Penyanyi Australia Ruel tampil perdana di Indonesia Maret 2019

Jakarta (ANTARA News) – Penyanyi asal Australia, Ruel akan dijadwalkan tampil pada 27 Maret 2019 di Soehanna Hall, Jakarta dalam konser “Ready Tour” yang bakal jadi kali pertamanya di Indonesia.

Remaja 16 tahun ini telah menelurkan single-single seperti “Younger”, “Dazed & Confused”, dan “Don’t Tell Me” dari EP perdananya berjudul “Ready” yang dirilis Juni tahun lalu.
 
“Ruel merupakan musisi dan penulis lagu yang sangat berbakat dan kami tidak sabar untuk membawa Ruel ke Indonesia untuk pertama kalinya bulan Maret ini,” kata Sarah Deshita, Brand Manager Ismaya Live, dalam keterangan resmi, Selasa.

“Tahun lalu, Ruel memenangkan penghargaan ARIA Awards untuk kategori ‘Breakthrough Artist’ dan menjadi musisi termuda yang pernah tampil di sesi ‘Like A Version’ radio Triple J di Australia,” lanjut Sarah. “We’re excited to be a part of an amazing journey he’s embarking now.”

Tiket konser Ruel dijual seharga Rp450.000.

Awalnya Ruel menulis lagu “Don’t Tell Me”, berdasarkan pengalaman atas reaksi keluarga yang menganggapnya terlalu muda soal cinta gara-gara bercerita tentang perempuan yang dia sukai 3,5 tahun silam.

Lagu itu bercerita tentang “tidak membiarkan orang lain memberitahu kita bagaimana seharusnya kita merasakan hal-hal di sekitar kita, karena tidak ada orang di dunia ini yang tahu diri kita selain kita sendiri” yang kemudian mendapatkan jutaan stream.

“Ready”, EP debutnya telah mendapatkan lebih dari 100 juta stream dengan single-single andalan seperti “Don’t Tell Me,” “Dazed & Confused,” “Younger” dan “Not Thinkin’ Bout You.”

Video musik untuk lagu “Younger” telah mendapatkan lebih dari 5,5 juta view sejak dirilis Agustus lalu. Lagu “Younger,” “Dazed & Confused,” dan “Don’t Tell Me” juga telah disertifikasi Gold di Australia. 

Ruel menjadi musisi termuda dalam sejarah yang dianugerahi ARIA Award untuk kategori “Breakthrough Artist of the Year”. 

Pewarta: Nanien Yuniar
Editor: Alviansyah Pasaribu
COPYRIGHT © ANTARA 2019

SEVENTEEN berencana luncurkan album sub unit

Jakarta (ANTARA News) – Boy group SEVENTEEN membuka kemungkinkan meluncurkan album untuk masing-masing unit, meski mereka belum tahu kapan hal Itu terwujud. 

“Kami tentu saja akan bekerja keras sebagai sebuah tim, tetapi kami juga terbuka tentang kemungkinan kegiatan terpisah di unit-unit,” kata Mingyu seperti dilansir Yonhap, Senin (21/1)  

Ada tiga sub unit dalam SEVENTEEN, yakni rap, vokal dan tari. Rap beranggotakan Vernon, Mingyu, Wonwoo dan S.Coups. Tim vokal berisi Woozi, DK, Seungkwan, Jeonghan dan Joshua. Sementara tim tari beranggotakan Dino, The8, Jun dan Hoshi. 

“Seperti SEVENTEEN yang paling bersinar ketika bersama sebagai sebuah tim, kami cenderung fokus ke sana, tetapi pintu (untuk album masing-masing unit) selalu terbuka,” sambung Woozi. 

Pada bulan April 2019, grup akan mengadakan konser di Jepang, dan berencana melakukan tur dunia tahun ini.

“Kami telah berbicara dengan agen manajemen kami sejak awal tahun ini. Kami dapat mengunjungi Karat melalui tur dunia karena kami ingin membalas kembali cinta dan dukungan mereka. Kami belum pergi ke Eropa, tetapi kami ingin berkunjung ke sana juga sejak kami mendengar ada Karat di sana juga, “kata para personel 

Penerjemah: Lia Wanadriani Santosa
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Hedi Yunus siap gelar Konser 33 Tahun Berkarier

Jakarta, (ANTARA News) – Hedi Yunus, salah satu penyanyi pria tanah air yang mampu bertahan di industri musik selama lebih dari tiga dasawarsa, siap menggelar “Konser 33 tahun Berkarier” pada Februari tahun ini.

Hedi Yunus melalui keterangan tertulis di Jakarta, Selasa mengatakan, konser perayaan 33 tahun kariernya akan digelar di Balai Sarbini, Jumat 15 Februari 2019.

Konser yang juga akan menampilkan Kahitna dan penyanyi Melly Goeslaw sebagai bintang tamu tersebut, menurut artis asal Bandung itu, telah menjadi impian sejak beberapa tahun terakhir.

Pergelaran konser musik tersebut dipromotori Kolam Ikan Creative yang selama ini sudah menggarap beberapa konser, termasuk konser Vina Panduwinata tahun 2017.

“Sudah ada beberapa tawaran, mulanya saya ragu. Nah tawaran dari mas Iwan Kurniawan dari Kolam Ikan Creative inilah yang berjodoh,” ujar Hedi yang mantan vokalis Kahitna. 

Dalam konser tersebut beberapa lagu dari album “Greatest Hits” yang barus saja diluncurkan juga akan dinyanyikan. 

Sementara itu, Iwan Kurniawan dari Kolam Ikan Creative menyatakan, akan ada beberapa gimik konten konser. “Penjualan tiketnya juga aman, alhamdullillah,” katanya. 

Penyanyi Hedi Yunus baru saja meluncurkan album terbarunya bertajuk “Greates Hits” di bawah naungan Target Pop dengan berisikan 12 lagu yang pernah dipopulerkan artis asal Kota Bandung itu. 

Menurut Hedi dalam keterangan tertulis di Jakarta, Selasa, album itu, oleh tim kerja sengaja digarap dengan beberapa arranger berbeda yang belum pernah bekerjasama dengannya, sehingga tercapai warna baru.   

Dari ke 12 lagu dalam album tiga lagu karya sahabatnya, Yovie Widianto yaitu “Sebatas  Mimpi”, “Tak  Mungkin  Bersatu” dan “Suratku” merupakan tembang-tembang yang diandalkan .

Yang menarik dari 12 lagu album ini adalah remaked hits “Jika” by HY feat Sara Fajira karya Melly Goeslaw. Lagu yang sebelumnya popular dinyanyikan Melly bersama Ari Lasso ini

Baca juga: “HEDI YUNUS Greatest Hits” bukti eksistensi Hedi bersolo karir
Baca juga: Hedi Yunus mulai bisnis pakaian

Pewarta: Subagyo
Editor: Suryanto
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Ini lagu andalan dalam album “Greates Hits” Hedi Yunus

Jakarta, (ANTARA News) – Penyanyi Hedi Yunus baru saja meluncurkan album terbarunya bertajuk “Greates Hits” di bawah naungan Target Pop dengan berisikan 12 lagu-lagu yang pernah dipopulerkan artis asal Kota Bandung itu. 

Menurut Hedi dalam keterangan tertulis di Jakarta, Selasa , album tersebut, oleh tim kerja sengaja digarap dengan beberapa arranger berbeda yang belum pernah   bekerja sama dengannya,  sehingga tercapai   warna  baru.   

Dari ke 12 lagu dalam album tiga lagu karya sahabatnya, Yovie Widianto yaitu “Sebatas  Mimpi”, “Tak  Mungkin  Bersatu”  dan   “Suratku” merupakan tembang-tembang yang diandalkan .

Dengan menggandeng aranger atau penata musik Tohpati Ario dan Andi Rianto serta  DJ.Andezzz dan Yudhistira Arianto  yang   selama ini menjadi  arranger  hampir semua album Tompi. 

Ketiga lagu tersebut,  baru saja dilepas ke 500 Radio seluruh Indonesia, sengaja berbarengan dengan momen ulang tahun Yovie, Senin 21 Januari 2019.

Yang menarik dari 12 lagu album ini, adalah remaked hits “Jika”  by HY feat Sara Fajira karya Melly Goeslaw.

Lagu yang sebelumnya populer dinyanyikan Melly bersama Ari Lasso ini, sekarang juga sedang high rotation di digital streaming platform macam Deezer, Joox, Apple Music bahkan di Spotify dalam sebulan setengah, sudah mencapai 218.000 Listener.

“Surprise nih  ‘jika’  tinggi  streamingnya. Ini berkat promo blasted beberapa sahabat saya di Instragram mereka. Haturnuhun   untuk Melly dan Armand Maulana,” kata Hedi yang juga mantan vokalis grup musik Kahitna itu. 

Dalam setahun ke depan, tim kerja berharap “Jika” mampu menembus 2 juta pendengar di berbagai platform. Sementara itu penjualan fisik CD album ini juga mendapat sambutan cukup baik, meski edar secara regional di gerai KFC. 

Untuk Regional Area hanya dijual di 165 Outlet yang mana album HY hanya dijual diwilayah DKI Jakarta (Jakarta Utara dan Pusat), Jawa Barat dan Jawa Tengah.

Hedi Yunus merupakan salah satu penyanyi pria di tanah air   yang   mampu   mempertahankan   kariernya dalam 3 dasawarsa.  Dia pernah bersolo karier, kemudian bergabung dalam grup musik Kahitna pimpinan Yovie Widianto dan kini kembali bernyanyi di luar band.

 Baca juga: “HEDI YUNUS Greatest Hits” bukti eksistensi Hedi bersolo karir

Pewarta: Subagyo
Editor: Alviansyah Pasaribu
COPYRIGHT © ANTARA 2019

ITZY, girl band K-pop baru dari JYP Entertainment

Jakarta (ANTARA News) – Agensi JYP Entertainment dari Korea Selatan memperkenalkan ITZY, junior dari grup K-pop Wonder Girls dan Twice.

Lima anggota ITZY diperlihatkan dalam secuplik video yang diunggah di akun media sosial dan  YouTube JYP Entertainment, Senin (21/1).

Dilansir Korea Herald, Yuna, Ryujin, Chaeryeong, Lia dan Yeji adalah grup perempuan pertama dari JYP Entertainment yang debut dalam empat tahun terakhir setelah Twice.

Baca juga: TWICE terkesan dengan sambutan penggemar Indonesia

Baca juga: TWICE kembali ramaikan K-pop dengan album baru

Sebagian dari anggota ITZY tidaklah asing.

Yeji sudah muncul di acara variety “The Fan”, Ryujin ada di acara “Mixnine” sementara Chaeryong -adik dari Lee Chae-yeon IZONE- juga sering mengikuti program-program audisi.

Baca juga: IZONE pecahkan rekor girlband Korea

“Lima orang ini membentuk tim impian yang diperkenalkan tahun ini secara ambisius oleh JYP,” kata agensi itu seperti dikutip dari Yonhap.

“JYP berencana mengumumkan (detil) proyek mengenai ITZY, yang diperkirakan akan menghebohkan tahun ini.”
 

Penerjemah: Nanien Yuniar
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Di balik mini album “You Made My Dawn” dari Seventeen

Jakarta (ANTARA News) – Boy group Seventeen pada Senin (21/1) meluncurkan mini album “You Made My Dawn,” dengan “Home,” sebagai lagu utama. 

Dilansir Yonhap, “Home” menampilkan sisi maskulin dan hangat dari 13 personel yang muncul dalam setelan busana pink. Lagu itu berjenis “urban future R&B” yang menceritakan hangatnya sebuah rumah.

“Ketika para anggota mendiskusikan produksi album, kami selalu berpegang teguh pada pesan yang ingin kami sampaikan kepada publik. Untuk album ini, kami ingin membuat lagu yang menghibur publik dan Karat, “kata anggota Woozi dalam sebuah showcase di Seoul, Senin (21/1). 

Woozi berpartisipasi menggubah dan menulis judul lagu, bekerja sama dengan Bumzu.

“Itulah mengapa kami membuat kata kunci home ini di mana Anda dapat beristirahat dengan nyaman. Aku harap (publik) akan menikmati lagu ini sebagai karya asli, bukan hanya sebagai lagu idola yang biasanya,” tutur dia. 

Lagu ini berpadu dengan koreografi yang lebih dinamis. Menurut Seventeen, biasanya mereka membutuhkan banyak waktu membawakan koreografi baru dan kali ini lebih lama. 

Selain “Home” ada juga “Good to Me,” yang juga disusun oleh Woozi dan Bumzu, dan lagu “Getting Closer,” yang juga disebut “Out of Breath.”

Lalu “Getting Closer,” yang dihadirkan dengan koreografi yang menegangkan dan memukau pada Mnet Asian Music Awards 2018, di mana grup mendapat perhargaan Best Dance Performance Male Group.

Tiga lagu yang tersisa adalah dengan tiga sub-unit Seventeen yang masing-masing berfokus pada vokal, hip-hop, dan kinerja.

Lagu “Hug” untuk tim vokal termasuk Woozi, sedangkan lagu “Chilli” dan “Shhh” – masing-masing oleh hip-hop dan grup performa. 

“Kata kunci seperti kehangatan dan hiburan berjalan di semua trek,” kata Dino, 

“Tahun ini, kami ingin mendapatkan penghargaan tertinggi di acara penghargaan musik akhir tahun tahunan,” sambung Seungkwan.

Baca juga: Boy group SEVENTEEN akan keluarkan album keenam
 

Penerjemah: Lia Wanadriani Santosa
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Buruh pembuat kaus amal Spice Girls cuma dibayar Rp6.500 sejam

Jakarta (ANTARA News) – Buruh-buruh di Bangladesh yang mengerjakan pembuatan kaus amal Spice Girls ternyata cuma dibayar 35 pence atau sekira Rp6.500 sejam, demikian laporan investigasi Guardian yang dirilis Minggu (20/1).

Kaus warna putih bertuliskan “#IWannaBeASpiceGirl” di depan dan “gender justice” di bagian belakang itu kebanyakan dibuat oleh buruh wanita yang dipaksa bekerja 16 jam sehari dan disebut “anak pelacur” oleh manajer mereka jika tak mencapai target.

Sehelai kaus dijual seharga 19,40 poundsterling (sekira Rp355.000) dan akan didonasikan ke Comic Relief untuk membantu “memperjuangkan kesetaraan bagi perempuan”.

Badan amal itu akan menerima 11,60 poundsterling (sekira Rp209.000) untuk masing-masing T-shirt, yang ditugaskan dan dirancang oleh girl band itu, tetapi Comic Relief mengatakan belum menerima uang tersebut.

Mengumumkan kemitraan, Spice Girls mengatakan gerakan ini penting bagi mereka karena “kesetaraan dan pergerakan kekuatan orang-orang selalu menjadi denyut jantung band”.
 

Kaus tersebut turut dipromosikan oleh sederet selebritis mulai dari presenter Holly Willoughby, penyanyi Sam Smith and Jessie J, dan juara Olimpiade Jessica Ennis-Hill.

Pabrik di mana para buruh mengerjakan kaus itu sebagian dimiliki oleh seorang menteri di pemerintah koalisi otoriter Bangladesh, yang memenangi 96 persen suara bulan lalu dalam pemilihan yang digambarkan sebagai “konyol” oleh para kritikus. Tidak ada saran dari para selebritas yang mengetahui kondisi di pabrik.

Seorang juru bicara Spice Girls mengatakan mereka “sangat terkejut” dan secara pribadi akan mendanai penyelidikan kondisi kerja pabrik. Comic Relief mengatakan bahwa badan amal itu “terkejut dan khawatir”.

Kedua pihak mengatakan bahwa mereka telah memeriksa kredensial sumber etis dari Represent, pengecer online yang ditugaskan oleh Spice Girls untuk membuat kaus, tetapi kemudian berganti produsen tanpa sepengetahuan mereka. Represent mengatakan bahwa mereka mengambil “tanggung jawab penuh” dan akan mengembalikan uang pelanggan berdasarkan permintaan. Band tersebut mengatakan Represent harus menyumbangkan keuntungan untuk “kampanye dengan maksud untuk mengakhiri ketidakadilan tersebut”.

Perusahaan di belakang pabrik yang membuat kaus, Interstoff Apparels, mengatakan temuan itu akan diselidiki tetapi “sama sekali tidak benar”. Namun, katalog bukti tentang kondisi yang dihadapi oleh karyawan itu ditemukan, termasuk tuduhan bahwa:

Beberapa pekerja cuma menerima 82 poundsterling (sekira Rp1.500.000) per bulan, menurut slip gaji baru-baru ini – yang berarti mereka mendapatkan setara dengan Rp6.500 per jam selama 54 jam per minggu. Jumlahnya jauh di bawah tuntutan serikat pekerja yakni 16.000 Taka (sekira Rp2.700.000).

Karyawan dipaksa bekerja lembur untuk mencapai target “mustahil” menjahit ribuan pakaian sehari, yang berarti mereka kadang-kadang bekerja dengan shift 16 jam yang selesai pada tengah malam.

Pekerja pabrik yang tidak mencapai target dilecehkan secara verbal oleh manajemen dan menangis. Beberapa telah dipaksa untuk bekerja meskipun saat sedang sakit.

Industri garmen menyumbang 80 persen dari ekspor Bangladesh, mempekerjakan lebih dari empat juta pekerja. Sementara industri garmen membantu pertumbuhan ekonomi negara itu, industri telah dilanda kontroversi upah rendah dan kondisi kerja yang tidak aman.

Pada 2013, 1.134 orang meninggal ketika gedung Rana Plaza runtuh karena kegagalan struktural.

Baca juga: Mel B “Spice Girl” gugat cerai suami
Baca juga: 20 tahun bersahabat, Spice Girls pamer “girl power”

Penerjemah: Ida Nurcahyani
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Erykah Badu bela R. Kelly

Jakarta (ANTARA News) – Penyanyi Erykah Badu membela R. Kelly bahkan setelah munculnya serial dokumenter “Surviving R.Kelly” yang menegaskan tentang tuduhan pelecehan seksual yang dilakukan Kelly.

Erykah Badu menyatakan pembelaannya itu saat tampil di Aragon Ballroom di Chicago pada 19 Januari.

“Saya tidak tahu bagaimana perasaan semua orang tentang itu, tetapi saya sedang berdoa sekarang untuk R,” kata Badu.

“Saya harap dia muncul dan bicara,” ujarnya.

Pernyataan itu langsung mendapat sorakan ejekan dari para penonton.

“Apa yang akan kalian katakan? Persetan dengannya? Itu bukan cinta. Itu bukan cinta tanpa pamrih. Bagaimana kalau salah satu korban R. Kelly tumbuh jadi pemangsa? Apa kita akan mengolok-oloknya juga?” Kata Badu menanggapi ejekan penonton.

Namun kemudian, Erykah Badu mengklarifikasi pernyataannya tersebut setelah menuai banyak kritikan.

“Aku cinta kamu. Tanpa pamrih. Bukan berarti aku mendukung pilihan burukmu. Aku ingin penyembuhan bagimu dan siapa saja yang sudah kau sakiti atas akibat karena kau tersakiti. Apakah itu aneh menurutmu? Itulah yang kumaksudkan. Selain itu sudah dikarang atau dicatut di luar konteks,” katanya di Twitter yang sepertinya berbicara kepada R.Kelly.

Badu termasuk di antara sejumlah selebritas yang menolak tampil dalam film dokumenter “Surviving R Kelly”, menurut produser eksekutif Dream Hampton. Jay-Z, Mary J Blige, Lil Kim, Dave Chappelle, Lady Gaga dan Questlove diduga juga menolak wawancara di serial itu.

Pada penghargaan Soul Train 2015, Badu memperkenalkan Kelly dan mengatakan dia “telah berbuat lebih banyak untuk orang kulit hitam daripada siapa pun”, lapor Pitchfork. Dugaan sejarah pelecehan seksual Kelly – yang sebagian besar melibatkan gadis dan wanita muda kulit hitam – pertama kali muncul pada tahun 2002.

Pada Januari 2018, Badu dalam wawancara dengan majalah New York menyatakan cintanya kepada Bill Cosby dan berkata: “Saya melihat kebaikan pada semua orang. Saya melihat sesuatu yang bagus di Hitler,” dan memuji lukisannya. Dalam wawancara berikutnya dengan Guardian, Badu mengatakan dia tidak menyesali komentarnya itu, demikian seperti dikutip dari Guardian, Senin (21/1).
Baca juga: Skrillex bela Jay-Z soal kolaborasi dengan R Kelly
Baca juga: Mantan manajer R. Kelly serahkan diri
Baca juga: R Kelly dikeluarkan dari label rekaman

 

Penerjemah: Ida Nurcahyani
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Video “Blood Sweat & Tears” BTS ditonton 400 juta kali di YouTube

Jakarta (ANTARA News) – Video Musik “Blood Sweat & Tears” milik boy group Bangtan Sonyeondan (BTS) sudah ditonton lebih dari 400 juta kali di YouTube, pada Minggu (20/1). 

Seperti dilansir Yonhap, Senin, agensi Big Hit Entertainment, mengatakan pencapaian ini memperbaharui rekor BTS sebagai musisi K-pop dengan jumlah video musik terbanyak dengan lebih dari 400 juta tampilan. 

Lima video musik BTS lainnya dalam kategori itu adalah “DNA,” “Fire,” “Dope,” “Fake Love” dan remix dari “MIC Drop.”

“Blood Sweat & Tears” adalah lagu utama dari album “Wings,” yang dirilis pada Oktober 2016.

BTS juga memiliki dua video yang sudah tayang di YouTube di kisaran 300 juta-400 juta, lalu tiga video di kisaran 200 juta-300 juta dan empat di kisaran 100 juta-200 juta kali penayangan. 

Baca juga: Film dokumenter BTS akan tayang di YouTube Premium

Penerjemah: Lia Wanadriani Santosa
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Skrillex bela Jay-Z soal kolaborasi dengan R Kelly

Jakarta (ANTARA News) – Musisi Skrillex membela Jay-Z yang tidak menghapus kolaborasinya dengan R. Kelly dari situs streaming online, dengan mengatakan bahwa sang rapper bisa membuat keputusannya sendiri.

Jay-Z dan Kelly bekerja sama dalam album “The Best of Both Worlds” pada 2002 dan “Unfinished Business” di 2004.

Namun sejak film dokumenter “Surviving R. Kelly” muncul dan merinci tahun-tahun tuduhan pelecehan seksual dan fisik yang diduga dilakukan Kelly, beberapa musisi seperti Lady Gaga dan Celine Dion, memilih untuk menarik musik kolaborasi mereka dengan pelantun “I Believe I Can Fly” itu dari situs streaming, seperti iTunes.

Baca juga: Mantan manajer R. Kelly serahkan diri

Namun, lagu-lagu Jay-Z dan Kelly tetap tersedia sehingga rapper tersebut mendapat kritik tajam karena tidak bertindak cepat seperti yang lain.

Jay-Z sendiri belum mengomentari hal tersebut, namun Skrillex menegaskan bahwa itu adalah hak Jay-Z untuk tidak menghapus lagu kolaborasinya dengan R. Kelly. 

“Kalian tahu, saya pikir dia tidak perlu melakukannya. Ini cukup sulit.. Ada sebuah kata yang disebut occhiolism. Ini kesadaran akan kecilnya perspektif Anda sendiri,” kata Skrillex seperti dilansir TMZ, Senin.

Baca juga: “I Believe I Can Fly” R Kelly kembali masuki tangga lagu Billboard

“Kalau Jay-Z ingin mempertahankan musiknya karena itu adalah musik yang dibuatnya dulu, itu bagian dari arsipnya, itu adalah bagian dari sejarah. Itu tidak berarti dia orang jahat, tidak berarti dia mendukung orang jahat, tetapi jika seseorang tidak ingin mendengarkan musiknya juga tidak masalah,” lanjut Skrillex.

Skrillex juga mengungkapkan bahwa beberapa orang ada yang lebih toleran terhadap hal-hal yang bisa membuat marah. 

Baca juga: Ikuti Lady Gaga, Celine Dion hapus kolaborasi dengan R Kelly

“Kita memiliki banyak cerita buruk dalam sejarah. Kita tidak bisa melangkah terlalu jauh dan menutup mata dari segala hal di dunia,” ujar Skrillex.

Sementara itu, Kelly telah membantah semua tuduhan pelecehan terhadap dirinya, termasuk tuduhan bahwa ia telah melakukan hubungan seksual dengan gadis-gadis di bawah umur.

Baca juga: Pengacara R. Kelly sangkal tuduhan pelecehan dalam film dokumenter
Baca juga: Lagu kolaborasi Lady Gaga-R. Kelly dihapus dari layanan musik digital

Pewarta:
Editor: Heppy Ratna Sari
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Astro bersiap tur dunia pertama, dari Taipei ke New York

Jakarta (ANTARA News) – Boy group Astro akan memulai tur konser dunia pada Maret 2019, yang merupakan tur global pertama mereka sejak debut tahun tiga tahun silam. 

Seperti dilansir Yonhap, Senin, Astro berencana memulai konser di Taipei pada 16 Maret, lalu di empat kota Amerika – New York, Dallas, Los Angeles dan San Francisco -, menurut Fantagio Music.

Grup kemudian kembali ke Asia untuk mengadakan dua konser di Hong Kong dan Bangkok, masing-masing pada 30 Maret dan 27 April 2019. 

“Karena ini adalah tur dunia pertama Astro, (para personel) melakukan upaya besar. Tunggu dan semoga grup ini mengadakan pertunjukan yang hebat,” kata pihak Fantagio, agensi Astro. 

Astro memulai debutnya pada bulan Februari 2016 melalui mini album “Spring Up.” Pekan lalu, grup ini meluncurkan album pertama mereka, album “All Light,” dengan lagu utama “All Night.”

Penerjemah: Lia Wanadriani Santosa
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Kemarin, konser BLACKPINK hingga Motorola Razr versi masa kini

Jakarta (ANTARA News) – BLACKPINK menyelesaikan rangkaian konsernya di Indonesia, Caitlyn berkunjung ke Jakarta, Motorola Razr akan hadir kembali serta beberapa berita kemarin yang masih menarik untuk disimak.

1. Histeria Blink iringi dua jam konser BLACKPINK

Girl group BLACKPINK akhirnya menyelesaikan konser hari keduanya yang bertajuk “BLACKPINK 2019 World Tour [In Your Area Jakarta] di ICE, BSD, Tangerang, Minggu malam. Lagu “DDU-DU DDU-DU menjadi pembuka penampilan Jisoo, Jennie, Rose dan Lisa malam tadi. 

Selengkapnya di sini

2. Caitlyn Jenner unggah video di Jakarta bersama tunangannya

Bintang reality-show televisi internasional yang juga perempuan transgender terkenal, Caitlyn Jenner terlihat berkunjung ke Jakarta bersama tunangannya Sophia Hutchins.

Ayah dari pesohor dunia Kylie Jenner dan Kendal Jenner itu mengunggah video di Instagram Stories-nya saat baru mendarat di Bandara Soekarno Hatta, Jakarta, Minggu siang.

Selengkapnya di sini

3. Motorola Razr kembali, berlayar lipat dibanderol Rp21 juta

Motorola Razr, salah satu ponsel populer pada tahun 2000-an, akan kembali hadir dalam versi dan tampilan baru, berlayar lipat (foldable) dan akan dibanderol dengan harga sekitar 1.500 dolar (sekitar Rp21 juta).

Selengkapnya di sini

4. Tony Mendez, agen CIA di film “Argo” meninggal dunia

Mantan agen CIA Tony Mendez yang berhasil menyelamatkan enam diplomat Amerika Serikat dari Iran dan karakternya diperankan oleh Ben Affleck dalam film yang berhasil menyabet piala Academy Award, “Argo”, meninggal dunia di usia 78

Selengkapnya di sini

5. Lima kekuatan positif tertawa untuk tubuh Anda

Tertawalah, karena bukan hanya terasa melegakan, tapi juga bisa membuat kesehatan tubuh Anda baik membaik dalam jangka pendek dan jangka panjang. Setidaknya ada lima manfaat tertawa untuk tubuh Anda.

Selengkapnya di sini
 

Pewarta: Maria Cicilia
Editor: Alviansyah Pasaribu
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Histeria Blink iringi dua jam konser BLACKPINK

Tangerang (ANTARA News) – Girl group BLACKPINK akhirnya menyelesaikan konser hari keduanya yang bertajuk “BLACKPINK 2019 World Tour [In Your Area Jakarta] di ICE, BSD, Tangerang, Minggu malam. 

Selama kurang lebih dua jam mereka hadir di hadapan para Blink –sebutan penggemar BLACKPINK.

Lagu “DDU-DU DDU-DU menjadi pembuka penampilan Jisoo, Jennie, Rose dan Lisa malam tadi. 

Baca juga: BLACKPINK mulai konser hari kedua dengan “DDU-DU DDU-DU”

Ini memang penampilan panggung solo pertama, kendati sebelumnya mereka sudah pernah berjumpa para penggemarnya di Indonesia pada November 2018. 
  BLACKPINK dalam gelaran konser bertajuk 2019 World Tour BLACKPINK (In Your Area)” di ICE BSD, Tangerang, Minggu (20/1/2019) (ANTARA News/Lia Wanadriani)   Konser BLACKCPINK bertajuk “2019 World Tour [In Your Area in Jakarta] yang berlangsung di ICE, BSD, Tangerang, Minggu (20/1/2019). (ANTARA News/Lia Wanadriani Santosa) Histeria para penggemar tumpah ruah bahkan sejak lampu ruangan dimatikan dan semakin menjadi-jadi begitu para personel BLACKPINK yang saat itu mengenakan busana di atas lutut dengan dominasi warna pink, melantukan lagu-lagu andalan seperti “Forever Young” diikuti “Stay” dan “Whistle”. 

“Mari kita bersenang-senang. Apa kalian senang bertemu kami?,” kata Jennie diikuti teriakan penggemar. 

“Saya senang sekali. Kalian senang?,” sambung Jisoo. 

Suasana konser semakin memanas kala giliran para personel tampil solo. Jisoo mengawali penampilan solonya malam itu, membawakan “Clarity”. Kekuatan vokal Jisoo berpadu busana serba hitam. 

Selanjutnya sang maknae Lisa yang unjuk kemampuan menari bebasnya, diikuti lantunan tiga lagu yang di-mix yakni “Let It Be, You and I, Only Look at Me” oleh Rose. 
  Rose dan Jisoo dalam Konser BLACKCPINK bertajuk “2019 World Tour [In Your Area in Jakarta] yang berlangsung di ICE, BSD, Tangerang, Minggu (20/1/2019). (ANTARA News/Lia Wanadriani Santosa) Jennie, satu-satunya personel yang sudah melakukan debut solo akhirnya untuk pertama kalinya tampil di panggung menyanyikan lagu “Solo” di hadapan para penggemar yang tak semuanya kaum hawa itu. 

Setelah jeda beberapa saat, BLACKPINK tampil utuh kembali membawakan lagu-lagu andalan mereka lainnya yakni “Kiss and Make Up”, “Playing With Fire”, “Really”, “See U Later”, “BOOMBAYAH” dan “As If It’s Your Last”. 
  BLACKCPINK dalam konser bertajuk “2019 World Tour [In Your Area in Jakarta] yang berlangsung di ICE, BSD, Tangerang, Minggu (20/1/2019). (ANTARA News/Lia Wanadriani Santosa). Tak melulu lagu mereka, BLACKPINK juga membawakan “So Hot” yang pernah dipopulerkan girl group Wonder Girls dan konser selama dua jam mereka tutup dengan lagu “Stay”. 

“Kalian mantap. Kalian sangat menerima kami. Terima kasih. Kami ingin berkunjung lagi. Aku cinta kamu Blink,” tutur Jennie. 

“Terima kasih sudah datang ke konser malam ini. Terima kasih Blink. Kita bersama selamanya,” imbuh Lisa menyudahi penampilan BLACKPINK di Indonesia.

Baca juga: BLACKPINK mulai konser hari kedua dengan “DDU-DU DDU-DU”
Baca juga: BLACKPINK dan HYUKOH akan tampil di festival musik Amerika Coachella

Pewarta: Lia Wanadriani Santosa
Editor: Suryanto
COPYRIGHT © ANTARA 2019

BLACKPINK mulai konser hari kedua dengan “DDU-DU DDU-DU”

Tangerang (ANTARA News) – Girl group BLACKPINK kembali tampil di hadapan para penggemar mereka–Blink, di Indonesia. 

Lagu “DDU-DU DDU-DU menjadi pembuka penampilan kali kedua mereka dalam konser bertajuk “2019 World Tour BLACKPINK (In Your Area)” di ICE BSD, Tangerang. 

Ini menjadi penampilan ketiga kalinya grup besutan YG Entertainment itu di tanah air, setelah 19 November 2018 di SICC, Bogor. 

Sekitar pukul 18.50 WIB, keempat personel memasuki area panggung berbalut busana di atas lutut berwarna pink. Keempat personel kompak membiarkan rambut sepunggung mereka terurai. 

BLACKPINK yang beranggotakan empat personel yakni Jisoo, Jennie, Rose dan Lisa berada di bawah naungan YG Entertainment dan memulai debut lewat “Square One” pada Agustus 2016. Mereka adalah girl group pertama YG dalam delapan tahun terakhir setelah 2NE1 bubar.

Selama berkarir di industri musik K-pop, BLACKPINK sudah mengeluarkan sejumlah lagu andalan seperti “Boombayah,” “Playing with Fire”, “Whistle,” “As If It’s Your Last” dan “DDU-DU DDU-DU” yang menembus tangga lagu Billboard. 

Pada 12 dan 19 April 2019 mereka akan tampil di festival musik Amerika, Coachella, diikuti grup Hyukoh pada 14 April dan 21 April 2019. Selain mereka, ada juga band Jambinai yang akan unjuk gigi pada 13 dan 20 April 2019. 

Baca juga: Hari ini masih ada konser BLACKPINK hingga workshop kesehatan

Baca juga: 8 selebriti Asia jadi inspirasi tren fashion

Baca juga: BLACKPINK dan HYUKOH akan tampil di festival musik Amerika Coachella

Pewarta: Lia Wanadriani Santosa
Editor: Ida Nurcahyani
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Dian Pramana sempat rekam lagu baru sebelum wafat

Jakarta, (ANTARA News) – Sebelum wafat 26  Desember 2018, musisi dan penyanyi Dian Pramana Poetra masih sempat merekam beberapa lagu baru, bersama sahabatnya Seno M. Hardjo.

Salah satunya adalah remaked hits-nya “Demi Cintaku”  yang menampilkan penyanyi Ikaputri sebagai teman duet.

Seno M Hardjo dalam keterangan tertulisnya di Jakarta, Minggu menuturkan, proses rekamannya berlangsung di RPM Studio, Jakarta Pusat dan rencannya akan ikut dijilid dalam album “DianPramana Poetra Duets”.

Beberapa penyanyi yang tampil di album ini nantinya adalah Max Olivier, Lalita, Ika Ratih Poespa, Glenn  Fredly, Payung Teduh, Danilla dan Ahmad Dhani.

Sementara itu Ikaputri berharap “Demi Cintaku” akan  hits kembali, setelah sebelumnya sempat dinyanyikan ulang oleh Fatin pada 2016.   

Dia mengungkapkan kenangan mendalam terhadap  almarhum  adalah sikapnya yang mengayomi, tidak pelit ilmu dan tulus memberi pujian.  

Seno  M.Hardjo yang sebelumnya sudah memproduksi empat album Dian Pramana Poetra menambahkan original lagu “Demi Cintaku” dia kemas tahun 1999.

“Waktu itu saya mengawal mas Dian kembali berkiprah dimusik setelah hampir 10 tahun absen. Baik karier tunggal maupun 2D (bersama Deddy Dhukun),”   katanya.   

Rilisan “Demi Cintaku” bermula dari digital  di iTunes dan berbagai platform streaming seperti   Deezer, Joox, Apple Music maupun Spotify.   

Target Pop berharap bagi generasi yang lebih muda untuk merespek mahakarya DianPramana Poetra.

“Dengan Arranger muda, Erwin Hadinata saya berharap sound dan aura kekiniannya tercapai,” ujar Seno.

Dia menambahkan akan ada gerakan banyak sahabat musisi lain yang akan merilis ulang karya Dian dalam waktu dekat.

Sementara itu penulis dan penata lagu Ika Ratih Poespa   sempat  duet   dengan   almarhum   dibeberapa lagu, seperti “Tak Kuasa” yang bernuansa AcidJazz dan “Merindukanmu” yang nantinya akan masuk dalam album “Duets”.

“Banyak banget lagu yang kami kerjakan di studio berdua saja. Dan semuanya masih tersimpan rapi,”  ujar Ika yang juga adik Dian Pramana Poetra itu.

Baca juga: Kelanjutan 2D tanpa Dian Pramana Poetra

Baca juga: Mengenang Dian Pramana Poetra

Baca juga: Kenali jenis kanker darah seperti yang diderita musisi Dian Pramana

Pewarta: Subagyo
Editor: Ida Nurcahyani
COPYRIGHT © ANTARA 2019