Konser Monokrom Tulus, wujud apresiasi kepada pendengar setia

Jakarta (ANTARA News) – Memperingati tujuh tahun bermusik di Indonesia, Tulus menggelar konser tunggal “Monokrom” sebagai bentuk terima kasih kepada para pendengar setianya, di Istora Senayan, Jakarta, Rabu (6/2).

“Jadi saya selalu menjadikan konser itu sebagai ucapan terima kasih. Saya ingin sekali bilang dan saya ingin memberikan apresiasi balik kepada teman-teman yang menjadikan karya musik saya jadi ada nilainya,” ujar Tulus di Hard Rock Cafe, Jakarta Selatan, Selasa.

Tulus juga mengatakan, pada konsernya nanti ia ingin sebisa mungkin dekat dengan para penonton yang ada di tribun untuk bisa menyapa mereka agar bisa merasakan kedekatan dengannya, tidak hanya audio namun secara visual.

“Di konser ini saya mencoba menyalurkan ide saya untuk bisa bikin konser yang bisa dekat dengan penonton, jadi saya bikin panggung tidak hanya di tengah jadi nanti saya bisa akses ke penonton yang jauh dari saya agar saya bisa dekat dengan mereka,” katanya.

Ia mengakui bahwa nanti, dalam konsernya juga akan bekerja sama dengan 100 pemusik yang mengiringinya 

“Saya akan diringi dengan 100 pemusik yang masuknya itu bergantian yang akan standby 30 pemusik dan akan terus bertambah sampai 100 pemusik,” lanjutnya.

Monokrom sendiri merupakan album ketiga Tulus yang telah banyak mendapat penghargaan gemilang di dunia industri musik Indonesia.

Baca juga: Tulus gelar konser di Istora Senayan 6 Februari 2019

Baca juga: Ribuan penonton bernyanyi bersama Tulus di konser Monokrom

Baca juga: Tulus bawa “Labirin” ke game digital

Pewarta: Chairul Rohman
Editor: Alviansyah Pasaribu
COPYRIGHT © ANTARA 2019