Ardhito Pramono lampaui ekspektasi dalam WTF 2019

Jakarta (ANTARA) – Penampilan debut musikus muda Ardhito Pramono dalam festival musik We The Fest 2019 yang berlangsung di Jakarta International Expo Kemayoran, Jakarta, Sabtu malam (20/7), berhasil melampaui ekspektasi sang penyanyi.

Penyanyi kelahiran 22 Mei 1995 itu mendapat giliran manggung di WTF Park Stage, berdekatan dengan panggung utama yang sebelumnya dipadati oleh penikmat lagu penyanyi R&B Daniel Caesar.

Berkebalikan dengan panggung megah dengan ribuan penonton tumpah ruah memadati hampir setiap sudut, panggung Ardhito lebih mungil dan terasa intim.

Puluhan bantal empuk beralaskan rumput sintetis menjadi tempat penonton duduk, atau berbaring, menanti kehadiran penyanyi yang mengawali karir sebagai penggubah lagu di situs YouTube itu.

Perlahan tapi pasti, area yang lengang itu mulai dipadati oleh penonton. Mereka yang tidak kebagian tempat nyaman untuk berbaring terpaksa berdiri, memenuhi sudut yang tersisa.

Suasana itu melampaui ekspektasi Ardhito.

Baca juga: Doa paling serius Sal Priadi di We The Fest 2019

Gue agak nervous. Gue sempat curhat ke teman gue. Gokil, pertama kali main dalam We The Fest kayaknya enggak bakalan rame. Ternyata.. rame banget!” ujar pria berkacamata itu melihat sekelilingnya.

“Bila” dari film “Susah Sinyal”, “Di Senayan”, “Cigarettes of Ours”, “Say Hello” menjadi lagu-lagu yang dibawakan Ardhito sambil memencet tuts keyboard dengan lincah atau memetik senar gitar, diiringi iringan musik dari grupnya.

Tanpa aba-aba, muda-mudi yang semula duduk santai sambil menggoyangkan badan seiring irama musik langsung lantas mengeluarkan ponsel masing-masing untuk mengabadikan pertunjukan langsung “Fake Optics”.

Sayup-sayup terdengar lirik lagu itu dari mulut penonton yang sebelumnya lebih adem ayem, mendengarkan suara Ardhito dengan syahdu.

Gue enggak pernah mimpi bisa main di We The Fest. Lagu itu yang mengantarkan gue untuk bisa ke sana,” ujarnya sebelum menyanyikan “Bitterlove”.

“Superstar” jadi penutup pertunjukan manis Ardhito Pramono dalam We The Fest 2019.

Baca juga: Endah N Rhesa rilis album terbaru di WTF 2019

Pewarta: Nanien Yuniar
Editor: Imam Santoso
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Endah N Rhesa rilis album terbaru di WTF 2019

Jakarta (ANTARA) – Duo Endah N Rhesa merilis album terbaru “Regenerate” saat tampil di festival musik We The Fest 2019, Sabtu (20/7) malam.

Kompak mengenakan kaos putih berhias motif warna-warni menggemaskan, musisi suami istri ini memperdengarkan lagu-lagu baru dari album kelima mereka yang bisa didengarkan secara eksklusif di channel YouTube mereka selama lima hari sejak mereka tampil semalam.

“Kalau kamu cuma punya satu malam saja sebelum kamu meninggalkan orang yang kamu kasihi, kira-kira apa yang kamu lakukan? Kalau Endah N Rhesa rilis album ini,” buka duo itu di panggung Another Stage, We The Fest 2019.

Endah Widiastuti (vokal dan gitar) dan Rhesa Aditya membawakan “Just Tonight”, “Done Anyway”, “For a Minute” “Gift and Curse” yang diiringi penampilan istimewa dari Adhitia Sofyan.

Baca juga: Dewa 19 hibur “adik-adik” milenial di We The Fest 2019

Jelang akhir pertunjukan, Rhesa ikut memetik gitar sambil memeluk mesra istrinya. Semalam adalah pertunjukan mereka yang kesekian kali setelah 15 tahun menapaki dunia musik berdua.

“Tahun ini Endah n Rhesa melangkah ke usia pernikahan ke-10,” ujar Endah, mengawali lagu selanjutnya yang dinantikan orang-orang di sana.

“Ada satu lagu yang kami ciptakan pertama kali berdua setelah memutuskan main berdua, setelah sekian lama berpetualang main dengan banyak format…”

Riuh penonton terdengar saat mereka memainkan intro “When You Love Someone”. Saking tidak sabar, sebagian penonton sudah menyanyi saat Endah masih menyetel senar.

“Beluuum,” ujar Endah saat mendengar potongan lirik awal “When You Love Someone”.

“We The Fest, terima kasih sudah memberikan momen tak terlupakan untuk kami rilis album malam ini,” tutup musisi berkacamata itu setelah membawakan “Liburan Indie” sebagai pamungkas.

Album kelima “Regenerate” adalah yang terbaru setelah “Nowhere to Go”, “Look What We’ve Found”, “Escape” dan “Seluas Harapan”.

Baca juga: Doa paling serius Sal Priadi di We The Fest 2019

Baca juga: Kombinasi lagu lama dan baru The Adams di pentas We The Fest 2019

Baca juga: Nonton film di bioskop mini WTF 2019

Pewarta: Nanien Yuniar
Editor: Alviansyah Pasaribu
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Queen gelar konser “Rhapsody Tour”

Aksi gitaris grup band Queen, Brian May saat konser “Rhapsody Tour” di Inglewood, California, Jumat (19/7/2019). Rhapsody Tour digelar pada musim panas tahun ini pada 10 Juli-23 Agustus 2019, dimulai di Vancouver, Kanada dan berakhir di Charlotte, AS. ANTARA FOTO/ REUTERS/Mario Anzuoni/pras.

Queen gelar konser

Aksi gitaris grup band Queen, Brian May saat konser “Rhapsody Tour” di Inglewood, California, Jumat (19/7/2019). Rhapsody Tour digelar pada musim panas tahun ini pada 10 Juli-23 Agustus 2019, dimulai di Vancouver, Kanada dan berakhir di Charlotte, AS. ANTARA FOTO/ REUTERS/Mario Anzuoni/pras.

Rapper Tay-K dinyatakan bersalah dalam kasus perampokan

Jakarta (ANTARA) – Rapper Tay-K dinyatakan bersalah atas tuduhan perampokan yang diperburuk dengan insiden pembunuhan, dalam persidangan kasus itu di Tarrant Country, Texas, pada Jumat kemarin (19/7).

MC berusia 19 tahun yang lahir dengan nama Taymor McIntyre menghindari hukuman 40 tahun atas dakwaan pembunuhan berencana, tetapi ini ia menghadapi ancaman hukuman penjara 5 hingga 99 tahun, menurut perusahaan rekaman Billboard dalam laporannya, dikutip Sabtu.

Hukuman dalam kasus itu dijadwalkan akan dimulai segera setelah putusan Jumat pagi kemarin.

Rapper yang dikenal dengan lagunya “The Race” itu dituduh terlibat dalam invasi rumah yang fatal dan perampokan pada tahun 2016, di mana Ethan Walker yang berusia 21 tahun terbunuh.

Selama persidangan awal minggu ini, McIntyre mengaku bersalah dalam kasus itu. Dua dakwaan perampokan yang memberatkan, tapi ia kemungkinan tidak bersalah atas dakwaan pembunuhan dan tuduhan penyerangan terpisah.

Media setempat KXAS yang dimililki NBC melaporkan bahwa juri memulai musyawarah pada jam 3 sore pada hari Kamis setelah kesaksian emosional dari ibu Walker, dengan pembela tidak memanggil saksi dalam persidangan.

Dalam pernyataan pembukaannya, pengacara rapper, Jeff Kearney, mengatakan kepada juri bahwa kliennya telah mengaku terlibat dalam perampokan, namun bukan pelaku pembunuhan.

McIntyre, yang berusia 16 tahun pada saat Insiden itu tapi diadili sebagai orang dewasa dalam persidangan, bukan penembak dalam pembunuhan itu, enam orang lainnya juga didakwa dalam kasus tersebut.

Baca juga: Penyanyi rap Nipsey Hussle tewas ditembak

Baca juga: Rapper 21 Savage ditahan di imigrasi

Polisi Dalami Kasus Perampokan di Daan Mogot

Penerjemah: Suryanto
Editor: Ida Nurcahyani
COPYRIGHT © ANTARA 2019

The Vamps tak sabar ingin cicipi kuliner Indonesia

Jakarta (ANTARA) – Band British Pop Rock The Vamps sudah tidak sabar ingin mencicipi rasa baru di Indonesia menjelang konser mereka di Kota Kasablanka Hall, Jakarta, pada 13 Agustus 2019.

Dalam wawancara lewat telepon dengan media, Jumat (19/7), seperti dikutip dari promotor, band beranggotakan Bradley Simpson (vokal dan gitar), James McVey (gitar dan vokal), Connor Ball (bass dan gitar) dan Tristan Evans (drum dan vokal) itu mengaku ingin menyantap nasi goreng.

“Kami datang ke negara baru dengan pikiran terbuka dan rasa semangat untuk mencoba hal-hal baru, entah itu makanan lokal atau tempat untuk dikunjungi,” kata The Vamps.

Jakarta, ujar mereka, adalah salah satu persinggahan yang telah lama ingin disambangi setelah konser mereka sempat batal pada 2015 silam.

“Kami akan membawakan EP terbaru ‘Missing You’ dan memainkannya untuk kalian.”

Mengingat banyak penggemar usia muda di Indonesia, The Vamps menekankan mereka ingin selalu menunjukan hal positif sebanyak mungkin lewat penampilan dan karya agar bisa menjadi inspirasi yang baik.

“Kami selalu melihat penggemar Indonesia di dunia maya, Twitter dan sebagainya, jadi kami tak sabar bertemu kalian langsung.”

Seiring berjalannya waktu, band yang dibentuk sejak 2012 itu mengatakan karya mereka juga menjadi lebih dewasa dari sebelumnya. Ada banyak eksperimen dalam beberapa tahun terakhir, termasuk album “Night & Day” yang dirilis baru-baru ini.

Album dengan dua edisi, Night dan Day, itu berisi kolaborasi dengan para DJ dan musisi lain. Edisi “Night” berisi kolaborasi dengan beberapa DJ yang menghasilkan karya menghentak, lagu yang asyik untuk berpesta. Sementara pada edisi “Day”, mereka bekerjasama dengan Matoma, Maggie Lindemann dan Danny Avila.

Untuk album berikutnya, The Vamps akan membawa lagi nuansa yang serupa dengan album debut “Meet The Vamps” namun dikombinasikan dengan pengalaman mereka bermusik selama beberapa tahun terakhir.

“Kami berencana membuat album baru, kami sedang menulis lagu baru saat ini, tapi kami tidak mau buru-buru. Kami ingin memaksimalkan waktu dan membuat yang terbaik.”

Dua album pertama mereka, yaitu “Meet The Vamps” dan “Wake Up”, sama-sama meraih sertifikat “Gold” di Inggris.

Tahun 2016, mereka dinobatkan sebagai “Best British Group” oleh salah satu ajang penghargaan bergengsi di Inggris.

Pada 2017, mereka berhasil menduduki puncak “Official UK Albums Chart” dengan lagu berjudul “Night & Day”. The Vamps merupakan band pertama yang menjadi headline “London’s O2 Arena” selama lima tahun berturut-turut.

Baca juga: Band Inggris The Vamps manggung di Jakarta bulan depan

Baca juga: Band rock Jepang Vamps “menggigit” di Jakarta

Baca juga: Personel Vamps kaget rasakan cuaca panas Jakarta

Pewarta: Nanien Yuniar
Editor: Ida Nurcahyani
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Doa paling serius Sal Priadi di We The Fest 2019

Jakarta (ANTARA) – Mungkin cuma solois Sal Priadi yang mengajak penonton untuk berdoa di sela penampilan dalam festival We The Fest 2019, Jumat (19/7), merujuk pada judul lagu “Amin Paling Serius” yang dinantikan penonton malam itu.

“Saya minta waktu sedikit dan ruang sebesar-besarnya untuk memikirkan doa yang paling kalian amini, dengan doa yang paling serius,” ujar pemilik nama lengkap Salmantyo Ashrizky Priadi di hadapan muda-mudi yang merubung panggung dan bersorak begitu mendengar judul itu.

Penampilan debut penyanyi asal Malang ini di festival WTF 2019, yang membawakan lagu seperti “Dalam Diam”, “”Amin Paling Serius”, “Jangan Bertengkar Lagi Ya? Ok? Ok!”, diwarnai dengan sentuhan ala teater.

Peraih nominasi Artis Solo Pria Pop Terbaik di Anugerah Musik Indonesia Awards 2018 ini sesekali berjalan hilir mudik bagai pemain teater menyusuri panggung, berinteraksi dengan penyanyi latar dengan menarik seakan penonton sedang melihat cuplikan adegan musikal.

Penonton bereaksi penuh semangat, lebih dari lagu-lagu lainnya, ketika Sal memberi petunjuk dirinya akan membawakan lagu yang sudah didengarkan 1,2 juta kali di platform streaming Spotify.

“Ada lagu yang saya tulis untuk orang yang sayang sama seseorang, tapi enggak bisa sama-sama. Orang itu ingin meminta agar dia diikat di tulang belikatnya….” ujar Sal sebelum menyanyikan “Ikat Aku di Tulang Belikatmu”.

Sal Priadi adalah salah satu dari penampil di festival musik tahunan We The Fest pada 19-21 Juli 2019 di JIExpo Kemayoran, Jakarta.

Sederet musisi lokal dan mancanegara menjadi pengisi acara, termasuk Fourtwnty, Dewa 19 feat Ari Lasso & Dul Jaelani, Gerald Situmorang dan Sri Hanuraga, Alvvays, Troye Sivan, San Holo, Eva Celia, Anne Marie, Daniel Caesar, Ardhito Pramono, Travis, Tulus dan Dipha Barus.

Baca juga: Kombinasi lagu lama dan baru The Adams di pentas We The Fest 2019

Baca juga: Nonton film di bioskop mini WTF 2019

Baca juga: Presiden Jokowi nikmati festival musik WTF

Pewarta: Nanien Yuniar
Editor: Ida Nurcahyani
COPYRIGHT © ANTARA 2019

X1 “Produce X 101” luncurkan akun media sosial resmi

Jakarta (ANTARA) – Boy group X1, yang lahir dari ajang pencarian idola “Produce X 101” meluncurkan laman media sosial mereka, setelag ke-11 personel grup terungkap pada Jumat (19/7) malam.

Hampir semua lini media sosial tersedia mulai Facebook, Twitter, Instagram, YouTube, dan V Live sebagai wadah membagikan informasi mengenai kegiatan grup.
 

X1 beranggotakan 10 peserta “Produce X 101” dengan 10 peringkat teratas, Kim Yo-han, Kim Woo-seok, Han Seung-woo, Song Hyeong-jun, Cho Seung-yeon, Son Dong-pyo, Lee Han-gyul, Nam Do-hyun, Cha Jun-ho dan Kang Min-hee.

Lalu ditambah Lee Eun-sang sebagai peserta “X” yang mendapatkan jumlah suara tertinggi di musim ini dari para peserta pelatihan yang tidak masuk 10 besar.

Berbeda dari grup-grup dari program sebelumnya, X1 akan dikontrak selama lima tahun, durasi kontrak terpanjang selama penyelenggaraan “Produce 101” sejak musim pertama.

Baca juga: “X1”, grup debut “Produce X 101” dan inilah ke-11 personelnya

Baca juga: Ayah Samuel “Produce 101” dibunuh di Meksiko

Baca juga: IZ*ONE dikabarkan hadiri final “Produce X 101”

Pewarta: Lia Wanadriani Santosa
Editor: Ida Nurcahyani
COPYRIGHT © ANTARA 2019

“X1”, grup debut “Produce X 101” dan inilah ke-11 personelnya

Jakarta (ANTARA) – Pihak Mnet akhirnya mengumumkan “X1” sebagai nama grup debut ajang pencarian idola “Produce X 101” pada Jumat (19/7) malam waktu Korea Selatan.

Perwakilan produser nasional sekaligus MC program itu, Lee Dong-wook membacakan satu per satu peserta debut dari urutan ke-10 hingga pertama, yakni Kang Min-hee (Starship Entertainment – 749.444 suara), Cha Jun-ho (Woolim Entertainment- 756.939 suara), Nam Do-hyun (MBK Entertainment – 764.433 suara).

Lalu, Lee Han-gyul (MBK Entertainment – 794.411 suara), Son Dong-pyo (DSP Media – 824.389 suara), Cho Seung-youn (Yuehua Entertainment – 929.311 suara), Song Hyeong-jun (Starship Entertainment – 1.049.222 suara).

Kemudian, Han Seung-woo (Plan A Entertainment – 1.079.200 suara), Kim Woo-seok (TOP Media – 1.304.033) dan Kim Yo-han (OUI Entertainment – 1.334.011 suara).

Terakhir, Lee Eun-sang (Brand New Music) sebagai peserta “X” yang mendapatkan jumlah suara tertinggi secara keseluruhan di musim ini di antara para peserta pelatihan yang tidak masuk 10 Besar. Eun-sang mendapat perolehan suara 3.164.535.

Dong-wook mengatakan, para personel “X1” akan dikontrak selama lima tahun, durasi kontrak terpanjang selama penyelenggaraan “Produce 101” sejak musim pertama.

Dari lima tahun, dua setengah tahun akan digunakan secara eksklusif untuk promosi grup.

Berikut daftar peringkat peserta 20 besar:
1. Kim Yo-han
2. Kim Woo-seok
3. Han Seung-woo
4. Song Hyeong-jun
5. Cho Seung-yeon
6. Son Dong-pyo
7. Lee Han-gyul
8. Nam Do-hyun
9. Cha Jun-ho
10. Kang Min-hee
11. Lee Eun-sang (X)
12. Lee Jin-hyuk (TOP Media – 719.466)
13. Koo Jung-mo (Starship Entertainment – 704.748)
14. Keum Dong-hyun (C9 – 674.500)
15. Hwang Yun-seong (Woolim Entertainment – 554.589)
16. Song Yu-vin (Music Works – 479.644)
17. Kim Min-kyu (Jellyfish Entertainment – 472.150)
18. Lee Se-jin (iMe Korea – 464.655)
19. Ham Won-jin (Starship Entertainment – 359.733)
20. Tony (Hongyi Entertainment – 284.789)

Pewarta: Lia Wanadriani Santosa
Editor: Triono Subagyo
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Kombinasi lagu lama dan baru The Adams di pentas We The Fest 2019

Jakarta (ANTARA) – Grup band The Adams mengisi panggung We The Fest hari pertama di JIExpo Kemayoran, Jakarta, dengan membawakan lagu kombinasi dari album lama dan terbaru.

Sebagai pembuka, mereka membawakan “Selamat Pagi Juwita”.

Wei.. We The Fest ketemu lagi kita! Senang sekali keriaan dan festivalnya semakin mantap,” ujar Saleh, gitaris The Adams, Jumat.

“Terima kasih ya yang sudah pada ikutan nyanyi, enggak nyangka band baru kayak kita banyak yang nonton,” canda Saleh disambut tawa penonton.

Di panggung The Bananas, The membawakan lagu yang di ambil dari album baru dan lama secara bergantian seperti “Pelantur”, “Waiting”, dan “Gelap Malam”.

The Adams kembali membawakan lagu yang diambil dari album “V2.05” yakni “Hanya Kau”. Lagu ini cukup menjadi favorit dari penonton, selain nuansanya yang sedikit mellow, lagu tersebut juga berasal dari album lawas mereka.

Band yang digawangi oleh Saleh (gitar), Ario (vokal, gitar), Pandu (bass) dan Gigih (drum) ini baru saja merilis album “Agterplaas” dan beberapa di antaranya “Timur” dan “Masa-Masa”.

“Halo Beni” juga dibawakan dalam penampilan The Adams kali ini dan yang paling ditunggu tentu saja “Konservatif”. Lagu tersebut sepertinya memang menjadi hal wajib yang harus dilantunkan oleh mereka.

“Terima kasih We The Fest,” pungkas Saleh.

Baca juga: Rayakan album baru, The Adams gelar pertunjukan eksperimental

Baca juga: Alasan The Adams “hilang” selama 13 tahun

Baca juga: Setelah 13 tahun, The Adams akhirnya rilis album ketiga

Presiden saksikan pengambilan sumpah dua Hakim Konstitusi

Pewarta: Maria Cicilia
Editor: Alviansyah Pasaribu
COPYRIGHT © ANTARA 2019

“Maaf” Jikustik sapa penggemarnya di Jakarta

Jakarta (ANTARA) – Jikustik menyapa para penggemarnya pada konser “Jikustik Reunian” di Balai Sarbini Jakarta, Jumat, yang dibuka dengan lagu hits yang melambungkan nama mereka pada tahun 2000, berjudul “Maaf.”

Jikustik versi awal yang terdiri dari Icha (bass), Dadi (gitar), Pongki (vokal) dan Adhit (drum) menyambut para penggemarnya dengan kata-kata permintaan maaf di layar panggung.

Pembukaan Jikustik tersebut seolah mengobati luka penggemar yang ditinggalkan selama 10 tahun. Usai menyelesaikan lagu “Maaf,” Pongki Barata menyapa penggemarnya dengan gayanya yang kocak.

“Terima gaji, terima gaji,” seloroh Pongki.

Baca juga: Jikustik reuni lagi

Mewakili Jikustik, Pongki meminta maaf atas diundurnya konser yang seharusnya dijadwalkan pada bulan Mei.

“Kita minta maaf, karena sempat tertunda yang seharusnya bulan Mei, tapi yah memang saat itu tidak memungkinkan. Baru hari ini bisa diadakan,” ujar Pongki.

  Konser “Jikustik Reunian” di Balai Sarbini Jakarta, Jumat (19/7)(ANTARA News/DEVI NINDY)

Pongki mengatakan dirinya berterima kasih atas terwujudnya konser tunggal rekonsiliasi Jikustik tersebut, setelah sebelumnya dilaksanakan di Yogyakarta.

“Terutama yang paling penting adalah kalian yang sudah menunggu 10 tahun. Kita bisa sama-sama lagi,” ujar Pongki.

Jikustik melanjutkan performanya dengan lagu “Aku Datang Untukmu,” “Untuk Dikenang,” “1000 tahun lamanya,” dan sejumlah lagu hits lainnya.

Baca juga: Jikustik hanya mau konser reuni sekali seumur hidup

Baca juga: Pongky Barata ajukan syarat agar mau tampil di konser Jikustik

Embarkasi Jakarta Pondok Gede terima calhaj kloter 11 Banten

Pewarta: Devi Nindy Sari Ramadhan
Editor: Alviansyah Pasaribu
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Dewa 19 hibur “adik-adik” milenial di We The Fest 2019

Jakarta (ANTARA) – Dewa 19 membuka pertunjukan We The Fest 2019 di JIExpo Kemayoran, Jakarta, hari pertama dengan lagu “Restu Bumi” yang disaksikan kalangan milenial.

“Selamat sore adik-adik semua,” sapa Ari Lasso.

Dewa 19 feat Ari Lasso dan Dul Jaelani kemudian mengenalkan lagu-lagu yang diambil dari album “Terbaik-Terbaik” seperti “Siti Nurbaya” dan “Satu Hati”.

“Habis ini kita bawain lagu yang agak sedikit milenials deh yang diambil dari album tahun 2001,” kata mantan vokalis Dewa 19 itu, lalu menyanyikan lagu “Arjuna”.

Meski berasal dari band era 1990-an, nyatanya lagu-lagu yang dinyanyikan oleh Ari Lasso cs banyak yang tahu, padahal penontonnya rata-rata kalangan milenial ke bawah.

Misalnya saja saat “Cinta Kan Membawamu”, tanpa diminta oleh Ari, mereka langsung ikut bernyanyi bersamanya.

Sebagian besar lagu-lagu Dewa 19 adalah ciptaan Ahmad Dhani. Karena pentolan grup band asal Surabaya itu masih menjalani masa hukuman, kehadirannya diwakili oleh sang anak.

Ari sebagai sahabat pun tidak lupa mendoakan Dhani agar segera terbebas dari masalahnya.

“Mudah-mudahan ayahnya (Dul) bisa cepat kembali bersama kita di sini,” kata Ari.

Tak lama kemudian, “Pupus” dan “Roman Picisan” dibawakan, sama seperti sebelumnya kedua lagu ini juga mendapat sambutan yang luar biasa.

Begitu juga saat “Kangen” dimainkan, semua berteriak. Bisa dibilang saat bagian Ari bernyanyi, malah diambil alih oleh penonton.

Sebagai pamungkas Dewa 19 feat Ari Lasso dan Dul Jaelani menutupnya “Separuh Napas”. Selama kurang lebih satu jam, mereka membawakan sembilan lagu.

Baca juga: Dewa 19 hingga P-Project akan manggung di Festival Mesin Waktu 2019

Baca juga: Ari Lasso beri Khofifah hadiah “rahasia perempuan”

Baca juga: Dewa 19 lantunkan 12 lagu dalam konser di Malaysia
 

Pewarta: Maria Cicilia
Editor: Alviansyah Pasaribu
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Cinta Laura akan tinggalkan akting demi karir bermusik?

Jakarta (ANTARA) – Selebritas Cinta Laura mengaku akan fokus pada dunia musik setelah tujuh tahun rehat, namun bukan berarti dia akan meninggalkan panggung seni peran.

“Kalau ada project acting yang keren banget aku ambil. Tetapi enam bulan ke depan aku bakal fokus banget ke nyanyi, bukan berarti kalau ada project yang lain aku enggak ambil,” ujar dia di Jakarta, Jumat.

Bagi pelantun “Vida” itu akting menjadi passion-nya. Label tempatnya bernaung menurut dia juga bersikap kooperatif jika nantinya ada tawaran film yang datang.

“Akting adalah my passion. Label aku juga kooperatif banget. Mereka ngerti kalau ada film yang keren mereka bolehin aku untuk syuting,” tutur Cinta.

Baca juga: Cinta Laura hingga Andien ucapkan selamat kepada Jokowi-Ma’ruf

Cinta yang belum lama ini didaulat sebagai Duta Anti Kekerasan terhadap Perempuan dan Anak, menilai ada ketidakadilan untuk kaum perempuan dan anak jika menilik banyaknya kasus kekerasan terhadap mereka.

Melalui keterlibatannya sebagai Duta Anti Kekerasan Cinta berharap dapat membantu menyadarkan para perempuan dan anak bahwa mereka mendapat perlindungan dari pemerintah dan masyarakat.

“Jadi aku ingin tingkatkan awareness yang lebih kuat supaya perempuan-perempuan dan anak-anak Indonesia merasa lebih dilindungi sama pemerintah dan orang-orang di sekitar mereka,” kata dia.

Baca juga: Cinta Laura ingin rambah pasar Asia lewat musik

Baca juga: Cinta Laura tonjolkan genre reggaeton melalui single “Vida”

Pewarta: Lia Wanadriani Santosa
Editor: Alviansyah Pasaribu
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Cinta Laura tonjolkan genre reggaeton melalui single “Vida”

Jakarta (ANTARA) – Selebritas Cinta Laura Kiehl baru saja meluncurkan single baru, “Vida”, yang menandai kembalinya dia ke industri musik setelah tujuh tahun rehat.

Berbeda dari lagu yang pernah dia bawakan, “Vida” menonjolkan genre pop ditambah unsur reggaeton, afropop dan baila funk, yang bisa membuat orang menari.

“Aku ingin orang merasa alive kalau mendengar lagu ini. Pop music, tapi banyak pengaruh dari reggaetone. Aku orangnya energetic, aku suka dance,” ujar Cinta dalam konferensi pers di Jakarta, Jumat.

“Vida” yang berarti hidup dalam bahasa Spanyol bercerita tentang perasaan seseorang yang berbunga-bunga karena merasa jatuh cinta. Cinta berharap orang yang mendengar lagu ini bisa ikut juga merasakan kebahagiaan.

Single ini ditulis dan diproduksi di Swedia oleh Pontus Gamalk, Maia Wright dan SONY Music Entertainment. Cinta juga ikut terlibat dalam pembuatan lirik hingga video musiknya.

“Aku sangat excited, karena untuk pertama kalinya aku bisa sangat terlibat sampai di pembuatan video musik. Aku ikut bantu membuat lirik juga,” tutur Cinta.

Baca juga: Cinta Laura luncurkan lini fesyen

Pewarta: Lia Wanadriani Santosa
Editor: Ida Nurcahyani
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Cinta Laura ingin rambah pasar Asia lewat musik

Jakarta (ANTARA) – Selebritas Cinta Laura Kiehl tak hanya ingin mempopulerkan musiknya di pasaran Indonesia tetapi juga Asia.

Sebagai salah satu langkahnya mewujudkan mimpi itu, dia berencana ke Singapura untuk melakukan wawancara eksklusif bersama pihak MTV Asia pada September mendatang.

“Target aku enggak hanya market Indonesia tetapi juga Asia. September aku mau ke Singapura untuk interview bareng MTV Asia. Goal terbesar aku dua tahun ke depan mau bantu musik, film Indonesia lebih dikenal di negara-negara lain,” ujar dia di Jakarta, Jumat.

Cinta baru saja meluncurkan single terbaru “Vida” yang mengangkat genre pop ditambah unsur reggaeton, afropop dan baila funk.

Ke depannya dia akan merilis single berikutnya setiap dua hingga tiga bulan sekali. Dia hanya memberi sedikit bocoran, single ini nantinya bergenre RnB.

“Ada 4 single lain. Single selanjutnya lebih RnB, sedikit lebih slow tetapi bukan balad. Aku tulis sendiri (liriknya) dari awal sampai akhir,” kata penggemar penyanyi Britney Spears itu.

Dia berharap publik bisa menyukai karya musik yang dia tampilkan. Untuk itu, Cinta berencana memberikan sesuatu yang baru di setiap karyanya.

“Aku ingin setiap kali orang liat aku perform, ‘Wow that was really something’, setiap perform aku ingin kasih sesuatu yang baru,” kata dia.

Baca juga: Cinta Laura tonjolkan genre reggaeton melalui single “Vida”
 

Pewarta: Lia Wanadriani Santosa
Editor: Ida Nurcahyani
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Rich Brian rilis lagu baru berjudul “Kids”

Jakarta (ANTARA) –

Rapper Indonesia, Rich Brian merilis sebuah lagu baru berjudul “Kids”, berbarengan dengan dirilisnya video klip untuk lagu tersebut yang disutradarai oleh Sing J. Lee.

Lagu yang diproduser oleh Bekon & The Donuts, Frank Dukes dan Rich Brian sendiri ini masih mengusung tema lanjutan dari single yang sebelumnya sudah dirilis, “Yellow”, di mana Rich Brian menceritakan kisah perjalanannya dan menyebarkan pesan tentang pemberdayaan remaja Asia di dunia.

Video klip untuk “Kids” mengambil lokasi syuting di kota asal Rich Brian, Jakarta dan memasukkan kultur-kultur yang ada di seantero kota.

“Saya merekam album ini di New York, dan saat saya menulis lagu ‘Kids’, saya mengingat lagi perasaan saat saya sedang mendapat banyak inspirasi. Saya merasa ingin bisa menginspirasi orang lain di dalam prosesnya. Saat pembuatan lagu ini pun, energi di studio pun jadi terasa berbeda. Ini benar-benar lagu yang saat dibuat, semua ide kreatifnya keluar mengalir begitu saja tanpa saya harus banyak berusaha,” kata Rich Brian dalam siaran pers.

Sutradara Lee mengatakan lagu itu baginya merupakan sebuah anthem, lagu kemenangan, untuk remaja-remaja dari seluruh belahan dunia.

“Tapi lagu ini menurut saya juga merupakan anthem untuk Rich Brian sendiri, seorang remaja yang 2 tahun lalu mengambil langkah besar dalam hidupnya dan bepergian mengarungi setengah Bumi sendirian, dengan hanya bermodalkan suaranya.”

Lee melanjutkan video itu adalah karya visual “pulang kampung” bagi Brian si anak Jakarta .

“Rich Brian melampaui berbagai ekspektasi dari kultur di mana dia tinggal dan sekaligus membawa harapan menjadi sebuah harmoni. Semua itu dirangkum dalam bentuk di mana semua orang bisa memahami, sehingga menjadi seperti sebuah harapan,” terang Lee.

Sejak hari perilisannya, single “Yellow” sudah dinikmati hingga lebih dari 15 juta kali streaming dan menerima pujian dari seluruh belahan dunia dengan Hypebeast mengatakan, “Rich Brian berbicara kejujuran tentang perjalanan dia menjadi rising star. Dari seorang sensasi viral hingga menjadi sosok artis yang komplit.” Sementara HotNewHipHop berbicara tentang lagunya dan mengatakan bahwa lagu tersebut memberikan “pandangan baru yang menarik terhadap potensi penuh sang artis.”
 

“Yellow” dan “Kids” akan muncul dalam album baru Rich Brian berjudul The Sailor, yang akan dirilis pada 26 Juli oleh 88rising, dan didistribusikan secara eksklusif oleh 12Tone.

Di album The Sailor, Rich Brian tidak hanya merasakan perubahan arus dalam karir bermusiknya, tapi ia juga menceritakan bagaimana saat ia merasakan frustasi dalam karir ini. Album ini secara literal dan metafor menceritakan tentang ekspresi seorang remaja pria, saat ia mengubah dirinya untuk menjadi lebih baik dalam konteks dunia modern masa kini.

Album ini direkam tahun lalu di New York, Los Angeles dan Jakarta, bersamaan dengan Rich Brian yang sedang menjalani tur dunia dalam hari-hari kesuksesan album Amen.

Rich Brian adalah remaja 19 tahun bernama asli Brian Imanuel, lahir dan besar di Jakarta, Indonesia. Pada 2016, debut single-nya yang berjudul “Dat $tick” menjadi viral dan sudah di-stream hingga lebih dari 300 juta kali hingga saat ini.

Setelah merilis beberapa single bersama musisi-musisi tamu seperti 21 Savage, Offset dan Playboi Carti, Rich Brian merilis debut album bertajuk Amen, dan mendapatkan pujian dari seluruh belahan Bumi di tahun 2018.

Sejak saat itu Rich Brian sudah manggung berkeliling dunia seperti Amerika, Eropa dan Asia, serta menjadi bintang tamu di festival-festival musik dunia seperti Bonnaroo dan Rolling Loud. Saat ini Rich Brian tinggal di Los Angeles, California, Amerika Serikat.

Presiden terima rapper Rich Brian di Istana Bogor

Pewarta: Nanien Yuniar
Editor: Ida Nurcahyani
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Konser LANY akan dibuka dengan penampilan band Iqbaal Ramadhan

Jakarta (ANTARA) – Band Svmmerdose yang dimotori oleh Iqbaal Ramadhan akan membuka konser LANY yang rencananya digelar dua kali pada 13 dan 14 Agustus 2019 di Tennis Indoor Senayan, Jakarta.

Svmmerdose adalah band beraliran R&B eksperimental yang dibentuk pada 2017, beranggotakan Iqbaal Ramadhan (bass), Nur Fauzan atau yang akrab disapa Agy (gitaris), dan Tarapti Ikhtiar Rinrin (vokalis).

“Untuk semakin memeriahkan suasana kita menambahkan Svmmerdose, grup musik yang sedang populer di kalangan anak muda saat ini,” ujar Rizky Triandi dari Vizionvibe, promotor konser LANY dalam keterangan pers yang diterima Antara, Jumat.

Ini akan menjadi kedatangan ketiga bagi LANY ke Indonesia. Sebelumnya grup asal Amerika Serikat itu menyapa Jakarta pada acara “We the Fest” 2017, dan The Pallas Jakarta, pada Maret 2018 lalu.

Jakarta menjadi destinasi kedua terakhir dari tur dunia LANY tahun ini.

“Begitu kita announce respons yang kita dapatkan begitu tinggi, penjualan tiket sangat cepat, tiket pre-sale ludes dalam waktu dua jam saja, dan dalam beberapa hari tiket satu kali show sudah sold out. Makanya kita berani untuk menggelar show hari kedua,” kata Rizky.

Melalui akun media sosialnya, LANY mengumumkan secara resmi jadwal tur dunia mereka, “Malibu Nights World Tour 2019”, yang berlangsung selama 193 hari di 86 kota, dimulai pada Februari 2019 di Moskow, Rusia, dan berakhir pada 16 Agustus 2019 di Honolulu, Hawaii.

Baca juga: Iqbaal Ramadhan pilih fokus dengan Svmmerdose

Baca juga: Svmmerdose batal jadi pembuka konser Charlie Puth
 

Pewarta: Yogi Rachman
Editor: Heppy Ratna Sari
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Kang Daniel umumkan tur jumpa penggemar di luar Korea

Jakarta (ANTARA) – Penyanyi Kang Daniel akan menggelar acara jumpa penggemar di luar Korea Selatan, seiring debut solonya dalam waktu dekat.

“Kegiatan promosi Kang Daniel di luar negeri sudah terjadwal,” demikian pernyataan agensi sang penyanyi, KONNECT Entertainment, seperti dilansir Soompi, Kamis (18/7).

Tak lama kemudian, usai pernyataan itu, poster acara bertajuk “Color on Me” terungkap dan Singapura menjadi tujuan pertama Daniel pada 16 Agustus 2019, kemudian Hong Kong pada 18 Agustus 2019.

Negara dan kota lainnya akan segera diumumkan, apakah Indonesia termasuk?

Baca juga: Jelang debut, Kang Daniel luncurkan laman misterius

Baca juga: Kang Daniel mantan anggota Wanna One segera ramaikan dunia musik
 

Penerjemah: Lia Wanadriani Santosa
Editor: Heppy Ratna Sari
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Ambon City Of Music raih top 99 inovasi pelayanan publik

Top 99 ini dipilih dari 3.156 proposal inovasi yang diajukan secara online

Ambon (ANTARA) – Ambon City Of Music  meraih penghargaan Top 99 Inovasi Pelayanan Publik dari Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara Reformasi Birokrasi (Kemenpan-RB) tahun 2019.

Penghargaan top 99 diserahkan Menteri PAN-RB Syafruddin kepada Wali Kota Ambon Richard Louhenapessy, di Semarang, Kamis (18/7) malam.

Inovasi ACOM terpilih masuk top 99 dari sebanyak 3.156 inovasi di tahun 2019.

Sebelumnya  Richard Louhenapessy menyebut, ACOM  bertujuan  menciptakan industri kreatif yang dihasilkan dari inovasi dan kreativitas masyarakat Ambon.
  
“Sejak kreativitas musik dijadikan peluang usaha maka angka pengangguran dapat ditekan menjadi 1,5 persen per tahun, dan angka kemiskinan 0,15 persen per tahun dan memperluas kesempatan kerja dengan hadirnya tempat usaha dan ruang pertunjukan di Ambon,” katanya.

Menpan dalam sambutannya menjelaskan, penghargaan yang diberikan merupakan momentum dalam menunjukkan komitmen agar pelayanan kepada masyarakat semakin baik.

“Penghargaan yang diberikan merupakan bentuk apresiasi, juga hasil kolaborasi berbagai instansi pemerintah dan lembaga dalam menciptakan sinergi pelayanan kepada masyarakat,” katanya.

Dikatakannya, atmosfer inovasi pelayanan publik semakin meningkat, terbukti di tahun 2019 banyak yang mendaftarkan hasil inovasinya.

Hal ini menandakan, negara hadir menjamin masyarakat memperoleh hak-haknya mendapat pelayanan melalui berbagai terobosan inovasi yang kreatif  untuk mencapai kesejahteraan masyarakat.

Pelaksanaan Kompetisi Inovasi Pelayanan Publik (KIPP) dimulai sejak 2014, trennya semakin meningkat dan puncaknya di tahun 2019 diikuti 330 kementerian lembaga, pemerintah provinsi, kabupaten dan kota. Total dari tahun 2014 hingga saat ini tercatat 13.214 inovasi pelayanan publik.

Inovasi lanjutnya, lahir untuk menjawab tuntutan masyarakat dan dinamisme dalam berbagai aspek kehidupan, melalui inovasi yang inovatif, kreatif ditunjang kemajuan teknologi dan tetap menyesuaikan kearifan lokal.

“Saya memberikan apresiasi bagi seluruh lini pelayanan publik, kementerian lembaga, pemerintah daerah atas kerja keras dan kegigihan melayani masyarakat, bahwa seluruh inovasi dilahirkan untuk Indonesia lebih baik,” ujarnya.

Yang masuk dalam Top 99 inovasi itu yakni 19 inovasi dari 12 kementerian, delapan pemerintah provinsi yang menghadirkan 12 inovasi, 18 pemerintah kota menyumbangkan 21 inovasi, serta 27 pemerintah kabupaten yang menciptakan 41 inovasi pelayanan publik. Selain itu, ada juga lima inovasi yang dihadirkan dari empat lembaga, serta satu inovasi dari satu BUMN.

Top 99 ini dipilih dari 3.156 proposal inovasi yang diajukan secara online melalui Sistem Informasi Inovasi Pelayanan Publik (Sinovik). Inovasi-inovasi ini telah melewati tahap seleksi administrasi serta penilaian proposal dan dokumentasi inovasi.

Baca juga: Kota musik dunia bisa disandang Ambon, sebut direktur Unesco
Baca juga: Ambon tuan rumah Konferensi Musik Pasifik 2019
 

Bandung Kota dengan Akuntabilitas Terbaik

Pewarta: Penina Fiolana Mayaut
Editor: Dewanti Lestari
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Slank sapa penonton Medan dengan 20 lagu

Medan (ANTARA) – Slank tampil di Pekan Raya Sumatera Utara (PRSU) Medan dan menyapa penggemarnya dengan 20 lagu pada Kamis malam.

“Kehadiran Slank di Medan dalam gelaran ‘Magnumotion-Slank Mantap Melangkah Tour 2019’,” ujar promotor acara, Raffie di Medan, Kamis.

Kelompok band yang digawangi Kaka, Bimbim, Ridho, Ivanka, dan Abdee itu, katanya, akan membawakan sekitar 20 lagu. Slank akan tampil sekitar 1 jam 45 menit sejak dimulai pukul 21.00 WIB.

“Para penonton penggemar Slank, atau para slankers diyakini akan puas,” katanya.

Alasannya Slank bukan saja menampilkan lagu dari album lawasnya tetapi album barunya.

Raffie, promotor acara dari Sachi itu menjelaskan, tujuan konser Slank di Medan untuk bisa mengumpulkan para penikmat musik dan Slankers.

Baca juga: Rocket Rockers ingin gaet Slankers di Medan

“Semua diajak untuk melihat salah satu band terbesar di Indonesia. Harapannya para penonton dapat inspirasi dari Band Slank itu,” katanya.

Seperti diketahui, Slank merupakan band indie pertama di Indonesia. Tanpa label, Slank bisa terkenal karena manajemen yang bagus.

“Mulai dari nol hingga tetap mantap sampai 36 tahun,” katanya.

Magnumotion-Slank Mantap Melangkah Tour 2019 di Medan sendiri merupakan pagelaran yang keempat setelah sebelumnya di Garut, Bandung, dan Sukabumi.

Rencananya tour itu akan berjalan hingga 10 kota. Di setiap kota dibawa berbagai musisi untuk dapat menyampaikan semangat mantap melangkah bersama Slank.

Di Medan akan tampil Rocket Rockers serta jagoan Medan seperti Fingerprint, Trigger Anger, dan Riven.

Selain menghadirkan penampilan musik mantap, Sachi juga mengajak kelima personel Slank untuk melakukan desain yang kini dijadikan Official Merchandise Magnumotion Mantap Melangkah Tour 2019.

Pemenang desain merchandise asal Medan, Agung menuturkan, kesempatan untuk bisa menunjukan kreasi di ajang besar seperti itu merupakan sebuah kebanggaan tersendiri.

Baca juga: Slank dan band-band Medan akan manggung dalam Magnumotion 2019

Baca juga: “Ingin Hilang Ingatan” Rocket Rockers menggema di Medan

Pewarta: Evalisa Siregar
Editor: Alviansyah Pasaribu
COPYRIGHT © ANTARA 2019

“Ingin Hilang Ingatan” Rocket Rockers menggema di Medan

Medan (ANTARA) – Rocket Rockers, grup musik pop punk asal Bandung, menjadi pembuka pertunjukan “Magnumotion – Slank Mantap Melangkah Tour 2019” di Pekan Raya Sumatera Utara, Medan, Kamis malam.

Aska (vokal & gitar), Bisma (bass), dan Ozom (drum) langsung menyapa lewat lagu “Ingin Hilang Ingatan” yang menggema ketika dinyanyikan oleh sebagian dari ribuan penonton konser.

Sesekali Aska melontarkan lelucon kepada para penonton di sela lagu, seputar jomlo, mantan pacar, atau mantan calon mertua.

“Apa kabar yang baru diputusin sama pacarnya, teman-teman?” tanya Aska yang segera disambut sorak riuh penonton.

Baca juga: Slank dan band-band Medan akan manggung dalam Magnumotion 2019

“Malam ini waktunya kalian bernyanyi sekeras-kerasnya, berteriak sekeras-kerasnya, curhat sekeras-kerasnya, marah sekeras-kerasnya. Semoga suara kalian terdengar sampai rumah mantan,” seloroh Aska.

Selama sekitar 45 menit, Rocket Rockers membawakan lagu-lagu seperti “Pilihanku”, “Dia”, dan “Reaksi Rasa” yang mengangkat cerita tentang dahsyatnya secangkir kopi, objek yang akhir-akhir ini menarik hati Aska.

“Magnumotion – Slank Mantap Melangkah Tour 2019” adalah rangkaian konser di beberapa kota di Jawa Barat dan Sumatera, seperti Garut, Bandung dan Sukabumi kemudian Panyabungan, Kisaran, Pekanbaru, Lampung, Lubuk Linggau dan Lahat hingga akhir Agustus.

Rocket Rockers tampil di empat lokasi, termasuk Bandung dan Medan, dalam acara yang membuat mereka lebih bersemangat karena merangkul banyak komunitas lokal.

Baca juga: Rocket Rockers ingin gaet Slankers di Medan

 

Pewarta: Nanien Yuniar
Editor: Imam Santoso
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Jikustik reuni lagi

Jakarta (ANTARA) – Personel awal grup band Jikustik akan kembali melakukan konser reuni, kali ini di Balai Sarbini, Jakarta pada 19 Juli 2019.

Sebelumnya Icha (bass), Dadi (gitar), Pongki (vokal) dan Adhit (drum) telah melangsungkan konser reuni di Yogyakarta pada 29 Maret lalu, kini mereka sepakat untuk tampil bersama lagi dalam konser “Jikustik Reunian”.

“Konser reuni di Jogja kemarin adalah salah satu konser terbaik yang pernah saya lakukan. Saya mendapatkan perasaan yang luar biasa kala itu. Saya ingin mengulang kembali perasaan itu di Jakarta besok,” kata Pongki dalam jumpa pers di Balai Sarbini, Jakarta, Kamis.

Baca juga: Jikustik hanya mau konser reuni sekali seumur hidup

Konser reuni di Jakarta juga akan berbeda dengan sebelumnya, menurut mereka kali ini akan lebih santai karena rasa canggungnya telah teratasi setelah melewati konser kemarin.

“Di Jakarta akan sangat berbeda dengan Jogja. Kalau di Jogja ada rasa canggung, kalau di Jakarta sepertinya akan jauh lebih jujur, emosional pasti,” ujar Dadi.

Agus Noor kembali dipercaya sebagai art director dalam konser ini, dia akan memberi sentuhan artistik dan suasana pada setiap lagu yang dibawakan oleh personel Jikustik.

“Dari pengalaman konser Jikustik Reunian di Jogja, para personel begitu lepas meluapkan energi kerinduan mereka, hingga konser begitu penuh emosi, tidak hanya bagi Jikustik tapi juga penonton. Saya akan membuat gedung yang lebih ini tetap terasa intimate-nya,” jelasnya.

Konser yang digagas oleh Rajawali Indonesia ini menyediakan 1.500 tiket dan sudah terjual sebanyak 80 persen. Untuk kategorinya dibagi menjadi lima yakni Super VVIP Rp750 ribu, Diamond Rp600 ribu, Platinum Rp450 ribu, Festival Rp350 ribu dan Gold Rp250 ribu.

Baca juga: Alasan Pongky hengkang dari Jikustik

Baca juga: 10 tahun bertengkar, Jikustik akhirnya mau tampil satu panggung

Pewarta: Maria Cicilia
Editor: Ida Nurcahyani
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Rocket Rockers ingin gaet Slankers di Medan

Medan (ANTARA) – Rocket Rockers, grup musik pop punk asal Bandung, akan tampil sepanggung dengan Slank dan grup-grup lokal asal Medan pada panggung “Magnumotion – Slank Mantap Melangkah Tour 2019” di Pekan Raya Sumatera Utara, Medan, Kamis.

Grup beranggotakan Aska (vokal & gitar), Bisma (bass), dan Ozom (drum) itu berharap semua penonton bisa bersenang-senang pada Kamis malam, termasuk para Slankers, sebutan penggemar Slank, dan penggemar Rocket Rockers.

“Semoga kami bisa memperkenalkan musik Rocket Rockers kepada Slankers dan ada penggemar kami yang tadinya tidak tahu musik Slank jadi menikmatinya,” kata Aska dalam konferensi pers di Medan, Sumatera Utara, Kamis.

Dalam kurun dua dekade bermusik, penampilan itu akan jadi penampilan kesepuluh Rocket Rockers manggung di kota Medan. Mereka menjanjikan pilihan lagu yang berbeda bagi para penonton di Pekan Raya Sumatera Utara, Medan.

“Khusus di acara ini, (kami) menyiapkan set-list yang belum pernah dibawakan,“ ujarnya.

Baca juga: Slank dan band-band Medan akan manggung dalam Magnumotion 2019

“Magnumotion – Slank Mantap Melangkah Tour 2019” adalah rangkaian konser yang di beberapa kota di Jawa Barat dan Sumatera, seperti Garut, Bandung dan Sukabumi kemudian Panyabungan, Kisaran, Pekanbaru, Lampung, Lubuk Linggau, dan Lahat hingga akhir Agustus mendatang.

Rocket Rockers tampil di empat lokasi, termasuk Bandung dan Medan, dalam konser yang membuat mereka lebih bersemangat karena merangkul banyak komunitas lokal, bahkan selain komunitas musik. Konser itu juga mengukuhkan eksistensi grup musik itu sebagai salah satu musikus nasional.

Bisma mengenang masa awal Rocket Rockers bermusik dengan rajin mendaftar dan tampil ke berbagai pentas seni sekolah demi mencari jam terbang di atas panggung. Bagi mereka, jumlah penonton bukan prioritas utama karena mencari pengalaman.

“Zaman sekarang ada kemudahan dari teknologi yang diharapkan bisa lebih mudah memasarkan (grup musik). Untuk (eksistensi) off-air tetap harus digarap maksimal,” kata Bisma.

Selain Rocket Rockers dan Slank, penampilan Kamis malam juga dimeriahkan oleh grup-grup musik jagoan Medan seperti Finger Print, Trigger Anger dan Riven.

Baca juga: Memperkuat komunitas musik indie lewat bisnis pakaian

Pewarta: Nanien Yuniar
Editor: Imam Santoso
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Setelah Westlife, Brian McFadden akan gelar konser di Jakarta

Jakarta (ANTARA) – Penyanyi Brian McFadden, mantan personel grup Westlife akan menggelar konser romantis di Jakarta pada 9 November atau tiga bulan setelah rekan-rekan satu grupnya tampil.

“Kami juga ingin menyenangkan Brian dan para penggemarnya dengan mendatangkan sang artis di Jakarta,” ujar Managing Director Full Color Entertainment, David Ananda seusai jumpa pers Westlife di Jakarta, Kamis.

Namun, David belum bisa memberikan informasi detil mengenai konser Brian McFadden, baik itu durasi maupun jumlah lagu yang dibawakan.

Baca juga: Batik Pekalongan hingga rencana kejutan untuk Westilfe di Indonesia

Tiket yang tersedia untuk konser itu pun hanya satu kategori, yakni festival dengan banderol harga Rp550 ribu (pre-sale) dan Rp750 juta (normal). Sementara, harga tiket meet & greet (priority festival) dijual seharga Rp1,75 juta.

Penjualan tiket Brian akan dimulai pada 26 Juli mulai pukul 11.59 WIB. Informasi lebih lanjut akan tersedia di laman resmi Full Color Entertainment.

Brian bersama Keith Duffy dari Boyzone membentuk Boyzlife dan pernah menggelar konser di Indonesia pada 2017.

Baca juga: Westlife bakal hadirkan nostalgia di Indonesia

Pewarta: Lia Wanadriani Santosa
Editor: Imam Santoso
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Batik Pekalongan hingga rencana kejutan untuk Westilfe di Indonesia

Jakarta (ANTARA) – Penyelenggara konser Westlife di Indonesia, Full Color Entertainment, akan memberikan sejumlah kejutan untuk para personel Westlife, salah satunya busana batik Pekalongan.

“Kami siapkan kejutan, kemeja dan jas batik yang dirancang desainer Cynthia Tan,” ujar Managing Director Full Color Entertainment David Ananda dalam konferensi pers di Jakarta, Kamis.

Desainer Cynthia mengatakan batik tulis edisi spesial itu masih dikerjakan langsung para pembatik di Pekalongan, Jawa Tengah dengan motif yang didominasi warna cokelat.

“Batik tulis Jawa memang warisan (budaya), klasik. Aku enggak mengambil motif parang. Aku ngambil-nya ukiran Jawa gitu. Menurutku, itu elegan. Cokelat warna klasik. Batik itu paling klasik (warna)nya cokelat, hitam, dan putih,” katanya.

Baca juga: Westlife tambah konser di Indonesia jadi 2 hari

Cynthia mengaku memilih bahan katun untuk kemeja batik. Sedangkan untuk jas, tanpa menyebut jenis bahan, dia menggunakan bahan yang lebih tebal namun kokoh.

Selain batik, David berencana menggelar penjemputan luar biasa untuk Westlife di bandara, termasuk penyambutan sejak mereka turun dari jet pribadi.

“Kami akan adakan penjemputan heboh seperti Boyzone. Penyambutan heboh di bandara. Kalau perlu ada ondel-ondel biar Westlife tahu,” tutur David.

Westlife akan menggelar konser bertajuk “The Twenty Tour” di empat kota Indonesia, yakni Jakarta, Palembang, Semarang, dan Yogyakarta. Di Jakarta, konser akan berlangsung selama dua hari pada 6-7 Agustus 2019.

Baca juga: Westlife bakal hadirkan nostalgia di Indonesia

Pewarta: Lia Wanadriani Santosa
Editor: Imam Santoso
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Slank dan band-band Medan akan manggung dalam Magnumotion 2019

Medan (ANTARA) – Slank bersama grup-grup musik jagoan Medan seperti Finger Print, Trigger Anger dan Riven akan memanaskan panggung “Magnumotion – Slank Mantap Melangkah Tour 2019” di Pekan Raya Sumatera Utara, Medan, Kamis.

Raffie dari SACHI sebagai promotor “Magnumotion – Slank Mantap Melangkah Tour 2019” dalam jumpa pers di Medan, Kamis, berharap semangat dan motivasi para musikus Medan bisa terpantik lewat acara kolaborasi bersama Revision Live.

“Slank akan membawakan sekitar 19-22 lagu dengan durasi satu jam 45 menit. (Penampilan) itu sudah seperti konser tunggal,” kata Raffie.

Slank dipilih sebagai penampil utama untuk berbagi inspirasi sebagai contoh grup musik indie yang berhasil meraih kesuksesan di Indonesia.

Sebelum tampil di Medan, Slank sudah manggung di Garut, Bandung, dan Sukabumi kemudian tur akan dilanjutkan ke Panyabungan, Kisaran, Pekanbaru, Lampung, Lubuk Linggau, dan Lahat hingga akhir Agustus.

Band Rocket Rockers asal Bandung juga ikut tampil dalam gelaran musik yang membuka kesempatan kepada musikus lokal berbakat untuk tampil bersama dengan grup musik legendaris.

Slank bukan hanya menjadi penampil utama, mereka juga dilibatkan untuk memilih rancangan suvenir resmi dari 3.000 karya yang masuk. Di tengah kesibukannya, tutur David dari Revision Live, Slank tetap bersemangat dan antusias mencari karya terbaik dari orang-orang berbakat di berbagai daerah.

Pemenang kompetisi desain merchandise asal Medan, Agung, mengaku bangga karyanya juga diapresiasi oleh Slank. Kebanggaan itu jadi motivasi untuk terus berkreasi di bidang yang saat ini ia geluti.

Perhelatan Magnumotion 2019 juga memberi tempat untuk para kreator Medan memamerkan karyanya di area pameran.

“Banyak kreativitas Medan yang bisa dilihat di sini,” kata David.

Salah satu kreator yang tampil adalah toko Euphoria Rockstore yang didirikan untuk mewadahi komunitas musik keras di kota itu.

“Magnumotion jadi sebuah kesempatan berharga dan dapat menginspirasi kami untuk dapat mantap melangkah dan menciptakan ruang bagi pegiat skena underground agar dapat maju bersama dengan produk mereka,” tutur Adilta Ginting, pendiri Euphoria Rockstore.

Baca juga: Memperkuat komunitas musik indie lewat bisnis pakaian

Kriteria ideal Presiden versi Slank

Pewarta: Nanien Yuniar
Editor: Imam Santoso
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Westlife bakal hadirkan nostalgia di Indonesia

Jakarta (ANTARA) – Boy band Westlife akan menghadirkan nostalgia salah satunya dengan membawakan lagu-lagu lama mereka dalam konsernya yang bertajuk “The Twenty Tour” di ICE BSD City, Tangerang pada 6-7 Agustus 2019.

“Westlife bakal membawa kenangan dari lagu-lagu seperti “Swear it Again”, “My Love”, “If I Let You Go”,” kata Managing Director Full Color Entertainment, David Ananda dalam konferensi pers di Jakarta, Kamis.

Shane, salah satu personel Westlife, sambung David sempat mengatakan, grupnya juga akan bercerita perjalanan karir bermusik mereka sejak tahun 1999 hingga 2011.

Tak hanya kenangan, Shane, Mark, Kian dan Nicky juga akan menampilkan lagu-lagu baru mereka dalam konser yang rencananya berlangsung kurang lebih 102 menit itu.

“Shane bilang bakal banyak led, efek snow, fire, water. Mereka bakal cerita perjalanan sejak tahun 1999 sampai 2011. Mereka juga akan promo album mereka,” kata David.

Rencananya, dua jawara jebolan ajang pencarian bakat Indonesian Idol akan hadir, memimpin para penonton menyanyikan lagu “Indonesia Raya” sebelum konser dimulai.

“Indra Bekti akan menjadi MC. Indra jago ngomporin suasana,” tutur David.

“Westlife – The Twenty Tour 2019” dimulai pada 25 Mei – 5 Juli 2019 di Irlandia, dilanjutkan di Asia termasuk lima kota di Indonesia yakni Jakarta, Palembang, Semarang dan Yogyakarta. Konser ini menjadi reuni mereka setelah tujuh tahun rehat sekaligus perayaan 20 tahun karir bermusik mereka.

Baca juga: Tiket konser Westlife ludes dalam dua jam

Baca juga: Westlife tambah konser di Indonesia jadi 2 hari

Pewarta: Lia Wanadriani Santosa
Editor: Ida Nurcahyani
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Akhir Agustus, TVXQ konser di Jakarta

Jakarta (ANTARA) – Duo K-pop TVXQ yang terdiri dari Yunho dan Changmin untuk pertama kalinya menggelar konser di Indonesia.

Dikutip dari akun Instagram promotor Dyandra Global, Kamis, TVXQ akan tampil dalam “TVXQ! CONCERT – CIRCLE #with in Jakarta” pada 31 Agustus 2019 di Indonesia Convention Exhibition (ICE) BSD, Tangerang.

Ada lima kategori tiket dengan harga Rp900.000 untuk kelas Pink B yang berada di paling belakang, kemudian Pink A dengan harga Rp1.500.000, kelas Green seharga Rp1.200.000, kelas Purple dengan harga tiket Rp2.450.000 dan Red yang posisinya paling depan panggung dengan harga tiket Rp2.950.000.

Duo TVXQ terdiri dari U-Know Yunho dan Max Changmin yang dikenal sebagai Tohoshinki di Jepang atau DBSK (Dong Bang Shin Ki) yang artinya “Dewa-dewa yang terbit dari timur”.

Grup yang bernaung di bawah SM Entertainment ini awalnya terdiri dari lima penyanyi, meliputi Jaejoong, Yoochun dan Xiah Junsu ketika debut pada 2003 silam.

Konflik internal yang terjadi di dalam TVXQ membuat tiga anggota tersebut keluar dan membentuk trio JYJ. Jaejoong, Yoochun dan Junsu saat itu menggugat SM Entertainment akibat kontrak yang dirasa terlalu lama dan tidak adil karena penghasilan mereka disebut tidak diberikan sewajarnya.

Baca juga: U-Know Yunho TVXQ akan rilis album solo pertama

Pewarta: Nanien Yuniar
Editor: Ida Nurcahyani
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Nicki Minaj batal, Janet Jackson dan 50 Cent akan tampil di Arab Saudi

Jakarta (ANTARA) – Janet Jackson serta penyanyi rap 50 Cent dan Future ditambahkan dalam daftar penampil yang akan memeriahkan Jeddah World Fest, sebuah konser di Arab Saudi yang akan digelar Kamis di Stadion Olahraga Raja Abdullah.

Sebelumnya Nicki Minaj membatalkan rencananya untuk tampil di acara itu karena desakan sejumlah organisasi pembela hak asasi manusia yang memintanya mundur.

Situs web untuk acara tersebut mengunggah foto-foto Jackson, 50 Cent dan Future bersama dengan para pengisi acara yang sebelumnya diumumkan seperti Liam Payne dan Steve Aoki.

Baca juga: Nicki Minaj akhirnya batalkan konser di Arab Saudi

Human Rights Foundation dan organisasi lain telah meminta para artis untuk tidak tampil di Arab Saudi, di mana pemisahan gender antara pria dan wanita lajang diberlakukan di banyak restoran, kedai kopi, sekolah umum dan universitas.

Peraturan lain telah dilonggarkan di kerajaan di mana wanita sekarang diizinkan untuk mengemudi dan menghadiri acara di stadion olahraga.

Perwakilan Janet Jackson, 50 Cent dan Future tidak segera membalas email Pagesix yang meminta komentar.

Thor Halvorssen, presiden Human Rights Foundation, mengkritik para penghibur dalam sebuah pernyataan Kamis kepada The Associated Press, mengatakan bahwa “sangat menyedihkan bahwa mereka telah memilih uang daripada moral.”

Baca juga: Organisasi HAM minta Nicki Minaj batalkan penampilan di Jeddah

Dia menambahkan: “Orang-orang ini terus-menerus membuat pernyataan dukungan publik untuk hak-hak LGBT dan hak-hak perempuan, kecuali, tampaknya, ketika pemeriksaan tujuh angka dilampirkan. Kemunafikan menakjubkan. Uang tampaknya lebih penting bagi mereka daripada prinsip.”

Minaj mengatakan dia keluar dari konser karena dia ingin menunjukkan dukungan untuk hak-hak perempuan, hak-hak kaum gay dan kebebasan berekspresi. Organisasi hak asasi manusia memuji Minaj atas keputusannya.

Arab Saudi mengalami perubahan besar tahun lalu sebagai hasil dari upaya reformasi top-down yang dilakukan Putra Mahkota Arab Mohammed bin Salman, termasuk pembukaan bioskop pertama dan pencabutan larangan perempuan untuk mengemudi.

Tetapi ada batasan yang keras untuk reformasi – seperti diungkapkan oleh pembunuhan brutal penulis Arab Saudi Jamal Khashoggi oleh agen-agen Saudi yang dekat dengan putra mahkota pada bulan Oktober dan penyiksaan yang dilaporkan terhadap beberapa aktivis hak-hak perempuan dalam penahanan.

Sementara arena untuk hiburan semakin melebar, ruang untuk keterlibatan politik dan perbedaan pendapat sebenarnya telah menghilang.

Selama beberapa bulan terakhir, kerajaan telah menyaksikan pertunjukan oleh Mariah Carey, Enrique Iglesias, Black Eyed Peas, Sean Paul, David Guetta dan Tiesto. Itu adalah perubahan nyata dari ketika polisi moral Saudi akan menyerang perusahaan yang memainkan musik keras.

Baca juga: Nicki Minaj dan Kenneth menikah diam-diam

Baca juga: Nicki Minaj buat sejarah, 100 kali masuk Billboard Hot 100
 

Penerjemah: Ida Nurcahyani
Editor: Alviansyah Pasaribu
COPYRIGHT © ANTARA 2019

“It’s a Wonderful Life”, proyek musikal pertama Paul McCartney

Jakarta (ANTARA) – Musisi legendaris Paul McCartney sedang sibuk dalam proyek musikal pertamanya untuk pentas “It’s a Wonderful Life”. Musisi 77 tahun yang baru merampungkan konser di AS pekan lalu itu bahkan sudah menulis tujuh lagu untuk proyek itu.

Mantan anggota Beatles dan pemenang 18 piala Grammy itu dalam tahap akhir menyelesaikan lagu untuk adaptasi teater dari film 1946 berjudul “It’s a Wonderful Life” yang akan dipentaskan pada akhir 2020, kata perwakilan sang musisi, Rabu, seperti dilansir Reuters.

McCartney sedang menulis musik dan membuat lirik bersama Lee Hall, penulis skenario “Billy Elliot” dan biopik Elton John “Rocketman”. Produser film dan teater asal Inggris Nill Kenwright akan memproduksi pertunjukan itu.

Baca juga: Paul McCartney gandeng Emma Stone dalam video musik terbaru

“It’s a Wonderful Life” yang disutradarai Frank Capra dan dibintangi Jimmy Stewart adalah salah satu film Natal yang paling dicintai di Hollywood.

“Menulis musikal bukan hal yang awalnya menarik, tapi Bill dan saya bertemu dengan Lee Hall lalu berbincang-bincang, kemudian saya merasa ini bisa jadi menarik dan menyenangkan,” kata McCartney dalam keterangan pers.

“‘It’s A Wonderful Life’ adalah kisah universal yang kita semua bisa pahami,” imbuh dia.

Baca juga: “Penny Lane” Mini Morris milik Paul McCartney yang dibalut koin diiklankan

“Lagu ini membuatmu serasa pergi ke tempat yang tak kau perkirakan. Mereka terdengar sederhana — tapi sebenarnya tidak begitu,” kata Kenwright.

Kerjasama McCartney dan John Lennon di Liverpool pada 1960-an telah menghasilkan banyak lagu-lagu pop ternama. Sejak Beatles bubar pada 1970, McCartney telah meluncurkan lebih dari 25 album studio, lima di antaranya musik klasik orisinil.

Baca juga: Tom Hanks stop makan daging tiap Senin

Baca juga: Paul McCartney ungkap ketakutan terbesar John Lennon

Mengintip penampilan “The Beatles” Asia Tenggara

Penerjemah: Nanien Yuniar
Editor: Alviansyah Pasaribu
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Sebulan jelang acara, festival Woodstock 50 belum dapat lokasi

Jakarta (ANTARA) – Tahun ini festival musik Woodstock 50 tampaknya tidak akan tampil di Vernon Downs setelah kota itu menolak permohonan penyelenggara untuk mengadakan acara di sana.

Pihak penyelenggara, dalam siaran persnya berterima kasih kepada pihak yang mendukung mereka dalam beberapa pekan terakhir setelah keputusan itu muncul.

“Woodstock 50 kecewa karena kota Vernon melewatkan kesempatan untuk menggelar Peringatan Festival ke-50 yang bersejarah dengan menolak proposal kami,” kata penyelenggara dilansir NYTimes, Kamis.

Mereka juga menyesal bahwa pendukung Woodstock di Vernon tidak bisa menjadi bagian dalam kelahiran kembali gerakan budaya yang mengubah dunia pada 1969.

Baca juga: Peringatan 50 tahun Woodstock tetap digelar meski investornya mundur

Dilansir Fox News, penolakan itu muncul dalam dua pekan terakhir, salah satunya dari Vernon Planning Board. Virgin Produced, perusahaan yang mendukung festival itu, memutuskan untuk keluar setelah Woodstock 50 ditolak Vernon.

Superfly dan CID Entertainment yang awalnya memproduseri acara itu juga memilih tidak terlibat.

“Woodstock akan selalu diingat sebagai momentum ikonik dalam sejarah,” kata Jason Felts, CEO Virgin Produced. “Setelah berusaha keras membantu Michael Lang dan kepemilikikan Woodstock untuk menghadirkan festival itu di New York, sudah jelas waktu kami sudah selesai… Tanpa lokasi dan izin, tidak ada waktu tersisa untuk melakukannya.”

Baca juga: “Black Mirror” musim kelima hadirkan Miley Cyrus

Woodstock 50 awalnya direncanakan berlangsung pada 16-18 Agustus di Watkins Glen International racetrack, tapi rencana itu berantakan.

Acara yang akan menghadirkan Jay-Z, Miley Cyrus, Santana hingga John Fogerty itu sudah dilanda masalah sejak awal di mana penyelenggara berhadapan dengan sejumlah partner.

Pada akhir April, penyokong dana festival musik itu mundur, mendeklarasikan festival itu batal. Woodstock 50 kemudian memenangi sebagian di persidangan yang memutuskan investor itu — perusahaan iklan Dentsu dari Jepang– tidak punya hak membatalkan acara secara sepihak.

Dilansir New York Times, status penampil juga belum jelas. Dalam kontrak, para artis disebut akan tampil di Watkins Glen sehingga mereka punya hak menolak untuk tampil di tempat lain.

Awalnya Woodstock 50 dijanjikan akan jadi perayaan tingkat dunia dengan jumlah pengunjung hingga 150.000 orang, tapi dipangkas jadi 65.000 orang.

Baca juga: “Speaker First” siap guncang panggung Woodstock Festival

Baca juga: Blink-182 rilis lagu baru

Penerjemah: Nanien Yuniar
Editor: Alviansyah Pasaribu
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Diduga halangi eks SMAP, agensi Johnny’s dapat teguran

Jakarta (ANTARA) –

Johnny & Associates Inc, salah satu agensi bakat terbesar di Jepang, diduga menekan stasiun televisi untuk tidak mengundang tiga mantan anggota grup SMAP dalam acara televisi setelah mereka keluar dari agensi pada 2017, kata seorang sumber seperti dilansir Kyodo.

Antitrust Watchdog Jepang memperingatkan bahwa agensi itu mungkin melanggar hukum anti monopoli, kata sumber itu.

Ini merupakan kasus pertama di mana agensi bakat menerima peringatan dari Fair Trading Commission berdasarkan hukum yang berhubungan dengan seniman yang berganti agensi.

Dalam pernyataan di situs resmi, agensi itu membantah telah menekan stasiun televisi, namun mengakui ada penyelidikan dari komisi.

“Perusahaan kami tidak pernah menekan stasiun TV dan menerima pemeriksaan administratif atau peringatan dari Fair Trading Commission atas pelanggaran hukum antimonopoli. Tapi kami menganggap masalah itu serius dan telah diselidiki oleh komisi dan kami akan berusaha untuk mencegah kesalahpahaman,” demikian pernyataan agensi itu.

Baca juga: Johnny Kitagawa, bos agensi hiburan Jepang meninggal di usia 87 tahun

Goro Inagaki, Tsuyoshi Kusanagi dan Shingo Katori adalah bagian dari SMAP yang bernaung di bawah agensi itu. Grup itu sangat populer sampai ada 370.000 tanda tangan petisi berisi permohonan untuk memikirkan ulang keputusan bubar pada akhir 2016.

Ketiganya keluar dari SMAP dan agensi pada September 2017, membentuk grup bernama “Atarashiichizu” (peta baru).

Sejak itu, penampilan mereka di televisi jauh berkurang, bahkan nyaris nol.

Kusanagi mendeskripsikan masa-masa sejak jadi independen pada episode televisi internet pada 30 April.

Menyadari mungkin ada sesuatu di balik itu, dia berkata, “Jelas ada aspek di mana kami belum bisa mencapai yang ingin kami datangi.”

Sumber itu mengatakan agensi menggunakan taktik untuk menekan seperti menyiratkan mereka takkan mengizinkan artis-artisnya tampil bila tiga mantan anggota SMAP muncul di sana.

Penerjemah: Nanien Yuniar
Editor: Alviansyah Pasaribu
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Meski sudah punya lagu, Steffi Zamora belum percaya diri bernyanyi

Jakarta (ANTARA) – Steffi Zamora ternyata masih belum percaya diri untuk menjadi penyanyi, padahal dia memiliki satu single berjudul “Kupendam Sendiri” yang baru saja diluncurkan.

“Jujur kalau nyanyi belum yakin. Buat orang-orang mungkin lucu, kayak manajer aku bilang, ‘Artis kok malu-malu. Elo yang bisa nyanyi kok enggak nyanyi’, katanya harus pede (percaya diri) saja,” ujar Steffi ditemui dalam pemutaran perdana film “Uka-Uka The Movie: Nini Tulang” di Jakarta, Rabu (17/7).

Pemain film “Alas Pati: Hutan Mati” ini mengatakan bahwa lagu tersebut sudah ada sejak 2016, namun Steffi sengaja mengumpulkan keberanian terlebih dahulu untuk merilisnya.

“Karena teman-teman aku pada ngedorong, ‘Ayolah suara bagus’, tapi aku dari dulu enggak pernah pede. Akhirnya karena mamaku senang banget lihat aku nyanyi, akhirnya dikeluarin,” jelas Steffi.

Baca juga: “Uka Uka the Movie”, film horor bernuansa komedi terbaru dari Ubay Fox

“Kupendam Sendiri” ternyata liriknya juga ditulis oleh Steffi, lagu tersebut dibuat berdasarkan pengalamannya saat sedang merasakan sakit hati.

Meski demikian, Steffi mengaku tetap tidak yakin akan kemampuannya saat bernyanyi sehingga dia tidak berharap single-nya akan laku keras.

“Aku enggak berharap jadi booming banget, aku justru promonya gitu-gitu doang. Promonya enggak targetin booming, aku sekadar ingin keluarin aja,” ujar Steffi.

Dia melanjutkan, “Aku enggak menargetkan single ini bakalan laris apa gimana, karena aku sendiri enggak mau lagunya jadi hits banget. Ingin dikeluarkan karena fans aku tahu single ini akan dikeluarkan.”

Baca juga: Syuting “Uka-Uka The Movie”, Steffi Zamora “ditempeli” hantu

Baca juga: Main film horor, Steffi Zamora alami hal misterius

Pewarta: Maria Cicilia
Editor: Alviansyah Pasaribu
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Memperkuat komunitas musik indie lewat bisnis pakaian

Medan (ANTARA) – Toko Euphoria RockStore di Medan, Sumatera Utara, tampak seperti distro (distribution outlet) pada umumnya, tapi isinya didominasi baju-bajui warna monokrom dengan gambar-gambar sangar seperti tengkorak seram.

Toko yang sudah berdiri sejak 2011 ini bukan sekadar bisnis pakaian, melainkan tempat memperkuat komunitas musik indie di kota Medan, khususnya musik-musik “keras” seperti metal hardcore dan punk.

Dimulai dari kecintaannya terhadap genre musik tersebut, Adilta Ginting mendirikan distro yang menjual merchandise band-band indie di Medan.

Meski pasarnya terbatas, tapi pelaku pasarnya tidak banyak. Itulah mengapa Adil menganggap bisnis tersebut menjanjikan.

Salah satu faktor yang mendorongnya menggeluti bisnis ini adalah ketika melihat kualitas merchandise band indie yang diproduksi oleh grup musik itu sendiri. Kualitasnya bervariasi, ada yang bagus, sisanya biasa saja.

“Selama delapan tahun, kami sudah rilis sekitar 50-an band di Medan,” ujar Adil di tokonya di Medan, Sumatera Utara.

Produknya bervariasi, mulai dari kaos hingga topi. Tapi misi utamanya bukan cuma soal berjualan, melainkan mengikis stigma negatif musik “keras”.

Meski identik dengan gambar-gambar sangar nan seram, Adil melarang adanya simbol dan kalimat negatif di produk-produknya.

“Saya menghindari simbol seperti gambar ganja, misalnya.” Toko Euphoria RockStore di Medan, Sumatera Utara. (ANTARANews/ Nanien Yuniar)

Usaha menyebarkan citra positif mengenai musik tersebut juga dibuat lewat acara penggalangan dana untuk korban bencana alam seperti di Sinabung dan Lombok.

Ada kalanya Euphoria yang lebih dulu berinisiatif mengajak sebuah band kerjasama, begitu pula sebaliknya.

Grup musik yang mau pernak-perniknya dibuat oleh toko disyaratkan untuk memproduksi sebuah karya berupa lagu, entah itu dalam bentuk album penuh atau album EP.

“Kami lihat ada band lagi promosi, lalu menawarkan diri untuk merilis merchandise. Atau kami buka forum (memutuskan) band apa yang (merchandise-nya) mau dirilis.”

Satu hal yang tak kalah penting, band yang mereka dukung harus jauh dari kontroversi alias punya nama baik.

Upaya mendukung ekosistem musik indie di Medan lebih dari sekadar membuatkan merchandise dengan keuntungan berupa royalti untuk band, atau membantu sebagian pendanaan dalam mengeluarkan karya.

Lulusan Fakultas Ekonomi Universitas Sumatera Utara itu juga mengadakan acara-acara musik skala kecil hingga lokakarya di tokonya, yang terbaru adalah diskusi mengenai Tolak RUU Permusikan.

Euphoria Rockstore akan berpartisipasi sebagai pengisi area marketplace di gelaran Magnumotion Slank – Mantap Melangkah Tour 2019 di Medan pada 18 Juli 2019.

Baca juga: “Based on True Story: Pure Saturday” angkat fenomena musik indie

Baca juga: Iwan Fals puji kualitas musisi indie

Baca juga: “Bandung Kecil” di Tebet Jakarta Selatan

Pewarta: Nanien Yuniar
Editor: Ida Nurcahyani
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Dianggap “sangat berbahaya”, R Kelly ditahan tanpa uang jaminan

Jakarta (ANTARA) – R Kelly diperintahkan untuk ditahan tanpa uang jaminan atas tuduhan kejahatan seks di Pengadilan Federal Chicago pada Selasa (16/7).

Jaksa setempat menyebut Kelly harus ditahan karena “bahaya ekstrem bagi masyarakat, terutama bagi anak perempuan di bawah umur.”

Pengacara untuk tersangka pedofil itu mencoba berargumen bahwa Kelly harus dibebaskan dengan uang jaminan sambil menunggu persidangan atas 13 tuduhan, mencakup pornografi anak, bujukan seorang anak di bawah umur untuk terlibat dalam aktivitas seksual kriminal dan menghalangi keadilan.

Kelly juga menghadapi pengadilan dalam surat dakwaan federal Brooklyn yang terdiri atas lima kasus karena dituduh membentuk lingkup seks nasional.

“Bagaimana dia mau kabur? Dia tak punya uang,” kata pengacara Kelly, Steven Greenberg, pada para juri di Chicago saat berargumen meminta uang jaminan untuk kliennya, Pagesix, Selasa (16/7).

R. Kelly dikabarkan bangkrut.

“Tak seperti lagunya ‘I Believe I can Fly’, Pak Kelly tak suka terbang,” kata Greenberg.

Baca juga: Teman wanita R. Kelly diusir dari Trump Tower

Meski demikian, jaksa penuntut mengatakan bahwa Kelly sangat berbahaya bagi orang luar karena ia diduga menyuap dan memaksa korbannya untuk tetap diam.

“Dia melakukan pelecehan seksual terhadap gadis-gadis itu ratusan kali,” kata Asisten Jaksa AS Angel Krull. “Risiko obstruksi ini nyata. Risiko ini sedang berlangsung. Risiko ini dipertinggi oleh ketenaran dan kekuasaan terdakwa.”

Kelly, yang mengenakan jumpsuit penjara warna oranye, hanya berkata, “Ya, Tuan,” ketika ditanya oleh hakim apakah ia memahami tuduhan terhadapnya.

Pengacaranya mengajukan pembelaan tidak bersalah untuknya selama persidangan.

Baca juga: 20 bukti video R Kelly diserahkan ke penyidik

Dua pacar Kelly, Azriel Clary (21) dan Joycelyn Savage (23) berpegangan tangan ketika mereka berjalan masuk ke gedung pengadilan untuk menghadiri persidangan untuk mendukung sang penyanyi.

Salah satu ayah mereka menuduh Kelly menyekap para wanita sebagai “budak seks,” sebuah anggapan yang mereka tolak.

Sidang ekstradisi untuk Kelly akan dibawa ke Brooklyn untuk menghadapi dakwaan tambahan akan terjadi pada atau sebelum 4 September, kata pihak berwenang.

Sebelum penangkapannya minggu lalu, Kelly sempat bebas dari penjara dengan uang jaminan sebesar 1 juta dolar AS sehubungan dengan tuduhan pelecehan seksual negara bagian Chicago.

Baca juga: Penyanyi R Kelly jalankan sidang terkait tuduhan perdagangan perempuan

Kekacauan logistik di Banyuasin karena salah komunikasi

Pewarta: Ida Nurcahyani
Editor: Alviansyah Pasaribu
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Ketahuan mengedit foto Instagram, Kylie Jenner dihujat netizen

Jakarta (ANTARA) – Kylie Jenner (21) dihujat warganet (netizen) saat mengunggah foto Instagram yang sudah diedit saat berlibur di Turks dan Caicos, menurut Pagesix dikutip Rabu.

Pada Hari Minggu, Jenner mengunggah dua foto dirinya bersama sahabatnya Anastasia “Stassie” Karanikolaou (22) mengenakan gaun musim panas warna biru muda. Beberapa dari pengikut bintang serial “Keeping Up with the Kardashians” itu menuduh dia mengedit foto tersebut.

“Lain kali kalau mau me-photoshop foto-fotomu pastikan kau tidak duduk di depan bantal garis-garis ya,” kata salah seorang pengguna Instagram merujuk pada foto Jenner dan Karanikolaou yang tengah duduk di sofa ruangan terbuka yang pola garis di motif bantal jadi bergelombang.

Fans bermata jeli lain melihat adanya foto hasil editan pada unggahan di mana Jenner dan Karanikolaou sedang berpose seolah-olah berjalan di jalur beton, katanya jalan beton jadi bengkok karena editan.

Baca juga: Tampil seksi, Kylie Jenner promosikan produk baru untuk tubuh

Baca juga: Taylor Swift dinobatkan sebagai artis dengan penghasilan tertinggi
 

“Photosop Kylie yang gagal,” kata seorang follower di kolom komen. “Rupanya mereka enggak sadar kalau betonnya berbelok di belakang mereka.”

Ini bukan pertama kalinya keluarga Kardashian-Jenner memicu hujatan karena mengedit foto mereka. Bulan Maret lalu, fans menghujat Kourtney Kardashian yang dituduh mengedit foto di bak mandi.

Baca juga: Pamer mobil mewah, Kylie Jenner dikritik pedas penggemar

Baca juga: Kylie Jenner beli dua tas Luis Vuitton seharga Rp716 juta lebih
 

Profesi Selebgram, pekerjaan milenial yang menghasilkan

Penerjemah: Ida Nurcahyani
Editor: Alviansyah Pasaribu
COPYRIGHT © ANTARA 2019

IZ*ONE dikabarkan hadiri final “Produce X 101”

Jakarta (ANTARA) – Para personel IZ*ONE dikabarkan akan menghadiri babak final ajang pencarian grup idola “Produce X 101”, demikian seperti dilansir Soompi, Selasa.

Seorang sumber yang tidak disebutkan namanya menyarankan para penggemar menonton acara yang rencananya berlangsung pada 19 Juli 2019 pukul 20.00 waktu Korea Selatan itu untuk memastikannya.

IZ*ONE terbentuk melalui “Produce 48” pada 2018,  grup perempuan berbakat kedua setelah I.O.I yang lahir dari ajang tersebut. 

I.O.I terwujud dari “Produce 101 Musim Pertama”. Sementara, musim kedua acara pencarian bakat itu melahirkan grup “Wanna One” pada 2017.

Berbeda dari sebelumnya, “Produce X 101” menerapkan aturan berbeda. Pada masa lalu, ke-11 peserta yang menduduki posisi teratas di babak final memulai debutnya dengan grup.

Di musim ini, 10 peserta yang berada di urutan teratas otomatis akan memulai debut mereka di industri musik K-pop.

Sementara satu anggota grup lagi ternyata tidak harus peserta yang menduduki posisi ke-11 di babak final. Anggota ke-11 (“X”) ini adalah sosok yang mendapat suara terbanyak secara keseluruhan selama empat pengumuman peringkat.

Baca juga: Eks peserta “Produce X 101” kirimi penggemar ucapan terima kasih

Baca juga: Daftar 20 peserta “Produce X 101” yang selamat dari eliminasi
 

Penerjemah: Lia Wanadriani Santosa
Editor: Heppy Ratna Sari
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Sumbang 10 juta won, Hyeri jadi anggota UNICEF Honors Club

Jakarta (ANTARA) – Personel grup Girl’s Day, Hyeri, kini menjadi anggota UNICEF Honors Club karena telah menyumbangkan setidaknya lebih dari 10 juta won atau 84.800 dolar untuk membantu anak-anak muda di seluruh dunia.

Hyeri pun bergabung dengan para selebriti Korea lain seperti Ahn Sung-Ki, Kim Yuna, Jin “BTS” dan lainnya, demikian dilansir Soompi, yang dikutip Selasa.

Pemain serial drama “Reply 1988” ini rencananya akan menerima piagam sertifikasi UNICEF Honors Club dalam sebuah acara formal pada 26 Juli mendatang.

Selain menyumbang, Hyeri juga akan berpartisipasi dalam berbagai kampanye UNICEF salah satunya “Schools for Asia”.

UNICEF “Schools for Asia” adalah sebuah kampanye untuk mendukung anak-anak di 11 negara Asia seperti Mongolia, Nepal, Indonesia, Bhutan, Bangladesh, Laos, Vietnam, dan banyak lagi.

Sumbangan Hyeri akan digunakan untuk menyediakan lingkungan belajar yang aman dan sanitasi bagi anak-anak kurang mampu. Juga, untuk pembangunan gedung, buku pelajaran, pendidikan tentang pencegahan AIDS, dan program untuk melatih guru.

Baca juga: Jin BTS bergabung di klub donatur terbesar UNICEF Korsel
 

Unicef dukung Jatim tekan KLB Difteri

Penerjemah: Maria Cicilia
Editor: Heppy Ratna Sari
COPYRIGHT © ANTARA 2019

V “BTS” idap gatal-gatal karena alergi

Jakarta (ANTARA) – Personel BTS, V mengatakan kepada penggemarnya bahwa ia mengidap alergi urtikaria kolinergik yang membuat tubuhnya merasa gatal saat terjadi peningkatan suhu tubuh.

Hal tersebut dikatakan V saat menanggapi unggahan penggemar dalam komunitas global “BTS Weverse”. V juga menjelaskan bahwa ia sedang mengalami gejala kronis atas alergi itu.

“Tidak, saya memiliki alergi kolinergik. Saya merasa gatal-gatal,” ujar pemilik nama asli Kim Tae-hyung dilansir Soompi, Senin.

Urtikaria kolinergik yang paling sering ditemukan pada orang dewasa adalah jenis ruam kulit yang biasanya berbentuk sejumlah benjolan merah kecil yang gatal.

Dalam kasus yang parah, gatal-gatal dapat menyebabkan sensasi menyengat selain gatal, dan kondisi ini juga dapat menyebabkan sakit perut, pusing, atau kesulitan bernapas.

Karena urtikaria kolinergik disebabkan oleh kenaikan suhu tubuh, kondisi itu dapat terjadi karena sejumlah alasan, misalnya berolahraga, mandi air panas atau saat mengalami stress.

Sementara itu, BTS telah mengumumkan bahwa mereka akan melakukan tur “Love Yourself: Speak Yourself” di Stadion Internasional King Fahd, Arab Saudi pada 11 Oktober.

Baca juga: BTS akan gelar konser “Love Yourself” di Arab Saudi

Baca juga: BTS satu-satunya artis Korsel dengan penghasilan tertinggi di dunia

Baca juga: Raisa bakal konser “streaming” layaknya BTS dan Blackpink

Presiden gelar ratas percepatan pembangunan Jawa Timur

Penerjemah: Maria Cicilia
Editor: Alviansyah Pasaribu
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Robbie Williams pernah idap “agoraphobia”

Jakarta (ANTARA) – Penyanyi Inggris Robbie Williams mengaku pernah mengidap agoraphobia yakni ketakutan berlebihan untuk pergi ke luar rumah, menurut NME dikutip Senin.

Mantan anggota boyband Take That itu mengungkapkan hal itu saat tampil di BST Hyde Park pada Minggu (14/7).

Gara-gara penyakit yang diderita pada 2006 hingga 2009 itu, dia mengaku tak sanggup muncul di hadapan publik. Dia bahkan tak sanggup “meninggalkan sofa” dan tak bisa kerja, termasuk menjadi juri American Idol karena pikiran melarangnya pergi ke mana-mana.

“Karirku melejit ke stratosfer dan membawaku ke Mars dan aku perlu waktu untuk kembali ke titik keseimbanganku untuk menyembuhkan diri,” katanya.

“Tubuh dan pikiranku melarangku pergi, aku tak bisa melakukan apa pun. Pikiranku bilang aku harus menunggu saja – jadi aku cuma duduk dan menunggu. Aku kena agoraphobic sekitar tahun 2006 hinga 2009. Itu tahun-tahun di mana aku cuma pakai kaftan kasmir, makan Kettle Chips dan menumbuhkan jenggot dan diam di rumah.”

Berbicara soal pekerjaan yang harus dia tolak karena kondisinya, Williams menambahkan: “Saya ingat mereka menawari saya 15 juta ponsterling untuk menggantikan Simon Cowell di American Idol, ditambah pertunjukan besar di Amerika, tetapi saya menolaknya karena saya tidak bisa meninggalkan sofa pada saat itu. Saya tidak bisa.”

“The Killers” menyembuhkannya

Williams mengungkapkan bahwa lagu The Killers, “Human” membantunya pulih dari penyakit, khususnya di bagian lirik lagu: “Dan kadang-kadang saya gugup, ketika saya melihat pintu yang terbuka.”

Dia menjelaskan: “Aku ingat mendengarkan lagu Killers dan sesuatu pada saat itu membuatku berpikir, ‘aku bangkit, menggarap album dan tur’.”

Setelah sesi terapi lebih lanjut, Williams kembali pada tahun 2009 dan berpikir bahwa reuni dengan Take That juga berperan dalam pemulihannya.

“Itu bukan proses yang mudah, itu seperti mengalami kecelakaan mobil dan kemudian belajar berjalan lagi. Jika bukan karena Take That, dan bergabung kembali dengan mereka, aku tidak tahu apakah aku bisa kembali. Awalnya, aku harus bersembunyi – aku bisa bersembunyi di belakang mereka. Mereka banyak membantu. ”

Baru-baru ini, Williams juga blak-blakkan soal alasannya meninggalkan The X Factor setelah satu seri.

“Aku punya album untuk dipromosikan,” katanya. “Aku akan pergi ke mana-mana untuk mempromosikan itu. Kami sangat ingin itu berjalan dengan The X Factor, tetapi itu tidak akan berhasil. Dan itu akan dilanjutkan. Aku dan Simon [Cowell] adalah teman baik. Keluarga kami adalah teman. Anak-anak kami suka main bareng.”

“Itu hanya jeda pada hubungan dan kemudian akan melanjutkan. Tapi tahun ini aku harus pergi dan promo album.”

Baca juga: Fox minta maaf atas gestur jari tengah Robbie Williams

Baca juga: Robbie Williams bikin heboh, acungkan jari tengah usai pembukaan Piala Dunia

Baca juga: Robbie Williams juga demam panggung
 

Penerjemah: Ida Nurcahyani
Editor: Alviansyah Pasaribu
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Bali Blues Festival 2019

Musisi blues Made Mawut (kedua kanan) berkolaborasi dengan kelompok musik Nosstress saat Bali Blues Festival 2019 di Nusa Dua, Badung, Bali, Minggu (14/7/2019). Hari kedua Bali Blues Festival 2019 menampilkan sejumlah musisi seperti Gugun Blues Shelter, Emmy Tobing, Crazy Horse, Joni Agung dan Nosstress. ANTARA FOTO/Fikri Yusuf/hp.

Tersingkir dari “Produce X 101”, Kim Kook-heon ungkap isi hatinya

Jakarta (ANTARA) – Kim Kook-heon yang tersingkir dari ajang pencarian grup idola “Produce X 101” pada Jumat (12/7), mengunggah sebuah surat untuk para penggemar dan rekannya, Song Yu-vin.

​Dalam surat yang ditulis tangan itu, dia juga bercerita singkat soal perasaan dan pemikirannya selama bergabung di “Produce X 101”.
​​​​​​
Kook-heon berada di urutan ke-21, sementara Yu-vin menduduki posisi ke-17 yang berarti selamat dari eliminasi dan melaju ke final.

Baca juga: Daftar 20 peserta “Produce X 101” yang selamat dari eliminasi

Dia dan Yu-vin yang debut bersama dalam grup MYTEEN pada 2017 menarik perhatian pemirsa karena menunjukkan persahabatan yang mendalam.

Berikut surat lengkap sang penyanyi seperti dilansir Soompi:

Halo, ini Kim Kook-heon dari Music Works,

Terima kasih banyak kepada produser nasional yang mendukungku sampai sekarang.

Selama setengah tahun sejak aku pertama kali mulai mempersiapkan program ini sampai sekarang, ada banyak momen ketika aku berjuang, merasa lelah, dan ingin menyerah. Tetapi pada saat-saat itu, berkat dukungan kalian, aku mampu tidak menyerah dan bekerja keras untuk maju.

Aku juga dengan tulus berterima kasih pada orang tua, keluarga, teman, guru, keluarga Music Works, dan perwakilan produser nasional Lee Dong-wook, yang selalu menghiburku selama saat-saat sulit.

Aku menerima begitu banyak cinta saat tampil di program ini, jadi aku merasa menyesal ini telah berakhir seperti ini. Tapi aku akan menjadi Kim Kook-heon yang bekerja keras untuk menunjukkan hal-hal yang lebih baik mulai sekarang, untuk membalas cinta kalian.

Aku juga meminta dukungan kalian untuk teman-temanku di “Produce X 101” yang bekerja keras menuju final. Semoga beruntung, Yu-vin!

P.S. Terima kasih kepada Heony (penggemar Kook-heon) karena menjadi sumber kekuatan yang besar setiap kali kepercayaan diriku turun…

Baca juga: Choi Byung-chan tinggalkan “Produce X 101”
 

Penerjemah: Lia Wanadriani Santosa
Editor: Heppy Ratna Sari
COPYRIGHT © ANTARA 2019

BTS akan gelar konser “Love Yourself” di Arab Saudi

Jakarta (ANTARA) – Grup idola asal Korea Selatan BTS mengumumkan bahwa mereka akan menggelar konser “Love Yourself: Speak Yourself” di Arab Saudi pada 11 Oktober.

RM, Jungkook, Jin, Suga, V, J-Hope, dan Jimin bakal tampil di Stadion Internasional King Fahd yang memiliki kapasitas hampir 70 ribu orang. Namun hingga kini belum diumumkan berapa harga tiket konser itu, demikian dilansir NME, Senin.

Kabar itu langsung memicu beragam reaksi di media sosial. Beberapa penggemar meminta BTS tidak menggelar konser di Arab Saudi karena negara tersebut memiliki banyak catatan buruk tentang pelanggaran hak asasi manusia.

Ada juga yang memuji konser itu sebagai langkah progresif bagi Arab Saudi dan mengatakan bahwa urusan politik seharusnya tidak menjadi faktor dalam keputusan BTS untuk tampil di sana.

Sebelumnya, penyanyi AS Nicki Minaj membatalkan penampilannya yang akan datang di Jeddah World Fest di Arab Saudi setelah serangan balik dari aktivis hak asasi manusia. Rapper itu seharusnya dijadwalkan tampil pada 18 Juli.

Yayasan Hak Asasi Manusia meminta Minaj untuk mundur dari festival tersebut, dengan alasan adanya perlakuan buruk terhadap perempuan dan minoritas di Arab Saudi.

Dalam sebuah pernyataan kepada Associated Press, Minaj mengatakan, “Setelah merenungkan dengan hati-hati, saya memutuskan untuk tidak maju dengan jadwal konser saya di Jeddah World Fest.”

“Saya hanya ingin membawa pertunjukan saya untuk penggemar di Arab Saudi, namun setelah membekali diri saya dengan pengetahuan yang lebih baik tentang masalah ini, saya percaya penting bagi saya untuk memperjelas dukungan saya untuk hak-hak wanita, komunitas LGBTQ dan kebebasan berekspresi,” kata Minaj.

Sementara itu, BTS baru-baru ini meluncurkan soundtrack resmi untuk “BTS World”, termasuk lagu-lagu seperti “All Night” dengan Juice WRLD dan “Brand New Day” dengan Zara Larsson.

Grup idol ini juga akan merilis film konser ketiga mereka, “Bring the Soul: The Movie”, yang akan tayang pada 7 Agustus di bioskop seluruh dunia.

Baca juga: BTS satu-satunya artis Korsel dengan penghasilan tertinggi di dunia

Baca juga: BTS duduki posisi puncak tangga lagu Oricon Jepang
 

Presiden gelar ratas percepatan pembangunan Jawa Timur

Penerjemah: Maria Cicilia
Editor: Heppy Ratna Sari
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Endah N Rhesa, Balawan meriahkan Bali Blues Festival

Badung (ANTARA) – Sejumlah musisi seperti Endah N Rhesa, Balawan, Gus Teja, Maxell Reunion dan Bali Blues Brother, memeriahkan hari pertama penyelenggaraan Bali Blues Festival 2019.

“Ini pertama kalinya kami tampil disini. Terima kasih untuk seluruh penonton yang telah hadir,” ujar personel Endah N Rhesa, Endah Widiastuti, di Nusa Dua, Badung, Bali, Sabtu (13/7).

Hari pertama Bali Blues Festival dibuka dengan penampilan Nyi Pelet Berbluesria yang dilanjutkan dengan penampilan Roxanne & Blues Jamz, Winnie & Blues Jamz serta Rivaba.

Kemudian penampilan dilanjutkan oleh maestro alat musik Suling asal Ubud, Gus Teja yang berkolaborasi dengan Bali Blues Brothers yang disusul oleh kolaborasi gitaris Balawan dengan Maxell Reunion.

Hari pertama Bali Blues Festival dilanjutkan oleh penampilan apik Endah N Rhesa yang membawakan sejumlah lagu andalannya termasuk beberapa lagu baru yang masuk dalam album terbaru yang akan dirilis dalam waktu dekat.

Sebagai penutup, pada akhir penampilan Endah N Rhesa berkolaborasi dengan sejumlah musisi yang telah tampil sebelumnya.

“Kolaborasi jamming session ini tidak kami rencanakan dan sesuai dengan tema Bali Blues Festival yaitu Blues is Making Friends,” kata Endah.

Baca juga: Endah & Rhesa siapkan penampilan istimewa di We The Fest

Managing Director Nusa Dua, I Gusti Ngurah Ardita, mengatakan, Bali Blues Festival yang diselenggarakan PT Pengembangan Pariwisata Indonesia (Persero) atau Indonesia Tourism Development Corporation (ITDC), dengan menggandeng Pregina Art Showbiz dan mendapat dukungan penuh dari Pemkab Badung, Pemprov Bali dan Kemenpar diharapkan dapat meningkatkan kunjungan wisatawan di kawasan wisata yang dikelola.

“Bali Blues Festival kali ini mengangkat tema Classic Rock Celebration dengan tampilan musisi yang memiliki ciri khas tersendiri yang dipadukan dengan keindahan panorama Kawasan Pulau Peninsula tentunya akan membawa daya tarik tersendiri bagi wisatawan untuk menikmati festival ini,” ujarnya.

Ia mengatakan, festival itu telah mendapat dukungan dari Kementerian Pariwisata, dan menjadi salah satu kegiatan dalam “100 Calendar of Events Wonderful” Indonesia tahun ini.

“Festival ini juga menjadikan Bali menjadi sebagai barometer kegiatan Blues terbesar di Indonesia bahkan di Asia,” ujarnya.

Baca juga: Endah n Rhesa tersentuh lihat pameran foto Kilas Balik

Baca juga: Bali sosialisasikan “Road Show Bali Blues Festival 2019”

Pengamanan khusus untuk pembangunan sirkuit MotoGP

Pewarta: Naufal Fikri Yusuf
Editor: Alviansyah Pasaribu
COPYRIGHT © ANTARA 2019

20 bukti video R Kelly diserahkan ke penyidik

Jakarta (ANTARA) – Orang yang dekat dengan R Kelly dikabarkan menyerahkan video yang diduga berisi hubungan seksual antara penyanyi R&B itu dengan gadis-gadis di bawah umur, pada Sabtu (13/7).

Ada 20 kaset yang isinya rekaman video dari banyak gadis di bawah umur, melansir TMZ yang mengutip pengacara Gerald Griggs dan sejumlah sumber kepolisian.

Griggs yang merupakan pengacara dari salah satu korban Kelly mengatakan video berasal dari lingkaran dalam Kelly yang muak dengan kelakuan sang bintang.

Pihak berwajib akan menggunakan video itu untuk membantu memecahkan kasus terkini melawan Kelly.

Salah satu kaset isinya Kelly sedang berhubungan seksual dengan seorang korban yang usianya baru 12 atau 13 saat pria itu bertemu dengannya.

Jaksa mengatakan kepada seorang hakim federal di Brooklyn bahwa masih ada banyak korban yang mau bekerja sama dan mantan orang dalam Kelly yang siap memberikan kesaksian.

“Bukti bahwa terdakwa bersalah atas kejahatan yang didakwakan dalam Surat Dakwaan itu kuat,” kata dokumen.

“Pemerintah akan membuktikan kejahatan yang dituduhkan di persidangan melalui, di antara bukti lainnya, kesaksian korban dan saksi lainnya, termasuk saksi orang dalam yang sebelumnya dipekerjakan oleh Perusahaan,” FBI memperingatkan.

Kasus mereka juga didukung oleh banyak catatan medis, catatan telepon, pesan teks, catatan situs, foto, dan “bukti dokumenter lainnya,” kata FBI dalam surat-surat pengadilan yang meminta, dengan sukses, bahwa Kelly tetap dipenjara sambil menunggu persidangan.

Bukti dikumpulkan selama investigasi tujuh bulan yang menyebabkan ditangkapnya penyanyi 52 tahun oleh NYPD dan petugas federal pada Jumat (12/7).

Penyanyi “Down Low” ditahan selama akhir pekan di Chicago atas tuduhan perdagangan seks dan pemerasan yang serupa, dia rencananya akan dipindah ke New York.

Sidang pada Senin di pengadilan federal Chicago diperkirakan akan menentukan kapan ia akan dipindahkan ke New York untuk menghadapi dakwaan.

Jaksa penuntut di Brooklyn sejauh ini menuduh Kelly dan orang-orang dewasa yang terdiri dari “perusahaan” perdagangan seksnya telah menjadikan lima anak muda “Jane Do” sebagai korban.

Baca juga: Setelah ditangkap di Chicago, R. Kelly ditahan

Baca juga: R Kelly tersandung tuduhan baru terkait kejahatan seksual

Baca juga: Puteri R. Kelly pernah mengaku jadi pria transgender

Kekacauan logistik di Banyuasin karena salah komunikasi

Penerjemah: Ida Nurcahyani
Editor: Alviansyah Pasaribu
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Setelah ditangkap di Chicago, R. Kelly ditahan

Jakarta (ANTARA) – R. Kelly muncul di pengadilan federal Chicago dan diperintahkan untuk ditahan setidaknya selama akhir pekan ini.

Penyanyi R&B berusia 52 tahun itu tampak mengenakan terusan warna oranye yang merupakan baju khas narapidana di Amerika Serikat.

Dia berdiri di hadapan para juri dengan tangan terikat di belakang. “Ya Nyonya,” jawabnya saat ditanya dalam persidangan yang berlangsung selama 15 menit, Pagesix mewartakan pada Jumat (12/7).

Persidangan itu seharusnya menentukan apakah Kelly akan dipindah ke New York untuk menghadapi tuntutan kejahatan seksual federal di sana.

Namun putusan itu ditunda sampai Senin.

Kelly ditangkap di Chicago pada Kamis (11/7) malam. Dia menghadapi sejumlah tuduhan kejahatan seksual baru dalam dakwaan terpisah di sana.

Kedua dakwaan, di Brooklyn dan Chicago, tidak dibahas pada Jumat.

Kelly telah menghadapi dakwaan negara bagian di Chicago atas tuduhan pelecehan seksual dan kejahatan lain yang melibatkan para perempuan di bawah umur.

Baca juga: R Kelly tersandung tuduhan baru terkait kejahatan seksual

Baca juga: Sempat bebas, R. Kelly kembali ditangkap di Chicago
 

Penerjemah: Ida Nurcahyani
Editor: Heppy Ratna Sari
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Metallica akan rilis buku belajar ABC untuk anak-anak

Jakarta (ANTARA) – Grup rock Metallica akan merilis buku anak-anak untuk pertama kali, tujuannya adalah membantu para penggemar yang masih kecil untuk mempelajari ABC.

Pemilik lagu “Enter Sandman” itu akan mendidik anak-anak tentang sejarah grup band mereka dalam buku “The ABCs of Metallica” yang ditulis bersama mantan produser eksekutif musik yang kemudian jadi penulis Howie Abrams. Ilustrasinya sendiri digarap oleh seniman grafiti papan atas, Michael ‘Kaves’ McLeer.

“Isinya termasuk sajak dan ilustrasi, ‘The ABCs of Metallica’ adalah untuk melihat sejarah band ini, dari A hingga Z,” ujar Metallica, dilansir Aceshowbiz, Sabtu.

“Setiap huruf alfabet akan menyoroti momen sepanjang perjalanan kami dari (album) “Garage Days” hingga “Master of Puppets” hingga fakta-fakta menyenangkan tentang kami,” lanjut mereka.
 

Buku tersebut akan dirilis pada akhir November dan sebagian dari hasil keuntungannya akan disumbangkan untuk All Within My Hands Foundation milik Metallica yang bertujuan memerangi kelaparan dan mendukung pendidikan tenaga kerja.

Proyek ini juga menyatukan kembali para rocker dengan McLeer, yang sebelumnya berpartisipasi dalam pameran seni Metallica “Obey Your Master” pada 2012.

Baca juga: Metallica siapkan album baru, akan dirilis lebih cepat

Baca juga: Metallica raih hadiah Musik Polar 2018

Baca juga: Gitaris Metallica ikut main film biopik Ted Bundy

Terima PM Denmark, Presiden Dihadiahi Album Metallica

Penerjemah: Maria Cicilia
Editor: Alviansyah Pasaribu
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Mina TWICE absen tur dunia karena tekanan psikologis

Jakarta (ANTARA) – Mina, anggota asal Jepang grup K-pop TWICE, tidak akan mengikuti tur dunia yang sedang berlangsung mulai pekan ini karena masalah kesehatan, kata agensinya.

Dilansir Yonhap, JYP Entertainment menulis di laman resmi, “Mina tiba-tiba merasakan tekanan psikologis dan rasa cemas untuk tampil di panggung. “

Hingga kini belum ada diagnosis lebih lanjut dan mereka sedang mencari jawaban lewat beberapa institusi medis, imbuh agensi, menambahkan mereka telah memutuskan bahwa Mina butuh perawatan medis dan istirahat.

Tur dunia terbaru TWICE bertajuk “TWICELIGHTS” dimulai pada Mei di Seoul dan berlanjut ke Bangkok serta Manila awal bulan ini.

Mina ikut tampil di konser-konser sebelumnya, tapi takkan ikut manggung di Singapura hari ini, juga di kota lain seperti Los Angeles, Mexico City dan tempat lain di Amerika bulan ini.

Dia juga bakal absen dari tur dunia di Malaysia pada Agustus mendatang.

“Karena kesehatan artis lebih penting di atas semuanya, agensi akan memastikan segala upaya untuk pemulihan Mina, termasuk perawatan medis dan istirahat.”

Baca juga: IZONE geser posisi TWICE sebagai girl group terlaris

Baca juga: ITZY “adik” TWICE resmi debut di industri K-pop

Baca juga: Sederet idola K-pop alami cedera dan absen dalam kegiatan grup

Penerjemah: Nanien Yuniar
Editor: Alviansyah Pasaribu
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Ed Sheeran ternyata sudah menikah

Jakarta (ANTARA) – Ed Sheeran akhirnya membenarkan rumor yang menyebutkan bahwa dirinya telah menikah dengan Cherry Seaborn yang merupakan sahabat masa kecilnya.

Hal tersebut diungkapnya dalam sebuah wawancara bersama Charlamagne Tha God di iHeart Radio. Saat itu, Ed dan Charlamagne membahas tentang lirik dalam lagu “Remember the Name” yang ditulisnya untuk kolaborasi 50 Cent dan Eminem.

Dalam liriknya terdapat kalimat, “Istri saya memakai warna (gaun) merah tetapi terlihat lebih baik tanpa lipstik.”

Ed, kemudian mengatakan bahwa lagu tersebut sudah ada sebelum dia menikah.

“Itu sebenarnya sebelum saya dan Cherry menikah dan saya tahu bahwa kami akan menikah pada saat lagu itu keluar,” ujar Ed dilansir Aceshowbiz, Sabtu.

Dia melanjutkan, “Seseorang yang mendengar itu pasti akan berpikir, ‘Oh, mereka sudah menikah!’ Saya tidak tahu bagaimana itu akan ditafsirkan, tetapi jelas sudah keluar.”

Baca juga: Ed Sheeran bukan pilihan pertama untuk “Yesterday”

Ed juga menyebutkan ketika mereka membahas single utama dari album, “I Don’t Care” yang menampilkan Justin Bieber. Cherry adalah orang yang menyarankan untuk berkolaborasi dengan penyanyi Kanada tersebut karena kesamaan mereka.

“Bieber baru saja menikah. Aku baru saja menikah. Lagu ini tentang perempuan yang kamu cintai, atau seseorang yang kamu cintai, dan perasaan seperti, ‘Masa bodoh, ayo kita bersenang-senang saja’,” jelas pelantun “Perfect” itu.

Meski demikian, Ed tidak menceritakan secara rinci tentang pernikahannya.

Laporan sebelumnya menyatakan bahwa Ed menikah dengan Cherry di Suffolk, Inggris sebelum Natal. Pernikahan tersebut dilakukan secara tertutup dan hanya mengundang 40 teman serta anggota keluarga tanpa ada selebriti yang hadir.

Ed pertama kali bertemu Cherry saat masih berusia 11 tahun, tetapi hubungan tersebut hanya teman biasa sampai musim panas 2015 keduanya bertemu kembali dalam sebuah pesta yang dibuat oleh Taylor Swift. Ed kemudian bertunangan dengan Cherry pada Januari 2018.

Baca juga: Es Sheeran bocorkan kolaborasi dengan dua musisi “misterius”

Baca juga: Ed Sheeran bikin penonton berkaraoke massal di GBK

Baca juga: BTS berkolaborasi dengan Ed Sheeran di album baru

Penerjemah: Maria Cicilia
Editor: Alviansyah Pasaribu
COPYRIGHT © ANTARA 2019

R Kelly tersandung tuduhan baru terkait kejahatan seksual

Jakarta (ANTARA) – Penyanyi R. Kelly, yang sudah didakwa melakukan pelecehan seksual di Illinois, didakwa di pengadilan federal di New York dan Chicago pada Jumat (12/7) karena membawa perempuan-perempuan melintasi batas negara untuk berhubungan seks, memaksa mereka sesuai kehendaknya dan menyuap agar mereka diam.

Dalam dakwaan yang tidak disegel di Brooklyn dan Chicago, jaksa penuntut federal mengatakan Kelly (52) menjalankan skema pemerasan dan perdagangan manusia yang mengharuskan perempuan-perempuan itu mematuhinya, memanggilnya “Ayah” dan meminta izin untuk makan atau menggunakan kamar mandi.

“Tujuan perusahaan itu adalah untuk mempromosikan musik R. Kelly dan brand R. Kelly dan untuk merekrut perempuan dan remaja putri untuk terlibat dalam aktivitas seksual ilegal dengan Kelly,” kata jaksa penuntut dalam dakwaan seperti dilansir Reuters.

R. Kelly kembali ditangkap oleh Polisi New York (NYPD) di Chicago pada Kamis malam atas tuntutan kejahatan seksual dan akan dibawa ke New York untuk menghadapi hukuman.

Penyanyi R&B yang tidak ditahan di negara bagian Illinois, kembali ditangkap oleh polisi dan agen federan New York, Kamis malam, saat berjalan-jalan dengan anjingnya, kata pengacara Kelly, Steve Greenberg.

Baca juga: Hakim izinkan persidangan R. Kelly disorot kamera

Surat dakwaan pemerasan di Brooklyn mencakup beberapa tuduhan yang kembali ke tahun 1999, termasuk eksploitasi seksual terhadap anak, penculikan dan kerja paksa.

Di bawah kedok itu, Kelly dan rombongannya diduga mengundang perempuan dan remaja putri ke belakang panggung setelah konser, mengisolasi mereka dari teman dan keluarga, dan membuat mereka bergantung padanya demi kesejahteraan finansial.

Jaksa Chicago memberi 13 dakwaan bahwa Kelly melakukan kontak seksual dengan lima anak di bawah umur, merekam video dari beberapa di antara mereka dan membayar mereka untuk tutup mulut.

Jaksa mengatakan Kelly membayar seorang individu tak dikenal sebanyak 170.000 dolar AS untuk membatalkan konferensi pers di mana orang itu berencana untuk mengumumkan dia memiliki video aktivitas seksual Kelly dengan anak di bawah umur.

Baca juga: Sempat bebas, R. Kelly kembali ditangkap di Chicago

Baca juga: Puteri R. Kelly pernah mengaku jadi pria transgender

Baca juga: R. Kelly kembali membantah 11 tuduhan baru soal pelecehan seksual

Kekacauan logistik di Banyuasin karena salah komunikasi

Penerjemah: Nanien Yuniar
Editor: Alviansyah Pasaribu
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Kemarin, Tulus akan konser hingga bahayakah tidur mulut diplester?

Jakarta (ANTARA) – Penyanyi nasional Muhammad Tulus akan kembali menggelar pertunjukkan bertajuk “One Intimate Night with Tulus” yang akan berlangsung di The Kasablanka Hall, Jakarta, pada 30 Juli 2019 menyusul kesuksesan konser serupa pada 2018.

Belakangan ini sedang marak teknik tidur dengan mulut ditutup yang diviralkan oleh penyanyi Andien, kabarnya cara ini ampuh untuk mengobati masalah gangguan pernapasan khususnya sleep apnea atau ngorok. Benarkah demikian?

Dua berita di atas adalah cuplikan berita kemarin yang menarik untuk disimak, berikut ini adalah rangkumannya.

1. Tulus kembali gelar konser intim pada 30 Juli

Penyanyi nasional Muhammad Tulus akan kembali menggelar pertunjukkan bertajuk “One Intimate Night with Tulus” yang akan berlangsung di The Kasablanka Hall, Jakarta, pada 30 Juli 2019 menyusul kesuksesan konser serupa pada 2018.

Selengkapnya di sini

2. Larissa Chou tuangkan kisah jadi mualaf dalam “Sebuah Pilihan Hidup”

Larissa Chou atau yang akrab disapa Rissa menuangkan kisah hidupnya sebagai keturunan Tionghoa yang memutuskan jadi mualaf lewat sebuah buku bertajuk “Rissa: Sebuah Pilihan Hidup”.

Selengkapnya di sini

3. Viral Andien tidur dengan mulut diplester, bahayakah?

Belakangan ini sedang marak teknik tidur dengan mulut ditutup yang diviralkan oleh penyanyi Andien, kabarnya cara ini ampuh untuk mengobati masalah gangguan pernapasan khususnya sleep apnea atau ngorok. Benarkah demikian?

Selengkapnya di sini

4. Dampak aturan IMEI, bisakah pakai ponsel yang dibeli di luar negeri

Kementerian Komunikasi dan Informatika, Kementerian Perindustrian, dan Kementerian Perdagangan masih membahas pemberlakuan regulasi nomor identitas asli ponsel (IMEI) untuk gawai yang dibeli dari luar negeri dan digunakan di Indonesia.

Selengkapnya di sini

5. Renault kenalkan Triber, diklaim Indonesia banget

Maxindo Renault Indonesia resmi memperkenalkan Renault “Triber” sebagai mobil Ultra Modular berkapasitas tujuh penumpang dengan desain dan teknologi yang diklaim “Indonesia banget”.

Selengkapnya di sini

Kendaraan Roda 2 Tidak Bisa Jadi Transportasi Umum

Pewarta: Maria Cicilia
Editor: Alviansyah Pasaribu
COPYRIGHT © ANTARA 2019

NU’EST pengin cicipi kuliner Indonesia, apa saja?

Jakarta (ANTARA) – Para personel grup NU’EST bukan hanya tak sabar bertemu para penggemar mereka atau L.O.Λ.E di Indonesia, tetapi juga pengin segera mencicipi kuliner khas Tanah Air.

Hal itu mereka ungkapkan dalam sebuah video yang diunggah promotor Mecima pro melalui laman YouTube-nya beberapa waktu lalu.

Dalam video, tampak Baekho, Aron, Minhyun, JR dan Ren membacakan beberapa pesan dari para penggemar, yang salah satunya meminta mereka mencicipi hidangan khas Indonesia, yakni rendang, satai ayam dan nasi goreng.

“Kalian harus makan hidangan khas Indonesia terutama satai ayam, nasi goreng dan rendang,” kata Aron.

Mendengar nama-nama hidangan yang Aron sebutkan, Baekho yakin semuanya terasa lezat.

Di sisi lain, Minhyun mewakili rekan satu grupnya akan mencicipi semua hidangan yang penggemar rekomendasikan saat berkunjung ke Indonesia.

“L.O.Λ.E Indonesia merekomendasikan kami berbagai hidangan lezat. Aku sudah tidak sabar untuk datang ke Indonesia dan mencoba berbagai hidangan tersebut,” ujar Minhyun.

NU’EST akan menggelar konser “2019 NU’EST Concert In Jakarta” di Istora Senayan pada 3 Agustus mendatang. Mereka berharap para penggemar akan datang ke konser perdana mereka sebagai grup utuh.

Baca juga: Jelang konser NU’EST di Indonesia, Aron kirim pesan untuk penggemar

Baca juga: NU’EST ingin segera bertemu penggemar di Indonesia


 

Pewarta: Lia Wanadriani Santosa
Editor: Heppy Ratna Sari
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Sempat bebas, R. Kelly kembali ditangkap di Chicago

Jakarta (ANTARA) – R. Kelly (52) kembali ditangkap oleh Polisi New York (NYPD) di Chicago pada Kamis malam atas tuntutan kejahatan seksual dan akan dibawa ke New York untuk menghadapi hukuman, sebuah sumber mengatakan pada Pagesix, Kamis (11/7).

Penyanyi R&B itu ditahan oleh detektif NYPD dan penyelidik federal. Kabarnya, R. Kelly akan diekstradisi ke New York dan didakwa dengan 13 tuduhan di pengadilan federal Brooklyn.

Sebelumnya Kelly sudah pernah ditangkap dua kali awal tahun ini atas tuduhan pelecehan seksual di kota asalnya, Chicago.

Pada Mei, penyanyi “Ignition” itu dihantam dengan 11 tuduhan kekerasan seksual, termasuk empat dakwaan pelecehan seksual dengan ancaman hukuman 30 tahun penjara.

Kelly mengaku tidak bersalah atas dakwaan pada sidang pengadilan pada Juni.

Pengacaranya mengatakan salah satu penuduh adalah seorang dari empat wanita yang menuduhnya melakukan pelecehan seksual pada 2008.

Kelly kemudian dibebaskan.

Pada Februari, Kelly didakwa dengan 10 tuduhan pelecehan seksual yang melibatkan empat korban, parahnya tiga di antaranya masih di bawah umur.

Bukti terhadap Kelly dalam kasus Februari didasarkan, sebagian, pada rekaman yang menunjukkan dia berhubungan badan dengan seorang gadis di bawah umur.

Rekaman itu diberikan kepada jaksa penuntut oleh Michael Avenatti, pengacara yang sebelumnya mewakili Stormy Daniels.

Pengacara Kelly meminta untuk melihat apakah ada komunikasi antara Avenatti dan jaksa wilayah Cook, Kim Foxx, yang sedang diselidiki atas kasus Jussie Smollett. 

Dalam berkas pengadilan, tim Kelly berargumen bahwa penanganan Foxx terhadap kasus Smollett menunjukkan bahwa ia bisa “dipengaruhi”.

Mereka mempertanyakan apakah Foxx bisa “diintimidasi” oleh Avenatti untuk menerima bahwa rekaman seks itu sah.

Kelly dengan tegas membantah melakukan kesalahan dalam kedua kasus tersebut.

Dalam sebuah wawancara emosional dengan Gayle King pada Maret, Kelly menjerit dan melompat dari kursinya untuk menyatakan betapa dirinya tidak bersalah.

“Tiga puluh tahun karier saya! Kalian semua mencoba membunuhku!” katanya sambil memukul dadanya.

“Percayalah, kawan! Ini bukan saya! Mereka berbohong tentangku! Mereka berbohong! Aku tak bersalah, bro.”

Baca juga: Puteri R. Kelly pernah mengaku jadi pria transgender

Baca juga: R. Kelly kembali membantah 11 tuduhan baru soal pelecehan seksual
 

Penerjemah: Ida Nurcahyani
Editor: Heppy Ratna Sari
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Tulus kembali gelar konser intim pada 30 Juli

Jakarta (ANTARA) – Penyanyi nasional Muhammad Tulus akan kembali menggelar pertunjukkan bertajuk “One Intimate Night with Tulus” yang akan berlangsung di The Kasablanka Hall, Jakarta, pada 30 Juli 2019 menyusul kesuksesan konser serupa pada 2018.

“Melihat animo yang luar biasa tahun lalu, kami ingin membuatnya dengan skala yang lebih besar pada tahun ini. Kami yakin antusiasme-nya akan luar biasa lagi, mengingat Tulus memiliki fan base yang cukup baik dan luas,” ujar CEO Optimus One Rachmat Subakti melalui keterangan resmi yang diterima Antara di Jakarta, Jumat.

Rachmat mengaku sengaja memilih konsep “Intimate Show” agar lebih mendekatkan Tulus dengan para penggemar.

Namun, Rachmat mengklaim akan tetap menghadirkan sebuah pertunjukan yang berkelas dan berbeda dengan konser musik pada umumnya.

Baca juga: Tulus, Glenn Fredly & Yovie Widianto kolaborasi lewat lagu “Adu Rayu”

“Banyak penggemar Tulus yang menunggu gelaran musik berkonsep Intimate Show seperti itu karena itulah kami optimis para penggemar Tulus akan menghadiri gelaran musik itu,” katanya.

Konser itu terbagi menjadi beberapa kelas dengan harga jual tiket kelas VIP Rp550 ribu, festival A Rp400 ribu, dan festival B Rp325 ribu.

Sebelumnya pihak promotor juga telah menjual 1.000 tiket pre-sale yang dilaksanakan pada 12-16 Juni 2019.

Baca juga: Cerita Tulus tentang kekuatan rasa percaya yang membawa kesuksesan

Kendaraan Roda 2 Tidak Bisa Jadi Transportasi Umum

Pewarta: Maria Cicilia
Editor: Imam Santoso
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Beyonce Knowless tutup area Grand Canyon demi syuting

Jakarta (ANTARA) – Beyonce Knowless menutup area air terjun Havasu di Grand Canyon, Arizona, AS demi syuting video musik terbaru.

Dalam sebuah video yang diunggah TMZ, Beyonce terlihat ditemani oleh beberapa kru sedang berdiri di depan pemandangan yang indah dengan matahari bersinar di antara laguna berwarna biru dan hijau tersebut.

Menurut laporan Aceshowbiz, Jumat, tim pendukung dari istri Jay-Z itu telah meminta izin penduduk Havasupai untuk penggunaan daerah tersebut selama beberapa jam. Polisi juga hadir untuk berjaga karena lokasi perkemahan di dekatnya penuh sesak.

Baca juga: Beyonce jadi produser album “The Lion King”

Reservasi atau penutupan daerah Havasu cukup sulit dilakukan karena penduduk setempat hanya mengizinkan 30 orang per hari. Namun, suku Havasupai membuat pengecualian untuk mantan personel Destiny’s Child itu yang tiba menggunakan helikopter.

Pelantun “Single Ladies” dan timnya dilaporkan meninggalkan daerah tersebut setelah lima jam. Tapi, belum diketahui video musik apa yang sedang dikerjakan oleh Beyonce.

Sebelumnya, Beyonce telah merilis lagu yang merupakan bagian dari lagu latar “The Lion King” yang berjudul “Spirit”. Dia juga berkolaborasi dengan Donald Glover lewat “Can You Feel the Love Tonight” yang juga masuk dalam album tersebut.

Baca juga: Beyonce rilis “Spirit”, lagu baru untuk “Lion King”

Penerjemah: Maria Cicilia
Editor: Imam Santoso
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Dengan ekosistem tepat, musik Indonesia bisa tembus pasar dunia

Jakarta (ANTARA) – Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf) yakin bahwa dengan masuk ke ekosistem musik digital yang tepat, musisi Indonesia bisa membawa karya-karyanya menembus pasar musik internasional.

“Karena Bekraf tugasnya dari sisi faktor ekonomi kreatif, kita justru harus melihat lebih banyak peluang yang bisa membawa talent kita untuk masuk ke ekosistem yang tepat,” ujar Wakil Kepala Bekraf Ricky Joseph Pesik di Jakarta, Kamis (11/7).

Ricky menyebut beberapa musisi ada yang mengklaim sudah go international dengan pergi ke Amerika Serikat, namun kenyataanya tidak semua dari mereka benar-benar bisa menembus pasar musik internasional.

Baca juga: Bekraf upayakan terobosan tekan pembajakan musik

“Kita kan mau menembus pasar, bukan cuma mau menghibur orang Indonesia nostalgia dengan musisi Indonesia. Itu yang sedang kita tempuh oleh Bekraf,” ujar Ricky.

Untuk itu, kerja sama pengembangan talenta yang dibangun Bekraf dengan label musik Amerika Serikat 88rising, yang telah melahirkan Rich Brian dan NIKI, dinilai sebagai kerja nyata untuk musisi Indonesia ke panggung internasional.

Baca juga: Enam solois Indonesia akan pentas di Los Angeles

Bekraf melalui program “Indonesia Creative Incorporated” (ICINC) juga akan memberangkatkan enam solois terpilih untuk pentas di Los Angeles, Amerika Serikat. Mereka adalah Amanta Artadhia Siregar, Devinta Trista Agustina, Monica Eva Sancti, Nicholas Hardy, Steffani Baretta, dan Marcello Laksono.

Ricky mengharapkan enam solois yang dikirim melalui program kerja sama itu tidak hanya matang secara kemampuan, namun dapat terus membuat karya di Amerika Serikat dan ikut tur dunia bersama artis 88rising.

Baca juga: Yuyun George kolaborasi musik dengan musisi Ekuador

Baca juga: Musisi Indonesia luncurkan album di Kamboja

Ketika musisi militer Inggris beraksi di Stasiun MRT

Pewarta: Devi Nindy Sari Ramadhan
Editor: Suryanto
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Bekraf upayakan terobosan tekan pembajakan musik

Jakarta (ANTARA) – Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf) tengah mengupayakan terobosan baru untuk distribusi musik digital Indonesia demi menekan praktik pembajakan karya para musisi.

Wakil Kepala Bekraf Ricky Joseph Pesik di Jakarta, Kamis, mengungkapkan bahwa pembajakan karya musik masih menjadi pekerjaan besar bagi industri musik nasional.

Ia menilai perlu adanya pembentukan ekosistem dan model baru, seperti model bisnis label musik Amerika Serikat 88rising dalam membuat dan memanfaatkan ekosistem bisnis musik digital mulai dari konser hingga tur dunia para artisnya.

Baca juga: Bekraf akan manfaatkan blockchain untuk hak cipta musik

“Kalau ekosistemnya terbentuk, kalau model barunya bisa diterapkan secara nasional, sebenarnya itu akan membantu pengurangan adanya pembajakan yang signifikan,” ujar Ricky.

Menurut Ricky, Bekraf dapat melihat kerja sama dengan 88rising sebagai peluang untuk membicarakan bagaimana bisnis distribusi musik untuk tingkat nasional.

“Kita sudah tidak bisa lagi mencitrakan model bisnis dengan fisik di industri musik. Itu yang sedang diupayakan oleh Bekraf,” ujar dia.

Baca juga: Musisi berharap pemerintah lebih tegas berantas pembajakan

Baca juga: Pembajakan musik terus meningkat, ini penyebabnya

Waspadai Bentuk Penjajahan Modern

Pewarta: Devi Nindy Sari Ramadhan
Editor: Suryanto
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Yovie tak menyangka lagunya digemari generasi milenial

Jakarta (ANTARA) – Yovie Widianto mengaku terharu dan tidak menyangka lagu-lagu ciptaannya ternyata masih digemari oleh generasi milenial.

Lagu-lagu galau karya Yovie, seperti “Mantan Terindah”, “Cinta”, hingga “Andai Dia Tahu” masih menjadi favorit para pendengar dari kalangan milenial.

“Untuk saya itu sangat mengharukan dan luar biasanya adalah papah dan mamahnya yang jadi fans Kahitna dahulu itu tidak tahu kalau anaknya hapal lagu itu,” kata Yovie Widianto di Jakarta, Kamis.

Baca juga: Yovie Widianto janji nyanyi jika streaming Kahitna capai satu juta

Bahkan yang membuatnya terkejut, grup musik Kahitna yang kini memasuki usia tiga dekade masih sering mendapat undangan untuk tampil di acara pentas seni SMA.

“Yang luar biasa dari Kahitna, walaupun sudah ulang tahun ke-33 tapi masih laku di pensi SMA,” ujarnya.

Baca juga: Yovie Widianto janjikan kejutan dalam konser Surabaya

Baca juga: Punya kenangan, Yovie Widianto akan gelar konser di Surabaya

Pewarta: Yogi Rachman
Editor: Suryanto
COPYRIGHT © ANTARA 2019