Waktu Tempuh Skytrain Bandara Soetta Bakal Lebih Cepat dari 15 Menit Jadi 5 Menit

Liputan6.com, Jakarta PT Angkasa Pura II (Persero) memastikan berupaya meningkatkan layayan kepada penumpang Bandara Soekarno Hatta. Ini terkait adanya gangguan skytrain Bandara Soekarno-Hatta pada minggu lalu, karena dilakukan pemeliharaan.

AP II pun meminta maaf atas gangguan ini. “Kami terus meningkatkan pelayanan dengan selalu diiringi oleh kajian serta evaluasi berkala demi keamanan dan kenyamanan para penumpang,” kata Direktur Utama AP II Muhammad Awaluddin dalam keterangannya, Kamis (22/11/2018).

Salah satu upaya peningkatan pelayanan tersebut adalah dengan menjalankan Sistem pengoperasian skytrain yang akan menjalankan pengoperasian full OCC (Operation Command Center) untuk meningkatkan waktu tempuh (headway) skytrain yang semula 15 menit menjadi hanya 5 menit saja pada awal tahun 2019 dengan menggunakan minimal 3 trainset dari 6 yang dimiliki.

Dikatakan jika, keselamatan penumpang merupakan prioritas utama AP II. Dengan kapasitas dan waktu tempuh yang terus ditingkatkan, diharapkan penumpang akan dapat lebih nyaman merasakan pelayanan yang diberikan perusahaan.

Skytrain merupakan moda transportasi tanpa awak dengan menggunakan sistem automated guideway transit yang pertama di Indonesia. Saat ini telah beroperasi skytrain dengan dual track pada lintasan sepanjang 3 km.

“Kedepannya pengoperasian skytrain akan dilengkapi dengan track yang diperpanjang sampai ke Terminal 4 dan area komersial Bandara Internasional Soekarno-Hatta dengan sistem pengoperasian yang akan dijalankan secara otomatis,” pungkas Awaluddin.