjadi, “Malam-malam di langit malam. Bertemu-bertemu kamu dalam mimpiku”. Konser GFriend bertajuk “2019 GFRIEND ASIA TOUR [GO GO GFRIEND!] di mal Kota Kasablanka, Jakarta, Jumat (23/8/2019) malam. (ANTARA News/Lia Wanadriani Santosa)   GFriend dalam konser bertajuk “2019 GFRIEND ASIA TOUR [GO GO GFRIEND!] di mal Kota Kasablanka, Jakarta, Jumat (23/8/2019) malam. (ANTARA News/Lia Wanadriani Santosa)

Mereka mengaku kesulitan melafalkan kalimat dalam bahasa Indonesia karena kata-kata yang panjang. Namun, usaha mereka mendapat apresiasi dari penggemar berupa tepuk tangan hingga gerakan tangan membentuk simbol hati.

Usai menyanyikan lagu “Hope”, mereka bercerita lirik dalam lagu mereka tulis sendiri dengan sepenuh hati.

“Kata-kata dalam lirik kami buat sepenuh hati kami. Karena hati kami terhubung,” kata Yuju. GFriend dalam konser bertajuk “2019 GFRIEND ASIA TOUR [GO GO GFRIEND!] di mal Kota Kasablanka, Jakarta, Jumat (23/8/2019) malam. (ANTARA News/Lia Wanadriani Santosa) GFriend dalam konser bertajuk “2019 GFRIEND ASIA TOUR [GO GO GFRIEND!] di mal Kota Kasablanka, Jakarta, Jumat (23/8/2019) malam. (ANTARA News/Lia Wanadriani Santosa)

Tak lama mereka kembali membawakan lagu-lagu populer lainnya antara lain, “Finger Tip”, “Navillera” dan “Compass”.

Di penghujung konser, Yuju berjanji grupnya akan sering datang ke Indonesia, untuk menggelar konser berikutnya.

“Ke depannya akan sering ke Indonesia. Pasti kalian rindu kami. Yang datang hari ini paling mantul. Kami sangat senang punya Buddy,” tutur dia.

“Sangat senang hari ini mendapat energi lebih daripada liburan. Kami sayang Buddy,” sambung Umji dan Eunha menutup konser bertajuk “2019 GFRIEND ASIA TOUR [GO GO GFRIEND!] itu.

Pewarta: Lia Wanadriani Santosa
Editor: Ida Nurcahyani
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Scooter Braun puji album baru Taylor Swift “Lover” meski berseteru

Jakarta (ANTARA) – Scooter Braun (38), manajer Justin Bieber, memuji album baru Taylor Swift “Lover” meski mereka berdua sedang berseteru.

Sebelumnya, mereka berseteru karena hak atas master rekaman asli enam album terdahulu milik Swift yang dibeli oleh Braun seharga 300 miliar dolar AS dari label Big Machine tanpa sepengetahuan penyanyi 29 tahun tersebut.

“Terlepas dari apa yang pernah disampaikan, sesungguhnya kau tidak akan bertaruh besar kecuali memang sudah percaya akan (sukses) dan akan selalu begitu. Lover adalah album yang luar biasa. Selamat @taylorswift13. Dukungan akan selalu jadi pilihan yang terbaik, sekali lagi selamat,” tulis Braun lewat akun Twitter-nya.

Baca juga: Taylor Swift akan tampil dalam MTV VMA 2019
 

Salah seorang sumber mengatakan pada Pagesix bahwa Swift tidak mengacuhkan upaya Braun untuk kembali berhubungan baik dengannya.

Tak tinggal diam, Swift saat tampil di acara Good Morning America, Kamis (22/8) menyatakan bahwa dia akan merekam ulang kelima album terdahulunya untuk mendapatkan master pribadinya meski pakar industri musik mengatakan bahwa Swift tak akan mungkin bisa melakukan itu mengingat adanya pasal-pasal dalam perjanjian kontrak.

Namun Swift, dalam acara itu mengatakan bahwa album-album akan mulai direkamnya kembali pada November 2020.

“Kupikir seniman layak punya hak atas karya mereka sendiri. Aku akan sangat sibuk tapi sangat bersemangat akan hal itu,” kata Swift.

Album “Lover” terdiri dari 18 buah lagu baru, termasuk “ME!” di mana dia berduet dengan Brendon Urie dari grup band Panic! at the Disco, “You Need To Calm Down”, “The Archer”, dan yang terbaru berjudul sama dengan albumnya yakni “Love”.

Lover merupakan album ketujuh Swift sekaligus jadi yang pertama baginya di mana dia punya hak secara penuh.
Keenam album Swift sebelumnya, yang dirilis lewat label Big Machine, telah diakuisisi oleh Braun.

Baca juga: Taylor Swift rilis 18 lagu dalam album “Lover”

Baca juga: Taylor Swift terima penghargaan Teen Choice Awards 2019

Baca juga: Lima hal yang mungkin tidak Anda ketahui tentang Taylor Swift
 

Pewarta: Ida Nurcahyani
Editor: Alviansyah Pasaribu
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Nagita Slavina dan Rinni Wulandari duet di konser Nicky Astria

Jakarta (ANTARA) – Nicky Astria tidak sendirian saat tampil dalam konser tunggal bertajuk “Terus Berlari” di Balai Sarbini, Jakarta, Jumat (23/8) malam, dia juga menggandeng sejumlah musisi seperti Tia AFI, Furhan Xpose, Nagita Slavina dan Rinni Wulandari.

Baca juga: Dua jam konser, Nicky Astria buktikan masih jadi Lady Rocker

“Saya rasa agak sulit memilih teman untuk bernyanyi dan saya ngotot banget pengin dia yang nyanyi lagi ini dengan saya. Karena di lagu ini, hanya dia yang bisa mendampingi saya,” kata Nicky.

Nicky kemudian memanggil Tia AFI untuk menyanyikan lagu “Jeritan Anak Manusia”. Bagi penyanyi asal Bandung itu, suara Tia ketika bernyanyi mampu menggetarkan bumi.

Pelantun “Mengapa” itu juga mempersilakan Tia untuk bernyanyi solo di panggungnya. Mendapat kesempatan tersebut, jebolan Akademi Fantasi Indosiar ini, langsung membawakan “Gelombang Kehidupan”.

Selesai dengan Tia, Lady Rocker itu kemudian memanggil Furhan Xpose yang berasal dari Malaysia. Furhan sendiri pernah berduet dengan Nicky pada album “Terus Berlari”.

Baca juga: Tohpati siapkan musik gotik untuk konser Nicky Astria

Di sini, Nicky dan Furhan berkolaborasi melantunkan “Samar Bayangan” dan disambut hangat oleh para Nicky Family (sebutan untuk penggemar Nicky Astria).

Panggung kolaborasi terus berjalan, pada gilirannya Nagita Slavina dan Rinni Wulandari hadir di atas panggung. Kedua musisi itu hanya menyanyi berdua membawakan “Mata Lelaki” tanpa ada Nicky.

Nagita atau yang akrab disapa Gigi ini, ternyata cocok menyanyikan lagu Nicky dengan gayanya sendiri. Begitu juga Rinni yang terlihat nyaman melantukan “Mata Lelaki” sesuai dengan genrenya.

“Saya ingat dulu papa-nya Gigi bilang, dia punya anak katanya suaranya bagus. Dulu kan dia masih kecil ya gendut, suaranya bagus ada fibre-nya tapi dia mah enggak pede (percaya diri) aja orangnya,” ujar Nicky memberi pujian pada Gigi.

Kolaborasi antara Nicky dan musisi lain memberikan suasana segar pada konsernya, meski mereka datang untuk menyaksikan sang idola bernyanyi, Tia, Rinni, Gigi dan Furhan tetap bisa membuat penonton ikut menikmati aksi mereka.

Baca juga: Bawakan “Tangan Setan”, Nicky Astria hapus kerinduan penggemar

Baca juga: Kata Nicky Astria soal sulitnya mencari “Lady Rocker” masa kini

Pewarta: Maria Cicilia
Editor: Ida Nurcahyani
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Kemarin, GFriend di Jakarta lalu internet di Papua masih diblokir

Jakarta (ANTARA) – Dari dunia hiburan, ada konser grup idola K-Pop GFriend di Jakarta, penyanyi Rock Nicky Astria dan kabar terbaru dari Dian Sastrowardoyo.

Sementara dari dunia tekno, internet di Papua dan Papua Barat masih diblokir.

Berikut berita selengkapnya di kanal Hiburan, Tekno dan Otomotif Antara pada Jumat (23/8):

1. GFriend buka konser perdana di Jakarta dengan lagu “Me Gustas Tu”

Jakarta (ANTARA) – Grup idola K-Pop GFriend membuka konser solo yang digelar di The Hall mal Kota Kasablanka, Jakarta, Jumat, dengan membawakan lagu “Me Gustas Tu”.

Selengkapnya di sini

2. Bawakan “Tangan Setan”, Nicky Astria hapus kerinduan penggemar

Jakarta (ANTARA) – Para penggemar penyanyi rock Nicky Astria akhirnya terhapus kerinduannya lantaran bisa menyaksikan kembali penampilan langsung dari sang idola pelantun “Tangan Setan” itu dalam konser tunggal yang digelar di Balai Sarbini, Jakarta, Jumat.

Selengkapnya di sini

3. Dian Sastrowardoyo sampaikan anaknya terdiagnosis autisme

Jakarta (ANTARA) – Selebritas Dian Sastrowardoyo mengungkapkan kepada publik mengenai kondisi anak pertamanya yang terdiagnosis autisme.

Selengkapnya di sini

4. Internet di Papua dan Papua Barat masih diblokir

Jakarta (ANTARA) – Pemblokiran data Internet pada layanan operator seluler di Papua dan Papua Barat masih berlanjut hingga Jumat, sampai situasi serta kondisi di dua wilayah tersebut benar-benar normal.

Selengkapnya di sini

5. BYD panen keuntungan berkat kenaikan pasar mobil listrik

Jakarta (ANTARA) – Pabrikan mobil listrik China BYD panen keuntungan setelah membukukan kenaikan laba 203,6 persen pada semester pertama 2019 menyusul pasar kendaraan listrik yang terus melonjak di China.

Selengkapnya di sini

Pewarta: Lia Wanadriani Santosa
Editor: Ida Nurcahyani
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Bawakan “Tangan Setan”, Nicky Astria hapus kerinduan penggemar

Jakarta (ANTARA) – Para penggemar penyanyi rock Nicky Astria akhirnya bisa menyaksikan kembali penampilan langsung dari sang idola dalam konser tunggal yang digelar di Balai Sarbini, Jakarta, Jumat.

Konser bertajuk “Terus Berlari” itu dimulai sekira pukul 20.00 WIB, diawali dengan menyanyikan bersama lagu “Indonesia Raya”. Setelah itu, para penyanyi latar masuk ke panggung dan video Nicky dari masa ke masa beserta lagu-lagu yang pernah dipopulerkan, diputar.

Tak lama kemudian, Nicky sang Lady Rocker muncul dengan membawakan “Tangan Setan” yang disambut histeris oleh para penggemarnya.

Suara menggelegar Nicky langsung menggema di seluruh ruangan. Meski tidak muda lagi, penyanyi asal Bandung itu masih terlihat prima dengan suara yang sangat kuat.

Baca juga: Jelang konser, Nicky Astria kembali hafalkan lagu-lagu lama

Penampilan Nicky dilanjutkan dengan membawakan lagu “Lentera Cinta”, ciptaan dari sang kakak, Dicky Nugraha Karya Budi.

“Alhamdullilah terwujud. Kenapa baru konser? Ini ulahnya Kolam Ikan EO-nya hampir dua tahun lalu bersama Atiek CB menghampiri saya. Tapi saya belum pede (percaya diri), kemudian hampir dua tahun kemudian nyamperin saya dan konsepnya jelas dan sebagian penghasilan ini diberikan kepada yang membutuhkan,” kata Nicky.

“Lagu berikutnya ini bentuk kecintaan saya buat Indonesia. Mau crowded-nya kayak apapun akan tetap cinta sama Indonesia,” lanjutnya.

“Negeri Khayalan” kemudian dibawakan oleh Nicky, diiringi penampilan para penari Papua. Nicky Family, sebutan untuk penggemar Nicky Astria, lalu ikut menyanyi bersama idola mereka.

Baca juga: Kata Nicky Astria soal sulitnya mencari “Lady Rocker” masa kini

Baca juga: Tohpati siapkan musik gotik untuk konser Nicky Astria

Pewarta: Maria Cicilia
Editor: Heppy Ratna Sari
COPYRIGHT © ANTARA 2019