Jelang konser, Nicky Astria kembali hafalkan lagu-lagu lama

Tapi saya nanti enggak mungkin loncat-loncat di panggung

Jakarta (ANTARA) – Penyanyi rock Nicky Astria mengingat kembali lagu-lagunya jelang konser “Terus Berlari” yang digelar dua pekan lagi.

Musisi 51 tahun itu aktif mengeluarkan album pada era 80-an dan 90-an dengan lagu-lagu hits seperti “Tangan-tangan Setan”, “Pijar” dan “Jarum Neraka”.

“Saya menghafal lagu lagi karena itu kan lagu-lagu lama,” ujar Nicky di konferensi pers “Terus Berlari”, Jakarta, Jumat.

Perihal aransemen lagu diserahkan Nicky pada Tohpati yang menjadi music director.

Meski belum sempat berlatih, Nicky sudah mendengar musik yang diaransemen ulang oleh Tohpati.

“Musiknya keren banget, mengingatkan saya dengan Erwin Gutawa kalau bikin Rockestra. Tapi tentu warnanya beda,” puji Nicky yang bercita-cita menyanyi dengan iringan musik megah seperti yang disuguhkan Tohpati.

Persiapan stamina juga tak kalah penting bagi seorang penyanyi rock, apalagi usia Nicky sudah kepala lima.

Latihan fisik merupakan sebuah keharusan bagi penyanyi yang setiap hari berlari untuk menjaga ketahanan tubuh.

“Tapi saya nanti enggak mungkin loncat-loncat di panggung,” ujar Nicky saat ditanya soal aksi panggung yang disiapkan.

“Enggak ada koreografi, spontan saja.”

Ada sekitar 16 lagu yang disiapkan dalam konser “Terus Berlari”, judul yang juga diambil dari single terbaru Nicky.

Lagu yang ditulis oleh komponis Younky Soewarno dan Neno Warisman itu sebelumnya dipopulerkan oleh Dewi Yull.

Konser “Terus Berlari” akan berlangsung di Balai Sarbini, Jakarta, pada 23 Agustus mendatang.

Seluruh tiket konser yang dipromotori oleh Kolam Ikan Creavite Communication itu sudah habis terjual.

Konser ini juga akan diramaikan oleh musisi Ian Antono yang membentuk Nicky menjadi “Lady Rocker”, Tia AFI, Nagita Slavina, Rinni Wulandari dan Furhan Expose.

Baca juga: Nicky Astria Sulit Bekerjasama dengan Erwin Gutawa

Baca juga: Didekati 1,5 tahun, akhirnya Nicky Astria mau gelar konser

Pewarta: Nanien Yuniar
Editor: Ida Nurcahyani
COPYRIGHT © ANTARA 2019