Jawaban D’Masiv saat ditanya kondisi band usai cekcok

Jakarta (ANTARA) – Gitaris grup band D’Masiv, Damar, meminta doa kepada pers saat ditanya mengenai kondisi band setelah Rian sebagai vokalis dengan basis, Rayyi berselisih di atas panggung beberapa waktu lalu.

“Doakan lah, yang penting kan kita masih manggung berlima di sini, harus membaik (kondisi Rian dengan Rayyi),” kata Damar pada konferensi persnya di Jakarta, Kamis.

Diketahui, pada Sabtu (13/7/2019), D’Masiv selesai menghibur warga Lombok di Lapangan Rembiga. Namun penampilan mereka dihiasi insiden kurang sedap di ujung acara.

Rian terlihat berselisih dengan Rayyi. Bahkan, Rayyi sempat mendorong Rian, meletakkan bass-nya kemudian meninggalkan panggung saat D’Masiv masih beraksi. Beruntung ada pemain cadangan yang langsung menggantikan Rayyi.

Perselisihan tersebut diketahui berawal dari sebuah video amatir seorang penonton yang tersebar di media sosial.

Baca juga: D’Masiv siapkan 20 lagu untuk konser tunggal rayakan 16 tahun

Rian mengatakan perselisihan antara personel band merupakan hal yang biasa, namun, ia menyayangkan video tersebut dengan cepat tersebar luas.

“Yang disayangkan adalah terlalu cepat hal itu tersebar dan masing-masing orang berpersepsi yang menyudutkan, kesannya kita tidak memberi contoh yang baik, tapi kan kita tidak pernah tahu situasi dan mood seseorang setiap harinya,” ujar Rian.

Sementara, Manajer D’Masiv, Sisil beberapa waktu lalu mengatakan, apa yang dilakukan Rian adalah hal biasa dalam band di mana tiap personel akan menegur personel lainnya bila terjadi kesalahan saat tampil.

Hanya saja, kata Sisil, saat itu kondisi para personel sedang kelelahan sehingga kondisi yang lazim dilakukan berubah menjadi hal yang tak mengenakkan.

Kendati demikian, pada konferensi pers itu, baik Rian maupun Rayyi sudah duduk bersama.

Baca juga: D’Masiv ajak duet Prilly Latuconsina setelah “stalking” Instagram

Baca juga: Musisi lintas generasi luncurkan album religi “Demi Masa”

Baca juga: Rian D’Masiv hingga Fadly Padi terlibat dalam album religi

Pewarta: Pamela Sakina
Editor: Alviansyah Pasaribu
COPYRIGHT © ANTARA 2019