Tantri “Kotak”, Baim, dan Rinni jadi juri kompetisi karaoke digital

Jakarta (ANTARA) – Tiga musisi Tanah Air yakni Baim “The Dance Company”, Tantri “Kotak” dan Rinni Wulandari didapuk menjadi juri kompetisi menyanyi digital pertama di Indonesia.

Ketiganya bakal menilai peserta Joox Karaoke Superstar Volume 2 yang diadakan di aplikasi musik Joox, dimulai sejak 20 Agustus 2019. Finalis yang terpilih akan dilatih sebelum memasuki babak final pada akhir Oktober.

Ini adalah kali kedua bagi Tantri dan Baim dan yang pertama untuk Rinni.

“Selama setahun terakhir saya memperhatikan perkembangan pemenang tahun lalu, karirnya terus menjulang, saya jadi ikut bahagia,” komentar Baim, saat konferensi pers, di Jakarta, Selasa.

Ia pun mengaku senang diberi kesempatan untuk menjadi mentor lagi.

Tantri, yang juga menjalani peran ini untuk kali kedua, mengatakan ia dituntut harus lebih peka untuk mencari para peserta berbakat dengan suara yang sesuai selera pasar.

“Kualitas penyanyi sekarang banyak yang suaranya keren karena mereka punya mental yang bebas, jadi variatif banget,” ujar Tantri.

Sementara Rinni yang merupakan jebolan kompetisi Indonesian Idol berharap bisa saling berbagi pengalaman dan ilmu. Sebagai alumni kompetisi menyanyi, dia tahu betul rasanya bersaing dengan orang-orang berbakat dalam satu panggung.

“Aku ingin berbagi ilmu yang sudah kudapatkan dari segi belajar vokal dan pengalaman bernyanyi,” imbuh Rinni.

Dia juga tak sabar mendengarkan suara-suara dari penyanyi berbakat baru masa kini yang disebut effortless karena enak didengar walau terkesan menyanyi secara santai.

“Joox memutuskan untuk melanjutkan komitmen kami dalam mendukung industri musik Indonesia untuk memberi kesempatan pada orang-orang untuk menjadi penyanyi profesional dan mendapatkan kontrak rekaman,” ujar Peter May, Kepala Joox Indonesia.

Tahun lalu, ujar Peter, jumlah peminat kompetisi ini mencapai 20.000 peserta.

Kompetisi ini menggaet perusahaan rekaman Trinity Optima Production yang memiliki tim untuk menilai para peserta. Pemenang kompetisi akan mendapat kontrak rekaman dengan label tersebut.

Kompetisi dibagi jadi tiga babak, pertama adalah babak eliminasi di mana kontestan dipilih oleh pre-caster. Babak ini berlangsung selama tiga pekan. Setiap pemenang yang terpilih tiap pekan akan lolos ke babak selanjutnya.

Kontestan yang tidak terpilih bisa mengikuti babak eliminasi pada pekan berikutnya. Sebanyak 60 peserta akan disaring dan dikerucutkan lagi jadi 12 peserta yang dipilih oleh mentor.

Mereka akan mengikuti karantina dan mendapat bimbingan mentor mengenai semua aspek industri musik.

Baca juga: Anggy Umbara angkat kisah nyata sang ibu untuk serial podcast terbaru

Baca juga: Baim jadi juri lomba karaoke digital

Joox Aplikasi Musik Hadir di Indonesia

Pewarta: Nanien Yuniar
Editor: Heppy Ratna Sari
COPYRIGHT © ANTARA 2019